NovelToon NovelToon
Hanya Sebatas Istri Kontrak

Hanya Sebatas Istri Kontrak

Status: tamat
Genre:Aliansi Pernikahan / Nikah Kontrak / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:841.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Virzha

Setelah gagal mendapatkan cinta pertamanya, Daniel menutup diri dari dunia percintaan. Ia mengalihkan rasa sakit hatinya dengan terus bekerja dan melupakan segalanya.

Namun, desakan dari orang tua yang ingin menjodohkan Daniel dengan wanita pilihan mereka membuat Daniel mencari wanita lain agar bisa diajak untuk melakukan pernikahan kontrak.

Hingga ia dipertemukan dengan Mayra, seorang pegawainya yang sedang membutuhkan pinjaman uang dengan jumlah yang cukup besar. Hal itu langsung saja dimanfaatkan oleh Daniel untuk meminta Mayra menjadi istri kontraknya.

Bagaimana kelanjutan kisahnya? Akankah benih-benih cinta tumbuh dihati keduanya? Atau Daniel tetap akan menganggap Mayra sebagai istri kontraknya?

****

Spin off dari cerita Pernikahan Balas Dendam, semoga kalian suka ya ....

JANGAN LUPA TEKAN TOMBOL LIKE, KOMEN, SUBSCRIBE DAN VOTENYA YA GENGS!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Virzha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Video Viral.

"Video apa Jeng memangnya?" Tanya teman lainnya dengan wajah ingin tahu.

"Video yang tadi mahasiswa kampus X membully temannya," ujar wanita itu lagi.

"Oh iya, coba aku lihat." Teman-teman Radha malah sibuk membuka ponselnya masing-masing setelah mendapatkan kabar itu.

Sedangkan Radha dan Mayra kebingungan sendiri, sebenarnya video apa yang dimaksud oleh mereka ini. Membully? Siapa yang sudah membully?

"Eh iya, pantesan lah wajahnya nggak asing. Ternyata emang wanita ini toh yang ada di video, gimana sih Jeng Radha, cari mantu kok tukang bully," tukas wanita berambut sanggul terlihat memandang Mayra dengan tatapan sinis.

"Maksudnya apa? Membully siapa? Mayra tidak mungkin melakukannya," ujar Radha segera membela menantunya.

"Ini buktinya, bahkan sejak tadi videonya sudah viral di media sosial." Wanita itu segera memberikan ponselnya pada Radha agar bisa melihat kelakukan menantunya.

Radha segera mengambilnya, ia begitu syok melihat video yang diputarnya, di video itu jelas terlihat kalau Mayra sedang memukul seorang wanita dan juga mendorongnya ke lantai. Sedangkan Mayra sama kagetnya dengan kabar ini. Apa lagi kini orang-orang juga saling berbisik dan membuka ponselnya setelah mendengar kabar burung itu.

"Nggak nyangka banget ya menantunya keluarga Mahendra seorang pembully."

"Iya, padahal keluarga ini keluarga baik-baik, bagaimana Daniel bisa memilih istri seperti itu."

"Jaman sekarang emang kalau udah punya uang, bisa seenaknya saja bersikap buruk kepada orang lain."

"Daniel salah pilih istri."

"Istrinya Daniel tidak baik, percuma cantik kalau sifatnya jelek."

Mayra menggelengkan kepalanya, matanya berkaca-kaca ingin menangis demi mendengar cemoohan orang-orang itu padanya. Ia tidak pernah melakukan hal itu, kenapa ada orang yang tega menyebarkan berita fitnah itu.

Bisik-bisik itu kian memanas hingga sampai ke telinga Daniel. Wajah pria itu sontak mengeras mendengar istrinya dijelek-jelekkan.

"BERHENTI MEMBICARAKAN ISTRIKU!" Daniel berteriak penuh amarah, ia berjalan cepat menuju Mayra dan langsung memeluk wanita itu segera.

