NovelToon NovelToon
Istri Pengeran Ke -7 Yang Idiot

Istri Pengeran Ke -7 Yang Idiot

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Cinta Istana/Kuno / Balas Dendam
Popularitas:26.1k
Nilai: 5
Nama Author: Heresnanaa_

Sebagai anak dari selir rendahan, Xiu Ying Nona Ke-9 dari Kediaman Utama selalu hidup tertindas, pasrah, dan dianggap sebagai "sampah" oleh ayah serta saudara-saudaranya. Namun, sebuah insiden di kolam teratai mengubah segalanya. Xiu Ying yang terperosok ke dalam air dingin bangkit sebagai sosok yang sama sekali baru: dingin, cerdik, dan tak lagi sudi diinjak-injak.

Guna menyingkirkan Xiu Ying yang mulai sulit dikendalikan dan demi menyelamatkan putri-putri kesayangannya dari pernikahan politik yang merugikan, sang ayah dengan tega menikahkan Xiu Ying dengan Zhen Yu—Pangeran Ke-7 yang dituduh "idiot" dan kerap dijadikan bahan tertawaan di seluruh istana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Heresnanaa_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 32

Malam kian melarut di lingkungan Istana Dalam. Angin musim dingin berembus kencang melintasi lorong-lorong batu yang sepi, menyebarkan aroma salju yang membeku. Namun, di dalam hati Xiu Mei, api dendam membakar jauh lebih dahsyat daripada dinginnya malam.

Tanpa harta, tanpa status, dan tanpa dukungan faksi mana pun, Xiu Mei berada di puncak keputusasaan. Satu-satunya barang berharga yang berhasil ia selundupkan dari Halaman Barat Keluarga Xiu adalah sebuah botol porselen hitam berisi Cairan Jiwa Merana—racun tanpa warna dan bau yang sangat mematikan.

Untuk memasukkan racun tersebut ke dalam perjamuan teh istana malam ini, Xiu Mei membutuhkan bantuan dari jalur dalam. Namun, tidak ada satu pun pelayan atau kasim yang sudi mendengarkan perintah seorang selir terbuang tanpa imbalan emas.

Di balik sudut Halaman Belakang yang remang-remang, di bawah naungan pohon plum tua yang rindang dan tertutup salju, Xiu Mei berdiri bersama seorang pengawal istana bertubuh gempal.

"Kau berani meminta imbalan dariku?!" desis Xiu Mei parau, tangannya gemetaran memegang perut besarnya yang buncit.

Pengawal gempal itu tertawa dingin, matanya menatap liar lekuk tubuh Xiu Mei yang tersingkap di balik gaun selir tipisnya. "Nona Xiu Mei, atau harus kupanggil Selir Rendah? Kau tidak lagi memiliki emas atau perhiasan. Jika kau ingin aku membujuk pelayan dapur untuk memasukkan cairan ini ke nampan teh Istana Zhen, kau harus membayar dengan apa yang kau punya!"

Xiu Mei mengepalkan tangannya hingga kuku-kukunya hampir merobek kulit. Rasa malu dan kejatuhan martabatnya meremukkan jiwanya. Namun, bayangan wajah Xiu Ying yang bersinar di samping Zhen Yu menghapus seluruh akal sehatnya.

"Baik..." bisik Xiu Mei dengan mata bergetar penuh kegilaan. "Lakukan tugasmu... dan ambil apa yang kau inginkan."

Di bawah rindang pohon tua yang gelap dan dingin, Xiu Mei bersandar pada batang kayu kasar. Dengan perutnya yang hamil besar, ia membiarkan pengawal gempal itu menyingkap gaun tipisnya. Penyatuan yang kasar, murah, dan tanpa rasa cinta itu terjadi di atas tumpukan salju malam. Rintihan dan desahan napas kasar pengawal itu bersahutan dengan deru angin es, sementara air mata hina dan kepahitan menetes deras dari pelupuk mata Xiu Mei. Ia menyerahkan kehormatan terakhirnya demi sebuah kesempatan membalikkan takdir.

