NovelToon NovelToon
WHEN NPC Fallin Love

WHEN NPC Fallin Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Ketos / Cinta pada Pandangan Pertama / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Menjadi NPC
Popularitas:999
Nilai: 5
Nama Author: Sapiluv Mprits

_


When npc fallin love?

Gadis remaja cantik kini terduduk menggaruk keningnya yang tak gatal, pikirannya selalu berkhayal jika npc seperti dia jatuh cinta pada pemain utama di dunia nyata?

Ah, pasti seru!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sapiluv Mprits, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Se-frekuensi

Ayya terkejut bahkan tertegun melihat galih menggengam tangannya.

" Ke cafe bareng gue.." Ucap Galih mengulang.

Ayya mengernyit. " Ya?"

Melirik pada Kania dan willy yang sama-sama terkejutnya, ayya menjadi bimbang.

" Ayo naik ke motorku.." Ajak Galih menyeret ayya ke motornya.

Bagai tersambar petir, tubuh ayya panas dingin saat Galih bersikap seperti ini di depan Kania dan mereka yang melihat.

Usai menaiki jok belakang Galih, ayya menoleh pada Kania yang masih mengawasinya.

Galih pun menyadari itu, lalu menoleh pada ayya.

" Udah?" Tanyanya memastikan ayya sudah siap.

Ayya mengangguk. " Udah kak.. Tapi jangan ngebut lagi, plis.."

Galih memicing. " Terserah supir, penumpang terima jadi."

Hey! Ayya langsung bergeser mundur, Galih pun dengan sengaja menarik cepat gas motornya hingga membuat ayya seketika kaget dan reflek memukul pundaknya.

" Kak Galih ih ga lucu!!!"

Galih hanya tersenyum menahan tawanya, lanjut ia melajukan motor setelah pamit pada willy untuk mendahuluinya.

Vrooom...!

Melihat kepergian Galih dan ayya membuat Kania cemberut, willy pun tergelak lirih.

" Cemburu?"

" Banget!"

Hadeh, willy langsung menoleh.

" Mereka berdua cuma tetanggaan, ga usah mikir yang aneh, udah cepet naik sebelum makin sore." Titah willy.

Sembari menaiki jok motor willy, Kania tak berhenti curhat padanya.

" Masak semalem kak galih chat aku cuma karena ngelarang ayya jemput, kan aku mau kesana sendiri.."

" Udah malem kani, lu harusnya inget waktu juga, cewek loh.."

Hmm, meski sudah berkali-kali willy sangkal segala persangkaan Kania pada Galih, Kania tetap saja tak berhenti menyerocos sampai willy menjadi muak.

Skip-

Di cafe yang sedang hits atas rekomendasi Kania itu, ramai sudah jelas, namun itu tak menjadi masalah mereka para anak muda untuk menikmati waktu nongki nya.

Kedatangan Roy dan teman dekatnya menambah keseruan perkumpulan mereka.

" Halooo, salam kenall.." Ucap aura, teman dekat a.k.a Hts-an Roy.

Mereka semua asik becanda, ngobrol yang tidak pernah mati topik, lawakan yang asik, serta makanan yang enak membuat mereka tak ingin cepat-cepat melewatkan moment ini.

Kecuali ayya, melihat Galih yang sangat berbeda dari biasanya membuat ayya curiga.

Galih begitu antusias mengobrol, mendengar, bercerita, bahkan menanggapi lawakan willy dan Roy yang terlihat sangat seru.

Namun energi ayya sebagai introvert sangatlah mudah terkuras, berbeda dengan Kania yang masih on sampai sekarang, bahkan ia menjadi lebih dekat saat ada aura teman Roy.

Melihat ayya yang hanya diam, aura pun bertanya.

" Ayya kok diem aja? Eh, ayya nih lucu ya, kayak bukan anak SMA.." Ucapnya membuat ayya mengernyit bingung.

" Lah? Terus anak siapa?" Tanya ayya.

" Anak pak radit.." Jawab Galih asbun.

Ish, ayya memutar matanya malas, sontak mereka semua tergelak melihat respon ayya.

