NovelToon NovelToon
Aku Di Antara Mereka

Aku Di Antara Mereka

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Poligami / Patahhati / Tamat
Popularitas:345.4k
Nilai: 5
Nama Author: Asyfa

Reyhan rela menikah dengan istrinya yang kejam demi membayar hutang sang ayah. Namun, pernikahan Reyhan tidaklah seperti pernikahan pada umumnya. Belasan tahun menikah dikaruniai dua orang anak, tapi tak pernah sekalipun dia menyentuh istrinya. Sejak bertemu Hanna kehidupan Reyhan mulai berubah. Bagaimana nasib pernikahannya dengan istri kejam? Ataukah dia lebih memilih Hanna sebagian teman dalam hidupnya? Lalu anak siapakah keduanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asyfa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ADM 32

Keesokan paginya, Hanna benar-benar pergi meninggalkan rumah mewah milik keluarga Reyhan. Walau sebenarnya berat apalagi meninggalkan kedua anak sambungnya itu.

"Hanna, mau kemana kamu, Nak! Kok pagi-pagi begini sudah bawah koper." Rita sembari mendekati Hanna.

"Untuk beberapa hari Hanna akan tinggal dirumah mama Rika, sudah lama juga Hanna tidak berkunjung, Ma," jelas Hanna.

"Kamu tidak ada masalah dengan Reyhan kan, Na?" tanya Rita lagi.

"Nggak kok, Ma. Semua baik-baik saja." Hanna sambil tersenyum.

"Ya sudah! Hati-hati, dan cepat pulang. Anak-anak pasti akan merindukan mu.

" Iya, Ma. Do'akan semua segera membaik. Dan Hanna akan cepat pulang." Hanna mengulurkan tangan mencium tangan mertuanya itu.

"Assalamu'alaikum," Hanna berpamitan.

"Waalaikumsalam," jawab Rita.

Reyhan yang masih tidur tiba-tiba saja terbangun, mencari sosok perempuan yang sejak semalam tidur di sampingnya.

"Sayang!" Reyhan mencoba membuka mata yang masih sedikit berat.

"Kok nggak ada. Apa sudah bangun." Reyhan segera bergegas kekamar mandi, setelah selesai barulah dia mencari keberadaan sang istri.

" Ma, Hanna dimana?" Tanya Reyhan pada sang Mama.

"Dia tadi bawah koper katanya mau berkunjung kerumah mamanya." Jawab Rita sambil menata makanan untuk sarapan.

Reyhan berjalan menuju kamarnya untuk mengambil ponsel yang tertinggal diatas nakas.

Dengan segera Reyhan menghubungi sang istri.

Panggilan pertama tidak ada jawaban, panggilan kedua pun sama hingga akhirnya panggilan ketiga barulah di jawab panggilannya.

"Assalamu'alaikum, iya, Be." Hanna memulai obrolannya.

"Sayang, kenapa tidak menunggu ku bangun, aku kan bisa mengantarkan kamu pulang. Nanti mama berpikiran macam-macam kalau kamu datang sendirian," cerocos Reyhan.

"Apa sih, Be. Nggak usah dipikirkan, lagian aku juga sudah sampai rumah. Ini, baru saja sampai," jelas Ria dengan santai.

"Ya sudah, bentar lagi aku susulin."

"Nggak usah, Be. Aku ingin menenangkan diri dulu. Kamu juga selesaikan masalah kamu sama mbak Ria, biar kita semua sama-sama enak dan tidak ada lagi yang saling menyakiti.

Reyhan terdiam, semua perkataan Hanna benar adanya, membuat kedua istrinya akur itu sangatlah tidak mungkin. Apalagi sifat Ria yang sedikit arogan membuat siapapun enggan untuk berteman dengannya.

"Ya sudah, kalau itu kemauanmu, aku bisa apa," ucap Reyhan dengan sedikit lesu.

"Kamu baik-baik ya, jaga anak-anak, aku tutup telponnya, Assalamu'alaikum." Hanna mengakhiri panggilan telponnya.

Setelah mengakhiri panggilan itu Reyhan duduk di balkon sambil melihat indahnya pemandangan di pagi hari. Sejenak dia memikirkan akan semua masalah yang saat ini sedang dia hadapi.

"Tuhan, andai aku bisa memilih, aku memilih tidak mengenal mereka. Kasihan Hanna, terlalu banyak beban yang dia pikul karena menikah dengan ku." Reyhan melihat foto Hanna di layar ponselnya.

"Ria, aku juga minta maaf, aku sudah tidak sanggup lagi bersanding dengan mu, aku mampu bertahan hingga detik ini karena memikirkan Aqila dan Hafiz. Sekalipun mereka bukan anak kandung ku,tapi aku terlanjur menyayanginya seperti anak kandung ku sendiri. Semua perlakuanmu selama ini sudah cukupmembuat ku sadar, pernikahan ini hanyalah derita, bukan ibadah," ucap Reyhan dalam hati.

