NovelToon NovelToon
Pacar Kecil Tuan Muda

Pacar Kecil Tuan Muda

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Obsesi / Beda Usia / Diam-Diam Cinta
Popularitas:27.4k
Nilai: 5
Nama Author: mul

" Aku menyukai dia sejak pandang pertama, jadi dia harus menjadi pacarku " ucap Arasya menatap penuh damba pria dewasa yang duduk bersandar di sofa restoran masih dengan stelan jas kerjanya .

......

Sean Brisbane menjadi terheran-heran memikirkan gadis yang sudah beberapa hari ini selalu mengejar nya bahkan berusaha mendekati nya tanpa ragu .

" Sangat centil " ucap Sean mengambil lipstik di tangan Ara lalu membuangnya ke lantai agar bodyguard yang lain tidak melihat dia memakai lipstik lagi .

" Kenapa? apa aku terlalu cantik hingga Kakak tidak kuat menatapku memakai lipstik?" tanya Ara memungut lipstik nya yang di jatuhkan Sean .

" Cantik?" ulang Sean dengan tatapan geli nya pada gadis kepedean itu.

" Ayolah Kak jadi pacar Ara aja , Ara suka sama Kak Sean, ganteng !" gemas Ara dengan tampang cegil nya mencuri kesempatan untuk memeluk sebelah lengan Sean yang masih melek mendengar apa yang barusan dia katakan.


next

yuk baca cerita Ara , sicegil Bang Sean

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 31 Galak layaknya harimau

"Bodyguard, bawa tas Ara ke dalam ruanganku," perintah Sean menelepon bodyguard-nya.

Ara yang berbaring di lantai itu langsung duduk begitu bodyguard Sean masuk.

"Mmmmh." Ara langsung duduk memunggungi mereka ketika Bimo ikutan masuk juga.

"Nona kecil, ini sepatumu," kata Bimo menahan tawa melihat Ara yang sepertinya benar-benar habis tantrum.

"Keluarlah," ucap Sean mengangkat lalu mendudukkan Ara di atas sofa.

Sean membuka tas Ara lalu mengambil sisir dan vitamin rambut, segera menyisir rambut Ara yang sudah berantakan.

"Dengar, Baby, kamu adalah kesayanganku dan aku berjanji padamu bahwa aku tidak akan pernah mengambil kesucianmu sebelum kita resmi menikah," ucap Sean mengecup pipi Ara yang sudah mulai tenang.

"Mmmmh, nggak mau temenan lagi sama Ayang, takut," ucap Ara yang benar-benar ketakutan tadi karena Sean bertindak seolah-olah benar akan memperkosa Ara.

"Tidak mau temenan lagi?" ulang Sean melonggarkan dasi dan melepas jasnya.

"Ma, mau, mau, Ara mau temenan sama Ayang," kata Ara gelapan.

"Itu bagus," kata Sean mengulum senyum melihat wajah takut pacar kecilnya.

Awalnya Ara berpikir Sean hanyalah pria dewasa dengan emosi yang sudah stabil, tapi tidak, ternyata dia aslinya pria matang yang buas.

......

1 minggu kemudian.

Drettt

Drettt

"Kenapa tidak dijawab?" pertanyaan Melly pada Ara yang duduk memegang ponsel di sebelahnya, namun sama sekali tidak menjawab telepon.

"Ara kesel sama Kak Sean, sudah dari seminggu yang lalu Ara ajak jalan, tapi dia selalu sibuk," cemberut Ara.

"Ara, Kak Sean adalah pria dewasa yang punya pekerjaan, jadi memang tidak selalu bisa main seperti kita yang bisa kapan saja," kata Melly memberikan sahabatnya pengertian.

"Tapikan Ara pacarnya, harusnya dia juga punya waktu untuk Ara, bukan cuma bekerja. Lagian Ara cuma minta waktu beberapa jam," sendu Ara.

"Ara rindu sama dia, pengen peluk dan manja-manja," suara kecil Ara menatap banyak pasangan kekasih yang makan di kantin kampus.

