NovelToon NovelToon
Tiba-tiba Transmigrasi Ke Zaman Kuno

Tiba-tiba Transmigrasi Ke Zaman Kuno

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Ruang Ajaib / Romansa pedesaan
Popularitas:119.4k
Nilai: 5
Nama Author: Jasmine Oke

#Ruang Ajaib # fantasi wanita # romansa pedesaan

Song Xinglan tidak sengaja menemukan batu Giok Permata Rubi, dia tidak menyangka batu tersebut yang membawanya pindah ke zaman lain yang tidak ada dalam sejarah, zaman yang serba kekurangan dan miskin dengan sumber makanan, dan dia menjadi putri bungsu di keluarga Song.






"Hah... banyak sekali kekayaan di sini, apakah masyarakat disini tidak mengetahuinya!" Gumam Song Xinglan sambil melihat sekelilingnya dengan mata berbinar...!!!

"Ini bukan daerah miskin tapi daerah kaya dengan sumber daya! Karena aku sudah disini, keluarga song akan jaya di tanganku!." Gumamnya lagi.

Ya sekarang Song Xinglang berada di pegunungan, tadinya dia ingin mencari peruntungan untuk mengisi perutnya yang lapar, setelah tiba di pegunungan mata sangat berbinar melihat tumbuhan begitu banyak disana yang bisa di makan..

.

.

.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jasmine Oke, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

33. hubungan membaik...

Setelah urusan mereka selesai di toko obat Chen, hari sudah memasuki siang perut mereka minta diisi, wei Jingguo membawa Song Xinglan makan di kedai sederhana, hanya berada di dekat pinggiran jalan.

"Kita makan disini, meski tempatnya sederhana tapi pekerjaannya bersih dan masakannya juga enak, apa kamu keberatan?." Ucap Wei Jingguo menjelaskan kepada Song Xinglan, takut song xinglan hanya ingin makan tempat yang besar dan mewah, tidak suka makan ditempat sempit seperti ini.

"Tidak masalah yang penting bersih dan enak, ayok masuk!." Ucap Song Xinglan santai.

Setelah mereka duduk, wei jingguo memesan makanannya sambil bertanya kepada song xinglan,

"Kamu mau makan apa?" Tanyanya sambil melihat song xinglan.

"Aku tidak tahu menu disini, samain aja dengan pesananmu, aku tidak pilih-pilih makanan asalkan enak aku makan!." Jawab song xinglan santai, ia tidak pilih-pilih makan asalkan tidak makan dedak saja.

Saat menunggu pesanannya Wei jingguo menyerahkan hasil penjualan hewan buruan kepada Song Xinglan khusus bagian song xinglan.

"Ini 100 koin perak, hasil penjualan tadi, simpanlah jangan sampai hilang." Ucapnya juga memperingati jangan sampai hilang.

Mata song xinglan berbinar melihat uang itu, hanya dengan menjual daging ular ia mendapatkan uang sebanyak itu.

"Apakah kamu sudah mengambil bagianmu, bukankah perjanjian nya seperti itu." Ucap song Xinglan ia belum mengambil uang itu, meski tangannya gatal ingin sekali memegang uang itu secepat mungkin ia tahan di depan Wei Jingguo, ia tidak Wei Jingguo beranggapan dia wanita rakus.

"Tidak usah kamu simpan saja semuanya, aku tidak membantu apapun hanya menjual saja!." Jawab Wei Jingguo mendorong koin itu ke depan song xinglan.

"Baiklah, terimakasih banyak sudah membantuku." Ucap song xinglan dengan senyuman tulus di bibirnya, Wei Jingguo hanya mengangguk.

Song Xinglan menghitung uang itu dengan gembira, ia juga mengambil hasil penjualan tanaman obat tadi, ia hanya mendapatkan 10 koin perak, karena obat yang ia jual hanya tanaman obat biasa, jadi tidak terlalu banyak hasilnya.

