Shu Xiang Li seorang gadis yang kehilangan kekasihnya, Lian Cheng. membuatnya patah hati dan merasakan kesedihan yang mendalam, tiga tahun kemudian Xiang Li melihat seorang pria yang tidak lain adalah pengusaha sukses pemilik Li Yuan Group yang bernama Li Zheng Yuan, yang sangat mirip dengan Lian Cheng.
Apa reaksi Xiang Li saat melihat Li Zheng Yuan yang mirip dengan kekasihnya yang telah meninggal itu?
Dan apa reaksi Zheng Yuan di saat bertemu dengan wanita asing yang tiba-tiba memeluk dan menangis di pelukannya?
Di saat Li Zheng Yuan menyelidiki tentang Fan Lian Cheng dia mengetahui satu kebenaran yang membuatnya marah besar terhadap Ayahnya, Li Suen.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Perasaan dekat
"Benar! semua ucapan ku itu hanya untuk menyenangkan mu semata, kau terlalu yakin pada diri mu sendiri, apa kau mengira jika aku menyukai mu selama ini? kau adalah istri orang mana mungkin aku bisa tertarik pada mu, dan aku yakin kau juga sudah di usirkan oleh Li Zheng Yuan?"
"Apa kau benar-benar bekerjasama dengannya untuk memerangkap ku?" tanya Shen Ni dengan perasaan hancur
"Benar, dia telah membayar sejumlah uang hanya untuk memerangkap mu, rekaman itu memang sudah ku letakkan di kamar itu untuk di jadikan bukti bahwa kau berhubungan dengan seorang pria di kamar hotel" jawab Shu Yang dengan senyum jahat
"Kenapa kau begitu tega? kita sudah lama bersama dan kenapa kau menyakiti ku?"
"Sudah lama bersama bukan berarti kita saling mencintai kita hanya saling memuaskan saja"
"Kau sangat keterlaluan" bentak Shen Ni yang kesal dan ingin melayangkan tangannya akan tetapi di tahan oleh Shu Yang
"Ingin menampar ku? kau mengira diri mu siapa? apa kau anggap diri mu ini sangat berharga? suami mu itu sangat menyayangi mu tapi kau malah ingin hartanya dan kau kalah di tangan putranya, dan sekarang kau telah kehilangan segalanya di usir tanpa satu sen pun, kau sudah di buang" bentak Shu Yang dengan ngehina
"Diam, kau keterlaluan, aku ingin kau bertanggung jawab terhadap anak mu ini" teriak Shen Ni dengan histeris
"Bertanggung jawab? jangan berharap, pergi sanaa" bentak Shu Yang yang menarik kasar lengan Shen Ni dan mengusir wanita itu dari Apartemennya, setelah mengeluarkan Shen Ni, Shu Yang juga melempar 2 koper Shen Ni keluar dari tempat tinggalnya
"Jangan mencari ku lagi, aku tidak akan menikahi mu, wanita tua" bentak Shu Yang dengan nada kesal dan langsung menutup pintunya
"Buka pintunya..bukaa..." teriak Shen Ni dengan histeris
"Apa ini bagus kau mengusirnya? dia telah hamil" kata Hebe yang di tutupi selimut
"Biarkan saja, mari kita lanjutkan" jawab Shu Yang yang membuka selimutnya dan melanjutkan aksinya yang terpaksa dihentikan tadi
Shen Ni hanya bisa menangis dengan histeris karena dirinya di usir oleh pria yang dia cintai selama ini, selain itu dirinya telah hamil anak dari pria itu, selain pakaian Shen Ni juga tidak membawa barang emas dan satu sen uang di sisinya, begitu hampa dan hancur yang dia rasakan
"Apa salah ku? kenapa kalian begitu kejam pada ku? Li Suen, aku menjadi istri mu bukan dalam jangka waktu yang pendek tapi kau begitu tega dan kejam terhadap ku, aku di buang oleh mu begitu saja, jika bukan karena mu maka aku akan tidak seperti ini, Shu Yang juga tidak akan mengusir ku" batin Shen Ni dengan menangis histeris
Apartemen Xiang Li
"Xiang Li, setelah bekerja di Li Yuan dalam waktu sebulan ini apa perasaan mu?" tanya Su La yang sedang makan malam bersama Xiang Li
"Aku sudah terbiasa, awalnya merasa tertekan karena bekerja di perusahaan besar jadi aku ragu bisa bertahan" jawab Xiang Li sambil menyantap makanannya
