NovelToon NovelToon
LOVE IN PARIS

LOVE IN PARIS

Status: tamat
Genre:Romantis / Duda / Komedi / Beda Usia / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:188.2k
Nilai: 5
Nama Author: Haryani

Sebuah kecelakaan yang terjadi enam bulan lalu membuat Baby Corn harus kehilangan sebelah kakinya. Ia juga sempat mengalami koma selama tiga bulan. Sementara kekasihnya Lucky meregang nyawa di lokasi kecelakaan.

Seorang dokter bernama Maxime, memantau perkembangan kesehatan Baby dari mulai terapi sampai ia dinyatakan sembuh. Perlahan timbul rasa suka pada Baby. Karena berstatus duda, ia tak pernah mengakui jika dirinya jatuh cinta pada Baby.

Setelah siuman, Baby tinggal di Paris, Perancis, sebuah kota yang penuh keromantisan. Ia berharap bisa melupakan kenangan pahit setelah kehilangan sebelah kaki dan juga kekasihnya.

Cita-citanya terhenti karena fisik yang cacat, membuat Baby harus membuat kaki palsu. Di saat yang sama, perjuangan cinta dokter Maxime diuji ketika Baby memutuskan untuk masuk dunia modeling.

Bagaimana perjuangan dokter Maxime dalam meraih cintanya, apa Baby bisa menjadi supermodel?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Haryani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32. BERBAGI OKSIGEN

"Seharusnya kamu sudah punya pendamping, biar nggak bingung," celoteh dokter Haris.

"Stop bahas begituan, lanjutin aja penjelasannya dok!" protes Baby.

"Oke, oke, sorry kebawa suasana."

"Dasar mantan buaya," batin dr. Maxime mengutuk sikap dr. Haris.

Bukan hanya mengutuk, sebenarnya dia juga cemburu karena rekan satu profesinya mulai mencoba nakal pada Baby. Rasa-rasanya ia mulai cemburu saat ini. Secara tidak sengaja, iris mata dokter Haris menoleh pada dokter Maxime dan ia mendapati sahabatnya itu sedang melotot padanya.

"Oh, sepertinya ada seseorang yang cemburu nih," batin dr. Haris.

Bisa saja nasibnya ambyar setelah ini karena berani menggombal pada Baby, tetapi begitulah dokter Haris. Pada dasarnya ia suka berdekatan dengan wanita, jadi secara tidak langsung

gombalannya akan muncul apabila dekat dengan wanita. Sepertinya ia mempunyai tombol otomatis yang bisa mengeluarkan sinyal untuk itu. Maka dari itu banyak wanita yang tergila-gila padanya.

Baby yang melihat dokter Haris masih bengong, segera mengulang ucapannya.

"Ehem, maaf dokter apa jadi melajutkan obrolan kita?"

"Oh jadi Baby, maafkan saya jika udah terlanjur nerocos aja."

"Hm, nggak apa-apa, lanjut aja dokter."

"Oke, lalu yang keempat, balut stump menggunakan perban ketika sedang tidak menggunakan kaki palsu untuk mengurangi pembengkakan."

"Kalau aku males atau lupa buat merban kakiku gimana, dok? Jujur aku tuh paling males loh."

Dokter Haris terkekeh akibat kejujuran Baby, terlebih ia sepertinya suka ceplas ceplos sesuai kata hati. Mata Maxime membola ketika mengetahui kejujuran dari Baby. Dokter Haris tertawa kecil, lalu mulai menjelaskan kembali pada Baby.

"Di sinilah pentingnya kerja sama dengan anggota keluarga, Baby. Jika kamu kecapekan atau males, masih ada orang lain yang mengingatkan atau membantu kita buat perban stump kamu."

"Pantes aja, dulu pernah merasakan sakit dan sedikit bengkak, untung nggak parah."

"Tuh kan bener!"

Spontan dokter Haris mengatakan hal itu."

"Bener apanya dokter?"

"I-itu, anu ... apa ya kok saya jadi lupa."

"Php tuh nggak sopan."

"Baby, andai aku bisa selalu mendampingimu hal seperti itu pasti tidak akan terjadi," batin dr. Maxime dari tempatnya.

Sejak tadi ingin rasanya ia duduk di samping Baby untuk memberikan supportnya, tetapi masih ada pawangnya di luar, sehingga dengan terpaksa ia berdiri kaku di dekat pintu masuk.

"Belum waktunya, sabar," batin Baby.

"Dulu bahkan aku sering memarahi dr. Maxime karena terlalu cerewet mengaturku," ucap Baby sedikit kecewa mengingat masa lalunya bersama dr. Maxime yang ia lewatkan begitu saja.

"Ish, apa yang aku pikirkan," Baby memukul pelan kepalanya.

Dokter Haris menahan tawanya. Ia bisa menebak jika Baby sedang memikirkan Maxime. Ia sengaja memancing Baby untuk mengungkapkan perasaannya, tetapi ternyata Baby cukup lihai menyembunyikan perasaannya.

"Memangnya kamu tidak rindu padanya?" tanya dr. Haris mencoba menggali perasaan Baby pada gadis muda di depannya ini.

Jantung dr. Maxime berdetak kencang menunggu jawaban dari Baby, tetapi sayang respon Baby tidak seindah bayangan.

Baby menggeleng perlahan, tetapi sorot matanya tidak dapat membohongi seorang casanova di depannya ini.

"Hm, mau bohongi buaya rupanya. Sorot mata kamu nggak bisa berbohong Baby," gumam dr. Haris.

