NovelToon NovelToon
Menikah Karena Perjodohan

Menikah Karena Perjodohan

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:25.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Anjana

Kisah yang menceritakan perjalanan hidup seorang gadis yang tinggal di panti asuhan, Qinan namanya. Qinan adalah putri yang terbuang dan dibesarkan di panti asuhan. Kemudian Qinan diasuh oleh janda yang mempunyai satu anak.

Dipanti asuhan Qinan mempunyai sahabat lelaki dan perempuan yang bernama Tiara dan Zio. Qinan harus berpisah dengan sahabatnya karena mereka diasuh oleh orang tua angkatnya masing masing. Namun nasib Qinan berbeda dari sahabatnya, Qinan harus menghadapi konflik batin yang bertubi tubi dan Qinan harus merelakan kebahagiannya untuk menggapai impiannya. Hingga harus merelakan cita citanya demi membalas budi orang tua asuhnya. Meski berat, Qinan tetap mengabulkan permintaan ibu asuhnya untuk menikah dengan lelaki tampan dan kejam yang bernama Angga Wilyam. Meski Angga banyak dikagumi oleh wanita wanita cantik namun Angga tidak meresponnya. Angga tetap pada pendiriannya wanita hanya mencintai harta dan tahta bukan kesetiaan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anjana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kesembuhan Angga

***

Di Panti Asuhan Mandiri Jaya.

Sudah beberapa minggu kini keadaan Angga sudah mulai mendapatkan perubahan.Qinan selalu mencoba menuntun Angga untuk berjalan meski tertatih tatih untuk melangkahkan kaki. Begitu juga dengan Angga semangatnya terus membara rasa ingin sembuh selalu terngiang didalam benak nya.

"Apakah sudah berkurang rasa sakitnya?" tanya Qinan sambil menuntun Angga untuk beristirahat.

"Tentu saja berkurang, tapi disini.... entah akan sembuh atau..." jawab Angga sambil menunjuk bagian dada tempat hati nya dan menggantungkan kalimatnya.

"Maksudnya?" tanya Qinan tidak mengerti.

"Maksud aku disini ada...... Booom!!" jawab Angga berteriak keras dan sengaja mengagetkan Qinan yang sedang serius mendengarkannya dan justru Angga senyum senyum tidak jelas.

"Aku tidak perlu penuturanmu, simpan saja dan tidak usah jelaskan kembali padaku. Aku sudah tidak bernafsu, bahkan tidak akan bernafsu mendengarkanmu." Ucap Qinan kesal dan pergi meninggalkan Angga dengan cara menghentakkan kakinya.

"Heiii tunggu aku sayang, bagaimana aku akan masuk kedalam,sedangkan aku tidak membawa penyangga tubuhku. Kembali lah sayang... tuntun aku, apakah kamu setega itu padaku... aku hanya bercanda sayang... ucap Angga menyesal. Sedangkan Qinan bersikap masa bodoh meninggalkan Angga yang benar benar sudah membuatnya kesal dan masuk dalam kamar.

Sebelum memasuki kamar Ibu Reni bingung melihat sikap Qinan yang terlihat aneh.

" Nak Qinan.. dimana Suamimu, kenapa kamu sendirian? bukankah kamu mengajaknya untuk jalan jalan?" tanya Ibu Reni penasaran.

"Ibu... eeeh anu.. Qinan.. emmm ... kalimat terbata Qinan membuat Ibu Reni menjadi heran.

" Apakah kamu sedang berantem dengan Suami kamu Nak?" tanya Ibu kembali.

"Suami Qinan menyebalkan Bu.. bagaimana tidak, Qinan bertanya dengan serius eee cuman dijawab Boom, dengan keras lagi." jawab Qinan kesal.

"Memang apa permasalahannya Nak?" tanya Ibu Reni.

"Qinan kan tanya, apakah sudah berkurang rasa sakitnya? tiba tiba Dia menjawab, "Tentu saja berkurang, tapi disini.... entah akan sembuh atau... gitu Bu.. dan bukankah Dia menjawabnya dengan kalimat menggantung. Kemudian Qinan tanya balik deh maksudnya itu apa? eee jawabnya ada Bom, menyebalkan sekali kan Bu..." jawab Qinan dengan cemberut. Tapi tidak bagi Ibu Reni, justru Ibu Reni tertawa Riang.

"Kamu ini mengerti atau pura pura tidak mengerti sih Nak? sepertinya kamu perlu belajar sama Ibu deh," ucap Ibu Reni dengan senyum.

"Qinan memang benar benar tidak mengerti Bu, aaah sudah lah Bu tidak penting ngurusin Dia, Qinan mau masuk kamar dan beristirahat Bu," jawab Qinan dan segera masuk kamar. Namun sebelum masuk kamar Qinan dikagetkan dengan suara yang sudah membuat Qinan kesal.

