Setitik debu mampu melahirkan dunia. Sehelai rumput dapat memutus takdir, hukum, dan karma.
Putra-putri takdir lahir satu per satu, sekte kuno membuka gerbang tersegel, dan para suci kembali mengejar keabadian.
Di sudut dunia yang tak layak dicatat sejarah, seorang pemuda membuka mata dengan ingatan dari dunia lain. Ia tidak menyembah keajaiban, melainkan membedah hukum di baliknya.
Ketika para jenius menunggu anugerah Langit, ia membongkar rahasia bumi. Ketika dunia menyebut keajaiban sebagai takdir, ia menyebutnya hukum yang belum dipahami.
Dengan pengetahuan fana dan bahan langit-bumi, ia menciptakan sesuatu yang mustahil di jalan kultivasi: jari emas buatan manusia.
Sejak ciptaan itu menyatu dengannya, takdir kehilangan jejak. Masa lalunya lenyap. Masa depannya tak terbaca. Bahkan Langit tak mampu melihat jalan yang akan ia tempuh.
Hingga ia mengangkat pandangannya ke Langit dan bertanya: apakah kultivasi anugerah Langit—atau rancangan keberadaan yang lebih tinggi?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naevys Presspire, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 26.1: Kompetisi 10 tahunan Clan Su
Satu bulan berlalu.
Selama waktu itu, Su Dingxuan nyaris menenggelamkan dirinya sepenuhnya dalam peningkatan Talisman. Bahkan untuk sementara, ia mengesampingkan kultivasinya sendiri. Karena itu, Realm-nya masih tertahan di Qi Refining Menengah Tingkat 5.
Namun, hasilnya tidak mengecewakan.
Dengan fokus penuh pada Talisman, ditambah bantuan dari Real-Time Analytical Optimization, Su Dingxuan akhirnya berhasil mencapai Talisman Apprentice Tingkat 2.
“Huh...” Ia mengembuskan napas panjang, memandangi hasil latihannya dengan perasaan yang sulit dijelaskan. “Kalau tanpa bantuan Real-Time Analytical Optimization, mungkin butuh lebih dari dua tahun bagiku untuk menjadi Apprentice Tingkat 2.”
Ia berhenti sejenak, lalu teringat sesuatu.
“Bahkan Leluhur Pendiri, seorang genius dengan bakat pemahaman luar biasa, tetap butuh enam bulan untuk mencapai Talisman Apprentice Tingkat 2.” Su Dingxuan menggeleng pelan. “Jelas, tidak ada profesi di dunia kultivasi ini yang mudah.”
Ruangan kembali tenang.
Su Dingxuan duduk diam beberapa saat, membiarkan pikirannya berjalan.
‘Karena aku sudah mencapai Talisman Apprentice Tingkat 2, setidaknya aku sudah memiliki modal untuk berpetualang. Sekarang tinggal meningkatkan Realm dan pemahaman Teknik Kultivasi.’
Rencana untuk berpetualang sebenarnya sudah lama ia susun.
Ia tidak berniat keluar dengan membawa identitas besar sebagai keturunan Clan Su. Sebaliknya, Su Dingxuan ingin memulai dari nol, seperti seorang Loose Cultivator biasa. Ia hanya akan membawa beberapa puluh batu Spiritual sebagai modal awal, lalu berkembang perlahan dari bawah dengan mengandalkan Talisman miliknya sendiri.
Dengan begitu, ia bisa merasakan langsung seperti apa perjuangan tanpa dukungan.
Hanya dengan memulai dari dasar, seseorang mungkin benar-benar mengerti bagaimana kultivasi itu sebenarnya.
Semakin dipikirkan, semakin bersemangat dirinya. Mungkin saja dalam perjalanan nanti, ia akan bertemu beberapa teman yang sama-sama berjuang mencari peluang, menemukan beberapa material untuk peningkatan Chips, lalu menjadi kuat dengan cepat.
Senyuman Su Dingxuan membeku.
Ia tiba-tiba sadar ke mana pikirannya melayang.
‘Tidak, tidak. Kamu boleh berpikir positif, Dingxuan, tapi jangan sampai lupa realita.’ Ia menarik napas pelan, menenangkan diri. ‘Aku harus tetap hati-hati. Ambil langkah demi langkah, lalu bangun kekuatan secara perlahan.’
