NovelToon NovelToon
VR Game World Of Apocalypse ( Aku Bermain Sebagai Zombie )

VR Game World Of Apocalypse ( Aku Bermain Sebagai Zombie )

Status: tamat
Genre:Zombie / Evolusi dan Mutasi / Game / Tamat
Popularitas:199.6k
Nilai: 5
Nama Author: Rafli Ananda

Ditahun 2045 Game yang mana digemari oleh banyak orang telah berevolusi menjadi sebuah dunia yang dapat dimasuki lewat kesadaran, dan saat game-game VR bermunculan salah satu dari game tersebut adalah World of Apocalypse sebuah game online yang mana berbeda dari yang lainnya dan juga menyimpan banyak misteri didalamnya. Reno adalah salah satu dari para player yang bermain didalam game tersebut, tetapi saat dia dan temannya membentuk sebuah party penjelajahan dia menemukan sebuah kesempatan misterius yang akan mengubah nasibnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rafli Ananda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33 Player tingkat atas

Setelah selesai menghabisi para player yang mengincar dirinya Reno sama sekali tidak menyadari kalau ada seorang player dengan statistik tiggi yang melihat kearahnya, player itu melihat kearah Reno dari atas sebuah bangunan dan menggunakan senapan laras panjang miliknya dia lalu membidik kearah Reno. “Trraasskk…” dengan bidikannya yang sangat jauh dia membidik Reno, dari jarak lebih dari 5 Km player tersebut lalu “Trrasskk…” menembakkan senapan miliknya kearah Reno.

“Gaaahhkk…” tembakan tersebut sangat tepat sasaran mengenai dada Reno, dan karena tembakan itu Hp miliknya berkurang secara drastis dan hanya tersisa 12%.

“Hahahaha…. kena, sekarang mari kita bunuh dia” kata player itu, dia menggunakan item tudung hitam yang dapat menutupi identitasnya.

Melihat ada seorang player yang mengarah ke arahnya Reno dengna cepat langsung berlari kearah dekat bangunan sekitarnya, dia berusaha untuk berlindung didalam bangunan sekitar. Dan ketika Reno melihat ada sebuah truk hancur disana dia lalu langsung dengan cepat berlindung kebelakang truk tersebut, melihat Reno yang mana telah terluka player tersebut langsung menambah kecepatannya dan bersiap dengan senjata cadangan miliknya.

“Hehehhe… mau lari kemana kau ini” kata player itu “Srriiinggss…” dengan sebuah pisau panjang dia mengincar Reno, lalu saat dia bergerak kearah truk hancur tersebut dia tidak melihat Reno dan hanya menemukan sebuah item pemulihan yang telah habis dipakai.

“Mati kau” kata Reno yang muncul dari atas truk rusak tersebut, “Buusskk…” dengan kekuatan pukulannya Reno memukul player yang menggunakan jubah tersebut.

“Sialan dia menjebakku rupanya” pikir player yang menggunakan jubah tersebut, Reno yang mana telah berlindung dibalik truk rusak tersebut langsung dengan cepat memakai item pemulihan, dan ketika dia mendengarkan suara langkah kaki dari player itu dengan cepat Reno melompat keatas truk rusak itu dan berjalan kearah belakangnya untuk melancarkan serangan dadakan.

“Srrriingggss…” player itu lalu mulai menggunakan pisau miliknya untuk menyerang Reno, “Buusskk…” tetapi dengan cepat Reno menggunakan tendangannya untuk menghempaskan player itu. “Crrassk…” lalu menggunakan crosbow miliknya Reno membidik player tersebut dan “Trrasskk…” dia menembakkan lima buah anak panah berukuran 15 cm yang mana seperti jarum yang tajam, melihat tembakkan dari Reno “Wuussh…” player itu lalu berguling dan menghindari 3 dari 2 anak panah yang Reno tembakkan.

