"hai Anisa aku tidak mencari menantu yang hanya kerja jadi pelayan restoran,kamu sangat tidak pantas untuk anakku yang seorang polisi kamu hanya gadis miskin dari keluarga berantakan jangan harap kamu jadi istri benalu Bangi anak ku" itulah yang di katakan Bu ibunya mas Kaffa yang selalu ku ingat Sampai kapanpun
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama ende, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 33 Ketemu kaffa dan Selly
Sudah tiga bulan berjalan sejak aku beli sawah Tante Maya aku jarang pulang, aku sibuk kerja dan juga kuliah jadi malam sering lembur dan pagi kuliah untuk tidur mencari cara antara kerja dan kuliah untuk tidur kadang nunggu dosen datang tidur dulu ya itulah kesibukan ku tapi aku suka mas Bayu setiap hari Sabtu mengunjungi ibu kalau aku tidak sibuk aku ikut juga untuk pekerjaan ku lancar saja kerjaan dari paman juga lancar kebanyakan malam sih di awal kuliah semua tugas terasa bisa saja nggak tahu nanti di akhir semester kalau mas Bayu kayaknya lancar saja kadang dia tanya padaku dan aku anjurkan tanya ke aplikasi yang banyak membantu kita belajar.
" Dek Sabtu besok mas mengunjungi juragan amina kamu ikut" Tanya dia
" Ikut mas mumpung kerjaan longgar aku minta izin mbak Maura" jawabku
Aku dua minggu ini kerja keras Sampai nginep di tempat mbak Maura ya biasa membantu paman sampai jam dua malam atau jam tiga sedangkan siang aku kuliah jadi sampai jam satu setelah itu aku tidur buat stamina urusan makan lebih banyak beli go food sih kadang mas Bayu masak juga beli. aku beli bahan di supermarket yang ada di lantai bawah kalau untuk makan aku nggak pelit kayak nenek ku mas Bayu ku beri uang transpor juga perawatan mobil aku sering di antar ke kampus kadang aku naik taksi takut mengemudi sendiri karena sering ngantuk untung langganan grab carku mengerti
" Dek malam ini kamu kerja " tanya dia
" Nggk mas kenapa" tanya ku
" Ayo kita jalan jalan sambil beli oleh oleh untuk ibu" kata mas Bayu
Mas Bayu ternyata ngajak aku jalan ke taman kota di sana beli jajanan masa kecil yang dulu sangat di inginkan tapi belum kebeli selesai di taman kota aku dan mas Bayu melipir ke toko oleh oleh karena ingin beli kue lapis surabaya aku masuk dan memilih tiba tiba ada yng menyapaku
" Eh ada si dekil belanja apa nih tumben emang punya uang" kata dia aku menoleh ternyata selly anak Sayekti gundik ayah
" Ya punya dong kan aku sudah kerja lha kamu lulus kuliah saja belum pasti masih minta orang tua" jawabku
" bentar lagi aku lulus dan menikah kamu jangan iri ya calon ku polisi kalau tahu kamu pasti kejang kejang " kata dia
" Sudah Selly belanja nya dari tadi di tunggu malah ngobrol di sini" kata seseorang
" eh dek Nisa apa kabar semakin cantik saja" kata dia ternyata mas kaffa
" Eh ya nis dia calon suami ku kamu jangan iri ya ibunya melamar aku aku tidak merebut lho ya dia kan sudah putus sama kamu" kata Selly mengejek
" Buat apa iri ambil saja sama bonus nya sekalian biar kamu puas" jawabku
" Maksudmu" tanya dia
" Itu mertua judes sombong dan arogan ambil semua buat kamu aku sih ogah" jawabku
Aku segera meningalkan tempat itu dan mas Bayu sudah memilih oleh oleh aku segara bayar dan mau kabur eh di tempat parkir ketemu mereka lagi membawa mobil ayah yang aku lihat di puskesmas waktu nenek kecelakaan
" Mana mobil kalian kok naik sepeda motor udah di jual ya makanya kalau nggk punya uang jangan sok sok an kuliah kan mobilnya di jual buat biaya kuliah" kata Selly mengejek
" Dek Nisa maafin mas ya ini bukan kemauan mas tapi kemauan ibu" kata mas Kaffa
" Aku ngeti kok mas" jawabku
" Terserah kami dong mau naik apa yang penting punya sendiri ayo mas segera pergi takut kena virus gundik " kata ku. Kemudian Bayu dan kami pun langsung pergi meninggalkan mereka
Subuh aku bangun bikin kopi kemudian aku sholat dan ku bangunkan mas Bayu biar dia minum kopi dulu juga sholat kan dia mau mengemudi jadi harus melek nanti beli sarapan warung prasmanan saja enak bisa pilih aneka lauk
Selesai mandi aku sholat subuh aku sudah bersiap sejak semalam apa yang akan aku bawa ya oleh oleh yang ku beli malam tadi ada kue lapis juga bandeng asap mas Bayu minum kopi dan dia sudah siap juga jadi jam lima kami berangkat jam tujuh kami berhenti beli sarapan mas Bayu menghentikan mobil di depot soto Lamongan aku pesan soto daging dan mas Bayu pesan soto babat kalau aku nasi porsi kecil mas Bayu nasi porsi normal pagi sarapan soto perut teras hangat dan minum nya wedang jeruk hangat juga.