Rasa kecewa menyerang hati dr. Maxime karena penolakan Baby. Hingga bayangan buruk menyeruak di kepala dr. Maxime.

"Oh, kirain kamu rindu padanya, soalnya dia lagi berjuang di negara sana untuk mendalami ilmu kedokterannya biar saatnya tiba, ia bisa menjaga kamu luar dan dalam," seloroh dr. Haris.

"Ish, apa-apan sih dok. Kita tuh nggak ada hubungan apapun."

"Ada hubungan juga nggak apa-apa. Lagi pula ia single kamu juga single, 'kan?"

Baby mulai jengah ketika dr. Haris mulai mengerjainya. Begitu pula dengan dr. Maxime yang menahan amarah karena hal itu.

"Bisa-bisanya membuat Baby geram."

Saat ia hendak mendekati Baby, pintu ruangan dr. Haris terbuka. Seorang suster muncul dari sana.

"Maaf dokter, keluarga pasien menginginkan untuk masuk."

Dokter Haris mengangguk, "Persilakan mereka masuk!"

"Baik."

Lalu Mama Marrie, Daddy Oreo, Michael mulai masuk ke dalam ruangan dr. Haris.

"Maaf, jika kami memaksa masuk."

"Tidak apa-apa, Nyonya. Silakan duduk!"

Lalu ketiga orang itu segera duduk di samping Baby untuk mendengarkan penjelasan dari dokter. Setelah memastikan mereka semua duduk, ia mulai melanjutkan penjelasannya kembali.

"Boleh kita lanjutkan kembali?" tanya dr. Haris.

"Boleh, silakan dokter," ucap Baby mewakili.

"Selanjutnya, jangan lupa untuk selalu melakukan latihan untuk mendukung daya tahan, rentang gerak, posisi tubuh, dan peregangan, sesuai dengan arahan dari fisioterapis atau dokter Fany."

"Oke, dokter."

"Cerewet banget deh, melebihi kecerewetan dokter Maxime rupanya."

"Jangan lupa untuk memilih sepatu yang pas dan hindari mengubah tinggi hak sepatu."

"Memangnya kenapa, lagi pula aku sedang merintis dunia modeling dokter," Baby tampak kurang suka dengan perkataan dr. Haris barusan.

Ia pun berusaha untuk melakukan penawaran terhadap ucapan dr. Haris.

"Kalau kamu mau cepat beradaptasi pada kaki barumu, maka kau harus patuh."

"Satu hal lagi, kenakan kaus kaki yang kering dan bersih tiap memakai kaki palsu."

"Iya."

"Jangan lupa untuk selalu membersihkan soket menggunakan sabun secara teratur."

Tangan Baby mengisyaratkan iya akan semua ucapan dr. Haris barusan. Mungkin ia sudah mulai jengah dengan semua penjelasan dr. Haris yang panjang kali lebar.

Mama Marrie mengusap tangan Baby dengan perlahan.

"Sabar," bisik Mama Marrie.

"Sudah selesai belum dokter?" Daddy Oreo mulai ikut berbicara.

"Masih ada satu lagi, Tuan."

"Katakan saja."

"Ehem, jadi begini, agar kaki palsu tetap sesuai dengan ukuran tubuh dan nyaman dipakai, para pengguna kaki palsu jiga perlu menjaga berat badan ideal.

"Jika Baby mengalami masalah selama penggunaan kaki palsu, misalnya terjadi infeksi, ukuran kaki palsu tidak pas atau kaki palsu terasa kurang nyaman dipakai, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter."

"Siap."

"Sepertinya sudah cukup penjelasan dari saya, terima kasih. Semoga kaki palsumu memuaskan dan bisa berfungsi dengan baik."

"Terima kasih, dokter."

"Sama-sama."

Sebagai formalitas mereka berjabat tangan lalu segera meninggalkan ruangan dokter Haris. Kedua dokter tersebut kini sedikit bernafas lega. Berada dalam satu ruangan dengan Michael membuat mereka berdua seperti kehabisan oksigen.

Secara perlahan tapi pasti keduanya akhirnya terduduk lemas di atas sofa yang berada di sudut ruangan. Sementara tenaga medis yang lain sudah keluar dari ruangan itu.

Dokter Maxime mengulurkan tangan ke arah dr. Haris, "Terima kasih, kawan."

1
Jolanda Lengkey
/Kiss//Kiss//Kiss/
Jolanda Lengkey
congrats baby/Heart//Rose//Kiss/
👑
lanjut 🔥🔥🔥
👑
💕💕
👑 Keluarga author
keren
👑Meylani Putri Putti
⭐⭐⭐⭐⭐ u mu
👑Meylani Putri Putti
hadir funny
Darah Biru (Bangsawan)
semangat sayang 😘
Sakura_Merah
bayi jangung imut bener,, yang pastinya bakal jadi bucin 🥰🥰
Sakura_Merah
ngakak aku pas tahu nama mom dan dady baby marrie dan oreo 😅😅
Sakura_Merah
mulai tercium aromannya nih
Sakura_Merah
benar beb tampar mereka dengan prestasi mu
Sakura_Merah
mulai mewek aku😭😭
Lucyna
akhirnya baby mendapatkan hati baru lagi
👑Meylani Putri Putti
akak mey dtng lg funny
👑Meylani Putri Putti
hadir lg yani
👑Keluarga author
fav and rate
👑Keluarga author
keren 😘
👑keluarga author
rate 🌟🌟🌟🌟🌟
👑keluarga author
jejak dukungan 🤗
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!