"Qinan sayang..." ucap Angga ditengah tengah pintu dengan posisi yang terlihat sempurna.

Sedangkan Qinan serasa malas untuk berbalik badan karena rasa kesal nya saja belum reda, tetapi rasa penasarannya pun tergugah ingin berbalik dan menatapnya lalu melahap nya. Fikir Qinan. Namun tidak bisa dipungkiri Qinan tetap berbalik badan, kemudian Qinan menghitung untuk berbalik badan ,satu, dua, ti.. tiga..... Qinan pun berbalik.

"Suamiku...." ucap Qinan.

Hiiksss.. Qinan pun akhirnya menangis haru dengan perasaan bercampur aduk dan kini Qinan merasakannya, Qinan belum mengerti perasaan macam apa ini yang menyelimuti, tanpa fikir panjang Qinan langsung berlari mengejar Angga, begitu juga dengan Angga yang melangkah kan kakinya dari tahap ke tahap dan mereka berdua saling berpelukan , Angga memeluk erat tubuh mungil Qinan, Begitu juga dengan Qinan rasa bahagianya tercurahkan dengan air mata bahagia mapun sedih menjadi satu. Qinan sembari memukul dada bidang Angga dengan rasa campur aduk. Begitu juga Angga tidak menyingkirkan tingkah Qinan yang begitu menggemaskan.

"Bagaimana? apakah kamu akan meninggalkan ku lagi seperti tadi?" tanya Angga menggoda.

"Maafkan aku, aku hanya terbawa suasana, tapi percayalah aku hanya sedikit kesal." jawab Qinan.

Sedangkan Ibu Reni sangat terharu melihat ekspresi Qinan dan Angga yeng begitu menarik perhatian ,momen yang jarang terjadi dan terlihat dan keduanya terlihat sangat serasi dan romantis.

"Benarkah?" tanya Angga menggoda, tanpa di sadari oleh keduanya telah diperhatikan oleh Ibu Reni maupun asisten Angga yang selalu menemaninya selama berada di Panti, tiba tiba wajah keduanya terlihat seperti rebusan kepiting.

Mau ditaruh dimana muka ku ini, sepertinya sungguh memalukan. Gumam Angga.

"Ehem ehem.." dehem Ibu Reni.

"Ibu... " ucap Qinan dengan rasa malu.

"Syukur Alhamdulillah kamu sudah sembuh Nak Angga, Bibi sangat bahagia melihat kamu sudah mulai bisa berjalan meski belum sepenuhnya." Ucap Ibu Reni dengan perasaan yang mendadak menjadi bahagia berlipat lipat.

"Terimakasih Bu.. ini semua berkat kerja keras Qinan dan kesabarannya lah yang selalu memperhatikan dan merawat kondisi Angga yang sudah lama lumpuh,mungkin jika Qinan bukanlah istri Angga, entah bagaimana kondisi diriku saat ini Bu... bisa jadi sedang mengurung diri dirumah atau lebih parah dari itu, hiksss.." ucap Angga tanpa disadari telah menitikan air matanya. Seorang Angga baru kali ini menangis karena kebahagiaannya yang begitu berarti dan sangat berharga.

Qinan mengelus elus punggung milik Suaminya seraya memberikan ketenangan jiwa agar beban berat telah pergi dan dapat dilewatinya.

"Tuan aku turut bahagia dengan kesembuhan pada kaki maupun tangan Tuan Muda, semoga ini pertanda baik untuk Tuan Muda dan Nona Muda seterusnya." Ucap Pak Mamat pengawal sekaligus supir Angga.

Sedangkan Qinan kini malu malu jika berhadapan dengan Suaminya, salah tingkah pun tidak bisa dipungkiri oleh Qinan maupun Angga, karena seperti anak muda yang sedang jatuh cinta, malu malu tapi mau.

Qinan dan Angga pun pamit untuk masuk ke dalam kamar, keduanya ingin beristirahat. Entahlah sedang istirahat atau sedang curi pandang. Fikir Ibu Reni maupun Pak Mamat.

Di kamar Ibu Reni suara telfon pun nyaring sampai ruang tamu. Ibu Reni segera melihat siapa yang menelfonnya.

"Halo.. apa kabarmu Nak?" ucap Ibu Reni menyapa.

"Kabarku baik baik Bu.. Ibu sendiri bagaimana kabarnya?" ucap pria disebrang telfon menyapa balik.

"Syukurlah kalau begitu Nak.. kapan rencana kamu akan kembali ke Tanah Air?" Ibu sudah sangat merindukanmu.

