NovelToon NovelToon
My Revenge

My Revenge

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Balas Dendam / Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang / Mafia / CEO / Tamat
Popularitas:15.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Reni Juli

Amanda Jhonson dijual oleh tunangan dan kakak tirinya pada seorang pria tua untuk membayar hutang,hal itu membuat hidupnya hancur dalam satu malam.

Di malam yang mengerikan,Amanda ditangkap dan dipaksa untuk melayani seorang laki-laki yang tidak dikenalnya.

Tapi pada malam itu,untuk menjaga kesuciannya Amanda membunuh pria tua itu.

Karena itu,Amanda divonis penjara selama lima tahun karena terbukti telah menjadi pembunuh dengan bukti-bukti yang ada.


Tapi baru saja Amanda menjalani masa tahanannya seorang pria yang tertarik padanya menemui wanita itu dan menawarkan bantuan padanya.

Pria itu juga berjanji akan membantu Amanda bebas dari jeruji besi dan membantu Amanda membalas dendam tapi dengan sebuah syarat.

Apakah Amanda akan menerimanya?

Sekuel dari Hot Mother And The Bos Mafia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reni Juli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 34

Amanda memunguti tasnya yang berada diatas lantai dengan cepat, dia sengaja menunduk untuk mengusap air matanya sebelum Edward melihatnya. Dia segera berjalan melewati Edward yang sedang memeluk seorang wanita cantik dengan cepat untuk masuk kedalam kamarnya.

Untuk apa dia menangis? Kenapa dia begitu bodoh meneteskan air matanya begitu mudah hanya karena melihat Edward dengan seorang wanita?

Bukankah dia tidak butuh cinta lagi? Seharusnya dia tahu bahwa Edward hanya mempermainkannya!

Tapi kenapa hatinya sangat sakit saat ini? Selama menuju kedalam kamar air mata Amanda kembali mengalir. Kenapa Edward tidak mengejarnya?

Bahkan Edward hanya memandanginya begitu juga dengan wanita yang tampak lebih muda itu.

Amanda menyandarkan tubuhnya didepan pintu saat dia sudah masuk kedalam kamarnya, dengan cepat pula dia mengunci pintu kamar itu dan kembali menangis.

Apa selama ini Edward mempermainkannya dan menertawakannya saja?

Kenapa semua orang memperlakukannya seperti ini?

"Amanda." terdengar suara Edward didepan kamar itu.

Amanda diam saja,dia sedang malas membuka pintu kamarya, lagi pula mau apa pria itu?

"Amanda." Edward kembali memangil tapi tidak ada respon. Dia berusaha membuka pintu kamar itu tapi dikunci oleh Amanda.

"Amanda, jika kau sudah selesai segeralah keluar karena aku ingin mengenalkanmu dengan seseorang." kata Edward lagi.

Padahal dia ingin mengenalkan Amanda pada adiknya yang tiba-tiba datang. Tapi kenapa saat melihat mereka Amanda tiba-tiba menangis?

Amanda memejamkan matanya,siapa yang ingin Edward kenalkan padanya? Jangan bilang gadis itu calon istri Edward juga!

Saat memikirkan itu hati Amanda kembali sakit, ada apa dengannya? Jangan bilang jika dia sedang cemburu pada gadis itu.

"Amanda sayang, keluarlah aku tunggu didapur." Edward segera melangkah pergi untuk menemui adiknya yang menunggunya didapur.

Ya beberapa waktu lalu Olivia Smith datang ke Colorado untuk bertemu dengan kakak paling tuanya itu, dia kesana karena sedang bosan dan tentu saja diminta oleh ibunya untuk melihat keadaan kakaknya.

Saat Olivia tiba gadis itu langsung memeluk kakaknya dengan erat, tapi siapa sangka tiba-tiba ada seorang wanita masuk kedalam rumah kakaknya dan terlihat menangis saat melihat mereka.

Olivia bangkit berdiri saat melihat kakaknya mendekatinya seorang diri.

"Kak Ed, bagaimana?"tanyanya.

Edward hanya menggeleng dan mendekati adiknya, Edward segera menarik sebuah kursi untuk duduk disamping adiknya yang tampak khawatir.

"Apa dia marah?" tanya Olivia lagi.

"Entahlah, dia sulit ditebak." jawab Edward.

"Kak, sepertinya dia cemburu."

"Tidak mungkin!"

"Mau bertaruh denganku?" tantang Olivia.

"Tidak!"

"Huh! kak Ed ngak asik!" gerutu Olivia.

"Olivia, kenapa kau datang kemari tidak memberi tahuku?"

