NovelToon NovelToon
Si Kembar Cantik

Si Kembar Cantik

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Romansa Fantasi / Balas Dendam
Popularitas:244
Nilai: 5
Nama Author: Nafras

Mengisahkan 3 anak kembar yaitu Farah, Gabriella, dan Galu dengan kisah cintanya masing-masing dan hubungan mereka dengan keluarganya
akankah hubungan mereka harmonis?
ikuti terus kelanjutan ceritanya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nafras, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Galuh

Ia pun berencana ingin memberitahukan kabar tersebut kepada Galuh, tetapi ia takut nantinya gali justru akan semakin bersedih ketika mengetahui hal tersebut. Ia tampak pingin dan juga bimbang, dan akhirnya memutuskan untuk bungkam saja.

Iya pun akhirnya memutuskan untuk pergi ke kamar Galuh, dan dia berharap bisa menyampaikan hal ini secara langsung kepada Galuh. dan ia juga berharap kalau Galuh mau menerima semua banyak katakan, agar ia tidak merasa bersedih dengan nama semua.

Ia pun mulai membuka pintu kamar milik Galuh, dan alangkah terkejutnya Iya ketika melihat sosok Valen berada di sana. Iya pun akhirnya menghampiri sang kakak, karena ia sudah tidak tahu harus berkata apa lagi.

" Kak Valen kenapa di sini?"

" Kakak hanya sedang melihat Galuh."

" Kakak pasti sedang memikirkan Galuh karena mami bilang kalau maminya telah tiba di sini kan?"

" Kau sudah mengetahui hal itu?"

" Iya, tadi aku nggak sengaja dengar pembicaraan kakak dan mami."

" Oh alah, kakak kira mami yang ngasih tau kamu dek."

" Bukan kak, tapi aku khawatir dengan Galuh. Dia pasti akan sangat tersakiti ketika mengetahui ibunya ada di kota ini, padahal kan dia sengaja pergi ke sini untuk menghindari ibu dan ayahnya."

" Ternyata kau juga memikirkan hal yang sama dengan yang kakak pikirkan, Kakak sangat takut tiba-tiba saja dia akan patah hati ketika bertemu dengan ibunya. Dan bahkan Kakak juga takut akan terjadi pertengkaran antara keduanya, dan hal itu akan sangat lukai hati Galuh."

" Aku hanya berharap Galuh bisa hidup bahagia Kak, aku tidak peduli jika dia memang harus tetap tinggal sama kita selamanya. Bahkan kalau perlu Kakak saja yang menikah dengan Galuh, dengan begitu Galuh bisa legal tinggal di rumah ini."

" Kau setuju kalau kakak bersama dengan Galuh, tapi bagaimana dengan Galuh. Kakak sebenarnya tidak masalah dengan rencanamu itu Winda, hanya saja Kita juga harus memikirkan perasaan Galuh."

" Kakak tidak merasa keberatan dengan apa yang aku katakan? awalnya aku kira Kakak akan merasa keberatan dengan usulku itu."

" Kakak tidak merasa keberatan sama sekali Winda, Galuh adalah gadis yang baik dan kekerasan tidak masalah jika Kakak bersama dengannya."

" Jadi kakak tidak mencintai Galuh, kakak hanya merasa Galuh adalah gadis yang baik."

" Sebenarnya kakak juga tidak mengetahui apa yang kakak rasakan pada Galuh, tetapi ketika melihatnya tersenyum dengan bahagia itu adalah kebahagiaan untuk kakak."

Mereka terus saja berbincang sambil keluar dari kamar Galuh, tentunya mereka hanya ingin kebahagiaan untuk Galuh. Untungnya sejak tadi kalau tidak terbangun, Jadi mereka masih dengan tenang dan santai berbicara mengenai Galuh.

" Perasaan seperti apa yang kakak rasakan tentang Galuh"

" Kakak juga tidak mengerti dengan apa yang kakak rasakan, tetapi seperti yang kakak katakan tadi. Ketika melihatnya tersenyum dengan bahagia maka Kakak akan bahagia, dan kakak akan selalu berusaha melindunginya."

" Baiklah kalau begitu kita serahkan saja kepada alur traktir, ya semoga saja Kakak dan juga Galuh memiliki perasaan yang sama dan akhirnya bisa menempuh kehidupan yang baru."