"Kau sangat rendah diri, diri mu itu ada kemampuan tapi malah tidak percaya diri"
"Aku hanya agak khawatir saja"
"Tenang saja, kita bekerjasama jika ada kesulitan maka kita akan saling membantu"
"Terima kasih, kau memang sahabat terbaik ku" ucap Xiang Li dengan senyum
Setelah selesai makan malam Su La kembali ke rumahnya, tinggallah Xiang Li yang seorang diri di kamarnya sambil melihat foto kekasihnya yang telah meninggal itu
"Lian Cheng, aku hidup dengan baik di sini, dulu aku tidak pernah memikirkan jika aku akan datang ke Shang Hai, tapi sekarang aku sudah terbiasa, pemandangan sini sangat indah dan rekan sekerja juga baik, hanya saja tanpa mu tetap merasa ada yang kurang, Lian Cheng aku selalu merindukan mu" kata Xiang Li yang sedang melihat foto kenangannya
"Kenapa aku selalu saja merasakan kehadiran mu di sisi ku? apalagi di saat melihat Zheng Yuan padahal dia bukan diri mu tapi aku malah merasa ada perasaan sangat dekat dengannya, apa ini karena wajah kalian yang mirip? tapi bagaimana pun dia tetap dia, dia dan kau adalah dua orang yang berbeda" batin Xiang Li
Villa Zheng Yuan
Jam dinding menunjukan pukul 11.00 malam, di saat itu Zheng Yuan masih fokus dengan komputernya
Tap...tap...tap...~✓
Bunyikan ketikan yang tiba-tiba berhenti
"Ada apa dengan ku? kenapa aku malah memikirkan dia? kenapa selalu saja wanita ini muncul di pikiran ku, sebenarnya ada apa dengan ku selalu saja merasa ada perasaan aneh terhadapnya" batin Zheng Yuan yang sedang duduk bersandar
"Perasaan aneh? perasaan yang dekat padahal aku tidak mengenalnya dengan baik, sebelum Li Na Papa selalu saja melakukan perjodohan untuk ku dan banyak wanita yang ku temui tapi tidak ada yang bisa membuat ku merasakan seperti itu, sebuah perasaan yang cukup dalam, kenapa setelah mengenalnya aku malah ingin selalu mendekatinya" gumam Zheng Yuan
Keesokan harinya
Xiang Li datang bekerja bersama sahabatnya, Su La. di waktu yang sama Zheng Yuan tiba dengan mobil mewahnya di saat itu Xiang Li dan Su La sedang berjalan menuju pintu masuk Li Yuan
"Xiang Li" suara panggil Zheng Yuan yang keluar dari mobil
"Tuan Li" sapa serentak Xiang Li dan Su La yang menoleh ke arah atasan mereka
"Xiang Li, nanti kamu harus hadir dalam rapat" kata Zheng Yuan
"Hadir? kenapa? bukankah itu bukan bagian ku?"
"Aku membangun proyek baru di Qing Dao jadi aku ingin kau dan Fa Wei sama-sama membantu ku" jelas Zheng Yuan
"Tapi aku takut tidak bisa" jawab Xiang Li dengan ragu
"Jangan meragukan diri sendiri, sebelum mencobanya kau tidak akan tahu, lagi pula ini kerjasama kita dan kau harus yakin pada diri mu sendiri"
"Terima kasih, tuan Li. aku akan berusaha" ucap Xiang Li dengan sopan
"Sampai jumpa nanti" kata Zheng Yuan yang berjalan menuju ke dalam perusahaan
"Selamat, kau mendapat kesempatan bekerja di samping bos kita" ucap Su La dengan senyum
"Apa ini baik menurut mu?"
"Kenapa? bos saja tidak meragukan mu, tapi kau malah ragu pada diri sendiri"
"Hanya saja kami akan lebih sering bertemu" kata Xiang Li dengan khawatir
"Kenapa kau malah merasa khawatir? bos kan pria baik"
"Bukan, selama ini aku ingin menjaga jarak tapi ini malah semakin dekat"
"Sudahlah! Xiang Li, kau harus melepaskan yang dulu, dan kau hanya perlu ingat pria di depan mu ini adalah bos kita"
"Iya aku akan selalu ingat"
Sambil menunggu up silahkan mampir ke karya saya yang lain ya..
terima kasih sudah mampir kk😊😊😊😊
Mafia Berdarah Dingin ( tamat)
Gadis Amnesia dan Pria Misterius ( TAMAT)
"Gadis Incaran Pengusaha ( Tamat)
Pembunuh Profesional (On Going)
Mafia Berhati Malaikat ( On Going)