NovelToon NovelToon
Isteri Pemberontak :" Aku Tidak Butuh Cinta."

Isteri Pemberontak :" Aku Tidak Butuh Cinta."

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Nikah Kontrak / Diam-Diam Cinta
Popularitas:10.7k
Nilai: 5
Nama Author: Rosma mossely

Mungkin ada typo di dalamnya,mohon bantu dikoreksi ya Kakak-kaka.🙏😊


Menjalani sebuah pernikahan kontrak??

Jane Alexander sama sekali tidak cemas.Apa itu suami dingin? Keluarga dan Ipar iblis?

Dengan satu kali lambaian tangan,semua menyingkir.

Jane Alexander yang tengah memenangkan pertengkaran, : " Persetan dengan keluarga mu...beri aku uang."

Semua orang, : "...."

Cerita ini menggambarkan cinta dan benci antara Jane Alexander dan Carlos Benjamin.Bagaimana keseruannya...?

Ikuti terus ya.

Like,vote,dan comment.
😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rosma mossely, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

31.Tuduhan.

"Maaf,aku terlambat."

Semua orang menoleh kearah sumber suara,bahkan Jane dan Carlos juga sama.

Ketika Jane melihat dengan jelas siapa yang berbicara,dia terkejut senang.

"Oh, bukankah itu adalah Calvin?" Serunya sedikit keras,membuat semua orang menoleh kearahnya.

Jane menjadi kikuk sendiri ketika menghadapi tatapan mereka.Bahkan Calvin juga ikut menoleh kearah Jane,dan tersenyum setelah menyadari bahwa itu adalah Jane.

"Kita bertemu lagi Nona." Sapanya dengan ramah.Karena status Calvin,dia seharusnya duduk bersama para tetua keluarga.Hanya saja,perbedaan usia yang jauh,membuatnya tampak tidak pada tempatnya.

"Kau kembali..? Duduklah." Robert menyapa dengan datar.

Calvin mengangguk,lalu berjalan kearah Jane dan Carlos,sebab hanya didekat merekalah ada kursi yang masih kosong.

"Bolehkan aku duduk disini,Nona?" Tanyanya dengan ramah.

Wajahnya sudah sangat tampan dan suaranya yang dalam.Lalu jika dia berbicara dengan lembut seperti ini,maka daya tarik yang dipancarkannya semakin kuat.Bahkan Jane tidak sanggup untuk menolaknya.

"Tentu saja,silahkan." Jawabnya dengan ramah.

Calvin tersenyum senang dan duduk disebelah kiri Jane.Sementara disebelah kanannya,ada Carlos yang sudah berwajah datar.

"Apakah acara doanya telah selesai sejak tadi?" Tanya Calvin dengan wajah yang penasaran.Dia mengangguk ramah ketika pelayan menambahkan satu set peralatan makan didepannya.

"Hem, tidak juga.Lihatlah,kami bahkan belum menikmati makanannya." Jawab Jane.

Keduanya terlibat dalam percakapan ringan.Sesekali keduanya akan terkekeh kecil karena isi percakapan mereka.

Carlos benar-benar diabaikan sepanjang waktu.

Moodnya sudah sangat berantakan sejak tadi.

Bukan hanya Carlos saja,bahkan Natalia dan yang lainnya juga memiliki mood yang buruk sejak kemunculan Calvin.Namun karena Robert masih duduk dengan tenang,dikursinya.Tidak ada yang berani angkat bicara untuk menyuarakan keluhan mereka.

"Benarkah? Wah...tampaknya disana sangat menyenangkan,kan?" Tanya Jane dengan antusias.

Ternyata Calvin baru saja menceritakan tentang tempat tinggalnya selama ini,kepada Jane.

"Tidak juga.Hanya saja bagi orang-orang yang menyukai ketenangan tempat itu akan cocok." Jawab Calvin dengan pelan.

"Aku menyukai ketenangan.Aku suka memasuki gunung,berenang disungai,memanjat pohon,dan lain-lain.Aku memiliki jiwa petualang,oke." Jelas Jane dengan menggebu-gebu.