"Kak Ed aku bosan dirumah! Lagi pula aku ingin memberimu kejutan tapi malah kau yang memberiku kejutan. Katakan padaku dia pacarmu bukan?" tanya Olivia lagi.

"Ya seperti yang kau tahu, tapi dia tidak menyukaiku." jawab Edward pula

"Apa kak Ed yakin?" Olivia tersenyum pada kakaknya itu.

Edward mengangguk dan mengusap kepala Olivia dengan pelan.

Sedangkan didalam kamar, Amanda masih menangis, apa benar Edward mempermainkannya? Jika benar maka tidak akan dia biarkan!

Amanda menggenggam tangannya dengan erat, tidak akan dia biarkan seorang pria mempermainkan dirinya lagi, Edward sekalipun!

Amanda membuka pintu kamar itu dengan kasar, dia tidak akan membiarkan gadis itu mengambil Edward. Dia akan memperjuangkan apa yang sudah menjadi miliknya dan dia tidak akan membiarkan siapapun mengambil miliknya lagi.

Dengan penuh kemarahan Amanda berjalan kearah dapur, disana tampak Edward sedang berbicara bersama gadis itu dengan akrab.

Saat melihat kedatangan Amanda, Edward segera bangkit berdiri begitu juga Olivia.

Olivia berbisik ditelinga kakaknya itu.

"Kak Ed lihat, dia datang dengan penuh kemarahan. Aku yakin dia pasti sedang cemburu." bisiknya.

"Tidak mungkin Olivia." Edward menyangkal dugaan adiknya itu.

"Kak Ed mau lihat?"

Edward memandangi adiknya yang tersenyum dengan usil tapi kemudian dia mengangguk.

Olivia langsung melingkarkan tangannya dileher Edward bersiap untuk berakting saat Amanda sudah berdiri dihadapan mereka dengan tatapan penuh kebencian padanya.

"Kak Ed, peluk aku ya." pinta Olivia sambil berbisik.

Edward mengikuti permintaan adiknya, dia segera memeluk pinggang adiknya dengan erat.

"Edward, sudah lama tidak bertemu ternyata kau semakin tampan saja." Olivia mulai berakting dan menciumi wajah kakaknya.

"Kak Ed, sebenarnya aku mau muntah melakukan hal ini tapi aku melakukan ini demi dirimu." bisik Olivia lagi.

Edward diam saja mengikuti permainan adiknya sedangkan kemarahan semakin menguasai Amanda.

Amanda semakin mengencangkan kepalan tangannya, hatinya panas saat melihat gadis itu menciumi wajah Edward didepannya.

"Edward, aku rindu waktu dulu. Waktu kita selalu bersama, kita tidur bersama dan saat pagi kau membangunkanku dengan sebuah ciuman." yang dikatakan oleh Olivia adalah masa kecil mereka.

Wajah Amanda semakin memerah saat mendengarnya, dia sudah tidak bisa menahan kemarahannya lagi apalagi Edward diam saja dan memeluk gadis itu dengan erat.

"Dasar kau gadis ja**ng!!" maki Amanda.

"Oh my God, aku dipanggil ja**ng." ujar Olivia santai.

"Amanda jangan salah paham, dia?"

Olivia menutup mulut kakaknya dan mengedipkan sebelah matanya. Olivia segera melepaskan pelukannya dan berjalan kearah Amanda.

"Hei kenapa kau marah? Apa kau pacarnya?" tanya Olivia.

Amanda diam saja, benar, kenapa dia marah?

"Hei, apa kau cemburu?" tanya Olivia lagi.

Cemburu? Untuk apa dia cemburu?

"Bukan, aku bukan pacarnya!" Jawab Amanda dengan cepat.

"Ya sudah, kalau begitu dia miliku." Olivia kembali mendekati kakaknya.

"Hei kau, jangan sentuh milikku! Dia millikku." Amanda berkata demikian tanpa sadar.

Dia sudah berjalan hendak mendekati Olivia tapi Olivia menghentikan langkahnya, gadis itu membalikkan badannya dan tersenyum pada Amanda.

"Kau dengar itu kak Ed? Kau miliknya!"

Hah, kak Ed? Amanda langsung tampak bingung.

"Amanda, dia adikku." Edward mendekati Amanda sedangkan wajah Amanda semakin merah padam.

"Adik?" jadi dia cemburu pada adik Edward?

"Ja..jangan bilang?" kata Amanda dengan ragu sedangkan wajahnya sudah merah padam karena malu.

"Hai kakak ipar." Olivia tersenyum padanya.

