NovelToon NovelToon
SANG KAISAR

SANG KAISAR

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Balas Dendam / Pembunuhan / Kultivasi / Fantasi Timur
Popularitas:246.1k
Nilai: 5
Nama Author: Yan26

Yan Lan seorang anak raja dari salah satu kerajaan di benua bintang. Orang tuanya terbunuh oleh para pemberontak yang ingin melengserkan kepemimpinan ayahnya.


Kemudian dia bertemu dengan kakek Wu Kong dan mengangkatnya menjadi murid. Dia bertekad menjadi kuat untuk membalaskan kematian orang tuanya.


"Aku Yan Lan, barang siapa yang menghalangi jalanku, menghalangi tujuanku, bahkan berani menyinggungku. Meskipun dia adalah dewa, hanya ada satu kata untuknya, MATI".


Bagaimana perjalanan Yan Lan? Apakah dia mampu membalaskan dendamnya? Apakah dia mampu mengembalikan kejayaan klan Yan dan membuatnya menjadi penguasa lagi?

Ikuti terus kisahnya "SANG KAISAR"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yan26, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 34. Lembah Berkabut

Yu Ning kemudian berlari dan pergi dari halaman rumah Yan Lan meninggalkan semua yang masih berkumpul untuk mengantarkan kepergian Yan Lan.

"Maafkan anak ku tuan muda" kata Yu Chun kepada Yan Lan karena melihat tindakan anaknya yang tidak sopan.

"Sudahlah lupakan kepala desa Chun" ucap Yan Lan santai.

"Huhhh, aku harus bersikap dan berbicara seperti apa lagi supaya tidak membuat seorang wanita menangis. Apakah yang aku lakukan tadi masih kurang lembut?" batin Yan Lan tidak berdaya untuk menghadapi wanita.

"Baiklah kalau tidak ada lagi aku akan pergi" ucap Yan Lan lalu terbang meninggalkan Desa Angin.

"SELAMAT JALAN TUAN MUDA" kata semua warga Desa Angin.

Setelah Yan Lan pergi, semua orang kembali melanjutkan aktivitas mereka. Di depan rumah tempat Yan Lan menginap hanya tinggal Yan Zu, Lu Sia, nenek Yi Kai dan kepala desa Yu Chun.

Setelah Yan Lan pergi, sesuai perintah tuannya Yan Zu dan Lu Sia memeriksa cincin penyimpanan yang diberikan oleh Yan Lan.

Ketika memeriksa cincin pemberian Yan Lan, Yan Zu dan Lu Sia diam mematung dengan mulut terbuka lebar dan tatapan mata keduanya juga kosong. Seolah-olah nyawa keduanya sudah tidak berada di dalam tubuh mereka lagi.

Mereka tidak percaya dengan apa yang mereka lihat saat ini. Di dalam cincin penyimpanan tersebut berisi gunungan pil-pil yang terdiri dari pil tingkat C sampai A. Selain pil, di dalamnya juga berisi senjata dan teknik tingkat tinggi. Tapi yang paling mengejutkan mereka adalah, di dalamnya tidak ada satu pun uang, baik itu koin perunggu yang merupakan mata uang yang paling tidak berguna bagi tuannya itu.

"Apakah tuan muda sudah gila dan tidak punya otak lagi menyuruh kita dan warga Desa Angin hanya untuk memakan pil selama dua tahun ini" batin mereka berdua bersamaan.

Sedangkan nenek Yi Kai dan kepala desa Yu Chun yang melihat ekspresi Yan Zu dan Lu Sia merasa heran.

"Apakah mereka berdua menjadi gila karena ditinggalkan oleh tua muda" batin nenek Yi Kai dan kepala desa Yu Chun.

...****************...

Kembali ke Yan Lan.

Setelah meninggalkan Desa Angin, Yan Lan terbang ke arah Lembah Berkabut yang merupakan jalan menuju Sekte Pedang Kembar. Yan Zu juga telah menjelaskan rute tercepat menuju Sekte Pedang Kembar setelah melewati Lembah Berkabut kepada Yan Lan.

Sedangkan Yan Lan tidak pernah memikirkan bagaimana perasaan bawahannya saat ini ketika mengetahui isi cincin penyimpanan yang dia tinggalkan. Yan Lan juga sengaja tidak memberikan mereka uang. Karena menurut Yan Lan, uang tidak terlalu penting bagi Yan Zu dan Lu Sia. Masalah uang, mereka masih bisa mencarinya. Sehingga urusan pil, senjata dan teknik adalah hal yang paling mereka butuhkan saat ini.

Setelah lima jam terbang, akhirnya Yan Lan sampai di wilayah luar dari Lembah Berkabut.

"Hemmm, pantas saja dikatakan Lembah Berkabut, bagian luarnya saja sudah tertutupi oleh kabut, bagaimana dengan kondisi di bagian dalamnya" gumam Yan Lan.

"Ahhh lebih baik aku langsung masuk saja. Aku tidak mau menunda perjalanan ku lagi" lanjut Yan Lan bergumam.

Yan Lan kemudian berjalan memasuki Lemah Berkabut. Ketika memasuki lembah, Yan Lan segera memusatkan energi qi nya ke daerah mata supaya kabut tidak menghalangi pandangannya. Setelah pandangannya dapat melihat dengan jelas, Yan Lan melanjutkan untuk menyusuri Lembah Berkabut lebih dalam lagi. Di dalam Lembah Berkabut, Yan Lan dapat merasakan banyak tatapan mata dengan penuh nafsu membunuh yang mengarah kepadanya. Tapi Yan Lan tidak menghiraukannya, dia masih tetap berjalan seakan tidak ada bahaya yang sedang mengintainya.

