NovelToon NovelToon
SUKSESNYA ISTRI YANG TERSAKITI

SUKSESNYA ISTRI YANG TERSAKITI

Status: sedang berlangsung
Genre:Janda / Selingkuh / Cerai / Ibu Mertua Kejam
Popularitas:31.5k
Nilai: 5
Nama Author: Noona Rara

Menjadi istri Ferdiansyah adalah ujian kesabaran tanpa batas bagi Sekar. Di rumah mertuanya, ia tak lebih dari babu yang harus melayani keluarga suaminya dengan jatah uang belanja hanya 25 ribu rupiah sehari. Ferdi selalu berdalih ekonomi sulit dan menuntut Sekar untuk terus berhemat, bahkan hanya untuk membeli bedak seharga 30 ribu pun Sekar harus menerima hinaan menyakitkan.
Ferdi ternyata menyimpan rahasia besar. Ia naik jabatan dengan gaji fantastis yang ia sembunyikan rapat-rapat. Tak hanya pelit pada istri sah, Ferdi ternyata berselingkuh dengan bawahannya di kantor. Tak mau hancur, Sekar mulai bangkit secara diam-diam. Lewat bantuan Amelia, ia belajar menjadi penulis novel sukses yang menghasilkan pundi-pundi rupiah dari balik layar ponselnya. Saat suaminya sibuk berkhianat dan mertuanya terus menghina, Sekar justru sedang membangun kerajaan hartanya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noona Rara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Suami Takut Istri

“Loh… loh… kok malah nangis begini? Ada apa sih ini, Riska? Ibu? Sekar?”

Ferdiansyah baru saja masuk ke rumah, tapi langsung disambut suara tangisan heboh dari adiknya sendiri. Risal yang ikut masuk di belakangnya sampai melongo bingung melihat suasana rumah yang kacau.

Riska menangis sesenggukan sambil memegangi bibirnya yang sobek. Sementara Bu Nimas berdiri di dekat lemari dengan wajah pucat.

Di sisi lain, Sekar Sari hanya bersandar santai di tembok kamar sambil melipat tangan di dada. Tatapannya dingin. Sama sekali tidak terlihat bersalah.

Wanita itu malah seperti sedang menunggu pertunjukan dimulai.

“Ini… ini gara-gara Sekar, Fer…” ucap Bu Nimas dengan suara gemetar.

Sekar langsung mendengus pelan.

Nah kan…

Baru juga Ferdi pulang, drama dimulai lagi.

“Sekar?” Ferdi mengernyit bingung. “Memang dia kenapa?”

Riska langsung menunjuk wajahnya sendiri dengan dramatis.

“Lihat ini, Mas! Bibirku sampai robek begini gara-gara Mbak Sekar! Aku sama Ibu juga disuruh bersihin kamar kayak pembantu!”

Sekar memutar bola matanya malas.

Kalau ada lomba akting paling lebay, mungkin Riska sudah pegang piala bertahun-tahun.

Ferdi langsung menatap istrinya tajam.

“Kamu apain dia, Sekar? Masa sampai luka begini?”

Belum juga mencari tahu duduk masalahnya, laki-laki itu sudah langsung menyalahkan istrinya.

Sekar sampai tertawa kecil saking kesalnya.

“Wah… hebat banget ya. Baru dengar cerita setengah langsung nuduh aku.”

“Ya kamu jawab dulu!” bentak Ferdi.

Riska buru-buru menimpali sambil menunjuk tongkat kasti di tangan Sekar.

“Itu tuh, Mas! Tadi Mbak Sekar marah-marah sambil bawa tongkat. Dia mau mukul aku sama Ibu kalau kami gak mau bersihin kamar!”

Ferdi langsung membelalakkan mata.

“Kamu mau mukul Ibu sama Riska pakai tongkat???? Kamu benar-benar keterlaluan, Sekar.”

BRAKK!

Seketika semua orang terlonjak saat Sekar menghantamkan tongkat kasti itu ke pintu kamar.

Suara dentumannya bikin suasana langsung sunyi.

Tatapan Sekar berubah tajam.

“Heh!” bentaknya sambil menunjuk Riska dengan tongkat itu. “Coba ulangi lagi omonganmu tadi!”

Riska langsung mundur ketakutan dan bersembunyi di belakang Ferdi.

Untuk pertama kalinya, Ferdi melihat istrinya semarah itu.

Dan entah kenapa…

Nyali Ferdi malah ciut sendiri.

“Sekar! Jaga sikap kamu!” tegurnya, meski suaranya tak setegar biasanya.

Sekar tertawa sinis.

“Jaga sikap katanya?” Ia melangkah mendekat. “Kamu itu suami atau hakim yang cuma dengar satu pihak?”

Ferdi terdiam.

“Kamu langsung nuduh aku tanpa tanya apa pun dulu. Hebat banget jadi pemimpin rumah tangga!”