Jadi hari ini ia mendapatkan uang 110 koin perak, untuk rakyat biasa jumlah uang itu sudah sangat banyak, tapi bagi song xinglan itu masih sedikit, ia terobsesi mencari uang lebih banyak lagi.

Wei Jingguo melihat keseriusan Song Xinglan menghitung uang, senyuman muncul dibibirnya, " ia sangat suka uang." Gumamnya ia memperhatikan song xinglan sedang serius.

Setelah menghitung ia mengambil 1 koin perak lalu memberikan kepada Wei Jingguo.

"Ini biaya saat kita masuk kedalam kota tadi, kamu sudah membantuku kalau tidak ada kamu mungkin aku tidak bisa masuk kota!." Ucapnya sambil meletakkan koin itu ketangan Wei Jingguo sehingga tangan mereka berdua bersentuhan, Wei Jingguo membeku merasakan tangan lembut itu.

Ia mengembalikan uang itu kembali kepada song Xinglan sambil menarik tangannya, dengan cepat.

"Tidak usah, bukankah sudah aku katakan itu tanda ucapan terimakasihku." Ucapan sambil menahan degupan jantungnya yang berdetak kencang.

"Baiklah aku ambil kembali, kamu baik sekali tidak seperti rumor yang aku dengar, jika butuh bantuan katakan saja padaku, aku siap membantu.." Ucap song xinglan lagi.

Tak lama setelah itu makanan mereka sampai, mereka menikmati makanan itu bersama.

"Makanan disini memang enak! Tetapi mengapa tempat ini sepi jarang pengunjung ya?." Ucap Song Xinglan sambil melihat sekeliling.

Yang makan disini hanya rakyat biasa, bagi pejabat tempat seperti ini tidak cocok untuk mereka" jawab Wei Jingguo apa adanya.

"Menurutmu jika aku buka rumah makan juga apakah laku?." Tanya Song Xinglan lagi.

"Pasti! Masakanmu enak, hanya saja awal memulai bisnis sangat sulit! Apa kamu berniat membuka rumah makan?" Ucap Wei Jingguo lagi.

"Aku hanya berencana? Belum aku pikirkan matang-matang, aku juga harus berbicara kepada keluargaku, tentang rencana ini." Jawab Song xinglan.

"Iya, lebih baik kamu tanyakan dulu pendapat keluargamu." Ucap Wei Jingguo.

Tidak lama setelah itu mereka selesai makan, setelah melakukan pembayaran mereka keluar dari kedai itu.

"Kamu lagi yang membayar biaya makanan ku, membuat aku tidak enak,aku selalu berutang padamu!." Ucap Song Xinglan, merasa tidak enak Wei jingguo sangat baik padanya, ia merasa berutang banyak.

"Tidak masalah, aku ini laki-laki untuk mentraktirmu makan uangku tidak akan habis, dan kamu tidak berutang apapun padaku, kamu membantuku, aku membantumu utu impas!." Jawab Wei Jingguo santai.

"Terimakasih sekali lagi, oh ya aku ingin membeli sesuatu lebih dahulu, apa kamu ikut denganku atau kamu tunggu aku di gerbang saja." Ucap Song Xinglan.

"Aku akan menemanimu berbelanja, aku juga ingin membeli sesuatu." Ucap Wei Jingguo, ingin mengikuti song xinglan.

Song xinglan pergi ke toko penjualan sembako ia membeli perlekapan dapur dan bahan-bahan masakan lain dengan selengkapnya, dirumahnya semuanya serba kekurangan.

Ia juga membeli bakpau besar yang berisi daging untuk keluarganya, juga membeli sejenis kue-kue yang kata warga disini enak, ia ingin mencobanya juga kue-kue dizaman ini.

