NovelToon NovelToon
LELAH

LELAH

Status: tamat
Genre:Teen / Contest / Patahhati / Kriminal / Keluarga & Kasih Sayang / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: melciballu

Dalam hidupku, tak pernah mengenal kata 'bahagia'. Setiap hari diriku selalu disiksa, di hina di bully dan yang paling menyakitkan adalah kadang orang tuaku ikut andil dalam menyiksaku.

Hanya satu kata yang mewakili perasaanku sekarang ini ' Lelah '. Aku lelah menghadapi hidup ini.

"kapan aku bahagia? " kalimat yang sering muncul dalam benakku.

kata orang aku adalah penghancur, aku sudah mengancurkan banyak sekali harapan bahagia keluargaku, begitu kata-kata mereka.

Tapi aku tetap sabar menghadapi ujian ini, aku hanya menunggu di mana saatnya Tuhan memanggil kembali diriku, mungkin aku tidak akan tersiksa lagi jika saat itu tiba.




bagaimanakah kisah hidup Divina, apakah dia akan merasakan bahagia juga?

yuk ikuti ceritanya...

MOHON MAAF BILA ADA KESAMAAN NAMA TOKOH ATAU CERITA.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon melciballu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rambut pendek

Saat ini Divina tengah duduk termenung di taman belakang mansion itu. Ia sedang menunggu bibik Rum untuk memotong rambutnya karena rambutnya semakin panjang sehingga ia sedikit kesulitan dan juga salah satu alasannya adalah rambutnya yang semakin rontok jika terus di biarkan panjang di kuncir setiap hari.

" non.." bik Rum datang menghampiri Divina dengan nafas yang tersengal-sengal karena berlari.

" sore bik, " sapa Divina dengan senyum khasnya.

" non udah lama yah? " tanya Bik Rum tak enak.

Divina tersenyum pada wanita paruh baya itu." belum bik, Divin baru aja sampai " kilah Divina.

" oh, kalau gitu kita potong rambutnya di belakang aja yah non, soalnya di sini banyak rumput " ujar Bik Rum dan di angguki oleh Divina. Bik Rum berjalan mendahului Divina dan Divina mengekor di belakangnya menuju belakang gudang untuk memotong rambut Divina.

" Duduk dulu disini non, biar bibik mudah motongnya" bik Rum mendudukkan Divina di sebuah bangku yang sudah tersedia di sana dan Divina pun menurutinya. " potongannya gimana non? " tanya Bik Rum pada Divina. Jangan heran mengapa Divina mempercayakan Bik Rum memotong rambutnya, karena memang selama ini bik Rum lah yang selalu memotong rambutnya, mengurusnya layaknya putri kandungnya. " potongannya sebahu aja bik " jelas Divina.

Bik Rum mengernyit. " non yakin? " tanya Bik Rum. Bukannya tidak bagus atau tidak cocok dengan Divina, hanya saja ia heran, Divina yang tidak suka rambut pendek kali ini meminta rambut pendek. " emang nggak bagus yah bik?" tanya Divina dengan nada kecewa.

" eh bukan non, hanya saja non Divin kenapa tiba-tiba minta potongan rambutnya pendek? " tanya Bik Rum.

" Divin pengen ganti gaya rambut aja bik, lagian Divin bosan gaya rambutnya gitu-gitu aja nggak pernah ganti" kilah Divina.

" oh gitu.."

Bibik Rum mulai menggunting rambut Divina sesuai dengan arahan Divina. Sedikit susah memang, apalagi tidak ada gambar yang bisa mereka pakai. Tapi dengan keahliannya, bik Rum mampu membedah rambut Divina yang halus nan lurus itu menjadi sangat cantik.

" Sudah non " ucap Bik Rum sambil menyisir rapi rambut Divina. " coba non Divin balik dulu " Divina mengikuti arahan bik Rum. Ia berbalik dan terlihatlah wajah cantiknya, yang awalnya sudah bulat kini menjadi semakin cantik dan kelihatan imut dengan pipi yang sedikit chubby.

