Di usia 23 tahun, Clev adalah pendiri D&D Company, sebuah konglomerat raksasa yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari logistik, real estate, hotel dan resor, apartemen, restoran, energi, hingga investasi. Saat memutuskan membangun pusat bisnis barunya di kota Drep, ia mendapati kota itu telah lama berada di bawah kendali organisasi mafia yang mengakar di setiap sudut.
Clev tinggal di sebuah kediaman mewah di sudut utara Kota Drep bersama adiknya, Derina (19 tahun), serta orang-orang kepercayaannya: Maria dan suaminya Garry,Lenny, Mira,Thomas,serta Leo kepala keamanan yang memimpin dua anggota penjaga rumah.
Sementara itu, di pusat kota Drep, berdiri megah gedung D&D Company sebagai simbol dimulainya era baru. Di balik kemegahan perusahaan tersebut, tak seorang pun menyadari bahwa sang pendiri memiliki tujuan yang jauh lebih besar daripada sekedar bisnis, tujuan itu adalah menghancurkan organisasi mafia yang sudah lama menguasai kota Drep.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon General Blast, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 32 - Kejatuhan di Meksiko
Besoknya di Utara kota Drep, dirumah pribadi Clev.
Clev yang sedang sarapan bersama dengan Derina dan Mira juga Maria dan Lenny, mendapatkan pesan dari Sanchez agent nya yang berada di Meksiko.
Clev membuka ponselnya dan melihat pesan Sanchez
"Bruno dan Vega sudah keluar dari hotel pukul 08.45 ,dan kendaraan nya menuju ke arah luar ibukota Meksiko" isi pesan dari Sanchez
Clev membalas
"ikuti dengan hati-hati dan membaur saat mereka sudah tiba" balas Clev
Tak lama pesan Sanchez kembali masuk
"dilaksanakan" pesan Sanchez
Clev lalu menaruh ponselnya kembali di kantung celana nya.
Mira yang melihat bertanya
"apa berjalan lancar?" tanya Mira sambil mengaduk kopi nya
Clev mengangguk
Sementara Derina penasaran dan bertanya
"apa yang berjalan lancar?" tanya Derina sambil mengunyah roti nya di mulut nya
Mira menyesap kopinya
"bisnis kakak mu di daerah selatan kota" jelas Mira tanpa menoleh
Derina lalu mengangguk
"oh..D&D sudah mencapai selatan sekarang" ujar Derina
Maria yang datang membawakan buah yang sudah di potong nya lalu berbicara
"aku melihat setiap hari kamu sangat sibuk Tuan Clev..bahkan di akhir pekan" ucap Maria sambil menaruh piring berisi buah-buahan di meja makan
Clev mengambil potongan melon dengan garpu nya
"selagi kita memiliki kesempatan untuk maju, saya tidak akan menghentikan nya" jelas Clev lalu memasukkan potongan kecil melon ke dalam mulutnya
Lenny yang sedang mengatur gelas-gelas di lemari pun ikut berkomentar
"lihat semangat juang dari anak muda ini.. sifatmu itulah yang membuat kami semua yang berada di sampingmu juga tertular dari semangat yang kamu bawa" jelas Lenny sambil tersenyum
Maria lalu tersenyum
"tapi jangan terlalu lelah..kamu juga harus memikirkan kesehatan dan keselamatan dirimu sendiri" tambah Maria sambil menatap Clev
Derina ikut berbicara
"Dia robot..tidak akan sakit,Maria" kata Derina lalu meminum susu nya
Mira tertawa pelan
"berarti kita tidak perlu menjaga dari penyakit tapi menjaga nya dari karatan" ujar Mira menambahkan
Membuat semua yang di ruangan itu tertawa.
Sementara di Meksiko.
Bruno dan Vega di dalam mobil menuju tempat pertemuan dengan salah satu oknum pemerintah yang ingin membeli 5 permata hitam milik Bruno.
