NovelToon NovelToon
Istri Pengganti Sang Duke

Istri Pengganti Sang Duke

Status: tamat
Genre:TimeTravel / Poligami / Patahhati / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:7.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: sayonk

#Maaf jika ada kesamaan nama tokoh.

Alana seorang gadis dari zaman modern. Dirinya harus menggantikan jiwa istri Duke Cristin, yang tak lain sebagai pengganti sang Kakak yang tiba-tiba menghilang di saat pernikahannya atas desakan kedua orang tuanya.

Duchess Viola, anak dari Duke Arland dengan istri keduanya, istri yang tidak di cintainya. Ibunya pergi meninggalkannya saat ia berusia 5 tahun. karena tidak kuat dan sakit hati yang Duke Arland tolehkan.

Hanya karna sebuah pernikahan politik. Viola dan Ibunya sama-sama terjebak ke dalam laki-laki yang tidak pernah mencintainya.

Duke Cristin
"Maafkan aku Vio, aku mencekik mu ke dalam janji itu. Aku tidak bisa mengabaikan janji ku. Aku tidak bisa menghapus tanggung jawab ku. Meskipun janji itu melukai perasaan ku, melawan arus perasaan ku."

ig:@riiez.kha.37

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sayonk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Membenci mu

Viola tidak membalas pelukan itu. Dia memejamkan matanya. Merasakan dada Duke Cristin yang bergetar menahan amarah.

"Kenapa Yang Mulia Duke ke sini?" tanya Viola melepaskan pelukannya.

"Apa aku salah mencari mu? kamu kemana saja? kenapa tidak pulang bahkan sampai larut seperti ini?" cerocos Duke Cristin dengan nada penekanan. Seolah dia mengingatkan status Viola. Bahwa seorang wanita bangsawan tidak boleh keluar sampai larut malam.

"Aku hanya ingin menghabiskan waktu di luar. Aku bosan di rumah." Kilah Viola berbohong. Dia tidak mau Duke Cristin tau kebenarannya.

Ehem

Ehem

Viola dan Duke Cristin menoleh, dia melihat Marquess di sebelahnya. Duke Cristin melihat ke arah Viola, kali ini dia paham. Ternyata istrinya tengah menghabiskan waktu bersama orang lain. Dada Duke Cristin berdesir. Sekilas amarah mulai keluar di wajahnya. Dia menarik tangan Viola ke arah keretanya, tidak peduli air hujan itu membasahi tubuh mereka.

"Yang Mulia." Viola merasakan cekalan di tangannya sangat sakit. Dia merasakan amarah itu dan ingin menjelaskannya.

"Yang Mulia semua yang kamu lihat tidak benar. Aku hanya bertemu saja dengannya." Ujar Viola dengan nada lembut. Dia duduk berhadapan dengan Duke yang menatapnya dengan tajam bak pisau.

"Cari penginapan di sekitar sini," ujar Duke Cristin dengan tegas.

Armand yang berada di samping kereta itu segera menjawab. "Baik Yang Mulia." Ujar Armand.

Saat Viola hendak mengeluarkan suaranya, Duke Cristin langsung memotongnya. "Kita bicara nanti." Duke Cristin langsung memalingkan wajahnya.

Viola menahan diri, nanti dia akan mengatakan semuanya. Melihat kemarahan itu membuatnya tak bisa merasakan tenang di hatinya. Tersirat perasaan bersalah padanya. Dia tidak ingin membuat laki-laki di depannya kecewa. Anggap saja dia tidak mampu menentang hatinya, namun pikirannya bertentangan lain. Pikirannya tak sejalan dengan hatinya. Bagaimana jika Abella kembali? dia tidak ingin sakit hati lebih dalam.

Sesampainya di penginapan yang lumayan jauh. Duke Cristin turun, lalu membantu Viola. Sementara Armand langsung mengurus penginapan sang majikan dan juga dirinya.

Viola masuk lebih dulu ke kamar mandi. Hanya butuh beberapa menit dia telah selesai dan meraih jubah mandinya. Viola sejenak melirik Duke Cristin yang melihat ke arah luar jendela. Badannya basah kuyup. Baru kemarin dia sakit dan sekarang harus terkena air hujan.

"Mandilah."

Duke Cristin menoleh, matanya menyimpan sejuta kekecewaan. Dia bergegas ke kamar mandi, melewati Viola tanpa sepatah kata apa pun. Anggap saja Viola hanya patung berdiri di depannya.

"Aku salah apa coba?" Gumam Viola menunjuk ke wajahnya. "Seharusnya dia itu bilang, kayak gak ada mulut saja." Gerutu Viola. Dia melangkahkan kakinya ke arah lemari, mengambil baju tidur. Sekaligus baju tidur Duke Cristin.

Penginapan itu, bukan penginapan biasa. Hanya kalangan kelas atas yang mampu menginap di sana. Karena semua keperluan para pengunjung tersedia. Bahkan baju tidur pun ada.

Pintu kamar mandi itu pun terbuka, memperlihatkan seorang laki-laki dengan berprawakan tegas dan dada bidangnya. Dia hanya menggunakan handuk sebagai penutup juniornya.

"Ini," Viola mengambil baju tidur itu. Duke Cristin tak menanggapinya, dia memilih mengambil baju tidur lainnya yang terletak di lemari itu.

"Kamu kenapa sih? soal yang tadi itu. Aku hanya meminta bantuannya." Ujar Viola yang tidak tahan dengan sikap Duke Cristin.

"Oh, jadi kamu tau sekarang di mana letak kesalahan mu. Kamu seenaknya saja keluar rumah tanpa ijin. Dimana kesopanan mu sebagai bangsawan?" ejek Duke Cristin.