Selesai sarapan ganti aku yang mengemudi kebetulan aku semalam tidur nyenyak jadi tidak ngantuk mas Bayu duduk di sampingku
" Dek tadi malam kamu bertengkar sama Selly" tanya dia
" Nggak tuh cuma dia saja pamer katanya habis di lamar Bu Sarmi untuk anak lelakinya yang polisi" jawabku
" Dek minggir ya berhenti di depan" kata mas Bayu dan aku pun minggir dan berhenti
" Ada apa mas" tanya ku
" Kamu turun mas yang mengemudi kasihan kalau kamu mengemudi dengan galau" kata mas Bayu memaksa mengantikan aku dan aku mau saja aku bisa tiduran di sebelahnya
" Jadi kaffa sekarang mau nikah sama Selly" tanya mas Bayu
" Iya tadi malam mas nggak dengar apa bu Sarmi melamar Selly untuk Kaffa
" Iya mas lupa padahal kamu tadi sudah bilang biar mas saja yang mengemudi kalau mau nangis sok atuh boleh kok yang tahu cuma mas" kata mas Bayu mengejekku
" ogah buat apa nangis nggak menghasilkan uang mending beli sawah katanya bulan depan juragan Amina panen tiga petak sawah nanti aku recoki minta uang jajan sama dia" kata ku sambil tertawa terbahak bahak
" Alhamdulilah adek ku sudah move on" kata mas Bayu
" Di hina Selly dia pakai mobil ayah lah bentar mobil ini juga aku ganti" kata ku sombong
" Mas aku mau sewa rumah di sekitar situ untuk menampung barang barang kita juga biar di tempati ibu sementara rumah kita di bongkar" kata ku
" Iya dek betul kalau gitu mulai nya pada waktu libur akhir semester biar mas bisa membantu ibu di awal awal" kata mas Bayu
" Ok mas yang bantu pembangunan aku kerja mencari uang" jawabku
Tak terasa kami ngobrol di perjalanan sebelum jam sembilan kami Sampai di rumah ibu menyambut kami dengan senang kami di sambut dengan es kelapa muda
" Sini duduk kalian pasti capek minum dulu ini es kelapa muda tadi pakdemu memetik kelapa muda ibu minta buat kalian" kata ibu
Kami pun duduk di kursi ruang tamu ibu membuka oleh oleh yang kami bawa
' kalian bawa bandeng asap nanti ibu masak kuah pedas ya bisa untuk makan siang" kata ibu
" Iya Bu siap tapi ibu tadi sudah masak telor ayam kampung bumbu bacem kesukaan Nisa" kata ibu
" iya Bu tapi nanti saja makan nya sekarang masih kenyang tadi sarapan soto" jawabku
" Iya sudah kita makan roti lapis saja biar ibu iris ya" kata ibu
" Iya Bu itu buat bude satu jangan lupa" kata ku
Ibu mengiris roti menyuguhkan pada kami kami bercanda dan membahas rencana pembangunan rumah gambarnya belum jadi tapi secara garis besar sudah ada di benakku dan aku menerangkan pada mereka.
Bersambung .....
gass lah semua mendukung
2 keluarga merestui
aku org pertama yg mendukung mu