Setelah keheningan malam kembali menyelimuti halaman bawah, pengawal itu merapikan pakaiannya sambil tersenyum puas, mengambil botol porselen hitam dari tangan Xiu Mei yang gemetaran.

"Sesuai perjanjian... teh itu akan sampai di meja tujuanmu," bisik pengawal itu sebelum menghilang di kegelapan.

Xiu Mei merapikan pakaiannya yang berantakan, menyapu air matanya, lalu menyunggingkan senyum miring yang teramat gila. "Xiu Ying... malam ini kita akan hancur bersama!"

Beberapa saat kemudian, di Aula Utama Perjamuan Istana Dalam...

Ibu Suri menggelar perjamuan teh hangat kecil untuk merayakan kembalinya Xiu Ying dan Zhen Yu. Suasana aula terasa hangat oleh pendar lilin emas dan tungku cendana. Beberapa pejabat tinggi dan istri menteri duduk berderet menikmati sajian katering istana.

Seorang pelayan dapur melangkah masuk membawa nampan berisi cangkir-cangkir porselen hijau giok. Dengan jemari halus yang terlatih, pelayan itu meletakkan cangkir teh herbal beraroma harum tepat di hadapan Xiu Ying.

Dari balik tirai bagian luar aula, Xiu Mei berdiri mengintip dengan dada berdebar kencang. Matanya membelalak lebar, mengunci setiap pergerakan Xiu Ying.

Xiu Ying meraih cangkir giok tersebut. Sebagai seorang ahli farmasi dan medis tingkat tinggi, hidung tajamnya seketika menangkap aroma samar yang tak asing saat uap teh menyentuh udara—aroma racun Cairan Jiwa Merana.

Namun, bukannya menolak teh tersebut, mata cantik Xiu Ying justru berkilat dengan kecerdasan yang amat dingin. Ia melirik samar ke arah tirai luar, menyadari kehadiran Xiu Mei. Dalam kurun waktu seperseribu detik, Xiu Ying membuat keputusan taktis demi mempercepat panggung kejatuhan lawan-lawannya.

Xiu Ying mendekatkan cangkir itu ke bibirnya, berpura-pura menyesap teh beracun tersebut, lalu meletakkan cangkirnya kembali.

Hanya dalam hitungan tiga detik...

PRANG!

Cangkir giok di tangan Xiu Ying terlepas dan hancur berantakan di atas lantai!

Wajah anggun Xiu Ying mendadak memucat pasi. Tangannya memegangi dadanya yang membusung, napasnya tersengal-sengal sebelum akhirnya mata cantiknya terpejam dan tubuh rampingnya rubuh tak sadarkan diri di atas pembaringan!

"Xiu Ying!" jerit Ibu Suri histeris dari takhtanya. "Tabib! Panggil Tabib Kerajaan sekarang juga!"

Kepanikan luar biasa seketika meledak di seluruh ruangan aula! Para pejabat dan istri menteri berdiri ketakutan!

Zhen Yu yang duduk di samping Xiu Ying seketika melompat berdiri. Wajah tampannya dipasang raut panik dan ketakutan kekanak-kanakan yang amat sangat.

"Kakak Cantik! Kakak Cantik kenapa?!" jerit Zhen Yu dengan suara tinggi, matanya berkaca-kaca saat merengkuh tubuh lemas istrinya ke dalam dekapan tegapnya. "Bangun Kakak Cantik! Yu-er takut!"

Zhen Yu langsung menggendong tubuh ramping Xiu Ying di matanya yang tampak panik di hadapan umum. Namun, saat tubuh Xiu Ying berada rapat di dalam pelukannya, Zhen Yu merasakan detak jantung istrinya masih berdetak teratur dan napasnya sangat halus—Xiu Ying hanya sedang menggunakan teknik penahanan napas buatan untuk bersandiwara!