"Aku tidak butuh gelar itu, aku hanya butuh hidup bebas tanpa beban apa pun."

"Baik, hidup bebas. Maka akan aku perlihatkan hidup bebas seperti Ibu mu." Duke Cristin mendorong Viola ke arah ranjang.

"Kau mau apa?" tanya Viola gelagapan. Dia tidak mau menyerahkan tubuhnya dengan kemarahan Duke Cristin malam ini. Lagi pula mereka hanya sebatas menikah bukan karena cinta.

"Kamu tau Vio, dari dulu aku menginginkan ini." Duke Cristin mencengkram erat tangan Viola dengan tangan kanannya.

"Jangan ! kita tidak saling men-"

Duke Cristin langsung membungkam mulut Viola dengan mulutnya. Mengecupnya, menyesapinya, **********. Bermain di area mulutnya. Seolah lidah itu tengah bergulat di dalam mulutnya.

Viola tetap kekeh, dia meronta sekuat tenaga. Ingin menendang Duke Cristin tapi tidak bisa. Kedua kakinya di himpit oleh tubuh Duke Cristin.

"Brengsek ! lepas."

Dalam sekali tarikan, tubuh itu terpajang jelas di depan Duke Cristin. Duke Cristin tersenyum meremehkan. Ciuman itu turun di leher Viola. Terus turun ke arah dadanya. Meremas kedua gundukan itu. Menyesapi benda kecil itu. Aliran hangat itu menjalar di dalam darahnya. Tubuhnya seakan sesak melihat pemandangan di depannya itu.

"Inilah hukuman mu," Duke Cristin terus turun ke bawah. Memberikan tanda kepemilikannya di dada Viola dan turun ke perutnya. Sejenak dia melupakan semua janjinya. Dalam kepalanya sekarang. Hanyalah mempertahankan Viola, ketika kebencian itu ada pada kedua matanya. Rasanya sangat menyakitkan.

Duke Cristin membuka kakinya dengan lebar. Sementara tangisan Viola dia tidak memperdulikannya. Junior itu masuk ke dalam lubang sempit itu. Viola mengerang kesakitan di bawah perutnya. Dia menggigit bibir bawahnya. Dalam hatinya dia mengumpat sumpah serapah. Benci, dia benci dengan sikap Duke Cristin.

Duke Cristin terus menghentakkan pinggulnya, dia ajukan dengan lembut dan pelan. Dan sekarang dia melajukan juniornya dengan cepat. Viola memang merasakan hangat, dia terbuai dengan permainan Duke Cristin, namun pikirannya menolak keras.

"Aku membenci mu," lirih Viola di sela tangisannya.

1
Yulia pacar Jin
kalau kayak gini ceritanya ibu Duke yg meninggal secara gak langsung seperti ibu mertua yg jahat karna wasiat terakhir nyaa tapi mungkin aja ibu nya Duke mengira kalau Duke cinta sama Abella makanya berwasiat untuk menikahi putri nya Duke Arlan yaitu Abella.🥹 jadi Abella sakit, jadi Duke Cristin sakit, jadi Viola sakit, dan READERS pun akhirnya juga sakit😭
Yulia pacar Jin
MAAFFff bgtt nihh thorr kalau tersinggung ta-tapii KALIMAT YANG BENAR ITU MENODONG KAN BUKAN MENYODONGKAN.

-MENODONGKAN berasal dari kata dasar todong, artinya mengarahkan senjata ke orang lain untuk mengancam.
-MENYODONGKAN berasal dari kata sodong, yang artinya menyodorkan atau mengajukan (bukan khusus ancaman senjata)
Karena konteksnya pistol + ancaman, yang tepat menodongkan, bukan menyodongkan
echa purin
👍🏻
mrsdohkyungsoo
thankyouu
Vindy swecut
keren...suka banget am cerita2 author...❤️❤️
Andrea
/Rose//Rose//Rose//Rose/
Nana Niez
lelaki egois,, dan tolol,,, lbh baik g usah punya siapa siapa
Nana Niez
tpi menyakiti fisik dan mental itu sdh keterlaluan namanya,, gt kok masih berharap dicintai,, kan pgn dipisui itu namanya
Nana Niez
awas aja kl SMP masih jodoh sm Siyeon suami laknat dan tinggal sm bapak titisan iblis itu
restu s a
mampir thor
Azlina85
Aku saja tidak memaafknmu.. Apa lg vio...
Nuri_cha: Halo sahabat pembaca,

Aku baru saja menulis novel terbaru. SIAPA AKU DISISIMU

Bercerita tentang seorang wanita yang baru terbangun dari koma, dan tiba-tiba sudah memiliki suami.

Mampir yuk, semoga sesuai dengan genre kamu.

Terima kasih 🙏🏻
total 1 replies
Susi dinerti
bagus
Wulan Sari
pelakor
manira zhang
di buat erosi di awal" sama kelakuan Duke, tp syukurlah happy ending
manira zhang
udah tau bapaknya sama abangnya benci ke viola malah dia pergi demi viola, ku rasa otaknya bermasalah mbak Abella ini
manira zhang
tinggalin aja sih si duke pe'a biar dia tau rasanya kehilangan, bilang cinta tp knp harus menyakiti fisik dan mental orang yg di cintai, klo emang krn janji ke ibu nya, kan cukup di abaikan gk usah ikutan bapaknya yg guwendeng itu buat nyiksa viola jg
manira zhang
lah dia yg udah nyakitin viola knp pula dia kesal klo viola membencinya, anehh🙄
manira zhang
baru baca udah ikutan erosi jiwa😑
gempi
g
Nenie Chusniyah
luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!