"Sabar ya Bu.. tidak lama lagi kok Bu, pasti akan segera pulang karena sudah sangat merindukan wanita yang aku cintai, dan pastinya aku akan memberikan sebuah kejutan untuknya. Sudah tersusun rapi Bu.." ucap pria disebrang telfon.

Deg.....

Jantung Ibu Reni seketika ingin copot memikirkan ucapan anak tersebut. Tiba tiba Ibu Reni menitikan air matanya, rasa nya tercampur aduk, baru saja merasakan bahagia namun tiba tiba dada terasa sesak.

"Ibu... kenapa diam? Ibu sakit?" tanya penasaran.

"Ibu tidak apa apa kok Nak, Ibu cuman sedang capek saja karena tadi banyak tamu, jadi Ibu harus menyambutnya dengan baik." Jawab Ibu Reni bohong.

Maafkan Ibu Nak, sebentar lagi kamu pasti akan mengetahui kebenarannya, maafkan Ibu jika tidak memberi tahumu. Gumam Ibu Reni.

"Kirain ada apa Bu, jika ada sesuatu yang Ibu keluhkan jangan disembunyikan ya Bu.. katakan saja, siapa tahu aku bisa membantu Ibu." Ucap penelfon.

"Kalau begitu sudah dulu ya Nak.. Ibu masih banyak pekerjaan, sampai bertemu kembali Nak.." ucap Ibu Reni.

"Baik Bu... sampai ketemu di Tanah Air Bu.." jawab penelfon dan telfon pun dimatikan.

1
rina banjarmasin
Luar biasa
Arwondo Arni
kalau dilihat kasihan Vika hidupnya kl dpt ganan bs memperbaikin kehidupannya,tp Maura juga kasihan KL ngak jd nikah sama ganan bingung jdnya,tp semoga kedua wanita itu bs hidup bahagia
Arwondo Arni
semoga Maura dicintai ganan jgn sampai ganan melukai hati Maura kasihan Maura kl hrs menderita Krn perjodohan
Arwondo Arni
iya kasihan Kel kecil qinan baru bahagia udah musibah tolong jgn dimatikan
Anjana: Tenang kak, ceritanya happy ending 😁
total 1 replies
Sunarmi Narmi
Author nya kyak ada dendam sama yg nmanya Angga...apes bnget hidupnya.....lumpuh 5 thun ini mlah acr dtunami...jdi amnesia..Thor 😏😏😏😏😏😏😏😏😏😏🙄🙄🙄🙄😡
Arwondo Arni: jadi ketawa dengan komennya,iya kasihan hidup Angga baru bahagia udah celaka lagi
total 1 replies
Sunarmi Narmi
Sini Thor..blm pernah di timpuk sandal emak" kah...😡😡😡
Anjana: 🤣🤣🤣🤣 tahan.. kakak.. tahan.. 🤣🤣🤣
total 1 replies
Sunarmi Narmi
Qinan Hamidun to....bikin mereka kalang kabut qinan dgn ngidammu..pasti seru 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sunarmi Narmi
Andrenalin siapin kawan.....boleh jdi detektif bantuin Angga dnnFerdi Thor.🤣🤣🤣🤣🤣
Sunarmi Narmi
Semoga tak ada dendam di hati Zio..
Sunarmi Narmi
Swettt Angga Qinnan ❤️..Semoga..teman masa lalumu sdh dijodohkan dgn yg lain sama Authornya 🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sunarmi Narmi
Lagian kamu Qinan..ngapain ngak kbur keluar dri rumah itu...emosi jg lama" lihat kelakuanmu..baik sih baik tpi sayang diri sendiri ngak kmu lindungi..kabur dri rmh ...cri kos" san
Sunarmi Narmi
uangnya jgan ksih ke ibuk semua Qinan...pesangonmu disimpen buat tabunganmu...cukup gajimu saja....plis thor jgan bikin emosi ya 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗
Anjana: Gak kak.. palingan bikin greget 🤣
total 1 replies
Sunarmi Narmi
Kisah nyata sperti Qinan bnyak lo thor didunia Nyata..kdang lihat nyesek jg...tpi gimana lgi kita beda rumah dn si anak kdang ngak mau dibantu dgn alasan bls budi krn sdh mau adopsi/ jdi ortu asuh....🥴🥴🥴🥴🤕🤕
Anjana: ya kak, di dunia nyata juga banyak kak.. ada juga yang mana posisi anak asuh tidak disukai oleh keluarga orang tua asuh dan selalu dipojokan😭
total 1 replies
Eka Kurnia Sari
childish bgt qin
Eka Kurnia Sari
papa apa ayah
Wirda Wati
pamannya Angga tu
Wirda Wati
lanjuut thort
Wirda Wati
masih penasaran siapa musuh yg sebenarnya.
Galuh apa vino....
Wirda Wati
lanjuut
Wirda Wati
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!