Dari balik bayangan tubuh tegap suaminya, mata Xiu Ying sempat terbuka tipis, memberikan isyarat halus pada Zhen Yu.

Zhen Yu yang langsung menangkap kode istrinya, makin mengeraskan tangis keluguannya di depan umum. "Yu-er mau bawa Kakak Cantik pulang! Yu-er mau obati Kakak Cantik di rumah!"

Tanpa memedulikan panggil orang-orang di aula, Zhen Yu berlari keluar menggendong Xiu Ying menembus badai salju menuju kereta kencana Istana Zhen.

Di balik tirai luar, Xiu Mei menyaksikan kepergian mereka dengan senyuman lebar penuh kemenangan yang amat gila. Air mata kebahagiaan menetes di wajahnya yang sembap.

"Berhasil..." bisik Xiu Mei tertawa pelan tanpa suara. "Kau akhirnya jatuh, Xiu Ying! Kau akhirnya merasakan nerakaku!"

Namun, kegembiraan Xiu Mei sirna seketika saat kereta kencana Istana Zhen tiba di kediaman utama mereka dan pintu kamar terkunci rapat dari dalam.

Di dalam kamar peraduan yang hangat dan terisolasi dari dunia luar, Zhen Yu perlahan meletakkan tubuh Xiu Ying di atas pembaringan empuk berlapis beludru tebal.

Seketika, mata cantik Xiu Ying terbuka lebar. Wajahnya yang tadi pucat mendadak kembali memancarkan rona segar dan anggun. Ia menyunggingkan senyum miring yang sangat pikat.

"Aksi bersandiwara yang sangat luar biasa, Suamiku," goda Xiu Ying dengan suara jernihnya yang merdu.

Zhen Yu melepaskan jubah birunya, mengibaskannya ke lantai. Raut wajah polos kekanak-kanakannya sirna sepenuhnya, berganti dengan ketangkasan murni, ketampanan yang dominan, dan mata pekat yang memancarkan pendar gairah yang amat membara.

"Istriku..." bisik Zhen Yu dengan suara aslingya yang berat, dalam, dan seksi. Ia merangkak naik ke atas pembaringan, mengurung tubuh ramping Xiu Ying di bawah naungan tubuh tegap berototnya. "Kau membuat suamimu ini hampir kehilangan akal sehat karena panik di aula tadi."

"Aku hanya memanfaatkan racun dangkal milik Xiu Mei untuk memicu kemarahan Ibu Suri dan Kaisar," balas Xiu Ying manis, melingkarkan kedua lengan mulusnya di leher kokoh Zhen Yu. "Malam ini, racun itu akan berbalik menghancurkan Pangeran Ke-4 dan Xiu Mei hingga tak tersisa."

"Dan sementara para pengawal bayangan kita menyapu bersih faksi mereka malam ini..." desis Zhen Yu parau, menundukkan kepalanya dan menempelkan bibir tegasnya di celah leher mulus Xiu Ying, "...biarkan aku menghukum istriku yang nakal ini karena telah bermain-main dengan bahaya."

Sengatan gairah mendadak menyetrum seluruh tubuh Xiu Ying saat mendengar bisikan seksi suaminya. Tatapan penuh dominasi dari Zhen Yu meruntuhkan seluruh pertahanan Xiu Ying.

Zhen Yu menyatukan bibir mereka dalam ciuman yang mendalam, panas, dan menuntut. Jemari terampilnya bergerak cepat melepas ikatan gaun sutra marun milik Xiu Ying. Kain-kain mahal itu meluncur jatuh ke lantai kamar, memperlihatkan keindahan tubuh mulus dan bahu putih Xiu Ying di bawah pendar emas lilin.

"Mnh... ahh..." desah Xiu Ying lolos di sela-sela lumatan hangat bibir Zhen Yu saat suaminya menyusuri ceruk leher dan dadanya dengan ciuman-ciuman panas yang memabukkan.