"Daniel, kita hanya membicarakan fakta. Istrimu ini keterlaluan sekali, bagaimana bisa dia memukul wanita itu, dia seorang wanita, bagaimana bisa bertindak sangat kejam dengan wanita lainnya?" Sergah wanita bersanggul tampak paling tidak terima dengan hal ini.

"Apakah kalian tidak bertanya kenapa istriku melakukannya? Setiap tindakan yang dilakukan manusia, pasti ada unsur yang memancingnya. Tidak akan ada asap kalau tidak ada api Nyonya Berta." Daniel segera membantah tuduhan itu, ia kenal Mayra, wanita itu bahkan tidak tega untuk menyakiti seekor nyamuk. Jadi, apa yang dilakukan Mayra pasti bentuk pembelaan dirinya.

"Apapun alasannya, semua itu tidak dibenarkan Daniel. Mayra harus meminta maaf kepada wanita itu," ucap Nyonya Berta masih tidak terima.

"Tidak ada yang perlu meminta maaf, justru kalian yang harus meminta maaf kepada istriku. Kalian sudah membuatnya menangis," kata Daniel terus memeluk Mayra yang terlihat ketakutan itu.

"Kak Daniel, tolong buka mata Kakak. Video ini jelas sudah menunjukkan sifat asli Mayra. Kenapa kakak terus membelanya?" Keisya segera turun tangan, inilah saat yang tepat untuk membuat Daniel sadar kalau Mayra memang tidak sebaik itu.

"Tau apa kau? Mayra tidak pernah bersalah, aku akan membuktikan kalau istriku memang tidak bersalah," ujar Daniel dengan wajah mengeras.

Semua orang tidak lagi berbicara, jika diteruskan suasana pasti akan semakin memanas, padahal acara ulang tahun Papa Mahendra belum dimulai.

"Daniel, sebaiknya kau bawa Mayra ke kamarnya." Radha memijat kepalanya yang mendadak berdenyut pusing karena masalah yang terjadi hari ini.

Daniel tidak menyahut, tapi ia segera membawa Mayra pergi dari hadapan semua orang yang menatapnya begitu sinis. Termasuk Keisya yang mulai hilang akal melihat kebucinan Daniel pada Mayra.

Jika aku tidak bisa mempengaruhi kak Daniel sendiri, mungkin Tante Radha bisa. Aku yakin Kak Daniel pasti mau mendengarkan ucapan wanita itu.

Keisya menarik sudut bibirnya menjadi senyuman licik. Sepertinya ia harus berterimakasih pada orang yang telah menyebarkan video itu. Dengan video ini, Keisya yakin kalau kepercayaan keluarga Daniel pada Mayra pasti berkurang.

******

"Aku tidak melakukannya, Daniel." Mayra segera memberikan penjelasan begitu mereka sampai dikamar.

"Aku tahu, kau tidak perlu memikirkan ucapan mereka," sahut Daniel mengusap lengan Mayra menenangkan.

"Tadi itu Killa, dia datang ke kampus dan mengatakan hal yang aku tidak suka. Aku benar-benar tidak bermaksud melakukannya," kata Mayra mengusap wajahnya kasar, ternyata kedatangan Killa ke kampus tadi bukan ingin menghina dirinya. Tapi sengaja merencanakan video ini agar bisa menyebarkan berita tidak benar tentang dirinya.

"Killa?" Daniel mengerutkan dahinya, otaknya langsung bekerja dengan cepat. Ia tersenyum sinis saat ingat siapa wanita yang bernama Killa.

"Sudah, kau tidak perlu memikirkannya. Lebih baik kau beristirahat saja," kata Daniel membantu Mayra untuk rebahan di kasur.

"Tapi pestanya belum dimulai," kata Mayra menolak untuk tidur, ia tidak mungkin meninggalkan acara pesta itu begitu saja.

"Tidak perlu kesana lagi, aku yang akan mengatakan pada Mama nanti. Mama pasti mengerti," ujar Daniel lagi.