" Ya kita ikuti sajalah, tetapi Kakak selalu berharap Galuh akan hidup bahagia dengan siapapun itu nantinya. Kecuali bersama dengan Abdullah, karena kakak tahu Abdullah bukanlah seorang pemuda yang baik."

" Aku juga mengetahui hal itu Kak, sejak dulu Abdullah bukanlah seorang pemuda yang baik. Dan aku berjanji kepada kakak dan keluarga besar kita, kalau aku akan menjaga Galuh dari Abdullah."

" Jaga dia dengan baik-baik, dan jangan biarkan dia merasakan patah hati karena Abdullah. Sudah cukup semua rasa sakit yang dialami selama ini, jangan biarkan siapapun menyakitinya lagi."

" Kak Vallen memang aja ya, Aku akan berusaha menjaganya dengan sebaik mungkin. Dan aku juga tidak akan membiarkan siapapun menyakiti Galuh, aku akan menjadi garda terdepan untuk melindungi dia."

" Semoga saja kita bisa selalu menjaga dan melindunginya, Karena dia sudah cukup merasakan rasa sakit dan teramat dalam ketika bersama dengan keluarganya. Biarkan dia hidup bahagia bersama dengan kita, walaupun pastinya dia masih menyimpan rasa kesedihan di hati."

Keduanya terus saja membicarakan mengenai Galuh, tentunya mereka mengkhawatirkan kalau kehidupan Galuh nantinya tidak bahagia. Menurut mereka, sudah cukup Galuh merasakan rasa sakit. Dan sekarang sudah waktunya Galuh merasakan bahagia, dan mereka ingin menjadi alasan dari kebahagiaan Galuh.

...🦤🦤🦤...

Sang surya telah menyapa, kini Farah datang ke agency untuk tanda tangan kontrak. Ia datang ditemani Uswatun dan juga Wina, ia pun membaca kontrak dengan seksama. Tentunya ia menghindar bahaya atau jebakan dalam kontrak, dan ketika ia sudah membaca semua serta merasa aman. Ia pun langsung menandatangani kontrak tersebut, dan kedua temannya merasa bahagia dengan hal tersebut karena sekarang mereka satu agency.

" Terima kasih karena sudah mau bergabung dengan agency kami Farah, kami sangat bersyukur karena kau mau bergabung dengan agency kami."

" Justru saya yang bersyukur pihak agency ini mau menerima saya, karena saya masih belum banyak pengalaman pak."

" Ah Farah bisa aja, kalau Farah masih belum banyak pengalaman lantas bagaimana dengan para model kami di sini." ucapnya dengan di iringi dengan tawa.

" Mereka semua adalah model yang menjajakan pak, dan bahkan sudah banyak pengalaman. Sedangkan saya baru kurang lebih 1 tahun menjadi model." jelas Farah dan tentunya mengejutkan orang tersebut.

" Yang dikatakan oleh Farah itu benar Uswatun?" tanyanya untuk memastikan perkataan Farah dan Uswatun pun mengangguk.

" Farah memang belum lama berkarir di bidang modeling, awalnya saja kami yang membujuk nya untuk ikut mencoba dari pada dia gabut pak. Eh nggak taunya justru dia yang lebih terkenal dari pada kami." jawabannya dan tentunya membuat manager itu semangkin terkejut.

" Wah kalau begitu saya tidak bisa berkata apa-apa, tetapi kami akan melakukan yang terbaik untuk Farah dan yang lainnya." ucapnya yang sudah kehabisan kata-kata.

" Baik pak, terimakasih. Kalau begitu kami mohon undur diri."

" Iya silakan Farah, dan sampai ketemu esok hari. Semoga saja kamu betah menjadi model di agency kami."

" Insyaallah pak, kalau begitu kami undur diri." ucap Farah dan mereka pun segera pergi meninggalkan tempat tersebut.

Farah bersama dengan Uswatun dan Wina langsung pergi meninggalkan agency, dan mereka memutuskan untuk makan di restoran dekat agency untuk merayakan penandatanganan Kontrak Farah.

Uswatun pun memesan semua makanan kesukaan Farah, Wina pun tidak masalah dengan hal tersebut. Karena menurutnya ini adalah perayaan untuk Farah, mereka pun menyantap makanan di iringi dengan tawa.

" Aku sangat bahagia karena bisa satu agency dengan kalian."

" Kami yang lebih bahagia Farah, karena kau akhirnya bisa menjadi bagian dari kami dan kita akan selalu bertemu setiap harinya. Ucapnya Uswatun dan di anggukan oleh Wina.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!