Baru berjalan sekitar lima langkah, Yan Lan segera di kepung oleh kawanan beast harimau yang berada di tingkat tiga sampai empat.

Goarrrrr...

Goarrrrr....

"Nahhh gitu dong, kalian keluar. Jadinya tidak membuat ku lelah menunggu" kata Yan Lan kepada kawanan beast harimau yang mengepungnya tersebut.

Goarrrrr.... Groaaarrrr...

Kawanan beast harimau tersebut seakan mengerti dengan perkataan Yan Lan yang mengejeknya terlihat marah dan segera menyerang Yan Lan.

Wushhhh...

Yan Lan yang di serang segera menghindar sehingga serangan beast tersebut hanya mengenai angin. Yan Lan lalu mengeluarkan kedua pedangnya.

"Baiklah, aku sudah siap" kata Yan Lan dan segera melakukan serangan.

Langkah cahaya...

Swussss... Wushhhh...

Srettttt...

Groaaarrrr...

Salah satu beast harimau berteriak marah karena Yan Lan memotong ekornya.

"Ternyata pergerakan harimau ini sangat cepat" gumam Yan Lan mengernyitkan alisnya yang hanya dapat memotong ekor beast harimau tersebut.

Gerakan pertama, pedang penghancur lautan.

Swussss duarrrrrrr....

Yan Lan mengeluarkan teknik andalannya.

Sepuluh menit berlalu, Yan Lan menyelesaikan pertarungannya dengan kawanan beast harimau dan mengambil inti beast tersebut.

"Huhhh ternyata beast harimau ini cukup membuat ku untuk melakukan pemanasan" kata Yan Lan.

Yan Lan kembali melanjutkan perjalanannya. Semakin Yan Lan masuk lebih dalam, kabut yang menyelimuti Lembah Berkabut semakin tebal dan beast yang menyerangnya juga semakin banyak dan kuat. Tapi Yan Lan masih bersikap santai, karena semakin banyak dan kuat beast yang datang kepadanya, semakin Yan Lan terlihat senang.

Yan Lan menjadikan beast-beast tersebut sebagai tempat untuk berlatih dan menerapkan teknik-teknik yang pernah dia pelajari selain teknik Pedang Semesta.

Sudah dua jam Yan Lan berjalan memasuki Lembah Berkabut. Tapi cuaca di dalam Lembah Berkabut tidak berubah sama sekali, terlihat gelap dan berkabut.

Yan Lan yang merasa kalau hari sudah malam, segera mencari tempat untuk istirahat.

"Aku harus mencari gua untuk istirahat, jika aku istirahat di tempat yang terbuka, takutnya para beast tidak henti-hentinya untuk mengganggu ku" gumam Yan Lan.

Sepuluh menit kemudian, Yan Lan menemukan sebuah gua yang di tumbuhi tanaman liar di sekitar mulut gua. Tapi Yan Lan tidak kesusahan, dia segera memotong tanaman-tanaman liar yang menutupi mulut gua.

Setelah tidak ada penghalang lagi, Yan Lan segera mengeluarkan api emasnya sebagi penerang untuk menyusuri gua. Karena gua tersebut juga terlihat sangat gelap sekali.

Ketika Yan Lan baru masuk satu langkah, tiba-tiba keluar kumpulan kelelawar yang menghuni gua tersebut.

Citttt.....Citttt.....Citttt..

Yan Lan yang melihat kumpulan kelelawar tersebut yang datang kepadanya segera menunduk sambil melindungi kepala dengan kedua tangannya.

"Huhhh hampir saja" gumam Yan Lan lega.

Yan Lan lalu kembali memasuki gua tersebut untuk memeriksa apakah gua tersebut layak dijadikan sebagai tempat untuk istirahat atau tidak.

Setelah memeriksa gua dan merasa di dalam gua tersebut tidak ada apa-apa, Yan Lan kemudian mencari kayu kering untuk membuat api unggun sebagai penerangannya di dalam gua.

#Bersambung.

...Terus dukung Thor ya readers...

...Jangan lupa tekan LIKE, KOMEN, VOTE dan FAVORIT...

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
one
PALING MALES BACA YANG MASIH NUNGGU UPDATE....🤭🤭🤭
Ihwan Udin
MC nya kaya rampok dan sadis jadi ga enak dibaca nya enggak ada percintaan jadi kurang romantis terlalu kasar
Jimmy Avolution
up...up...up...
Jimmy Avolution
lanjut
Jimmy Avolution
gaspol thor
Jimmy Avolution
gaskeun
Jimmy Avolution
terus
Jimmy Avolution
lanjut
Jimmy Avolution
dijadikan adik angkat
Jimmy Avolution
lanjut
Jimmy Avolution
terus
Jimmy Avolution
ayo
Jimmy Avolution
Ayo Thor...
Jimmy Avolution
lanjut
Jimmy Avolution
gaskeun
Jimmy Avolution
terus
Jimmy Avolution
lanjut
Jimmy Avolution
gaskeun
Jimmy Avolution
terus
Jimmy Avolution
josss
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!