“Buussh…” melihat tembakkannya berhasil dihindari Reno langsung bergerak maju untuk mendekari player itu, dengan menggunakan kakinya Reno berusaha menendang player tersebut “Trranggsskk…” tetapi menggunakan pisau miliknya player itu berhasil menahan tendangan dari Reno. Lalu Reno langsung melompat mundur sambil menembakkan panah lagi “Trrasskk…” karena tendangan Reno barusan player itu jadi tidak dapat menghindari tembakan tersebut “Crrasstt…” dan dia terkena serangan telak bahkan jubah miliknya rusak karena tembakan itu.

“Tunggu sebentar tanda itukan” kata Reno yang mana terkejut melihat sebuah lambang segitiga ungu yang ada di bahu kanan player tersebut.

“Sialan tampaknya aku sudah ketahuan” kata player tersebut, “Crrasskk…” dia mengoyak jubah miliknya dan menunjukkan identitasnya.

Dia adalah salah satu player top dari guild Triniti, Torture yang dikenal sebagai sang pembantai disebut begitu karena dirinya sering melakukan PK pada para player yang mana adalah musuh dari guildnya, melihat tindakannya itu para petinggi dari guild Triniti tidak melakukan apapun karena tindakannya itu menguntungkan bagi guild Triniti. Melihat dirinya yang ada disini Reno dapat mengetahui satu hal yang pasti, kalau dia sama sekali tidak dapat mengalahkan Torture.

Nama : Torture

STATUS PLAYER :

STR ( Kekuatan ) : 78 + 10

AGT ( Kelincahan ) : 120 + 25

DEF ( Ketahanan ) : 50 + 10

INT ( Kepintaran ) : 30 + 5

“Nah… kalau begitu bagaimana kalau mulai seriu sedikit” kata player Torture.

“Cih… aku harus membuat beberapa celah jika ingin mengalahkannya” pikir Reno.

“Buusshh…” dengan cepat Torture langsung berlari kearah Reno dan menggunakan pisau ditangan kirinya dia menyerang kearah Reno, tetapi Reno yang mana terbiasa menggunakan karakter tipe kecepatan dapat menebak arah serangan Torture dan menghindari serangan miliknya, “Srriinggss…” dengan cepat pisau Torture melewati tubuh Reno.

“Heheh…. Lumayan juga, Skill Second Attack” Torture lalu mengaptifkan skill miliknya, “Zrringgss…” lalu sebuah bayangan yang mana mirib dengan tangan kiri Torture langsung muncul dan “Crrasskk…” menusuk Reno yang telah berhasil menghindari serangan dari Torture.

“Ghhkk… apa-apaan itu tadi, apakah itu skill miliknya” pikir Reno yang menerima serangan cukup parah dan membuat Hp miliknya tersisa 30 %.

“Ping-ping-ping…” lalu karena senjata pisau milik Torture sistem game memberitahu Reno kalau dirinya terkena status negatif berdarah, Reno langsung kehilangan 0,5% Hp miliknya setiap 15 detik selama 30 menit.

“Hahahha…. kau bahkan bisa beraksi dengan itu, sudah kuduga kau memang berbahaya” kata Torture, dia melihat Reno bergerak sedikit kearah belakang sebelum Torture menusuk jantungnya.

“Kelihatannya aku hanya bisa kabur” pikir Reno, “Crranggss… Tringgss…” Reno lalu mengambil granat asap dari penyimpanannya dan melemparkannya kebawah, “Trrasshhhkk….” Granat asap tersebut langsung meledak dan mengeluarkan asap keseluruh area disekitar sana.

Melihat hal itu Torture langsung berlari kearah daerah tinggi, “Trranggss… Trranggss… Bomnggs…” dia melompat kearah sebuah mobil yang rusak disana dan melompat lagi kearah sebuah gedung lalu disana dia mencari-cari keberadaan dari Reno. Setelah mencari beberapa detik dia pada akhrinya menemukan Reno yang mana sedang menggunakan item pemulihan tingkat tinggi.