Tidak butuh waktu lama bagi Jane dan Calvin untuk menghilangkan panggilan formal diantara mereka.

Haha...

Calvin tertawa lembut ketika mendengarkan Jane yang berbicara dengan semangat.Tatapan matanya yang dalam mampu menghanyutkan siapa saja itu,kini tertuju sepenuhnya kearah Jane.

"Kau tidak takut ketinggian?" Tanya Calvin menanggapi cerita Jane.

"Tidak! Dalam hidup ini,yang ku takuti hanya ada tiga hal.Yang pertama adalah tidak memiliki uang,uang,dan uang." Jawaban lugas itu semakin menghibur Calvin.

Dia tertawa lepas,yang semakin memancarkan ketampanannya.

"Wah, aku tidak menyangka bahwa kau akan semakin tampan jika tertawa seperti ini." Jane berdecak kagum ketika melihat wajah tampan Calvin yang tengah tertawa.

Dia bahkan sampai menopang dagunya dengan kedua tangan,demi menikmati ketampanan Calvin.

Tak.

Ahhh.

Jane mengaduh kesakitan ketika telinganya terasa panas dan perih.Jane menoleh kearah pelakunya,Carlos.

Jane melotot dengan kesal,jika bukan karena suasana yang tidak tepat.Jane sudah pasti membalas perbuatan Carlos.

"Kau harus memanggilnya Paman Kecil,dan juga harus menjaga batasan mu dengannya.Bukan malah mengucapkan kata-kata yang tidak sepantasnya." Omel Carlos.

Entah mengapa,dia sangat kesal saat ini.

Dia sama sekali tidak suka melihat kehadiran Calvin diantara mereka,dan juga tidak suka dengan keakraban diantara keduanya.Perlu diketahui bahwa Jane dan Calvin baru bertemu sebanyak dua kali.Dan mereka sudah seakrab ini.

Membayangkannya saja sudah membuat Carlos kesal.

Adapun alasan mengapa dia sampai merasa demikian,Carlos tidak mengerti menjawabnya.

"Kata-kata tidak pantas darimana? Aku hanya memujinya tampan saja." Seru Jane membela diri.

Dia mengusap-usap daun telinganya yang baru saja dianiaya oleh Carlos.

Carlos ingin membantunya,tetapi urung karena Calvin sudah mengulurkan tangannya terlebih dahulu.

"Cukup jepit kembali jika masih sakit,dengan begitu rasa sakitnya akan berkurang."Katanya dengan lembut.

Jane mengikuti saran Calvin tanpa pikir panjang.

Benar saja,rasa sakitnya menjadi berkurang banyak setelah dijepit.

Hemp.

"Awas saja kau.!" Ancam Jane kepada Carlos.

....

Ketika semua orang telah selesai makan bersama,mereka masih melanjutkan kegiatan bercengkrama mereka ditaman.

Acara yang khidmat itu dilalui dengan tenang oleh mereka.Tapi tiba-tiba saja sebuah jeritan melengking terdengar memekakan telinga.

Ahhhh.

Tolooong!! Kebakaran!!!

Semua orang panik seketika.

Mereka keluar berhamburan dan melihat sumber kebakaran itu.

"Astaga!!! Aula peringatan terbakar."

"Bagaimana bisa?"

"Siapa yang bertanggung jawab atas persiapan peringatan kali ini?" Robert juga meraung dengan marah.

Para pelayan dan pengawal langsung mengambil air dan mencoba memadamkan api yang mulai membesar.

"Cepat padamkan apinya.Jangan sampai membakar barang-barang penting yang ada didalam ruangan itu." Teriak Robert dengan tegas.

Suasana langsung menjadi kacau.

Jane dan Calvin yang kebetulan baru saja muncul dari taman,juga ikut terkejut ketika melihat kekacauan ini.

"Ada apa...?"

"Itu dia,saya melihatnya disana...!"

Belum sempat Jane menyelesaikan ucapannya,seorang pelayan muda sudah berteriak dan menuduhnya,membuat semua orang yang ada disana melihat kearah Jane.

"Apa maksud mu?" Tanya Jane dengan tidak mengerti.