“Sekar….”

“Dengar ya!” potong Sekar keras. “Aku ini bukan perempuan lemah yang bisa diinjak seenaknya!”

Suasana makin tegang.

Risal bahkan memilih diam sambil menelan ludah.

Ia tahu betul, kalau Sekar sudah marah begini, lebih baik jangan ikut campur.

“Kamu tahu kenapa kamar ini berantakan?” lanjut Sekar sambil menunjuk isi kamar yang acak-acakan. “Karena ibu dan adikmu ngacak-ngacak kamar kita!”

Ferdi mengernyit.

“Hah?”

“Mereka nyari buku tabungan dan ATM kamu karena masih nuduh aku maling!”

Deghhhh!

Ferdi langsung menoleh ke arah ibu dan adiknya.

Bu Nimas menunduk.

Sedangkan Riska mulai gelisah.

“Mereka buka lemari, bongkar laci bahkan naik ke atas lemari!” lanjut Sekar dengan emosi yang masih meledak-ledak. “Terus si Riska jatuh sendiri sampai bibirnya nyungsep ke lantai!”

Risal spontan menahan tawa.

Pantesan bibir Riska bengkak begitu.

“Tapi malah aku yang dituduh kasar?” Sekar mendengus tajam. “Lucu banget.”

Ferdi mulai salah tingkah.

Tatapannya bergantian ke arah ibu dan adiknya.

“Itu… bener?” tanyanya pelan.

Riska langsung gelagapan.

“Aku… anu…”

“Bu?” Ferdi menatap ibunya lagi.

Bu Nimas menghela napas panjang sebelum akhirnya mengangguk pelan.

“Iya…”

Hening.

Ferdi langsung mengusap wajahnya kasar.

Lagi-lagi…

Lagi-lagi dia salah paham pada istrinya sendiri.

Dan yang bikin sesak, Sekar ternyata memang tidak bersalah.

“Ngh…” Ferdi mendekat pelan. “Sekar… maaf.”

Sekar langsung mendelik.

“Buat apa minta maaf kalau tiap ada masalah kamu selalu nyalahin aku dulu?”

Ferdi langsung bungkam.

“Daripada minta maaf, mending bantu ibu dan adikmu beresin kamar ini!”

BRAKK!

Sekar kembali menghantam pintu dengan tongkat kastinya.

“Cepat! Aku capek dan mau istirahat!”

Sontak Bu Nimas dan Riska mengangguk cepat.

Tak ada yang berani membantah lagi.

Sekar kemudian keluar dari kamar menuju ruang tengah. Ia menjatuhkan tubuhnya ke sofa sambil memijat pelipisnya pelan.

Pusing.

Tinggal di rumah itu benar-benar menguras tenaga dan emosi.

Di dalam kamar, Riska masih manyun sambil membereskan pakaian yang berserakan.

“Mas tuh gak tegas banget sih sama Mbak Sekar.” gerutunya kesal. “Harusnya Mas lawan!”

Ferdi yang sedang memungut bantal langsung melotot.

“Lawan apanya? Jelas-jelas kalian yang salah!”

“Tapi aku kan cuma curiga!”

“Curiga bukan berarti bisa seenaknya bongkar kamar orang!”

Riska mendecih.

“Huh! Dasar suami takut istri!”

“Apa??? Apa kamu bilang???”

Ferdi langsung menatap tajam.

“Iya! Buktinya Mas gak berani lawan Mbak Sekar!”

Ferdi mendengus kesal.

“Itu bukan takut.” bantahnya cepat. “Tadi dia bawa tongkat. Kalau benar dipukul gimana?”

Risal yang sejak tadi diam langsung nyengir kecil.

Dalam hati ia membenarkan ucapan Riska.

Ferdi memang takut.

Tapi siapa juga yang gak takut lihat Sekar ngamuk sambil pegang tongkat kasti?

Perempuan itu memang beda.

Berani, nekat dan gak gampang diinjak.

Sementara Ferdi…

Sedikit dibentak saja langsung goyah.

“Udah sana cepat beresin.” suruh Bu Nimas lelah. “Nanti kalau Sekar marah lagi, tambah panjang urusannya.”

Riska mendecih kesal tapi tetap membereskan kamar.

Satu jam kemudian akhirnya kamar itu kembali rapi meski tidak sepenuhnya seperti semula.

“Selesai!” ucap Riska ketus sebelum pergi begitu saja ke kamarnya setelah melapor ke Sekar.

Bu Nimas juga sudah masuk kamar lebih dulu karena kelelahan.

Ferdi malah sudah tertidur di kasur.

Sekar yang sejak tadi di sofa akhirnya masuk kembali ke kamar.

Tatapannya menyapu seluruh ruangan.

