NovelToon NovelToon
Mantu Kiyai

Mantu Kiyai

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: istialtfh

Menjadi seorang Imammu adalah hal yang paling tak terduga untukku
~Muhammad Ali Sanusi
Menjadi seorang ma'mummu adalah suatu anugerah dan kesempurnaan cinta untukku dan anak² ku kelak
~Zahfa Zahratunissa Rachman
Apa jadinya mereka di pertemukan acara reuni Akbar di sebuah pesantren? apa mereka akan menjalin masa ta'aruf?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon istialtfh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memantaskan diri

Setelah kepulangan Zahfa dan Al dari rumah mertuanya, merekapun merebahkan ke kasur mereka, mereka menatap langit-langit yang berada di atap kamarnya.

Lelah? tentu yang mereka rasakan saat ini, apalagi seorang Zahfa yang tidak biasa berjalan-jalan jauh.

" Za" ucap Al

" Hmm" ucap Zahfa

" Kamu kenapa? saya perhatikan dari tadi perjalanan kamu lebih banyak diamnya" Protes Al, sehingga Al membalikan badannya ke arah Zahfa.

" Zahfa tidak apa-apa" Ucap Zahfa singkat.

Lalu ia meninggalkan Al yang masih terbaring di atas kasur, ia Lebih baik untuk membersihkan dirinya terlebih dahulu sebelum pertanyaan Al berlanjut.

Alpun menghela nafasnya, saat ini ia bingung dengan sikap istri kecilnya, kadang menjadi cerewet dan kadang pula menjadi pendiam saat ini.

beberapa saat kemudian, Zahfa keluar dari kamar mandinya. Ia nampaknya lebih segar setelah Mandinya.

"Zahfa" Ucap Al

" Sekarang Abang mandi dulu,abis itu aku ceritain" jelas Zahfa

" Beneran?" tanya Al selidik.

" Iya" ucap Zahfa

" Kamu hutang penjelasan loh" ucap Al gemas.

Alpun berdiri dari tempat tidurnya, dan berjalan melewati Zahfa dan cup ia mencium pipi zahfa sebelah kanan, dan ia langsung berlari ke arah kamar mandi.

"Abangggg" teriak Zahfa

"Hukuman karena nunda penjelasan"teriak Al dari kamar mandi.

"Ish" ucap Zahfa menggerutu

Zahfapun menyiapkan pakaian yang akan di kenakan oleh Al dan ia langsung menyimpannya di atas kasur.

---------

Ceklek

Pintu kamar mandi terbuka, nampaklah seorang pria dengan telanjang dada, memperlihatkan tubuh yang sangat atletisnya. Zahfa yabg sedang memainkan ponselnya di atas kasur pun menoleh, ia nampaknya kagum dengan kegagahan tubuh suaminya sendiri.

"Udah diliatinnya?" Ucap Al

" Eh, enggaaaak ko, siapa yang ngeliatin coba" Elak Zahfa.

" Mata kamu itu gak bisa bohong Zahfa" Ucap Al.

Alpun sudah memakai bajunya dan iapun merangkak naik ke atas kasur, dan mendekati Zahfa yang sedang memainkan ponselnya kembali.

"Sibuk hm?" tanya Al, ia langsung memeluk tubuh Zahfa, ia mencium wangi dari tubuh Sang Istri.

" Hm" Ucap Zahfa singkat.

" Katanya mau ngejelasin yang tadi" Ucap Al mengingatkan Zahfa.

Zahfapun berbalik menghadap Ke arah Al, dan merekapun saling berhadap-hadapan.

" Kenapa?" Tanya Al

" Abang, maafin Zahfa selama ini Zahfa belum menjadi Istri yang baik untuk Abang" Jelas Zahfa.

" Kenapa kamu berbicara seperti itu?" tanya Al.

