NovelToon NovelToon
Dea I Love You

Dea I Love You

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Perjodohan / Tamat
Popularitas:5.2M
Nilai: 5
Nama Author: Sept

"Aku ingetin, jangan sampek kamu jatuh cinta! Aku nikahin kamu karena terpaksa!"

"Sorry, pria seperti kamu bukan tipeku!" cetus Dea pada pria yang berdiri di depannya dengan sombong dan angkuh.

"Kamu yang bukan tipeku!" Daniel tidak mau kalah. Sebab Dea benar-benar gadis di bawah standard. Untuk nilai, bagai pria sesukses dirinya, Dea memiliki nilai F.

Yuk kenalan sama penulis, Instagram :
Sept_September2020

Baca juga karya Sept yang sudah Tamat
Rahim Bayaran
Istri Gelap Presdir

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sept, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Maling Teriak Maling

Dea I Love You

Bagian 33

Oleh Sept

Rate 18 +

"Mau ke mana?" suara Daniel membuat Dea langsung berhenti melangkah.

Sudah sejak pagi pria itu menunggu Dea keluar dari kamar. Persis seperti dugaannya, pasti Dea keluar apartment dengan mengendap-ngendap. Berusaha menghindar dari dirinya. Sampai detik ini, Daniel tidak tahu penyebab Dea terus menghindar.

"Kampus lah," Dea sudah menenteng tas, dengan membusungkan dada ia melewati Daniel. Ia masih sebal dengan pria tak punya hati tersebut.

"Aku antar!"

"Nggak usah! Udah ada yang jemput!" Tanpa pamit, Dea langsung menuju lantai bawah. Ia buru-buru pergi agar Daniel tidak mengejarnya.

"Hey!" pekik Daniel, namun tidak ada yang mengubris. "Anak itu!" gumam Daniel menahan kesal. Dengan langkah cepat, Daniel pun mengejar Dea. "Cepat sekali anak itu!" Daniel terus saja ngedumel sembari berjalan.

Ketika sudah sampai depan apartment, ia menoleh ke kanan dan kiri mencari keberadaan Dea. Tapi tidak ada, sejenak kemudian malah terdengar suara klakson yang nyaring tidak jauh dari sana.

Bremm ... Bremm ... Bremm

Wush ...

Dea hilang bersama angin, istrinya itu pergi dibawa pria lain naik motor.

"DEAAA!" Tangan Daniel mengepal menahan jengkel pada istri kecilnya itu. Mengapa bandel sekali, membuat kepalanya pusing. Tidak bisahkah Dea nurut dan nggak macam-macam?

Egois sekali, dia sendiri macam-macam dengan Dara. Tapi melihat Dea dibonceng pria lain kok kebakaran jengot. Ini yang namanya hukum alam, adil, karma. Sukur!

***

Perusahaan Astro Group, di sebuah gedung yang menjulang tinggi, di dalam sebuah ruang meeting, tatapan Daniel terlihat kosong. Bahkan saat rapat usai ia masih saja diam, membuat beberapa peserta rapat heran dan tidak ada yang berani meninggalkan ruangan, meski rapat telah usai.

"Sekretaris Kim, ada apa dengan bos?" tanya rekan kerja Kim sambil bisik-bisik.

Pasti urusan wanita lagi, Kim pun maju sedikit. Pria itu berbisik, membuat Daniel terhenyak kaget. Beberapa staff hampir kelepasan untuk menahan tawa.

Sadar, beberapa orang menertawakan dirinya. Daniel langsung melongarkan dasinya.

"Ehem ...! Rapat ditunda!" Daniel berdiri dan meninggalkan ruangan.

Sekretaris Kim memejamkan mata, duh. Rapat sudah selesai, apanya yang ditunda? Bos Daniel benar-benar sudah oleng.

Semua orang tidak berani bersuara, begitu pintu tertutup. Para staff malah cekikikan menahan tawa. Ada apa dengan CEO mereka? Berbeda sekali seperti biasanya yang tegas dan dingin.

Ruang kerja Daniel.

"Ada masalah, Tuan?" Sekretaris Kim menatap ragu ketika hendak bertanya. Namun, ia juga pemasaran. Apa yang membuat Daniel tidak konsentrasi.

"Kim ...!"

"Ya Tuan."

"Selidik siapa saja yang dekat dengan Dea, kali ini kerjakan dengan benar!" titah Daniel dengan wajah dingin. Ia tidak mau Kim menyembunyikan hasil penyelidikan seperti sebelumnya.

Kim hanya mengangguk, ia tersenyum kecut.

***

Kampus biru. Melihat Dea masuk kelas, Metty langsung menarik keluar tangan sahabatnya.

"Mau ke mana?" teriak Vino.

"Ish ... lo di sini aja, urusan cewek!" jawab Metty sembari terus berjalan sambil mengandeng tangan Dea.

Di sebuah bangku taman di bawah pohon rindang dengan ditemani angin sepoi-sepoi yang bertiup, terliha Dea sedang diintrogasi oleh Metty.