" Bik, waktu itu kan bibik bilang Divin kurus dan pucat yah? " tanya Divina dan bibik mengangguk kecil. " iya non, emang kenapa? "

" Divin masih kurus dan pucat nggak? " tanya Divina.

Bibik memandang Divina intens. " ia sih non Divina makin kurus, tapi nggak kurus-kurus amat kok..kan dari dulu badan non itu agak besar, jadi makin cantik Non Divina yang sekarang " jelas Bibik Rum membuat senyuman mengembang di kedua sudut bibir Divina.

" makasih bik, Divin sayang bangat sama bibik " ucapnya sambil memeluk Bik Rum.

" iya non, Non Divin sudah bibik anggap anak bibik jadi jangan sungkan-sungkan yah" Bibik Rum mengusap kepala Divina dengan penuh kasih sayang.

...----------------...

Keesokan harinya, Rey bersekolah seperti biasanya. Di sekolah, ia sedang mencari-cari keberadaan Divina tapi ia tidak menemukannya, hanya saja ia melihat sesosok gadis dengan postur tubuh yang mirip dengan Divina tapi ia mempunyai rambut sebahu. " mirip sekali" gumamnya saat melihat gadis itu dari samping.

Dengan perlahan di hampiri nya gadis itu. " Hei kamu! " serunya membuat gadis itu membalikkan tubuhnya karena hanya gadis itu yang menyendiri.

" ternyata benar dugaanku" ucapnya sambil terkekeh.

" apa sih maksudnya.." gerutu Divina yang tak sadar Rey memandanginya.

" jangan menggerutu, ngomong aja langsung sama orangnya " ucap Rey santai.

Divina tak menanggapinya, ia pergi meninggalkan Rey sendiri disana. " lihat saja apa yang akan aku lakukan " gumam Rey lalu mengikuti Divina dari belakang. ' tapi kenapa dia makin cantik yah ' Rey menepuk dahinya sendiri karena kesal.

" Rey!!" seru seseorang dari belakang membuat Rey menoleh.

" cihh, ngapain Lo kesini? " ujar Rey cuek, tak sadar dengan perubahan dirinya yang begitu cepat.

" Lo? " ulang orang itu dengan nada bertanya.

" jangan banyak ngomong, apa mau lo?! " tanya Rey cuek dengan nada membentak.

Gadis itu mendekati Rey. "Rey, aku minta maaf.. sumpah aku sama sekali nggak pernah punya hubungan dengan dia.." ucapnya memohon sambil bergelayut manja di lengan Rey.

" menjijikkan " satu kata yang keluar dari bibir Rey ternyata langsung membuat wanita itu menangis.

" jangan menangis di depanku Bella!!" bentak Rey karena memang ia tidak bisa melihat seorang Bella menangis. Bella adalah sosok yang sudah membuatnya bahagia selama ini tapi sayangnya Bella lah yang membuatnya menjadi sakit. Bella telah ketahuan berselingkuh dengan seorang siswa dari sekolah sebelah membuatnya emosi dan ternyata siswa itu adalah adik sepupunya sendiri.

" Rey, please maafin gue..." lirih Bella dengan Isak tangisnya.

" maafin Lo bilang? coba Lo ngaca Bell, Lo pikir gue bodoh! dia adek gue tapi Lo benar-benar brengsek!" setelah mengucapkan kalimat itu, Rey kini berlalu dengan wajah yang di selimuti amarah.

" Reyyy!" teriak Bella tak peduli banyak sekali siswa yang memandangnya.

Melihat sama sekali Rey tak menoleh membuat hatinya sangat sakit. Baru kali ini Rey bersikap seperti itu padanya. " Bell" Lia dan Sita datang menghampiri Bella dan mengusap lembut punggungnya. Tak jauh dari sana terlihat Divina berdiri di depan ruang UKS memandangi mereka. " Rey " gumamnya lirih.

Sekuat apapun dirinya menahan untuk menutup hatinya bagi Rey tapi tetap saja tidak bisa, hanya Rey lah yang memegang kendali atas hati kecil yang Divina miliki.