"emangnya kenapa?" Tanya Zahfa balik

" Maksud Abang kamu kenapa berbicara seperti itu Zahfa? kamu itu udah jadi istri yang baik untuk Abang dan untuk anak-anak kita nanti" Jelas Al

" Abang aku ingin beristiqomah dalam melakukan hal kebaikan" Ucap Zahfa.

" Maksud kamu?" tanya Al

" Abi abang pernah bilang,Dunia itu perhiasan dan sebaik-baiknya perhiasan adalah wanita sholihah" Ucap Zahfa

" Jadi?" tanya Al lagi

" Jadi aku ingin memantaskan diri ke arah yang lebih baik lagi gitu" Ucapnya

" Dari mulai aku ingin terbiasa memakai hijab kemanapun aku pergi, kan Abang pasti tau aku buka tutup pake hijab" jelasnya

" Oh jadi perkataan Abi yang bikin kamu kaya gini?" goda Al.

" Bukan perkataan Abi abang, tapi ini niat aku, emang dari dulu juga mamah selalu nyuruh aku buat tutup pake hijab, tapi perkataan mamah selalu aku acuhkan" jelasnya

" Kalo seperti itu, kita coba bareng-bareng ya, Abang juga belum jadi suami yang baik untuk kamu" Ucap Al.

"Abang udah terbaik ko menurut Zahfa" Ucap Zahfa terkekeh.

" Makasih Abang" Ucapnya lagi.

" Makasih untuk apa?" tanya Al

" Untuk pengertiannya" Ucap Zahfa.

" Zahfa" ucap Al.

" Kenapa Abang?" tanya Zahfa

" Al junior bangun nih gara-gara kamu gak bisa diem" Ucap Al.

Zahfa yang mendengar itu langsung mencubit pinggang Al, akan tetapi Zahfapun tak menolak, ia menuruti keinginan sang suaminya tercinta hingga terjadi pergumulan yang panas diantara mereka.

Bersambung :")

Jangan lupa untuk Vote rating dan likenya dan favoritnya, supaya aku lebih semangat lagi yaa :") jangan lupa baca novel aku yang "Aku yang dijual" oke?

1
Nadya Nahla
emang thai
Yuli Ana
lanjut thor
Memyr 67
ini gimana maksudnya? mau brangkat skolah, malah markiri motor di rumahnya?
Memyr 67
mampir, walau telat, kayaknya
Suliyatun
semoga aj si Dinda ketangkap biar tau rasa dia..
Suliyatun
ya,Allah semoga Zaza ngak knp-knp,moga bang DTG tepat waktu buat nolongin Zaza..
Natasya
lanjutt
Sulis Wati
lanjut
Rinjani
dokternya gak si kasih tahu ma thor babynya kembar😄😄😄🤣
Rinjani
dinda kenapa jd jahat .apa suka ma Ali ..wah mama dah denger di perhatikan dan waspada
Rinjani
nama nya jodoh nah bocil duluan kok dan lbh kenal dulu pasti kamistrinya lain ma Dinda yg baru kenal ia gak
Rinjani
seruuuu lucu jgn pesantren nih di luar .jadi syah2 lah😄😄🤭🤭semangat thor
Rinjani
bahasa biasa kali jgn sama dunia nyata hitung ancur dikit asal jgn ada pelakor dan poligami ma kecelakaan mati ihh sebel🤭🙏🙏
Rinjani
ya ya ya kan sesekali Ali juga trus motornya piye
Rinjani
Al milih Zaza krn dari pandangan pertama wah Dinda ma Andi 🤭🤭😄
Rinjani
nah pada dak tahu nama gmn si kuning sampai🤭🤭🤭😄Ali ooo my God🤣🤣❤❤
Rinjani
wah suka ini pastimau jodohin Dinda ma Zaza🤭🤭😄😄
Rasya M Artaya
kapan belah duriannya...
Dini Eriani
aku aja ,gue ku GK pas
salma rizki
acung dua jempol buat author jan di pisah lanjut aja thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!