Zhen Yu melepas pakaian mewahnya sendiri, membiarkan tubuh tegap berototnya yang kokoh menyatu rapat tanpa jarak dengan kulit halus Xiu Ying. Pria itu menyatukan jemari mereka di atas bantal empuk, mengunci tatapan mata Xiu Ying saat penyatuan panas dan mendalam itu kembali terjadi.

"Nngghh! Ahh! Zhen Yu... ahh!" jerit pelan Xiu Ying tertahan, jemari lentiknya mencengkeram erat otot-otot punggung tegap Zhen Yu yang menegang sempurna di atasnya.

"Xiu Ying... Istriku... milikku..." bisik Zhen Yu parau di dekat telinga Xiu Ying, bergerak dalam irama yang dalam, ritmis, dan dipenuhi kehangatan cinta yang membakar dinginnya malam.

"Ahh! Lebih... mnh... Zhen Yu... ahh!" desah Xiu Ying tersengal-sengal, dadanya naik turun memburu saat gelombang kenikmatan tiada tara menyapu seluruh jiwanya.

Erangan rendah Zhen Yu bersahutan dengan desahan nikmat Xiu Ying di dalam kamar yang terisolasi dari dunia luar. Puncak kenikmatan meledak bersamaan, menyatukan dua jiwa dalam ikatan cinta dan kekuasaan yang tak tergoyahkan.

Sementara di luar sana badai politik sedang menghancurkan faksi musuh, di dalam kamar utama Istana Zhen, aliansi sejati sang Penguasa Bayangan dan Putri Dermawan Agung makin kokoh dan tak tertandingi.

(Bersambung)

1
Arix Zhufa
awal nya cerita nya sangat bagus, tetapi makin kesini bnyk adegan ranjang nya. Maaf sampe disini aja thor sy ikuti. Terima kasih 🙏
reaaannaaa
ceritanya bagus tpi jujur mulai bosen
gini2 terus jadi gua skip🙏
Arix Zhufa
ikut tegang
Quinza Azalea
next thor💪
Quinza Azalea
bagus
Pa Muhsid
ini bab husus nina ninu gak ada yang laen bener bener otor🙈
Heresnanaa_: eheee🤭🫣
total 1 replies
Arix Zhufa
up
Adi Sudiro
pasangan laknat ngak kamar apa🤭🤭🤭
Adi Sudiro
kalau piring perak jatuh itu cuma penyok kalau kena benda keras ya? masak pecah 🤭🤭🤭🤭 harap koreksi Thor..
Arix Zhufa
thor aku kok bingung, pangeran ke 7 terkenal ideot tp ibu suri,kaisar & para pejabat kok tidak ada yg kaget setelah tau klo ternyata pura2
merry
jgn ada selir loh pangeran jdiin istri mu satu satu permaisuri utama ddlm Kekaisaran mu
Kusii Yaati
kalau ada pengawal bayangan, kenapa bisa lalai, untung tidak terjadi apa" sama kandungan xiu Ying
Kusii Yaati
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Arix Zhufa
akhirnya hamil juga....semoga kedua nya sehat
Arix Zhufa
ikut tegang
Kusii Yaati
ya ampun Zhen yu nggak sabaran banget,belah duren dalam kereta 🤭...yang sabar ya pak kusir abaikan saja suara" mistis itu😂
Yue Li MZy
wah sungguh sandiwara yg bagus pangeran,tentu terhadap istrimu tidak mempan ?🤨 semoga sampai ending ya KA uthor
merry
itu gmn main sexgus 2 dibawah kung kung putra mahkota🤭🤭🤭🤭🤔🤔🤔🤔🤔
Arix Zhufa
Bukti pembunuhan pangeran ke 7 belum diserahkan thor
yumin kwan
lah.... si jendral meng ke mana? bukannya mau dijadikan saksi utk menjatuhkan pangeran 4??
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!