"Sebenarnya Kak Sean itu cinta Ara nggak sih, Mell?" pertanyaan Ara menatap Melly yang hanya mengaduk-aduk nasi goreng di piringnya.

"Aku tidak tahu," jawab Melly langsung cari aman.

"Menurut kamu gimana, Mell? Aku butuh pendapat," kata Ara memegang sebelah tangan Melly agar bicara.

"Ara, kita masih remaja akhir, sedangkan Kak Sean adalah pria dewasa. Mungkin cara mencintai versi orang dewasa memang berbeda dari kita yang masih ABG," argumentasi Melly.

"Bukti dia cinta kamu selalu beliin apa yang kamu minta, kalau perihal waktu, yang namanya pebisnis itu memang sibuk dari pagi sampai malam," lanjut Melly.

"Selagi dia tidak selingkuh, kenapa kamu harus mengeluh?" ucap Melly.

"Ara itu pengennya dia selalu ada," rengek Ara.

"Yaudah, pacaran sama pengangguran sana. Kamu bisa bersamanya dua puluh empat jam," ucap Melly yang lama-kelamaan jengkel juga bicara dengan Ara.

"Mell, Melly, tunggu," kata Ara berlari mengejar Melly yang sudah jalan duluan.

"Kamu kenapa sih sekarang jadi emosional banget?" ucap Ara merangkul pundak Melly setelah mengejarnya.

"Habis bicara sama kamu bikin emosi aku semakin naik saja, dikasih penjelasan malah teguh dengan pendapat sendiri," omel Melly menoyor kepala Ara.

"Ara kan selalu benar," ucap Ara dengan senyum nyengirnya melihat tatapan sebelah mata Melly.

Ting.

"Huhhhh, tahu nggak, masuk begini aku pulang dari tadi," Melly semakin kesal melihat chat group di mana dosen membatalkan pertemuan yang tinggal 10 menit lagi.

"Apa sih, Mell, marah-marah mulu. Kalau nggak masuk, yaudah ayo jalan-jalan," kata Ara yang malah bahagia.

"Aku udah bosan mengelilingi bumi sama manusia berisik kayak kamu," ucap Melly yang langsung mematahkan mental Ara yang sudah ceria karena berpikir akan jalan-jalan itu.

"Hwaaa, Melly, kamu tega banget bilang begitu. Mentang-mentang teman kamu banyak, sementara teman Ara kamu doang," cemberut Ara.

"Ara, mengertilah, aku sedang tidak ingin jalan-jalan," kata Melly yang seharian ini merasa bad mood.

"Kalau gitu ayo ke perusahaan Kak Sean, di sana kamu bisa belajar banyak soal bisnis," tawar Ara yang tahu kalau Melly sangat fanatik jika soal ilmu bisnis.

"Lah, emang boleh datang di jam kerja?" tanya Melly yang merasa tawaran Ara menarik juga.

"Kak Sean bolehin Ara datang kapan aja kok, bahkan tanpa harus lapor bisa langsung ke ruangannya," ucap Ara.

"Dia udah segitunya dan kamu masih merasa dia tidak mencintaimu," ucap Melly.

"Tapikan dia sibuk," kata Ara lagi yang membuat Melly bernapas kasar.

"Ayolah, Mell, kita ke sana," ajak Ara yang ingin bertemu dengan Sean.

"Enggak ahhhh, buat apa aku temenin orang pacaran? Jadi lalat," ucap Melly tak mau.

"Nanti sampai di sana ada sistem Bimo, kamu bisa belajar banyak soal bisnis dari dia," kata Ara tersenyum mengangkat sebelah alisnya.

"Yang ada aku malah jatuh cinta melihat pria pintar dan tampan sepertinya," ucap Melly kalau melihat orang pintar selalu kagum dan berakhir jatuh cinta.

"Kalaupun jatuh cinta juga nggak apa-apa, toh dia belum beristri," pendapat Ara.

"Kalau dia punya pacar?" ucap Melly.