Setelah lama berbelanja di berbagai toko ia menyelesaikan pembeliannya. Menurutnya ini sudah banyak uangnya pun hanya tersisa separuh dari 110.

begitu pula dengan Wei Jingguo ia juga sudah selesai, karena tidak ada lagi ingin mereka beli, mereka berdua kembali kedesa.

Wei Jingguo membantu membawa semua barang song xinglan, lalu meletakkan di gerobak, mereka siap pulang.

Saat di perjalan mereka kembali melewati jalan memutus jalan itu sangat sepi, song xinglan juga kembali menutup wajahnya dengan cadar, hanya untuk berjaga-jaga, jika ada orang melihat mereka timbul gosip yang Tidak-tidak.

Sore harinya mereka sampai di rumah, Wei Jingguo mengantar Song Xinglan terlebih dahulu kerumahnya, kembali melewati jalan di belakang rumah song xinglan.

Setelah semua barang di angkut kedalam, Wei Jingguo kembali mendorong gerobaknya, untuk pulang kerumahnya juga.

"Wei jingguo tunggu, bagaimana kalau kamu duduk dulu untuk minum." Ucap Song Xinglan, ia merasa tidak enak seharian ini Wei membantunya, entah kenapa rasa kesalnya pada Wei Jingguo selama ini hilang begitu saja.

"Tidak usah adik-adikku sudah menunggu dirumah, lagian tidak baik juga aku masuk, keluargamu belum pulang." Ucap Wei Jingguo menolak dengan halus.

Song Xinglan tidak bisa lagi membantah, orang tuanya dan yang lainnya memang belum pulang, ia juga tidak mau timbul gosip.

"Lain kali aku yang mentraktirmu makan! Kamu tidak bisa menolaknya." Ucap Song Xinglan lagi.

"Baiklah." Jawab Wei Jingguo menerima ajakan song xinglan, lalu ia melanjutkan langkah laki untuk pulang secepat mungkin.

°°°°

Bersambung...!!!

°

°

°

《Mohon dukungan dan sarannya ya teman-teman!!! Jangan lupa like, komen dan vote karena satu komentar dari teman-teman adalah dukungan yang sangat berarti untuk author juga untuk penyemangat author!!》

♡Terimakasih😊

1
Phoobe Pudji
bagus
Fauziah Daud
so sweet... trusemangattt
Fauziah Daud
trusemangattt
Atik Kiswati
yah....cums separt.....
Sribundanya Gifran
lanjut
Siska Sutartini
cie cie yg udah jadian pake. adegan kejar-kejaran dengan qingqong. untung ga k menari naik turun guntung trus peluk tiang kayak film India 🤣🤣🤣
Erna Fkpg
cie cie mau tapi malah gaya menghindar😂😂😂
kaylla salsabella
kejar daku kau tangkap aku🤣🤣🤣🤭🤭🤭
Maria Lina
1 melulu
Siska Sutartini
ayo jingguo katakan cinta. jangan sampe keburu dilamar sama org lain loh
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor
Erna Fkpg
la ni siapa yg disalahkan lagi bertarung malah peluk pelukan 😂
Erna Fkpg
kemana y kira" song xinglan membawa keluarganya jd penasaran
Leni Ani
kl ngitu kapan song xilannya kuat sih🤔🤔🤔🤔
Leni Ani
lanjut yg banyakup nya thor👍👍😘☺️
Memyr 67
𝗄𝖺𝗄𝖾𝗄 𝗌𝗈𝗇𝗀 𝗑𝗂𝗇𝗅𝖺𝗇, 𝗇𝖺𝗆𝖺𝗒𝖺 𝗌𝗈𝗇𝗀 𝗆𝗂𝗇𝗀𝗓𝗁𝖾?
Atik Kiswati
lnjt....
kaylla salsabella
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
kaylla salsabella
wei jinggou kemana.... kangen aku🤭🤭🤭
Mineaa
Wei jingguo.....pepet terus pujaan hati mu sampai dapat..... fighting....💪🔥🔥🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!