NovelToon NovelToon
Jina Si Gadis Bodoh

Jina Si Gadis Bodoh

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Petualangan / Contest / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 4.6
Nama Author: oppusunggu

Seorang gadis dari desa kecil menjalani hidupnya dengan banyak harapan. Sejak kecil dia selalu menderita dan tertekan. Hingga dirinya beranjak remaja, tekanan dan kesulitan ekonomi selalu ada dan erat bersamanya.

Hingga suatu hari, tanpa menyelesaikan sekolah, atau berbekal pendidikan yang terbatas, dia memberanikan diri pergi merantau ke tempat yang jauh. Tempat yang belum pernah dia kunjungi sebelumnya. Dia berharap, suatu saat hidupnya bisa berubah menjadi lebih baik.

Tapi yang ada hanyalah kekecewaan dan sakit hati. Semua kerja kerasnya tak pernah dipandang.
Sampai suatu ketika, kekecewaan terbesar datang dari teman dekatnya sendiri. Teman dekat yang dia sudah anggap seperti saudara, tega meninggalkannya dengan semua kerugian yang harus dia tanggung sendiri.


Seperti apa kisah selanjutnya?
Silahkan baca cerita, dan jika suka, jangan lupa vote yah teman-teman
😆😆😆
Terima kasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oppusunggu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 33. Siasat Jahat

Wanita itu masih takut dan gemetar atas apa yang hendak kakaknya lakukan. Itu kali kedua kakaknya hendak memukulnya karena berkata, 'lebih baik istri kakaknya mati daripada harus menyusahkan yang lain'.

Kerena kejadian itu, dia semakin membulatkan tekadnya untuk pergi meninggalkan kakaknya. Karena dia tidak akan tahan melihat istri kakaknya akan tinggal di rumah itu dan menggantikan posisinya sebagai nyonya selama bertahun-tahun.

Maka di kamarnya, dia terus berpikir merangkai siasat jahat untuk menipu kakaknya. Bagaimana pun, dia harus bisa pergi membawa cukup uang selama pelariannya. Tapi itu tidak boleh tampak seperti upaya melarikan diri. Karena jika itu terjadi, kakaknya akan mengusirnya tanpa sepeser uang pun dan dia akan hidup di jalanan. Dalam pembaringannya dia berkata,

"Astaga, apa yang harus aku katakan? Jika aku mengatakan akan pergi berlibur, dia akan tanya kemana aku akan pergi dan berapa lama. Tapi jika aku katakan, aku pergi untuk urusan bisnis, dia juga akan tanya, bisnis yang mana yang bermasalah sehingga aku harus pergi? Bagaimana aku harus melarikan diri dan membawa sejumlah uangnya? Aku harus pergi membawa uang tunai. Karena jika aku menggunakan kartu kredit, dia bisa melacak keberadaanku, dan akan menangkapku karena aku telah mengambil uangnya dan melarikan diri. Aku tidak bisa membiarkan istrinya menikmati semua kemewahan milik kakakku. Biar bagaimana pun aku sudah bekerja keras membantunya selama ini untuk menambah kekayaannya. Sedangkan wanita itu hanya bisa menghabiskannya saja karena penyakitnya itu.

Dan sayang, kakakku terlalu bodoh menjadi budak cinta dari wanita yang penyakitan seperti dia.

Hah... aku lelah karena terus berpikir tapi tak mendapatkan solusinya. Sebaiknya aku tidur untuk mengumpulkan tenagaku esok hari."

Maka dia menutup matanya dengan kain dan mematikan lampu agar dia bisa tidur meskipun pikirannya masih mengganggunya. Dia terus menutup matanya dengan kain hitam sekalipun tubuhnya gelisah karena diliputi rasa benci. Kebenciannya semakin bertambah ketika kakaknya mengangkat tangannya kedua kali untuk memukulnya.

Sementara itu, Jina dan Doni mulai mengemasi pakaian mereka ke dalam tas. Malam itu menjadi malam yang sibuk bagi keduanya. Sekalipun mereka masih dalam nuansa pengantin baru, tapi belum satu hari atau satu jam pun mereka lewatkan dengan malam pertama mereka. Karena sejak rahasia itu tersingkap, keduanya sering dibayang-bayangi oleh rasa takut dan khawatir. Sehingga mereka hanya berfokus pada caranya melarikan diri. Akibatnya cinta malam pertama itu menjadi terlupakan.

**********

Keesokan harinya, semua tampak normal seperti tidak ada sesuatu yang telah terjadi. Wanita itu pun bertingkah laku sewajarnya kepada kakaknya seperti kepada suaminya sendiri. Pagi itu mereka lewatkan dengan makan bersama sebelum memulai aktivitas masing-masing. Tapi mendadak pria itu pergi tergesa-gesa dan menyisakan makanannya. Dia pergi ketika mereka masih bersantap makan. Raut wajahnya menceritakan kepanikan yang dalam. Entah peristiwa buruk apa yang telah menghampirinya dalam sekejap. Namun mereka membiarkan pria itu pergi tanpa bertanya apapun padanya.

Kesempatan itu pun mereka gunakan untuk merencanakan siasat licik pada pria itu.

Wanita itu, karena kebenciannya yang besar, merancang siasat jahat untuk kakaknya sendiri yang akan merenggut jiwanya. Awalnya tidak ada yang setuju dengan rencana jahat yang dia utarakan. Karena walau bagaimana pun, pria itu adalah sosok ayah yang baik bagi Doni. Sosok ayah yang telah menyekolahkannya dan memberikan cinta kepadanya.

