Jumpa lagi di novel baru ku ,terima kasih masih stay di sini ya.
Deskripsi
"Tolong jangan masukan ayah ku ke penjara,aku akan melakukan apa pun om " ucap Kia dengan air mata yang sudah mengalir di pipi nya, Burhan terkejut di panggil om tapi dia hanya bisa melotot dengan tajam
"Kau akan melakukan apa pun ?" tanya burhan dan Kia mengangguk saja
"aku akan merawat om sampai sembuh " jelas kia yang memang tak memiliki uang untuk mengganti motor sport mahal dan biaya pertanyaan Burhan
Bibir Burhan terangkat sedikit ,dia memikirkan ucapan mama nya yang sangat ingin dia menikah dan memiliki anak. Kia adalah wanita yang cocok untuk nya ,dia akan memanfaatkan kesempatan ini .
Mau tau bagaimana cerita selanjut nya ? Yuk....langsung rebahan manis sambil ngemil ,baca novel ku . Makasih sebelum nya 🙏🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
OB(Malam pertama)
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Kia masih menikmati makanan yang di ambilkan oleh melati ,dia menyuapi burhan sedikit demi sedikit . Makan sepiring berdua sambil memperhatikan sekeliling nya yang ternyata sudah berubah menjadi begitu cantik, ruangan rumah sakit yang bukan lagi seperti rumah sakit.
"Selamat ya Ki ,aku senang akhirnya kamu menikah dengan om burhan " ucap vivi yang datang terlambat, semua nya karena Hans yang tak membangunkan nya lebih pagi.
Kia pun memeluk tubuh Vivi, dia senang karena vivi akhirnya datang . Kedua wanita itu saling memeluk, menangis dalam diam hingga mendapatkan perhatian dari dua lelaki yang berada didekat nya .
"Kalian....kenapa bisa bersama datang nya ?" tanya Burhan yang penasaran karena sedari datang tadi ,hans memeluk pinggang vivi tanpa canggung bahkan vivi pun tak menolak nya.
Dari tatapan kedua nya, burhan bisa melihat kalau kedua nya sudah memiliki hubungan lebih dekat. Padahal baru semalam mereka bersama di ruangan ini ,hanya dalam semalam sikap vivi dan Hans berubah.
"Minggu depan kami akan menikah " ucap Hans dengan santai membuat Burhan melotot, dia masih melotot ke arah Hans yang langsung tertawa kecil
"Kenapa menatap ku seperti itu hhmmm? Aku hanya ingin mengikuti jejak mu ,mengenal wanita sebentar tapi jelas dan langsung menikahi nya . Mungkin memang takdir kita ,lama lama berpacaran juga ngak menjamin kalau kita mengenal dekat wanita yang kita pacari " jelas Hans dan Burhan masih menatap ke arah Hans dengan tatapan penasaran, dia yakin kalau hans tidak hanya membicarakan diri nya saja tapi untuk dirinya sendiri
"Kenapa ? apa ada sesuatu yang ngak ku tau ?" tanya Burhan yang masih penasaran, dia tau siapa hans dan masa lalu nya. Mereka sering berbagi cerita, baik untuk kehidupan pribadi nya atau pekerjaan mereka yang jelas jauh berbeda
"Hhmmm.....kami akan menikah minggu depan ,vivi sudah setuju " jawab Hans dengan santai dan seketika mata burhan kembali melotot, seperti tak percaya dengan apa yang di katakan oleh Hans tapi melihat sikap hans membuat nya yakin kalau hans tak berbohong
"Beneran ? kamu ngak lagi bohong kan ?" tanya Burhan yang masih penasaran, karena menurut nya hans sangat setia pada Ika sehingga tak pernah dekat dengan wanita mana pun.
"Aku serius, malam ini aku akan membawa Vivi ke rumah orang tua ku . Jadi minggu depan kami bisa langsung menikah "ucap Hans dengan tenang, dia mengalihkan tatapan nya ke arah Vivi yang duduk di sofa yang sudah di sulap menjadi pelaminan dadakan dan mereka duduk di pinggiran ranjang pasien yang masih ada di ruangan itu.
"ekhm.....malam ini malam pertama mu ,apa kamu bisa melewati nya dengan bercinta? " tanya Hans, dia sedikit khawatir dengan kondisi Burhan. Mengingat burhan yang masih trauma pada wanita akibat melihat Hanna bercinta dengan teman dekat mereka ,dia jadi kasihan pada kia yang hanya dinikahi tapi tak di sentuh.