"Tapi Daniel, aku-"

"Sudah, menurut saja padaku. Jangan memikirkan hal yang membuatmu tidak nyaman. Lebih baik kau pikirkan bagaimana agar kau bisa dekat hamil," ujar Daniel berhasil membuat Mayra terdiam.

"Hamil?" Mayra tertegun sejenak.

"Ya, aku ingin segera memiliki anak. Apakah dia sudah tumbuh disini?" Ucap Daniel melembutkan suaranya, ia mengulurkan tangannya untuk menyentuh perut bawah Mayra.

"Apakah kau begitu menginginkannya?" Tanya Mayra dengan suara lirihnya, ia baru sadar jika selama ini dia masih terus mendapatkan tamu bulanan. Itu artinya dia memang belum hamil.

"Semua orang pasti menginginkan anak, aku tidak memaksamu. Jika belum ada, itu artinya aku harus lebih bekerja keras," kata Daniel mengulas senyuman menenangkan saat melihat perubahan diwajah Mayra.

"Daniel, aku serius," tukas Mayra cemberut.

"Aku juga serius, bagaimana kalau kita mencicilnya sekarang?" Ujar Daniel seraya menaikturunkan alisnya menggoda.

"Mencicil apa? Kamu pikir apa bisa dicicil segala?" Tukas Mayra melotot kesal.

"Kalau tidak mau dicicil, aku akan membayarnya secara kontan sekarang." Tidak membutuhkan waktu lama, Daniel segera mendorong Mayra ke ranjang dan langsung me lu mat bibir tipis istrinya.

"Daniel, dibawah masih banyak orang!" Pekik Mayra mencoba menahan Daniel sebelum bertindak lebih jauh.

"Biarkan saja," sahut Daniel tetap fokus dengan kegiatan favoritnya. Sebelum Mayra melancarkan protesannya lagi, ia langsung membungkam wanita itu dengan sentuhan-sentuhan yang membuat bibir wanita itu terus mengeluarkan suara.

"Tunggu dulu!" Mayra menahan dada suaminya sebelum pria itu melanjutkan ke hal lebih.

"Ada apalagi?" Daniel bertanya dengan nafasnya yang terengah-engah. Hasratnya sudah diubun-ubun tapi Mayra malah menghentikannya.

"Kau lupa belum menutup pintunya," ucap Mayra menunjuk pintu kamar yang masih terbuka sedikit.

"Biarkan saja." Daniel sama sekali tidak menggubris, ia kembali menenggelamkan wajahnya di bagian favoritnya. Ia dengan penuh naf su menciumi leher dan da da Mayra hingga membuat wanita itu tidak bisa menahan suaranya.

Keisya yang berdiri didepan pintu mengepalkan tangannya erat. Niat hati ingin mendengar Daniel dan Mayra bertengkar, tapi ia justru mendengar suara-suara menjijikan itu. Yang membuat Keisya semakin kesal adalah, ia melihat dengan mata kepalanya sendiri kalau Daniel begitu bernaf su pada istrinya.

"Mereka benar-benar menjijikan." Keisya segera meninggalkan tempat itu seraya menghentakkan kakinya dengan kesal.

Daniel tersenyum sinis saat mendengar suara hak sepatu yang berjalan menjauh. Ia kemudian mengangkat wajahnya sejenak dari keranuman yang baru saja dipujanya.

"Dia sudah pergi," ucap Daniel tersenyum kecil.

"Siapa?" Mayra terkejut mendengar ucapan Daniel.

"Tadi Keisya ada didepan pintu itu. Sekarang dia sudah pergi," ucap Daniel dengan santainya.

"Jadi, kau melakukan ini hanya untuk memanasi Keisya?" Tanya Mayra dengan wajah kesalnya, ia segera mendorong Daniel dari atas dirinya karena merasa pria itu hanya memainkannya saja.

"Hei, tentu saja bukan. Aku memang menginginkanmu, ayo lanjutkan lagi," kata Daniel segera membantah.