"Ti...tidak!!" Amanda langsung berlari masuk kedalam kamar sambil menutupi wajahnya.

Kenapa dia begitu bodoh? Yang paling penting kenapa dia berkata jika Edward adalah milikknya?

Amanda masih menutupi wajahnya karena dia benar-benar sangat malu. Bagaimana nanti dia harus bertemu dengan kedua orang diluar sana?

Amanda masuk kedalam kamar mandi, bersembunyi didalam sana dan mencari jawaban dihatinya. Apa dia sudah jatuh cinta pada Edward?

Sedangkan diluar sana, senyum mengembang diwajah Edward. Dia ingin mengejar Amanda tapi ada adiknya disana dan dia tidak mau meninggalkan adiknya sendiri.

"Kak Ed, tidak kau kejar?" Olivia mendekati kakaknya dan tersenyum dengan manis.

"Olivia kau nakal ya." Edward mengusap ujung kepala adiknya.

"Kak Ed, kau sudah tahukan isi hatinya jadi sana kejar dia, aku akan pergi."

"Kau mau kemana?"

"Pulang, nanti aku akan datang lagi dengan pacar kak Jacob. Tapi aku harap kak Ed segera membawa dia pulang, mommy dan daddy pasti senang mendengar kak Ed sudah punya pacar."

"Tentu Olivia, katakan pada mommy dan daddy aku akan segera membawa pacarku pulang."

"Okay." Olivia memeluk kakaknya sejenak.

Setelah itu Olivia mengambil tasnya dan pergi dari sana, Edward mengantar kepergian adiknya didepan pintu karena sebuah helikopter telah menunggu Olivia di atas sana.

Setelah melihat adiknya naik keatas helikopter itu menggunakan tangga yang dijatuhkan dari atas sana, Edward segera masuk kedalam kamar untuk menemui Amanda.

1
Rita Wati
Kl yg tua, buaya bilang dagingnya alot. pahit. Kl yg kena AIDS apa rasa dagingnya??
Rita Wati
Udah jadi menantu, bukan calon
Rita Wati
Nenek Xia Yu cuma akting, generasi selanjutnya calon menantu disambut dgn lemparan pisau & tendangan maut
Rita Wati
Mau mati aja masih diajak jalan2🤣🤣
Rita Wati
Politiknya dong yg bodoh tdk bisa menemukan kamera sbg brg bukti
Rita Wati: #polisi
total 1 replies
Tari Elvia
luar biasa
YANGGI Yanggi
👏👏
YANGGI Yanggi
👏👏👏
YANGGI Yanggi
good
YANGGI Yanggi
👏👏👏
☠🏘⃝AⁿᵘDee³Edlwééis§𝆺𝅥⃝©🌸
wahh kejam juga amanda
☠🏘⃝AⁿᵘDee³Edlwééis§𝆺𝅥⃝©🌸
wooohh ayahnya juga payah nih, bodoh bgt bisa kepincut ular betina
☠🏘⃝AⁿᵘDee³Edlwééis§𝆺𝅥⃝©🌸
Poor Zack karena kebodohannya harus kehilangan semuanyaa
☠🏘⃝AⁿᵘDee³Edlwééis§𝆺𝅥⃝©🌸
wkwkwkkk utk yg satu ini harusnya kamu paham Zack 🤣
☠🏘⃝AⁿᵘDee³Edlwééis§𝆺𝅥⃝©🌸
dasar bodoh memang gampang sekali dipemgaruhi
☠🏘⃝AⁿᵘDee³Edlwééis§𝆺𝅥⃝©🌸
gampang bener ngomong begituu...
waktu amanda dibawa ke penjara dan disidang, bantu pun tidak
☠🏘⃝AⁿᵘDee³Edlwééis§𝆺𝅥⃝©🌸
Yaa jelassslah...emamg siapa kamuu😄
☠🏘⃝AⁿᵘDee³Edlwééis§𝆺𝅥⃝©🌸
edward..klu kamu suka amanda harusnya bilang, katakan jujur jadi Amanda tidak salah perdepsi. dipikirnya kau hanya ingin memanfaatkan saja sbgai pemuas nfsu
☠🏘⃝AⁿᵘDee³Edlwééis§𝆺𝅥⃝©🌸
misalkan amanda masih dipenjarapun PD sekali kauu berharap Amanda mau bertemu.
Kau sudah menghancurkan hidupnyaa
dasar bodoh..
☠🏘⃝AⁿᵘDee³Edlwééis§𝆺𝅥⃝©🌸
menginginkannya tp kamu tidak mencintai nya kah?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!