Diana Aginanda yang kehilangan ingatan saat usia 4 tahun dan diasuh di tengah kemiskinan oleh orang yang telah menculiknya.
Di saat usianya akan menginjak 17 tahun, Diana mengalami banyak permasalahan yang menimpa hidupnya sampai dia bertemu dengan kakak, sahabat, dan cinta sejatinya.
Hari-hari biasa di tengah kemiskinan yang dilalui diana akan berubah saat dia telah menemukan kembali ingatannya yang hilang menjadi hari hari penuh tantangan dan mengancam nyawanya, namun Diana tidak sendiri.
Diana akan mengungkap dalang di balik semua permasalahan dan percobaan pembunuhan yang menimpanya dan seorang teman pertamanya selama ini, namun siapa sangka bahwa tersangka itu adalah orang terdekatnya!?
Cover by : Pinterest.
Note: semoga cerita ini menghibur walau banyak ngasalnya, semoga mata kalian tetap sehat melihat tebaran typo yang amazing, dan semoga kalian tetap bertahan dengan segala ketidakberdayaan author menampung keluhan dan emosi.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kiki Kp, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Akhir misteri 3
"jadi tidak ada sanggahan lagi dari pihak ny selvy dan tuan rem?"tanya hakim
Selvy menggigit bibirnya geram sedangkan rem mengepal kedua tangannya, dan papa fairel masih sibuk menatap wajah selvy dengan tatapan tidak percaya
Selvy dan Rem tak sanggup lagi untuk mengelak karna semua bukti tentang pembunuh itu sudah ada didepan mata mereka dan untuk mengelakkan fakta tentang percobaan pembunuhan selama ini dia juga tidak bisa mencari alasan lain lagi karna tatapan papa fairel yang tampak membencinya membuat niat selvy mengelakkan hal itu tidak jadi,papa fairel menceritakan semua percobaan pembunuhan itu pada hakim dan bersedia menyerahkan dirinya untuk ditangkap sedangkan fairel masih terdiam dan tertunduk tidak percaya bahwa papa yang dihargainya selama ini akan masuk dalam kurungan jeruji besi itu
Hakim mengetukkan palunya 2 kali bertanda sidang itu telah selesai dan polisi yang telah dipanggil pak azra menuntun mereka kekurungan kantor polisi setelah berbincang bincang dengan hakim
Papa fairel berjalan ke arah fairel dan mamanya lalu membisikkan sesuatu kepada fairel"maaf papa tak mempercayaimu,papa dibutakan oleh cinta,selanjutnya tolong urus perusahaan kita dengan lebih baik"lalu membisikkan sesuatu kepada mama fairel"maaf atas sikapku selama ini,maaf aku tak pernah memberikan perhatian padamu,dan terimakasih telah melahirkan anak kita yang luarbiasa, selanjutnya semua ini kuserahkan padamu dan saat aku telah keluar dari kurungan nanti aku berharap kau masih mau menerimaku"bisiknya sambil melewati mereka berdua
Mama fairel menangis melihat suami yang dia cintai selama ini berjalan digereng polisi bersama istri pertamanya dan selingkuhan istrinya itu,namun dia tersenyum mengusap air matanya setelah mendengar permintaan suaminya tadi, sedangkan fairel terduduk tidak percaya melihat papanya digiring oleh polisi ke mobil polisi yang terpakir rapi di halaman kantor sidang itu
Hakim berjalan bersalaman dengan pak azra,andil,mama fairel,nadia,alisya, diana,yulia,lio dan fairel serta para saksi yang telah hadir tadi
Mereka meninggalkan ruang sidang bersama sambil mengiring fairel yang masih tidak percaya dengan apa yang telah terjadi
"rel...."panggil mama fairel
fairel menoleh kemamanya dan memeluk mamanya dengan erat
"apa ada alasan kenapa kamu bersedih?"tanya mama fairel yang membuat fairel melepas pelukannya dan menatap mamanya dengan tatapan tidak percaya
Mama fairel tersenyum dan berkata "kamu tau rel,pelajaran paling berharga adalah pengalaman,belajar dari pengalaman mengajarkan kita banyak hal tentang perjuangan,tenggang rasa,saling menghargai dan menghormati,dan pelajaran siapa yang benar benar tulus kepada kita tanpa pengharapan apapun,biarkan papamu belajar dari kesalahannya,mama tau kamu sangat menyayangi papamu,dan mama tau kamu selalu berusaha untuk menggagalkan semua rencana papa yang diminta oleh jalang itu,mama tau kamu yang selama ini mencegah pembunuhan itu untuk melindung mereka dan kekasihmu serta agar tangan papamu tidak tersangkut untuk membunuh orang,mama tau kamu sangat menyayangi papamu karna yang selama ini bersama mu adalah papamu bukan mama,mama selalu ingin menemuimu,bercanda tawa denganmu,namun mama tidak berdaya rel,atas asungan dan celaan perempuan jalang itu pada mama ke papa, membuat papa terperdaya akan perkataannya dan selalu menyakiti mama,kamu tau bahwa papamu selalu ingin menceraikan mama?karna kata kata perempuan itu yang lagi lagi membuat papa terperdaya dan termakan cinta yang begitu dalam untuk jalang sialan itu,mama selalu menolak perceraian itu karna jika mama menerimanya maka semua itu akan jadi sesuai dengan keinginan jalang itu untuk membunuh papamu dan menguasai semua hartanya,saat mama bersikukuh untuk menolak perceraian papa memutuskan untuk memberi mama