"Nyonya Besar,saya berkata dengan jujur.Saya melihat dengan mata kepala saya sendiri bahwa wanita ini dengan sengaja mendorong piringan lilin kearah altar upacara dan membakar foto kesayangan mendiang Tuan Besar." Pelayan muda yang tampak asing itu memberikan kesaksiannya dengan menggebu-gebu.

"Bagaimana mungkin itu terjadi? Sejak tadi kami bersama di taman.Aku dapat bersaksi atas nama Jane." Calvin yang memang sejak tadi bersama dengan Jane ,tidak ragu untuk membela Jane dari tuduhan pelayan muda itu.

"Tentu saja Anda dapat bersaksi Tuan,bukankah karena Anda juga bekerja sama dengannya?" Pelayan muda itu tampaknya memiliki kebencian yang besar terhadap Jane,sehingga tanpa ragu menuduhnya dan juga Calvin.

Natalia terdiam.

Dia menatap pelayan itu dengan tenang,lalu beralih kepada Jane dan Calvin.

"Apakah kau tahu apa yang kau ucapkan itu?"Tanya Robert dengan suara yang tajam.

Tatapannya mendarat kearah pelayan muda yang baru saja muncul dan membuat keributan itu.

Baru pada saat itulah,Pelayan muda itu melihat keberadaan Robert yang menakutkan.Namun,semuanya sudah terlanjur terjadi.

Dia hanya perlu memastikan Jane berada dalam masalah,maka semua akan beres.Dan dia akan mendapatkan sejumlah uang yang besar jika berhasil.

Membayangkan jumlah uang yang akan dia terima,pelayan muda itu semakin bersemangat.

"Benar Tuan Tua.Saya bersumpah bahwa apa yang saya katakan itu benar." Jawab pelayan muda itu dengan lantang.

Tatapan orang-orang segera tertuju kearah Jane,yang baru saja mendapatkan tuduhan dari pelayan muda itu.

#Ratingnya mana.....?🥺🥺🥺😭😭😭

1
elief
akhirnya terbongkar juga ... semoga secepatnya carlos bucin sama jane😄
elief
lanjut thor, lagi seru itu hehehe
Rosma mossely
Di usahakan ya kak.🙏
elief
lanjut thor, crazy up hehe
EvhaLynn
Cerita Nya Bagus Thor😉😊
ana
lanjut thor
Rosma mossely: Terimaksih kak.🙏
total 1 replies
elief
Luar Biasa ceritanya thor, suka sekali dengan alur ceritanya, semangat terus ya thor💪💪💪
Rosma mossely: 🤭🤭🤭😭🙏
Terimakasih ya kak.
jadi malu
total 1 replies
elief
lanjut thor
Rosma mossely: Tolong kasih ratingnya kak.🤭
Biar saya tahu kekurangan saya..😁😁🙏
total 1 replies
Noveni Lawasti Munte
kalo sampe Jane gampang luluh sama Carlos awas ja tak siram muka Jane pake kopi susu😤
Rosma mossely: Serem amet buk.🙏
🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
ren_iren
suka karakter flowy, galak2 tp perhatian...
Herli Yani
masih kurang badas cewe nya thorr
Rosma mossely: Terimakasih kak, atas dukungan dan saran.
Saya akan terus meningkatkan karakter Jane,agar sesuai dengan ekspetasi para pembaca.Tapi...kita buat dia kuat dan bangkit secara bertahap ya.
Dukung dan ikuti terus kelanjutan ceritanya Kak.😁🤭🙏
total 1 replies
Noveni Lawasti Munte
si mawar ditamatin dlu Thor....Jane jngan gampang baper dong telan ja semua mentah2 jgan pake hati
Rosma mossely: Lagi otw say...🤭🙏

Karakter Jane nya secara bertahap tumbuhnya ya.😁
Terimakasih buat semua masukannya.
Dukung terus ya...🙏
total 1 replies
Herli Yani
buat kuat dong thor cewe nya masa lemah bnget gregetan jdi ya aku pengen tak tapol bapak nya
Rosma mossely: Siap boss ku.!!
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!