" kamu kenapa? " suara itu mengagetkan Divina dan ia menoleh melihat siapa orang itu.

" kak Ziko.."

" kenapa kamu di sini? apa kamu sakit? " tanya Ziko pada Divina.

Divina tersenyum mendapat perhatian kecil seperti itu. " aku nggak apa-apa kok, lagi pengen aja di sini lagian aku nggak ikut olahraga jadi aku lihat nya dari sini aja " ujar Divina dan memang itu benar adanya.

" kenapa nggak ikut? "

" aku lupa bawa baju ganti kak " ucap Divina beralasan padahal karena kepalanya yang sedikit pusing sehingga ia izin tidak mengikuti olahraga kali ini.

" oh, tunggu dulu.." Ziko memandangi Divina dari atas sampai bawah seolah mencari sesuatu. " kenapa kak, ada yang salah ya? "

" kamu hari ini beda yah Div, tapi dimana yah? " ujar Ziko bingung dan masih mencari letak kejanggalan itu.

" rambut aku? emang nggak bagus yah kak " ucap Divina barulah Ziko tau jika rambut Divina yang berbeda. " oh iya baru sadar Div, tapi kenapa kamu potong rambutnya gini, bukannya kamu tidak suka rambut pendek yah? " ujar Ziko.

" pengen yang beda aja, emangnya nggak bagus yah? " ucap Divina.

Ziko menggeleng. " bagus banget Div, apa yang tidak bagus dari kamu? semuanya sempurna " ucap Ziko membuat Divina bersemu merah. " bisa aja kak "

bersambung......

1
Srie Sifa
bagus,menarik & bt mewek ceritanya
Yenny Een
Saya suka ceritanya 👍.
Hi_Kiraa
Thor semangat terus yah aku menunggu update.

Aku ijin promosi novel ku yang berjudul PEREBUTAN KEKUASAAN. Yuk teman-teman mampir like dan commen 😄😄🤗🤗
Rini Marlin
sodara kmbar TPI gk mlndungi,, biasanya klo kmbar kan bisa mrskn apa yg drskn kmbrannya,, sabar yaaa Devina,,,🥺🥺🥺
Ing
ceritanya bagus tp endingnya menyakitkan, huuuuaaaaaa
Ing
huuuuuaaaaa thor tega sekali 😭😭😭😭endingnya sangat menyakitkan
Katrina Asnawi
😭penyesalan selalu datang terlambat
Ismei Dhamayanti
Kok jadi nangis gini bacanya 😭😭
Bundy Icha
bagus banget ya ceritanya,,😂😂😂
daniyy
Trimakasih juga thor udh buat gw nangiS😭🙏🏽
Mr. Dirg Ant
aku tidak mengerti arti dari bhs iti..bahasa apa itu ya???
Matchiatoo61
nangis bombayyy
Bunda Revy
ga kebayang klo jd Kasih ,thor
Hardi Hardi
😭😭😭😭😭
Crizilla Al
Dari awal sampai akir Baca Membuat terporak poranda Thor bikin air mata Para emak" bercucuran tanggung jwb pokoknya Thor
Luar Biasa karyamu Thor Udh 2 X Baca tp tetep mewek q walaupun author masih Sekolah tp bisa ngebagi waktu good jobs thor
Ameyas Rayman
kok gini amat sih hidup mu divi aku jadi ingat masa kecil ku yang sama persis dengan kamu lahir karena tak diinginkan.... tapi apa salahkita? ngga kan... tapi kita hanya pasrah dan mensyukurinya selama kita bisa bertahan percaya lah Tuhan selalu bersama kita sebagai penolong hidup kita...
Crystal
Ini benar2 cerita ending tersedih yg pernah aku baca😑😑👌👌
❣️My Boo💕
banjir air mata...nyesek nangisss sampai sesenggukan 😭😭🤧🤧🤧
❣️My Boo💕
nangisssss😭😭😭😭
❣️My Boo💕
divina sakit keras pasti🤧🤧🤧
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!