NovelToon NovelToon
Nikah Paksa, Cinta Tak Terduga

Nikah Paksa, Cinta Tak Terduga

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Romansa Fantasi / CEO / Tamat
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: ayu gerimis

Demi melunasi utang keluarga dan menyelamatkan ayahnya dari kehancuran, Laras terpaksa menerima pernikahan yang dipaksakan—menjadi istri Arga Pratama, pewaris konglomerat yang dingin, angkuh, dan memandang pernikahan ini sekadar kewajiban bisnis semata. Tidak ada restu hati, tidak ada janji manis; hanya kesepakatan: hidup bersama, tapi tak perlu saling mencintai.

Awalnya, rumah tangga mereka bagai dua kutub yang bertabrakan. Arga bersikap dingin bagaikan es, sementara Laras berusaha menjaga harga diri di tengah cemoohan lingkungan dan tekanan keluarga besar. Namun seiring berjalannya waktu, di balik sikap kasarnya, Laras mulai melihat sisi lain Arga—rasa tanggung jawab, perlindungan diam-diam, dan luka masa lalunya yang tersembunyi. Sebaliknya, ketulusan serta ketabahan Laras perlahan mencairkan hati beku Arga.

Apa yang dimulai dari keterpaksaan dan permusuhan, perlahan berubah menjadi getaran rasa yang tak terduga. Ketika ancaman luar dan rahas

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ayu gerimis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34: Hari Penuh Doa

Hari yang dinanti-nanti akhirnya tiba. Langit pagi itu tampak bersih dan cerah, seolah ikut menyambut hari bahagia penyatuan dua hati yang telah melewati banyak ujian. Suasana di kediaman Pratama dan juga di tempat Daffa menyiapkan diri dipenuhi rasa syukur dan doa dari setiap orang yang hadir.

Laras duduk tenang di kamarnya yang telah dihias indah, namun pikirannya melayang pada perjalanan panjang yang telah ia tempuh. Dari pertemuan yang tiba-tiba, kesalahpahaman, perpisahan, hingga kembali bertemu dengan jalan yang terbuka lebar. Ia bersyukur karena takdir telah membawanya sampai di titik ini dengan selamat.

“Kau terlihat sangat cantik, Nak,” ucap Ibu pelan sambil menahan haru bahagia saat merapikan sedikit hiasan di rambut putrinya. “Dulu Ibu sempat khawatir dan salah menilai, tapi ternyata Tuhan telah menyiapkan jalan yang jauh lebih indah dari apa yang pernah kita bayangkan.”

“Terima kasih atas segala doa dan keikhlasan Ibu, Bu,” jawab Laras lembut sambil memeluk ibunya.

Di sisi lain, Daffa berdiri tegak ditemani Arga Muda dan Ayah Laras di tempat akad akan dilaksanakan. Hatinya terasa penuh, bukan karena gugup semata, melainkan karena rasa syukur yang begitu besar. Ia tidak pernah menyangka bahwa hari ini akan tiba—di mana ia bisa berdiri dengan terhormat untuk mempersunting gadis yang telah menjadi kekuatan terbesarnya.

“Ingatlah satu hal, Nak,” ucap Arga Muda sambil menepuk bahu Daffa dengan lembut. “Perjanjian yang akan kau ucapkan sebentar lagi bukan sekadar kata-kata manis di hadapan orang banyak. Itu adalah janji seumur hidup untuk mendampingi, melindungi, dan saling menguatkan dalam segala keadaan, baik saat senang maupun susah kelak.”

“Aku mengerti, Kek. Dan aku siap menepatinya sekuat tenagaku,” jawab Daffa dengan mantap.

Saat waktu yang dinanti tiba, suasana menjadi hening seketika. Hanya suara lembut ucap janji yang terdengar jelas di udara. Ketika kalimat itu selesai terucap dan disaksikan oleh para saksi, ada rasa damai yang seketika menyelimuti hati kedua keluarga dan semua orang yang hadir.

Setelah segala prosesi selesai, Laras dipersilakan duduk di samping Daffa. Saat pandangan mereka bertemu, tidak banyak kata yang terucap, namun senyum yang tersungging di bibir mereka menyampaikan segalanya. Segala lelah, cemas, dan penantian yang panjang kini terbayar lunas dengan kebahagiaan yang begitu tulus.

Sari yang duduk di barisan depan tampak bertepuk tangan riang dengan mata yang berbinar bahagia. “Selamat ya Kakak, selamat Nona Laras! Sekarang kita benar-benar menjadi satu keluarga utuh!” serunya polos namun menyentuh hati semua orang yang mendengarnya.