“Wow… dia kelihatannya cukup kaya, satu item pemulihan seperti itu bisa menghabiskan paling tidak 5 gold koint” kata Torture.

Sementara itu Reno yang merasakan sebuah bahaya melihat kalau Torture sudah berada disebuah gedung, dia membidik kearah Reno di lantai tiga gedung tersebut “Buushh…” dengan cepat Reno lalu langsung berlari kearah sebuah gang kecil yang tertutup. Tetapi Torture yang sudah mengunci dirinya mulai tersenyum.

“Heheheh… skill Double Attack” dengan skill miliknya sebuah energy lalu masuk kedalam senapannya, “Taarrsskk…” dan ketika Torture menembakkan senapannya peluru yang dia tembakkan membelah diri menjadi dua dan mengincar kaki Reno.

“Crrasstt… Crrasstt…” kedua peluru tersebut dengan sangat tepat mengenai kaki Reno, dan karena hal itu Reno terkena status negatif yaitu penghambat gerakan, Reno yang mana sedang berlari tersebut menjadi sangat lambat kemudian Torture yang melihat gerakan Reno langsung dengan cepat melompat turun dari gedung itu. Melihat Torture sudah mengejarnya Reno merasa sudah pasrah, “Grroaarr…” tetapi ketika dia melihat dua Zombie yang ada didepannya dengan cepat “Taaskk…” Reno memegang leher salah satu Zombie tersebut.

“Hahahha… kau tidak akan bisa lari” kata Torture yang mana masu kedalam gang kecil tersebut, tetapi saat dia berusaha untuk mengejar Reno “Wuussh…” dia dikejutkan dengan sebuah Zombie yang terlempar kearahnya.

“Srrasstt…” dengan mengunakan pisaunya Torture berhasil mengalahkan Zombie tersebut dengan mudahnya, “Wuussh…” tetapi satu Zombie lagi terlempar kearah dirinya dan “Crrasstt…” dengan mudah Torture langsung menglahkannya menggunakan pisau miliknya.

“Sialan kau, beraninya kau melemparkan benda menjijikan itu kearahku” kata Torture.

“Akan kulemparkan sebanyak yang aku mau” kata Reno, “Wussh… Wussh…” dia lalu melemparkan kedua Zomibie yang dia cekik ditangan kanan dan kirinya.

Bersambung…..

1
penggemar_Uangkecil?!
👍
penggemar_Uangkecil?!
👍
penggemar_Uangkecil?!
👍
penggemar_Uangkecil?!
👍
penggemar_Uangkecil?!
👍
penggemar_Uangkecil?!
👍
penggemar_Uangkecil?!
👍
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
penggemar_Uangkecil?!
👍
pembacasetia
novel bagus tapi kok agak sepi
Rafli Ananda: banyak yang baca namun gk like sama komen, ngomong-ngomong terimakasih sudah mampir membaca karya saya
total 1 replies
Ya Fi
pakai sendiri saja reno, jang di kasih orng lain
Ya Fi
Luar biasa
Jus Manidar
Ditunggu S2 nya
Wahyu agung Maulana akbar
sangat bagus novelnya 👍🏻
black
wah, wah, wah, jangan-jangan?
Ramdan Al-qatiri
dieps sebekumbya tall boy namanya daniel tapi disini dganti sama dg red flame . author ny ga konsisten atau lupa dg karakternya sendiri
Rivan J: aku membuat cerita tentang zombie dengan protagonis seorang serial killer. kalo tertarik mampir ya kak.
total 2 replies
Ramdan Al-qatiri
latar belakang nya perkuliahan atau masih sma . si reno dibilang nya mahasiswa tapi temeny disebut siswa siswi dan guru nya bukan dosen
Rivan J: aku membuat cerita tentang zombie dengan protagonis seorang serial killer. kalo tertarik mampir ya kak.
total 2 replies
Liar Marabunta
up
Arfi Jav
?
Arfi Jav
iya thu! kata² terakhir ny merusak imanijasi langsung
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!