kesempatan agar tidak bercerai dengan tidak muncul lagi dihadapannya dan pergi dari rumah itu dan tidak akan bertemu denganmu lagi, mama menyetujui hal itu,karna dengan tidak bercerainya mama dengan papamu maka perempuan itu hanya akan menghasut papa untuk tidak memberi harta warisan pada mama dan akan memanfaatkan kamu,mama percaya bahwa kamu akan memahami semua yang terjadi karna kamupun taukan papamu menikahi mama hanya untuk menghasilkan keturunan karna jalang itu tidak bisa beranak,dan mama harap kamu tidak marah dengan keputusan mama yang pergi meninggalkanmu selama 11 tahun ini"jelas perempuan itu yang membuat fairel dan yang lainnya tidak percaya akan kejadian yang sebenarnya dan terharu akan keputusan luar biasa seorang ibu demi anak dan suami tercintanya
Diana mengenggam tangan fairel mencoba untuk menenagkannya dan memberi fairel semangat untuk bangkit dari kesedihannya,fairel tersadar dan memeluk diana dengan eratnya
"maaf....."lirik fairel melepas pelukannya dan menyandarkan kepalanya dipundak diana
Lio melirik memberi kode pada yang lainnya agar meninggalkan mereka,sekarang yang berada diruang pengadilan itu hanya tinggal diana dan fairel, sebelumnya lio telah meminta izin pada hakim untuk memakai ruangan itu sementara dan hakim setuju karena juga tidak ada sidang yang akan mereka lakukan saat ini
Diana mengangkat kepala lio dan memegang wajah lio dengan kedua tangannya"kamu gak usah sedih dan minta maaf,justru aku yang seharusnya berterimakasih kepadamu karna telah menyelamatkan nyawaku dan alisya selama ini, terimakasih atas waktu berharga yang kau sia siakan untuk menyelamatkanku bahkan disaat tersibuk mu,terima kasih atas cinta yang engkau berikan dan pertahankan untukku terimakasih atas segalanya"senyum diana meneteskan air matanya
Lio segera menghapus air mata diana yang keluar dengan sapuan jari jarinya"aku tak pernah menggap melindungimu itu adalah sia sia,malah aku bersyukur bisa melindungi orang yang amat aku cintai dan mencegah tindakan papaku itu,dan yang seharusnya berterima kasih itu adalah aku karna bersyukur bisa menemukan mu dan jatuh cinta padamu"fairel menekukkan lututnya bersimpuh dihadapan diana sambil mengeluarkan sebuah kotak berisikan cincin yang telah dibawanya dari tadi dan berniat memberikannya pada diana setelah makan mie ayam tadi namun siapa sangka kejadian itu terlewatkan karna sebuah kasus"maukah kamu mendampingi hidupku setelah keluargaku memberi kan kenangan yang sangat buruk padamu,maukah kamu menerima cintaku dan menemani hari hariku dengan penuh cinta dan kasih sayang yang tulus,maukah kamu menjadi ibu dari anak anakku nanti?"lirih fairel menatap harapan berharap pada diana
Diana tersenyum menutup kotak cincin itu"bukankah kau tau bahwa aku menginginkan dilamar dipinggir jalan setelah makan mie ayam dengan dinginnya angin malam ditepi perkotaan yang dilalui dengan banyak kendaraan dan dihiasi dengan lampu lampu serta bintang dan bulan yang menjadi saksi diantara kita?"senyum diana
Mendengar tanggapan diana fairel tersenyum dan kembali berdiri"tunggu aku besok ya,aku akan menjemputmu"senyum fairel yang kembali semangat
Mereka keluar dari ruang sidang itu dinanti oleh sahabat dan keluarga mereka dengan tatapan seakan bertanya 'gimana?' diana dan fairel menggeleng ringan seakan tau apa yang ditanyakan sahabat sahabatnya itu, mereka menghembuskan nafas ringan kelelahan dan kembali pulang kerumah masing masing,nadia meloncatkan kunci mobil fairel kearahnya disambut cepat dan tangkas oleh fairel
"mama mau pulang kerumah?"pinta fairel dianggukkan oleh mamanya yang baru saja melakukan penerbangan dari paris ke indo setelah mendengar telepon dari pak azra
"lio!!aku bawa motor kamu aja ya! soalnya lebih enakan merasakan angin langsung!"
Mereka semua terkejut mendengar alisya berkata 'aku' ke lio bukan 'gue' dan memanggil lio dengan sebutan langsung biasanya dengan sebutan 'kak lio' alisya tersadar dengan tatapan mereka dan wajah nya langsung memerah membuat semua yang ada disana tertawa lalu lio mengambil kunci motornya yang dipegang alisya "gak baik anak cewek bawa motor gede sendirian malam malam,kamu bonceng aku aja kebetulan helmnya juga dua"tegas lio malu malu di cie ciekan oleh orang orang yang ada disana.
Mereka segera bergegas kerumah masing masing karna hari juga sudah semakin malam
"besok kalian semua langsung ke ruangan saya ya!"seru pak azra diangguki oleh mereka semua
Sedangkan direktur andil tersenyum melirik ke arah yulia dan mengacungkan jempolnya diangguki oleh yulia kemudian kembali bergegas kemobilnya mengantarkan nadia dan diana kembali kerumah keluarga aginanda.
diperjalanan dalam mobil nadia mengangkat suara menanyakan sesuatu pada yulia
"lalu apa yang telah kamu dapatkan agen mata mata atau bisa saya sebut murid kepercayaan andil gruop?"tanya nadia yang membuat yulia dan diana tersentak kaget
Hehehehe