Setelah mengatur kembali pikirannya, Su Dingxuan baru saja berniat kembali fokus pada kultivasi ketika suara ketukan terdengar dari pintu rumahnya.
Ia membuka pintu.
Di luar berdiri seorang pria paruh baya dengan Realm Qi Refining Menengah Tingkat 6. Begitu melihat Su Dingxuan, pria itu segera membungkuk hormat. Senyum menyanjung tampak di wajahnya.
“Tuan Muda Ke-13, maaf mengganggu waktu Anda,” ucap pria itu. “Sebentar lagi akan ada Kompetisi Lima Tahunan Clan. Tuan Muda dapat ikut berkompetisi jika berkenan. Jika tidak, Tuan Muda tetap harus hadir dalam pertemuan sebagai wajah generasi muda Clan.”
Su Dingxuan termenung sejenak.
‘Harus ikut meramaikan acara, ya? Berarti dua belas sepupu laki-laki dan perempuanku juga akan hadir...
‘Ini juga kesempatan untuk melihat situasi generasi masa depan Clan Su.’
Setelah menimbang sebentar, Su Dingxuan mengangguk.
“Baik. Terima kasih sudah menyampaikan informasinya. Aku akan hadir.”
“Kalau begitu, saya izin pamit dulu.”
Utusan itu kembali membungkuk hormat. Setelah melihat anggukan dari Su Dingxuan, ia segera berbalik dan pergi. Tampaknya, ia masih harus menyampaikan kabar yang sama kepada tuan muda lainnya.
Pintu tertutup kembali.
Su Dingxuan berdiri di tempatnya beberapa saat, lalu pikirannya kembali tertuju pada Clan.
‘Semakin besar sebuah Clan, semakin banyak keturunannya. Semakin banyak keturunannya, semakin kompleks pula hubungan di dalamnya.’
Selain Su Ya, ia hampir tidak mengenal sebelas sepupu lainnya.
‘Sepertinya aku butuh lebih banyak informasi. Walaupun aku tidak berniat terlibat dalam kepemimpinan Clan, setidaknya aku harus tahu apa yang sedang terjadi.’
Dengan pikiran itu, Su Dingxuan kembali menenangkan diri dan melanjutkan kultivasi.
Satu minggu berikutnya berjalan dengan cukup tenang.
Su Dingxuan tidak terburu-buru mengambil keputusan apa pun. Ia tetap mempertahankan ritme latihannya, sesekali memeriksa Talisman yang sudah ia buat, lalu menimbang kembali persiapan yang mungkin ia perlukan setelah Kompetisi Clan berakhir. Meski tidak berniat menonjol, ia juga tidak ingin datang tanpa memahami situasi sama sekali.
Informasi tentang para keturunan utama Clan Su pun mulai ia susun sedikit demi sedikit dalam benaknya.
Sebagian besar nama masih terasa asing. Realm mereka, cabang asal mereka, serta posisi mereka dalam generasi muda Clan, semuanya belum sepenuhnya ia pahami. Namun setidaknya, Su Dingxuan tahu satu hal: pertemuan kali ini tidak akan sesederhana datang, duduk, lalu menonton kompetisi.
Di tempat seperti Clan Su, bahkan posisi duduk pun bisa memiliki makna.
Tepat satu minggu kemudian, Kompetisi Clan Su akhirnya digelar.
Kemeriahannya tidak sederhana. Seluruh cabang Clan seolah ikut terseret dalam suasana besar itu. Dari masing-masing pulau, para anggota cabang dapat menyaksikan jalannya kompetisi melalui layar Formasi. Sementara itu, kompetisi dilaksanakan di Pulau Utama.
Di bawah pengaturan ibunya, Su Dingxuan dipakaikan pakaian yang jauh lebih elit daripada biasanya.
Saat ia bertanya kenapa harus sampai seperti itu, ibunya hanya menjawab dengan tenang bahwa sekarang ia adalah salah satu wajah generasi muda Clan. Jadi, penampilannya harus pantas dilihat.
Su Dingxuan tidak bisa membantah itu sama sekali.
Ketika sampai di arena, ia langsung menatap hamparan luas di hadapannya.