Bruno menatap jalanan Meksiko dari kaca mobilnya
"aku sudah membayangkan berapa puluh juta dollar akan masuk ke rekening ku" ujar Bruno sambil tertawa
Vega tersenyum
"jika saya jadi anda ,saya mungkin akan memberikan harga ratusan juta dollar untuk kelimanya" ujar Vega
Bruno lalu bersandar
"saya tidak ingin debat panjang soal harga..yang terpenting adalah akses yang di janjikan olehnya sebagai wakil dari pemerintahan" jelas Bruno
Vega mengangguk
"benar ,Bos..dengan kita memiliki akses bebas ke Meksiko ratusan juta dollar akan mudah kita hasilkan di Drep" terang Vega
Beberapa jauh dari belakang mobil Bruno dan Vega terlihat mobil sedan yang di kendarai oleh Sanchez membuntuti tujuan pertemuan kedua nya dengan oknum pemerintah Meksiko itu.
Setelah beberapa lama akhirnya Bruno dan Vega sampai di sebuah hotel bintang empat jauh dari ibukota Meksiko, Bruno dan Vega turun dari mobil.
Sementara Sanchez memperhatikan dari luar hotel dan memarkirkan mobil sedan nya di luar wilayah hotel,lalu memutuskan berjalan untuk masuk ke dalam hotel tersebut.
Di dalam hotel Bruno dan Vega masuk naik lift ke lantai 6 menuju ke ruang rapat hotel yang berada di lantai 6, saat di lantai 6 penjagaan pengawal pribadi dari oknum pemerintah itu sudah berada di depan lift.
Mereka mengangguk dan mengarahkan Bruno dan Vega menuju ruangan rapat tersebut, sampai di ruang rapat terlihat seorang oknum pemerintah itu dan beberapa pengawal dan juga para ahli permata menyambut Bruno dan Vega.
Sementara Sanchez di ruang reception memesan kamar di lantai 6 dan mendapatkan kuncinya untuk kamar di lantai 6, Sanchez ke lift dan naik ke lantai 6..kamar-di lantai 6 berseberangan dengan ruang-ruang meeting di lantai 6.
Saat Sanchez sampai di depan kamar yang di pesan nya ,dia masuk dan segera mengambil teropong kecilnya..lalu mencari satu persatu ruang rapat yang berada tepat di seberang kamar nya, setelah beberapa saat mencari dia melihat di salah satu ruang rapat itu Vega sedang mengeluarkan 5 permata hitam tersebut ke meja dengan hati-hati, lalu tak lama kedua ahli permata itu mengambil nya dan meletakkan di sebuah alat pengecekan permata.
Sanchez melihat saat para ahli mengecek kelima permata itu,mata para ahli menyipit dan akhirnya berkerut terlihat para ahli mengecek beberapa kali..lalu seorang ahli terlihat membuka tas nya dan mengambil sebuah buku seperti buku ensiklopedia, kemudian kembali mencocokkan satu persatu.. Lalu Sanchez melihat Bruno dan Vega terlihat tegang seperti berbicara sesuatu dengan wajah yang mengatakan "tidak mungkin".
Tak lama kedua ahli permata menatap oknum pemerintah itu dan menggelengkan kepala dan berkata sesuatu, lalu terlihat oknum pemerintah itu berbicara dengan Bruno dan Vega, sementara Bruno dan Vega terlihat wajah mereka panik saat berbicara dengan oknum pemerintah Meksiko itu.
Sanchez yang melihat tersenyum, lalu tak lama para ahli permata itu membereskan barangnya dan bersama dengan oknum pemerintah Meksiko itu keluar dari ruangan.. sementara Bruno dan Vega ditinggal di ruangan rapat tersebut,tak lama Bruno terlihat membanting permata-permata itu ke bawah dan berteriak.
Sanchez lalu melepas teropong nya,lalu mengambil ponselnya untuk menghubungi Clev,
Clev mengangkat panggilan itu
"misi berhasil, Tuan Cleverley" jelas Sanchez lalu beberapa saat mengangguk dan menutup panggilan nya.
Sementara Bruno masih berdiri di dalam ruang rapat dengan wajah penuh kemarahan, lima permata hitam yang selama ini diyakininya sebagai tiket menuju masa depan Mafia Karibia.. Hanyalah lima permata biasa.