Perayaan hari itu pun berlangsung sederhana namun penuh kehangatan. Sesuai rencana mereka sebelumnya, banyak tamu undangan yang turut terharu ketika mengetahui bahwa sebagian besar biaya perayaan ini disalurkan untuk membantu pengobatan anak-anak yang kurang mampu. Banyak dari mereka yang kemudian tergerak hati untuk ikut memberikan bantuan pula.

Menjelang sore, ketika sebagian besar tamu telah berpamitan, Daffa mengajak Laras sebentar ke bangku kayu tua di sudut taman—tempat di mana kisah lanjutan mereka bermula.

“Terima kasih karena tidak pernah menyerah pada kita, meski dunia terasa seakan memisahkan,” ucap Daffa sambil menggenggam lembut tangan istrinya.

“Terima kasih juga karena kau berani pergi dan berjuang, demi bisa kembali dengan cara yang paling terhormat,” balas Laras dengan lembut. “Sekarang kita memiliki seluruh waktu di dunia ini untuk melangkah bersama.”

Matahari mulai turun perlahan, menyinari mereka berdua dengan cahaya keemasan yang hangat. Seolah ada dua sosok leluhur yang tersenyum bangga dari kejauhan, melihat bahwa warisan cinta dan ketulusan yang mereka tanamkan puluhan tahun silam kini tumbuh kembali dengan indah pada generasi penerusnya.

 

(Bersambung ke Bab 35) ✨

1
Sunflower_6520
intinya kunci dr semua ini adalah saling percaya
Sunflower_6520
Ya elah, gue dari tadi mesem" sendiri baca nih cerita... Rasanya pengen salto 🤗 wkwkwk
Sunflower_6520
Nak, kamu belum cukup umur mengetahui kisah cinta bapak ibumu... intinya, banyak masalah yang mereka lalui bersama, sampai akhirnya mereka langgeng sampai sekarang...
Sunflower_6520
maklum calon bapak baru, protektifnya nauzubillah 🤣
Sunflower_6520
Ini yang dinamakan takdir gak ada tau... ditambah sama ketulusan dan ketabahan Laras selama ini, semoga ini bukan bahagia yang singkat ya...
Sunflower_6520
launching juga Arga Junior 🤣
Sunflower_6520
Selamat menjadi gelandang~🤗
Sunflower_6520
Trus kalau emang gak salah, kenapa harus teriak panik gitu... malahan ini yang bikin curiga...
Sunflower_6520
NGAKU AJA LO KAN EMANG DR AWAL PERBUATAN KALIAN! JANGAN LEMPAR BATU SEMBUNYI TANGAN LAH!
Sunflower_6520
Emang lo goblok Ar, percaya sama bukti palsu sampai nyakitin istri lo... Hebat sih (dengan nada sarkas)
Sunflower_6520
Ayolah terbongkar, biar diusir mereka berdua😤
Sunflower_6520
LAH EMANG PALSU ARGA!! LO HARUS MINTA MAAF KE LARAS SOALNYA SEMPET NUDUH DIA!! MAKANYA JADI ORANG JANGAN CEPET PERCAYA SAMA KENYATAAN YANG BELUM JELAS...
Sunflower_6520
Kita liat siapa yang bakal dibuang? Laras? atau justru kalian berdua?
Sunflower_6520
MASUK AJA KALIAN KE NERAKA SANA! GREGET 😤
Sunflower_6520
Saran aja, langsung ditanyain langsung sih dr pada... diem gini, masalah gak kelar, tp pikiran negatif trus bermunculan
Sunflower_6520
Jangan percaya sama bukti itu Arga... mereka pengen membuat kalian pisah
Sunflower_6520
Semoga rencana mereka gagal... Baru aja Arga Laras bahagia sebentar, masa mau dipisahkan?
Sunflower_6520
Kenapa harus denger nasehat Bibi? bibi bukan orang penting di hidup Arga? lagian sekarang, Arga udah punya istri nasehat utama yang harus di dengar ya... Istrinya
Sunflower_6520
Gong! Akhirnya... Langgeng ya kalian, jangan biarkan Mak Lampir itu mengganggu 😤
Sunflower_6520
Arga beruntung dapet Laras? Tapi gimana Laras? maksudnya perasaan dia? Apakah Laras juga akan sadar tentang perasaannya?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!