"Sebelum janur kuning melengkung, jomblo bebas menikung," kata Ara dengan ceria menarik tangan Melly agar segera ikut dengannya.

"Ehhhhh mulut kamu, gimana kalau Kak Sean yang ditikung wanita lain?" ucap Melly terus berjalan karena diseret Ara.

"Gampang, tinggal tikung balik," kata Ara membukakan pintu mobilnya untuk Melly.

......

Beberapa karyawan di lantai dasar langsung melongo melihat sebuah Lamborghini Aventador berhenti di lobi perusahaan.

Setelah dua gadis yang memakai pakaian serba sama persis keluar, "Om, parkirin mobil Ara, ya," kata Ara pada salah satu bodyguard Sean yang mulai akrab dengannya.

"Wahhhh, perusahaan Kak Sean sebesar dan semewah ini," shock Melly melihat gedung perusahaan milik Sean yang terdiri dari puluhan lantai.

"Baguslah, kan Ayahnya kaya," kata Ara berjalan ceria menenteng paper bag di tangannya sambil memeluk sebelah lengan Melly.

"Ooohhh iya, gimana soal Ayahnya Kak Sean?" pertanyaan Melly dengan suara kecil jadi sungkan melihat staf dan karyawan yang menyapa serta menunduk pada Ara.

"Aku belum pernah bertemu Ayah lagi sejak saat itu," kata Ara ikut bergegas masuk bersama beberapa petinggi perusahaan menggunakan lift khusus.

Ara menekan tombol lift yang langsung menuju ruangan Sean, sementara Melly sudah risih karena mereka berdiri di hadapan 7 petinggi perusahaan.

"Melly, Ayah Kak Sean itu sangat galak dan ketus, padahal kalau dia sering tersenyum dia tidak akan terlihat setua itu," kata Ara yang bicara tanpa memedulikan orang-orang di sekitarnya.

"Padahal istrinya sangat cantik dan anggun. Aku jadi meragukan pepatah jodoh cerminan diri sendiri," celetuk Ara.

"Bagaimana mungkin panda sepatuh itu menikah dengan harimau," isyarat Ara.

"Hmmmm." Ara langsung menoleh menatap siapa yang berdiri di belakangnya.

1
Linda Ayu Tong-Tong
akhirnya nicholas koit jg..jahat sih🤣🤣🤣
Linda Ayu Tong-Tong
gaaaaass lanjut kak..iiih keren daddy nya ara..tuh kamu harus banyak belajar dri daddy ara sean...
Dewi kunti
semangat seaaaaann
Yel
sean sweet bet 😭
Dewi kunti
hadeeeeehhh cinta buta
Dewi kunti
melupakan kali yaaaa
Yel
chapter 100 pun gas ini mah 🤣
Arin
Kalau sampai Nicholas tau Ara di mana, berarti Irene yang bocorkan informasi nya
Linda Ayu Tong-Tong
waduh masa ara mau diculik
Adinda
Ara anaknya Alex sama lala ya Thor,berarti lala punya kakak cowok dua ya
Yel
nikah nikah nikah 🤭
Arin
Namanya perempuan.... biarpun Ara dari keluarga kaya. Kalau di belikan pacar pasti gak nolak lah..... apalagi kalau yang di belikan barang mahal yang limited edition🤭🤭🤭
Yel
jgn lupa acara nikah nya thor, udh 50an chap soalny 😍
Linda Ayu Tong-Tong
kpn mreka nikah thor..dah gk sabaaarrr
Linda Ayu Tong-Tong
iiih baguussss🤣🤣
Linda Ayu Tong-Tong
wakakaka ara lu ngajari camermu ngambekk🤣🤣🤣🤣🤣
Yel
ihiww double date 🤭
Linda Ayu Tong-Tong
wawawawak.....nakal sih ara🤣🤣🤣
Arin
Kalau sudah tau kebenarannya, jangan sampai Ara meninggalkan Sean lagi. Jika sampai terjadi..... Sean gila beneran
Yel
ribet amat peraturan kek keluarga kerajaan aja ya 😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!