Hari menjelang sore, Ria yang sejak pagi tidak keluar kamar akhirnya luluh juga, perutnya yang keroncongan, membuat dia harus mengalah demi cacing-cacing yang minta di beri asupan. Ria berjalan menuju dapur mewah dirumahnya.

"Nyari apa, Non?" tanya Ani, bibi yang bekerja dirumah itu.

"Lapar, Bi," jawab Ria.

"Sebentar, Bibi panaskan dulu, Non." Sambil memasukkan makanan kedalam microwave.

Sambil menunggu masakannya, Ria merenung. Reyhan, Alvin, mana yang harus dia perjuangkan, Alvin dia laki-laki yang tidak bisa diajak berkomitmen, dia hanya mau sama uangnya saja. Sementara Reyhan yang sejak dulu setia kepadanya malah di telantarkan begitu saja.

"Sudah, Non." Bi Ani membuyarkan lamunannya.

"Oh, terima kasih,Bi.

Ria menikmati makannya, namun di sela-sela makan dia teringat akan Reyhan, yang selalu menemaninya, bahkan melayani dia makan.

" Rey, maafkan aku," ucapnya dalam hati.

Ria sudah tidak ada selera makan lagi, hanya beberapa suap saja makanan yang masuk kedalam mulutnya. Dalam benaknya hanya ada Reyhan.

"Oh Tuhan, rasa apa ini sebenarnya."

Ria meneteskan air mata, dia mengingat perlakuannya selama ini kepada Reyhan." Maaf Rey, maafkan aku." Ria semakin merasa bersalah.

"Aku harus menemui Reyhan, minta maaf kepadanya. Siapa tau saja dia berubah pikiran, dan tidak jadi menceraikan ku." Ria bergegas ke kamarnya.

"Rey, pokoknya kamu harus tetap menjadi milik ku, apapun yang terjadi. Jika aku tidak bisa memilikimu lagi, akan ku pastikan tidak akan ada wanita lain juga yang bisa memilikimu.

***

Ria yang egois mulai berulah, akan kah Reyhan mau menerima Ria sebagai istrinya lagi, atau akan tetap menceraikannya? tungguin terus update selanjutnya ya gaess...

🍂🍂🍂

Maaf gaes kemarin nggak up, tapi akan Syfa usahain hari ini bisa up dobel ya, Terima kasih, masih setia ngedukung karya receh ini. Jangan lupa dukungannya ya gaess,

Like

Komen

Gift

Vote

Rate

Di tunggu jejaknya,

Selamat menunaikan ibadah puasa. Jaga kesehatan jangan lupa bahagia 😘

1
Sri Puryani
kok udah tamat thor...
Queenzee🕊
menginspirasi sekali
Mizra May
kenapa panik bukan itu yang kau mau Reyhan munafik sekali anda
Mizra May
minta maaf tiada guna kalau tidak di bukti kan
Mizra May
tapi kenyataan nya MMG Reyhan suami orang kan
Mirfa Linda
gak jadi cerai dong. Rayhan pasti lemah lagi
Mirfa Linda
kok malah LDR an Thor jadi muter2 ceritanya.
Mirfa Linda
buat Hanna hamil Thor, kasian cuma ngurusin anak orang ehh Mak bapaknya gak tau terimakasih
Mirfa Linda
Hanna Hanna gak usah mikirin bahagianya orang pikirin bahagianya kamu sendiri aja
Mirfa Linda
kok kaburnya malah ada Leo tambah runyam masalahnya na.
Mirfa Linda
ria nya gak tau terimakasih udah mau Hanna ngurusnya dg ikhlas malah dituduh yg gak2
Mirfa Linda
bapak Ama anak sama2 egois. gak mikir apa Ama perasaan Rayhan. jgn mau Rayhan mereka cuma mikirin diri mereka sendiri
Erna Ningsih
hrs rey beresin dl sm ria perceraian nya kasian nana jd di cap pelokor dong
𝐀⃝🥀𝑨𝒅𝒓𝒊𝒂𝒏ʷᵃʷᵃ
stuju rey tinggalin aja ria bila perlu talak 6 biar tau rasa
𝐀⃝🥀𝑨𝒅𝒓𝒊𝒂𝒏ʷᵃʷᵃ: ya biar kapok tuh s ria🤣
total 2 replies
𝐀⃝🥀𝑨𝒅𝒓𝒊𝒂𝒏ʷᵃʷᵃ
rey ceritain aja smuanya biar ria tau diri
aku dkung kmu rey sma hanna
𝐀⃝🥀𝑨𝒅𝒓𝒊𝒂𝒏ʷᵃʷᵃ
ceritanya bagus aku suka tetp smangat nel dn sukses slalu
Sri Wahyuni
s hana cwe yg pling oon
Sri Wahyuni
hukumulloh ria mka nya jngn terlalu sombong hnya krn bnyk harta
Sri Wahyuni
s hana knp oon bgtu ya lbih suka jd istri kdua siri lgi msa dpan suram
Nenie desu
jangan lupa mampir di novel aku kak 🤗🤗🙏😇
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!