"Lanjutkan apa? Aku tidak mau, kau juga tidak menutup pintunya, kau sengaja memamerkannya pada Keisya?" Mayra semakin kesal dan tidak mau mendengarkan apapun alasan Daniel.

Daniel mengerutkan dahinya, ia segera bangkit itu menutup pintu lalu menguncinya.

"Untuk itulah aku belum membuka semuanya. Sekarang dia sudah pergi, kita sudah aman, ayo kita buatkan cucu untuk Mama." Daniel kembali menindih istrinya untuk memulai sesuatu yang mengasikan.

Mayra awalnya menolak, tapi ia tentu akan kalah jika Daniel sudah menggodanya dengan sentuhan yang memabukkan. Ditambah saat ia tahu jika ada yang menginginkan suaminya, Mayra semakin berani dengan berpindah posisi untuk memimpin percintaan. Malam itu keduanya benar-benar bergumul sangat panas dan menggila, mungkin jika kamar itu tidak kedap suara, semua orang bisa mendengar suara de sa han mereka yang saling bersahutan.

Happy Reading.

TBC.

1
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwkwkk Mayra udah pergi bari kamu terpikir utk membuang semuanya,Belum lagi masalah Kaysa lagi, selesaikan semuanya batu kamu bisa mencari dan membawa Mayra kembali..
Qaisaa Nazarudin
Itu juga KEBODOHAN mu sendiri,Masih aja mau diajak sama musuh,bego banget..
Qaisaa Nazarudin
wkwkwwkwk mampos kau Bego..
Qaisaa Nazarudin
Udah malas aja bacanya.. Peran Mayra yg terlalu LEMAH DAN BODOH bin OON..KERAS KEPALA..
Qaisaa Nazarudin
Mayra pikiran cetek,Noh benar tuh apa yg Suami kamu bilang, Ngapain dengerin kata meraka..
Qaisaa Nazarudin
Tiada siapa yg meminta dilahirkan dari wanita mana, Wanita yg bagaimana,wanita Seperti apa...
Qaisaa Nazarudin
Harusnya kamu salahkan si Brandon,ngapain nangis2..
Qaisaa Nazarudin
Mending kamu cari Cewek lain aja Jack,Killa bukan Cewek yg baik utk mu..
Qaisaa Nazarudin
Wanita GILA,udah dibilang kalo Mayra kesini sama SUAMInya..Ntar kamu sendiri yg malu..
Qaisaa Nazarudin
TOLONG DONG PANGGILANNYA DIRUBAH,JANGAN TUAN..KAYAK BABU SAMA MAJIKAN AJA,GAK ENAK BANGET DENGERNYA..🤦
Qaisaa Nazarudin
Ilfil aku denger panggilan TUAN nya..🤦🤦🤦🙇🙇
Qaisaa Nazarudin
Ckk ternyata udah mau Nikah..🙇
Qaisaa Nazarudin
Bikin Jack jadi PEBINOR, Biar kebakaran jenggot si Daniel,Kita lihat sampai di mana batas GENGSI dan EGO nya seorang Daniel..
Qaisaa Nazarudin
Gengsi aja di gedein..kalian pasangan halal,gak ada salahnya tidur berdua,Makanya aku paling ilfil PERNIKAHAN kontrak siap dgn surat perjanjian,Tapi hujung2 nya jatuh cinta,Ckk DRAMA banget..
Qaisaa Nazarudin
Kenapa Harus Daniel yg turun tangan sendiri,Gak mungkin kan Daniel gak punya anak buah...🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Terus barang2 Mayra di kamarnya yg di Villa itu gimana? ditinggalkan gitu aja..
Qaisaa Nazarudin
Tampa pemansan,ya sakit lah ogeb..
Qaisaa Nazarudin
Kenapa Mayra di kasih watak WANITA LEMAH sih..
Qaisaa Nazarudin
Pria Gila..
Ayu Song
seru bnget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!