"mungkin bisa lakukan lain kali ,jangan di paksa " ucap Hans lagi dan membuat Burhan mendekati wajah hans ,hans yang terkejut langsung mundur
"Kamu mau apa ?" tanya Hans dengan kedua mata yang melotot
"ck....aku Ngak nafsu sama kamu ,aku malah ingin kalian semua pergi karena malam ini aku ingin bercinta dengan istri ku " jawab burhan dengan wajah yang berbinar,dia memang sudah sangat ingin menyentuh tubuh kia yang sering kali hanya sekilas menempel di tubuh nya.
Kedua mata hans melotot,dia seperti tak percaya dengan ucapan dari Burhan tapi mengingat sentuhan kia yang bisa membuat trauma Burhan hilang. Dia jadi yakin kalau sentuhan itu membuat Burhan ingin lebih dan untung nya mama nya burhan mengerti ,sehingga kedua nya menikah saat ini
"bagus lah kalau begitu, sekarang aku akan mengusir semua orang ini. Agar kalian bisa langsung bercinta tanpa hambatan, tapi.....bagaimana dengan operasi mu ? Aku dengar, kau harus segera melakukan operasi" ucap Hans, dia masih khawatir dengan kaki burhan yang patah
"aku ngak mau operasi ,aku akan ke sangkal putung atau dukun patah saja agar lebih lama sembuh nya " ucap Burhan membuat hans mengernyitkan dahi nya, setiap pasien yang dia tangani selalu ingin segera sembuh tapi burhan malah ingin lama lama dengan penyakit nya
"ah....terserah mu lah ,tapi kalau memang kau ingin ke dukun patah ya sudah. Berati besok kau bisa pulang, melakukan nya di rumah lebih enak dari pada di rumah sakit sob " ucap hans dan Burhan pun sempat memikirkan hal itu, tapi malam ini dia ingin melakukan nya dengan Kia .
Entah kenapa Burhan sangat ingin menyentuh kia ,merasakan kenikmatan dari tubuh kia .Bayangan percintaan Hanna dan teman nya tak lagi dia pikirkan, baru saja dia memikirkan tubuh kia dan bercinta dengan nya malah membuat batangan milik nya bangkit dengan tegak nya hingga burhan menutup bagian bawah nya.
Untung nya Burhan sudah duduk di kursi roda ,selama ini Burhan tak pernah merasakan miliknya bangkit secepat ini . Apalagi dirinya yang sudah sangat bernafsu saat bersentuhan dengan kulit mulus kia ,dia sangat ingin merasakan lubang sempit milik Kia.
Tak ada lagi pembicaraan antara Burhan dan vivi,kedua nya sibuk memperhatikan wanita masing masing hingga acara pernikahan di rumah sakit itu selesai . Banyak dari pasien vvip yang mampir dan memberikan selamat pada Burhan dan Kia ,mereka sempat mengira kalau Kia hanya adik nya burhan saja .
Hari sudah menjelang sore ,melati bisa melihat burhan dan Kia yang sudah kelelahan . Mereka yang sudah duduk di sofa dengan tubuh yang bersandar, kia bersandar ke sandaran sofa sedangkan burhan berbaring di atas dada sang istri tanpa malu
"Karena tamu sudah pada pulang, sebaiknya kalian bersih bersih lalu tidur. Malam pertama nya di rumah saja,kalau memang burhan ingin berobat ke dukun patah maka besok sudah bisa keluar " ucap Melati dengan senyuman manis di bibir nya, dia berharap menantu nya bisa lebih agresif agar bisa segera memiliki keturunan dari burhan.
"Ngak bisa sekarang aja pulang nya ma? ini kan masih sore " tanya Burhan, dia sudah tak sabar ingin menyentuh istri nya
"Ck....baru pengantin baru bang, sabar dong. Masih banyak waktu " ucap Aqila ,adik nya burhan yang sudah terkekeh melihat sikap abang nya. Dia tak percaya abang nya yang tak pernah dekat dengan wanita mana pun ,kini malah ingin selalu dekat dengan istri nya. Membuat nya ikut merasa senang ,dia sangat bahagia sekali abang nya bisa berubah .
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘
lanjut