Masih berantakan sedikit, tapi setidaknya sudah jauh lebih baik dibanding tadi.

Ia lalu menatap Ferdi yang tertidur pulas.

Sekar cuma menggeleng pelan.

Ia melihat suaminya yang sudah terlelap, ia hanya menggeleng geleng kepalanya saja.

"Fyuuh! Untung- untung.... Aku sudah mengamankan buku tabungan beserta ATMnya dirumah bapak dan ibu. Jadi mau mengobrak abrik kamar ini sampai hancur lebur pun kalian tak akan menemukannya!" gumam Sekar pelan.

Ya, demi keamanan, Skear menyimpan buku tabungan dan ATMnya dirumah lamanya. Sedangkan Sekar sudah memegang beberapa uang lembaran merah untuk ia pakai jika butuh.

Dan jika uang yang dipegangnya sudah habis, maka Sekar akan menariknya lewat aplikasi dompet digital. Karena dengan aplikasi tersebut bisa menarik beberapa jumlah uang tanpa menggunakan kartu ATM.

Bagaimana ?

Sekar sangat cerdik bukan?

1
💝F&N💝
siapa lagi itu
💝F&N💝
jangan bodoh ferdi. biasanya ucapan yang keluarnya spontan itu adalah kejujuran.
masalah manda ngomong "status anakku" itu berarti saat ini mada sudah hamil anak orang lain.
💝F&N💝
ferdi ferdi, kalau kamu memang tidak bodoh ya baguslah.
jangan sampai tertipu sama si manda itu.
kamu sudah bisa merasakan sendiri kan kalau dia itu audah longgar.
mungkin saat ini si manda lagi hamil. dan kamu lah yang dijadikan kambing hitam.
kamu harus waspada ferdi.
jangan gampang terpengaruh dengan ancaman manda yg gak mau kasih jatah.
💝F&N💝
taruhan.....!
ya jelas kamu yang menang.
wong sekarang aja kamu sudah hamil entah anak siapa itu.
ferdinya aja yang bodoh.
dan dia memang sengaja kau jadikan kambing hitam kan. supaya anak dalam perutmu itu punya bapak.
iya kan
awas ya
sunaryati jarum
Nah benarkan Manda barang loakan yang tidak laku
💝F&N💝
noh noh noh iya kan. sudah dalam perasaanku itu. knp si manda ngebet minta di nikahi sama ferdi.
yah karena si manda ingin mencarikan bapak buat anak yg dikandung manda.

ferdi ferdi kamu ketipu habis habisan.
dasar bodoh. bodoh banget kamu
💝F&N💝
kamu ini bodoh banget, ferdi.
mau mau aja di bohongi manda
💝F&N💝
kamu dibohongi lagi fer
sunaryati jarum
Dapat WC umum Ferdi, sudah dipakai banyak orang ya longgar
💝F&N💝
sukurin kau Ferdi Ferdi
akhirnya kecewa kaaaaaaaaan
begitu mudahnya kau dibohongi

lagian apa kamu gak mikir waktu pertama kali si manda kasih kamu service itu sudah pro banget seperti sudah sangat berpengalaman. bodoh banget kamu
gampang banget di bodoh i manda
Siti Naimah
wah makin seru aja ceritanya 😄
sunaryati jarum
Emak akan beri 5 🌟 jika Ferdi dan keluarganya beserta Manda sudah hancur
sunaryati jarum
Ferdi nanti dipecat dan jadi Kismin ,jika vidio sampai di tempat kerjanya
💝F&N💝
semangat sekar.
semangat
semangat
semangat💪💪💪💪💪💪💪
💝F&N💝
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣misi apa kira kira ya
ayo sekar yang semangat. aku mendukungmu. beri pelajaran mereka supaya kapok
Ma Em
Sekar cepat bergerak buat Ferdi dan ibunya menyesal karena sdh menyakiti dan selingkuhin kamu Sekar , lbh baik Sekar cepat gugat cerai Ferdi .
Prima Enita
harusnya Sekar langsung pergi meninggalkan rumah mertuanya selagi ferdi pergi melamar manda .Sekarkan sdh bisa cari duit sendiri maka rasain tuh keluarga ferdi, jangan enak aja nyuruh2 Sekar.
Lee Mba Young
Sekar sekar bloon ne kok kebangetan pantes di selingkuh I krn gk Pinter jadi istri. di bodohi gk tau apa apa. pdhl dah denger nyebut Manda tp gk tau apa apa 🤣. oalah alah pelakor e lbih best sih. cerdik. istri sah kl terlalu bodoh juga buat apa sih.
💝F&N💝
kapoooooook
Lee Mba Young
🤣🤣 wanita pling bodoh ya sekar. ferdi dpt Manda yg lbih hot Dan lbih Pinter.
pdhl Dr awal dah tau laki nya selingkuh tp masih gk gugat cerai 🤣.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!