Tempat itu tidak terlihat seperti arena terbuka biasa. Lebih tepatnya, di dalamnya terdapat sebuah hutan kecil yang dikelilingi oleh Formasi. Hanya dengan sekali lihat, Su Dingxuan sudah dapat menebak kegunaannya.
Formasi itu dapat memindahkan seseorang di bawah Realm Foundation Establishment keluar dari arena ketika hampir meninggal atau terluka parah.
Setelah mengamati arena, Su Dingxuan mengangkat pandangannya ke atas.
Di sana terdapat tujuh kursi.
Satu kursi berada paling tinggi, sementara di kedua sisinya masing-masing terdapat tiga kursi. Itu jelas tempat untuk Pemimpin Clan dan enam Pemimpin Cabang.
Lalu, tidak jauh dari arena, ada deretan kursi lurus yang menghadap langsung ke medan kompetisi. Jumlahnya sekitar tiga belas.
Su Dingxuan sempat berhenti, tidak yakin harus duduk di mana.
Seorang pengurus segera mendekat dan membungkuk kecil.
“Tuan Muda Ke-13 dapat duduk di barisan paling kiri.”
Su Dingxuan mengangguk.
Ia berjalan menuju kursi yang ditunjukkan. Saat melihat kursi-kursi lain yang masih kosong, ia tidak bisa menahan diri untuk bertanya-tanya apakah ia datang terlalu cepat.
Namun, tidak lama kemudian, dua orang datang bersama.
Mereka adalah sepasang laki-laki dan perempuan. Keduanya berjalan sambil mengobrol ringan. Dari pakaian mereka saja, jelas bahwa status mereka tidak rendah. Laki-laki itu tampak mulia dan tampan, sedangkan perempuan di sampingnya memiliki wajah cantik dengan beberapa aksesori yang membuat penampilannya semakin menyerupai seorang dewi muda.
Su Dingxuan berdiri dan menyapa lebih dulu.
“Saudara Su Ziyu, Saudari Su Meixue.”
Keduanya menoleh, lalu membalas salamnya dengan sopan.
“Saudara Su Dingxuan.”
Su Ziyu tersenyum dan memulai percakapan lebih dulu. “Agak terlambat, tetapi aku, Su Ziyu, mengucapkan selamat atas kepulanganmu ke Clan.”
Su Meixue juga ikut berbicara. “Berarti ini pertama kalinya kamu menghadiri Kompetisi Clan, kan? Apakah kamu akan ikut berpartisipasi?”
Su Dingxuan membalas dengan tenang, “Kekuatanku masih lemah. Selain itu, aku juga belum tahu banyak tentang Kompetisi Clan.”
Mendengar itu, mata Su Meixue sedikit berbinar.
End Chapter 26.1
Chapter 7 sampai 11 itu merupakan harga tiket mc untuk masuk kedunia yang lebih besar.
Jdi reset penelitian ini hanya terjadi di chapter awal 7 sampai 11, setelah itu dunia kultivasi akan terbuka.
Dia bukan orang yang di beri jalan oleh langit, jdi dia membuka jalanya sendiri, satu satunya yang bisa dia andalkan hanya lah ingatanya sebagai seorang saintis. Karena memang tidak ada yang bisa dia andalkan selain itu.
Mohon bersabar hingga chapter 11 lewat, karena kemampuan mc tidak jatuh dari langit, atau tibatiba mendapatkan warisan.
Cuman saran aj🙏👍
Itu semua karena gaya penulisan Author, Jdi dari 2013 author selalu baca novel terjemahan, bahkan sampai jalur mechine transate yang bikin kepala pusing (Biasanya di kenal sebagai penyimbangan kultivasi)😅
Apa yang sering dibaca mempengaruhi gaya tulisan. Jadi mohon maaf jika ada yang tidak tebiasa, 🙏
dan terimakasih sudah support novel ini.
Salam dari Naevys Presspire
Ku lihat kingkatan kultivasinya menggunakan standar Xianxia yah, kyk ISSTH, Renegade Immortal RMJI dan kwn².
Bagi yang belum tau, dari bab sejauh ini bab 11 yah, tingkatan Kultivasinya Qi Refining => Foundations Establishment => Core Formatin (Biasanya novel terjemahan menggunakan nama Inti Emas/Golden Core) => Nascent Soul.
Untuk di atasnya, belum terungkap, wkwkw