Hai, ini novel baru aku...
novel ini bertema romance seperti biasa.
mengisahkan 2 orang yang tidak saling mengenal, tetapi sering bertemu di waktu tanpa sengaja.
dengan profesi zaskia yang seorang dokter dan rangga seorang prajurit pemerintah yang juga menjalan kan perusahaan ayah nya.
saat itu, zaskia sedang memainkan seruling nya, sedang rangga tengah menunggu teman nya di balik pohon yang saling berdekatan dengan mereka.
raut wajah kia yang kesal dengan rangga, membuat lelaki itu cukup tertarik dengan wanita berjubah putih dengan gunting bedah di tangannya.
enjoy this novel, inshaAllah novel ini akan aku buat se apik mungkin.
semoga suka ya teman teman🙂🙂🙂
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana 9898, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
saya suami nya!
35.
Dengn cepat, rangga memarkirkan kendaraan nya di perkiran rumah sakit tempat kia bekerja. Dia segera berlari menuju ruang yang di katakan willy
“ku buat kan nama mu sebagai wali nya” terang willy sesaat sebelum alexa aka di tangani
“tidak masalah!akan ku tanggung semua biaya rumah sakit nya” ucap rangga meyakinkan perawat di depannya
“mohon di tanda tangani” ucap perawat itu memberikan sebuah surat pernyataan kesediaan bahwa alexa harus di operasi
Tanpa peduli dengan apapun, rangga langsung memberi ttd nya di kertas itu
“dokter sedang dalam perjalanan, dan kami akan melakukan operasi” ucap perawat itu kemudian di angguki oleh mereka berdua.
Bagaimana mungkin mereka menolak pernyataan mereka selaku para medis yang berkemampuan di bidang itu?
** ** **
Operasi pun dimulai, rangga dan willy sudah menunggu sejak tadi atas berharap nya keberhasilan operasi alexa.
Rasa gugup dan khawatir bercampur membuat lelaki itu sedikit dehidrasi
Ia tak sadar,willy yang sadar bahwa keringat lelaki itu sudah berjatuhan sedari tadi
“aku ambilkan air untuk mu dulu” ucap willy kemudian bergerak pergi ke kantin
Disamping itu, lampu hijau di ruang operasi sidah tampak.
Seorang dokter dengan perawakan kecil dengan hijab yang cukup menutup kepala nya serta masker di wajah nya membuat lelaki itu tak berprasangka
“bagaimana dengn operasi nya dok?” tanya rangga langsung mendekati dokter itu
“berhasil!” ucap dokter itu sambil menunduk
“apakah anda walinya?” tanya dokter itu tetap menunduk
“ia,saya wali nya” jawab rangga cepat
“pasien sudah melewati masa krisis… mungkin juga doa dari anda” ucap dokter itu lagi datar
“apakah dia menghadapi sesuatu yang serius tadi dokter?” tanya rangga sudah mulai tenang
“tadi nya ia, tapi sekarang, pasien sudah dalam keadaan aman. Penjahitan di area kepalanya akan mendapat waktu yang lumayan..bersabar saja. Dan waktu pulih, mungkin pasien akan sadar besok” terang dokter itu tetap datar dan tak memandang ramah lelaki itu
“alhamdulillah…terima kasih dok” ucap rangga penuh syukur, tampak dari wajah nya
“anda wali nya bukan?” ucap dokter itu
“ia.. dok” jawab rangga
“anda siapa nya?” tanya dokter itu lagi
“orang dekat kah? Keluarga? Atau kerabat jauh?” tanya dokter itu beruntun
Suara dalam masker itu membuat nya mendengar samar samar
“saya keluarga nya..” ucap rangga kemudian sambil tersenyum masam
“sebagai apa? Suami nya?” tanya dokter itu masih datar tetapi seperti nya penuh penekanan
“maaf…?” ucap rangga tak suka dengan cara berbicara dokter itu
“ada hal penting yang harus saya beritahu pada keluarga nya! Kalau anda suami atau kakak pasien, saya bisa memberi tahu” ucap dokter itu membuat rangga menatap tajam dokter tersebut
“apakah masih ada hal serius terhadap nya?” tanya rangga khawatir
“anda suami nya atau apa!?” jelas dokter itu lagi
“suami nya!” jawab rangga tak peduli dengan siapa dia ber bicara
Disela itu, willy sudah beralan di lorong rumah sakit. Membawa sebuah kantongan berisi minuman dan roti untuk mengganjal perut
“bagaimana dok?apakah ada hal serius lainnya?” tanya rangga masih khawatir dengan alexa
Setelah melihat rangga berbicara dengan dokter, willy dengan setengah berlari mendekati rangga dan dokter itu
‘bagaimana dengan alexa!?” ucap willy sambil menyodorkan minuman itu pada rangga
“dia sudah melewati masa krisis” ucap rangga
“ehemmm” dokter itu berdeham yang kemudian membuat willy mnawarkan nya minuman
“terima kasih” ucap dokter itu kemudian membuka masker milik nya
Deg…
Deg…
Deg…
“kia…?!” ucap rangga setengah tidak percaya dengan apa yang di lihat nya
Sejak tadi? Dia sengaja memprovokasi rangga? Membuat lelaki itu bingung?
**
**
**
Hayoloh rangga
Tadi sebut diri sebagai apa?
Suami?
Suami orang? Di depan istri sah?
Habis deh kamu ngga.
Ga dapat jatah, ga dapat apa apa
Ya, nikmatin aja, tidur tanpa memeluk istri nanti nya
Wkwkwkwkw
Bagi like dan komen nya yah
Salam hangat
Ismi hana rizky
Baru aja di bilang begaduh, eh ternyata bener begaduh ( ….
authooor taiiii
katanya pasukan khusus.. koq datang telat kaya polisi India...
anjiing kau thoooor authooor