NovelToon NovelToon
Touch Me, Mr. Cassanova

Touch Me, Mr. Cassanova

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Cintamanis / Nikahmuda / Mafia / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 5
Nama Author: Mommy_Ar

"Di tinggal pas lagi sayang-sayange."

Mungkin, istilah kata itu sangat tepat untuk seorang gadis bernama Faiz. Menjalin hubungan sejak dirinya masih duduk di bangku kelas SD. Hingga saat selesai masa putih Abu-Abu. Di berikan janji dan impian setinggi langit, namun pada akhirnya di tinggalkan begitu saja oleh sang kekasih.

Perjuangan dan pengorbanan dia lakukan untuk merebut kembali kekasihnya dari tangan para pelakor. Mampukah Faiz mengembalikan sang kekasih ke dalam pelukan nya?

Ataukah, Faiz malah menemukan laki-laki lain yang bisa membuatnya untuk. Move on dari cinta pertama?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy_Ar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sahabat mama Nisa

...~Happy Reading~...

Tidak hanya teman dan sahabat Faiz yang datang. Melainkan teman dan sahabat dari Edward juga ikut hadir. Teman dari para orang tua dan tante keduanya juga ikut memeriahkan acara pernikahan Edward dan juga Faiz.

“Denis!” panggil seorang wanita yang seumuran dengan mama Nisa.

“Michele!” pekik nya terkejut dan keduanya pun langsung berhambur saling berpelukan, karena sudah cukup lama tidak pernah bertemu.

Karena sejak beberapa tahun terakhir, Michele berada di luar negri bersama sang suami. Sementara putra nya ia tinggalkan di Jakarta seorang diri. Dan kini setelah ia mendapatkan undangan dari Nisa, barulah ia pulang untuk sementara sebelum akhirnya nanti ia harus kembali ke luar negri lagi.

“Gue gak nyangka lo bakal jadi mertua secepat ini,” kata Michele menangis terharu.

“Hihihi, udah lah. Jangan di bayangin. Oh ya, kapan lo pulang?” tanya Nisa melepaskan pelukan nya.

“Semingguan yang lalu.”

“Lo kesini sama siapa? Aldi mana? Renata gak datang juga?” tanya Nisa sedikit kecewa.

“Renata kayaknya gak bisa datang. Dan suami gue lagi sibuk. Makanya gue sama anak ganteng gue, dia juga gak kalah kok dari bapak nya,” ucap Michele terkekeh geli.

“MasyaAllah, ganteng sekali kamu Fa’az,” kata Nisa memuji ketampanan laki- laki bertubuh tinggi di belakang sahabat nya tersebut.

“Rencana perjodohan kita batal. Kita gak jadi besanan, karena kamu udah berbesan sama Leon, huhh,” dengus Michele sedikit memberengut.

“Edward juga tak kalah ganteng kok,” kata Nisa terkekeh, “Dan juga, dia anak yang baik. Dan sudah dewasa. Kalau Fa’az, dia masih bocah Michele. Baru juga lulus kan? Seumuran sama Faiz.”

“Kamu lupa, dulu aku dan Aldi gimana?” kata Michele seolah tak ingin kalah berdebat.

“Itu sih elo nya yang gatel!” cetus Nisa dan langsung memukul bahu Michele dengan gemas.

“Sialan!” umpat Michele lalu keduanya tertawa bersama.

“Ma, Fa’az mau ke sana dulu. Ada temen Fa’az disini,” ujar Fa’az lalu segera pergi, setelah mendapatkan anggukan kepala dari mama nya.

Di pelaminan, Faiz sudah mengeluh kaki nya begitu sakit karena memakai hells terlalu tinggi. Merasa sudah tidak ada tamu yang mendatangi nya, akhirnya ia memutuskan untuk melepaskan sepatunya dan melemparkan nya di bawah kolong kursi pelaminan.

“Kak, nanti pijitin Faiz yah,” kata Faiz yang langsung menyandarkan kepalanya di bahu sang suami.

“Nanti kita panggil petugas Hotel untuk mijit ya,” ujar Edward seraya mengusap kepala istri nya.

“Dih kenapa petugas sih. Buat apa coba punya suami, gak peka banget deh ah!” cetus Faiz dan langsung mengangkat kepala nya serta menjauhkan nya dari Edward.

“Harusnya yang bicara begitu Kakak, lah. Harusnya kamu yang mijitin kakak,” kata Edward menghela nafas nya dengan berat.

“Enak aja, yang pakai sepatu hak itu Faiz bukan kakak. Jadi yang capek Faiz, kakak bisa gak sih kalau gak bantah omongan Faiz sekali aja!” ucap Faiz mendengus kesal.

“Kamu sendiri bisa gak kalau gak bantah omongan suami, hem!” kata Edward menekankan kata suami, seketika membuat Faiz langsung terdiam.

“Baru beberapa jam aja udah ngajak perang, gimana sehari, seminggu, sebulan atau setahun!” cetus nya dengan kesal.

“Tapi ada perang yang bisa nyatuin kita juga kok, tenang saja,” bisik Edward di telinga Faiz, seketika membuat Faiz langsung menelan saliva nya.

Faiz bukan gadis polos yang tidak mengerti apapun. Percayalah otak dia sudah terkontaminasi oleh zat zat kotor yang sering di kirimkan oleh Edward selama ini. Jadi ia sudah pasti langsung mengerti dengan apa yang di bisikkan oleh sang suami barusan.

...~To be continue .......

1
Lalisa
waduh anakmu Ed 😂😂
Lalisa
wkwkwk
Lalisa
saking nyeseknya Calvin
Lalisa
kasian Calvin
Lalisa
omg
Lalisa
ancamannya sangat menakutkan buat bang kai wkwkwk
Lalisa
😂😂😂😅
Lalisa
bhahahaha 🤣🤣
Lalisa
🤣🤣🤣🤣💃
Lalisa
yah belum ²dh ketahuan aja nih dramanya
kurang pinter ngeboongnya 😂😂😂
Lalisa
genius Faiz 😂😅
Lalisa
astaga Faiz 😂😂
Lalisa
kelakuan anaknya om Abbas nih ckckck
Lalisa
ruwet ruwet dah😂🫣
Lalisa
waduh kacau ni fayya
Lalisa
🤣🤣🤣🤣
Lalisa
eits apaan tuh
Lalisa
omeygatt
gitu ko bangga anda ya 😅🤣🤣🤣
Lalisa
ada cerii nya 😅😅
hayasna
faiz namanya sama kaya temen aku, tapi temen aku cowo aduh setiap baca namanya jadi ke inget wajah dia😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!