"Lo baik-baik aja kan?" tanya Metty. Matanya memindai sekujur tubuh Dea.

Dea mengangguk.

"Syukulah, sorry semalem gue mau cegah laki lo. Tapi ... gue gak bisa apa-apa."

"Gak apa-apa."

"Terus gimana hubungan kalian? Semalem tidur sama siapa?" Metty mulai menjurus.

Alis Dea menungkik tajam ke bawah, apa-apaan sih Metty. Pertanyaan mendekati area pribadi.

"Tidur sendiri lah!" jawab Dea sebal.

"Ya ampun ... mubazir Deaaaa, cowok cakep kaya gitu lo angurin!"

BUKKKK

Metty mendapat pukulan keras dari Dea. Katanya kemarin mau bikin pembalasan, mau bejek-bejek. Ini kok seolah ada di pihak Daniel, Dea jadi sangsi. Metty ini di kubu siapa?

"Lo masih temen gue kan, Mit?"

"Hehehe ... gue cinta damai, kalau gue pikir-pikir. Sepertinya gue kemari terlalu emosi, tekanan darah gue pas lagi naik parah," kelit Metty.

"Mitiiii!" sentak Dea kesal.

Sahabat Dea tersebut malah melempar senyum tak jelas. Ada udang di balik bakwan. Ini sepertinya akal-akalan Metty saja dukung Daniel. Gadis itu sepertinya memiliki rencana terselubung.

Karena kelas mau mulai, keduanya pun meninggalkan taman. Berjalan sambil bercanda seperti biasanya.

Sore hari, langit sudah berwarna jingga merata. Sebenarnya sudah tidak ada kelas sejak beberapa waktu lalu. Hanya saja Dea malas pulang. Malas bertemu dengan Daniel, jika ingat Daniel, Dea juga ingat wanita yang bersama Daniel saat itu. Hanya membuat ia geram saja. Apa Dea mulai cemburu? Entahlah.

"Mau sampai kapan di sini?"

Dea mendongak, menatap pemilik suara yang tidak asing tersebut.

"Ngapain di sini?" tanyanya ketus pada Daniel yang berdiri di sampingnya.

"Dea ... cukup bersikap kekanak-kanakan. Ada apa denganmu?" sentak Daniel yang tidak tahan dengan sikap Dea yang terlihat masih uring-uringan dan tidak menurut.

"Kekanak-kanakan?" Dea menatap benci.

"Lalu apa namanya? Kabur nggak jelas, marah nggak jelas. Kalau ada masalah ngomong. Jangan kaya anak kecil, lari dari masalah."

Kesal dikatakan anak kecil, apalagi oleh pria yang sudah membuatnya tidak perawan lagi. Dea lantas pergi meninggalkan Daniel. Sambil berjalan bibirnya komat-kamit merutuki pria tersebut. Pria yang kini menyusulnya di belakang.

"Mau kabur ke mana lagi? Mau ketemu sama pria lain? Ingat Dea! KAMU WANITA YANG SUDAH MENIKAH," teriak Daniel.

Suasana menjadi dingin, apalagi banyak pasang mata yang memperhatikan keduanya. Dea memejamkan mata sejenak kemudian berbalik. Bersambung.

1
juwita
gila si kuda istri sendiri di kasih obat laknat🤣🤣
juwita
kudaniel cicing wae di tium" coba klo istri nya yg ky gitu dgn laki" lain apa g tantrum dia
juwita
jgn mau di ajak tidur dl dea. seblm kudaniel lepas dr pacanya
juwita
klo kita mah dr pabaliut sm buat perut. ada buat perawatan g ada buat mkn. ya mending perut dl yg utama🤣🤣
juwita
jatuh cinta sm istri ato suami sendiri gpp thor asal jgn jatuh cinta sm suami org apa lg sm suami temen sendiri🤭🤭
juwita
giliran dea sm cwok km panas. trs km sm dara patok" gmn sadar g klo km udh pny istri
juwita
bagus lawan dea laki" arogan angkuh sombong ujung"nya bucin akut🤣🤣
Aluh Alvrida
Akhirnya.tamat dengan hepy end😍😍
Aluh Alvrida
Hihihi..mau ngakak teruss..Zensetx Danile manyala nyala teruuss/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Aluh Alvrida
hahahahahaaaa
Aluh Alvrida
Maleezz bilang kudnil/Facepalm//Facepalm/
Aluh Alvrida
Tower douwer../Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Aluh Alvrida
Bagus ceritax bikin ngakak melulu😂😂
Aluh Alvrida
Kim ..Kim..lagiii/Joyful//Joyful//Joyful/
Aluh Alvrida
Simili miliiiniyi pidimi diiieeeaa/Facepalm//Facepalm/
Aluh Alvrida
Aku tertawa..Kusuka..Kusuka ceritax...🤣🤣🤣🤣🤣
Maryam Renhoran
Alhamdulillah,,,
happy ending, senang bacanya 😍😍
Ida Saidah
Lumayan
Ida Saidah
Biasa
Putu Noviia
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!