Tapi pria itu tetaplah seorang pembunuh yang telah menghilangkan banyak nyawa demi kepentingannya sendiri.

Maka dengan upaya yang keras, wanita itu akhirnya berhasil memengaruhi Doni agar menyetujui rencana jahatnya. Sedangkan Jina, dia tidak berani berkomentar apapun untuk menghalangi rencana jahat itu.

Maka setelah mereka sarapan, Doni atas perintah wanita itu, pergi ke stasiun kereta untuk memastikan jadwal keberangkatan kereta. Sedangkan wanita itu pergi ke bengkel mobil untuk melakukan service pada mobil yang akan mereka pakai untuk pergi. Dan mengenai Jina, mereka tidak memberikan tugas apapun padanya. Karena mereka berpikir, gadis itu cukup bodoh untuk bisa melakukan siasat licik.

Lalu setelah mereka selesai melakukan itu semua, mereka kembali dan saling melaporkan hasil pekerjaan mereka. Kemudian wanita itu berkata,

"Nanti malam, ibu akan bicara pada ayahmu. Ibu akan usulkan pergi berlibur ke luar kota.

Ibu akan berusaha membujuknya agar dia mau ikut pergi bersama kita, meski itu sulit karena dia masih fokus pada kesehatan istrinya. Tapi jika rencana kita gagal, kita akan cari hari yang lain. Setuju?"

Namun Doni menjawabnya dengan berat hati karena masih tidak tega menyetujui rencana pembunuhan itu. Pembunuhan untuk ayahnya sendiri.

Tetapi seraya wanita itu mengutarakan pendapatnya, ada penolakan yang besar di hati Jina tentang rencana jahat ibu mertuanya itu. Baginya, jika mereka membalas kejahatan pria itu dengan melenyapkannya, berarti mereka tidak jauh berbeda dengan pria itu, sebagai pembunuh. Rasanya dia ingin mengutarakan ide yang lain. Tapi mulutnya terasa berat berbicara. Rasanya seperti ada sebuah batu besar di mulutnya yang membuatnya tidak bisa bicara. Apa daya, dia hanya bisa menuruti permainan yang diciptakan oleh ibu mertuanya sendiri.

Maka saat malam tiba, wanita itu segera menghampiri pria itu dan melakukan persis seperti yang telah mereka rencanakan.

Wanita itu membujuknya bahkan sampai berikrar akan melakukan apa saja yang kakaknya suruh demi kepentingan istrinya. Dia berkata,

"Kak, sudah lama sekali keluarga kita tidak pergi berlibur. Sejak kakak terjun langsung dalam pengobatan kakak ipar, kakak nyaris tidak pernah membagi perhatian kakak lagi dengan kami. Kesehatan kakak ipar sudah mulai membaik, kenapa kita tidak merayakannya dengan pergi berlibur selama dua hari saja? Lagi pula kakak juga butuh hiburan kan? Kakak sudah bekerja keras demi kakak ipar. Jadi luangkanlah waktu kakak dua hari saja bersama kami. Karena pasti setelah kakak ipar pulih total, kakak akan selalu bersamanya terus sepanjang waktu dan mengabaikan kami. Jadi ini adalah kesempatan terakhir kak. Ayolah kak."

Dia terus merayu kakaknya agar mau pergi bersama mereka. Dia sudah berencana akan melenyapkan pria itu di tempat liburannya nanti. Namun dia sudah membuat agar kejadian itu persis seperti kecelakaan.

Akhirnya, pria itu pun mendengarkan ajakannya dan menyetujui liburan itu. Liburan yang akan membawanya pergi ke tempat yang jauh selamanya.

Lalu wanita itu kembali ke kamarnya dengan hati yang sangat senang. Dan dia tersenyum di pembaringannya karena rencananya berhasil.

1
Becky D'lafonte
kerasnya hidup jina
Shinta Dewiana
hhh...🤔😐😠
Shinta Dewiana
kejamnya....
Kiki Emil: terima kasih udah baca novelnya. semoga bersedia baca yang lainnya juga yah😀😀😀
total 1 replies
Shinta Dewiana
hmmmm
Shinta Dewiana
aduh ngerinya....
Kiki Emil: terima kasih yah sudah baca novelnya dan komen. 😀😀😀
total 1 replies
Shinta Dewiana
emang cinta itu buta ya thor....he..he..he..
Kiki Emil: yah.... kadang2 begitulah
total 1 replies
Shinta Dewiana
sedih banget ya ampun....
ROSIDAH
aku juga suka sama novelnya mba🙂
Kiki Emil
makasih yah udah komen😬😬😬😬
Jenna Joni
gw pikir cuma gw yg ngerasa gak nyambung....ternyata bnyak wkwkwkwk
Kiki Emil: makasih yah udah bersedia komen😬😬😬🙂🙂🙂
total 1 replies
Dita
smngat jina
Dita
smngat jina
Dita
yg sbr y.jina
Elvipangau
jaan hidup tiap orang memang berbeda, tapi jika kita mendapat bagian yg sulit artinya kita diberikan ALLAH kemampuan yg lebih
Elvipangau
bingung masih bingung ceritra apa ini
lanjut
Sahmiran
wkkkk
Harlina Sb
ceritanya bgs nggak EA. 😄
Kiki Emil: selamat baca.
jangan lupa baca karya yang lainnya juga yah.
terima kasih🙂🙂🙂
total 1 replies
Joemiati
kok jd ngeri2 sedap bgni ya alur cetanya
Kiki Emil: terima kasih yah udah komen
total 1 replies
Qurniadi Syah Putra Putra
terus lah berjuang
Qurniadi Syah Putra Putra
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!