" Maksud ku, first impression kenal ayya tadi kayaknya cewe pecicilan gitu, tapi ternyata pendiem juga ya.." Ucap aura.

" Emang pecicilan, cuma lagi abis aja batrenya.." Cibir Louis.

Haishhh, mereka kembali tertawa, sedangkan ayya langsung mengambil buku novel dari dalam tas nya.

Aura yang melihatnya pun menjadi antusias saat melihat buku tersebut.

" Eh, buku itu kamu baca juga ayya??" Tanya aura.

Ayya mengernyit, lalu menunjukkan bukunya lebih jelas sehingga aura menjadi girang saat itu juga.

" Buku ini?"

" Ih, gue suka banget novel itu di platform online, sayang ga kebagian PO nya, jadi.. Lo berhasil war PO bukunya ay?? Waahhh.."

Ayya pun terkesiap dengan senyum begitu lebar.

" Kak aura beneran tau buku ini?" tanyanya memastikan.

Begitu aura mengangguk, ayya reflek memeluk aura kegirangan.

" Ternyata diem-diem kamu suka baca, ga nyangka bacaan kita sama pula.."

keduanya membali berpelukan sejenak, kemudian menjadi asik sendiri membahas seputar novel yang tengah on going, ataupun review novel yang sudah mereka baca.

Sementara itu, para cowok dan Kania itu merasa semakin aneh dengan kedua gadis pecinta novel tersebut.

" Nah kan, ketemu yang se frekuensi jadi asik sendiri." Cibir Roy.

Galih pun terkekeh menepuk lengan Roy.

Satu jam kemudian, jam 6 petang membubarkan kumpulan sirkel Galih dengan ayya, Kania, dan aura.

Mereka pun berpisah pulang ke rumah masing-masing.

Sejujurnya Kania berharap diantar pulang oleh Galih karena ia searah dengan kosannya.

Namun sayang Galih tidak pulang ke kosan, ia pulang searah dengan ayya menuju rumah eyangnya.

Adanya willy yang selalu siap mengantar teman yang membutuhkan bantuannya, namun Louis sudah meng keep willy untuk pulang bareng ke kosan.

Hiks, Kania seketika menunduk, berpura-pura menangis, namun tenang saja karena ia hanya becanda.

" Gue udah ada yang jemput, kok.." Ucapnya cengengesan.

" Hah? Siapa? Papi kamu katanya lagi dinas seminggu?" Tanya ayya khawatir.

Namun kania dengan malu-malu mendekati ayya dan berbisik.

" Sama cowok SMK pramudana. Yang pernah gue ceritain ke elo.." Ucap Kania lirih.

Ayya pun tercekat. " Yang mana jir? Cowok SMK itu ga cuma satu yang kamu ceritain.."

Plak! Kania menepuk jidat nya lelah, kemudian berbisik lagi.

" Yang anak basket, namanya revandra.. Inget ga?"

Ayya menggeleng dan Kania pun reflek menahan kesabarannya.

" Liat aja entar deh, tungguin gue sampe dijemput, oke?!"

" Hmm, kalo ga pulang bareng kak Galih mungkin aku bisa nungguin kamu, aku takut kalo nunggu sama kak Galih, dia ga sabaran soalnya.."

Kania dan ayya serempak curi pandang pada Galih yang tengah berbicara dengan roy yang sudah menaiki motornya bersama aura.

Begitu roy dan aura pamit pulang pada mereka bertiga, kini Galih beralih mendekati ayya.

" Ayo balik, udah mendung ini." Peringatnya.

Ayya pun melirik pada Kania sehingga Kania langsung menghadap Galih untuk memintakan izin ayya menunggu Kania dijemput.

Awalnya Galih menolak, namun melirik ayya yang sudah putar badan membelakanginya Galih terpaksa mengizinkan mereka berdua menunggu jemputan.

Untungnya tak lama jemputan cowok HTS Kania datang, murid SMK pramudana itu datang melempar senyum pada ayya dan Kania, menyapa keduanya seakan pernah berteman sebelumnya.

Sementata dari atas motor retro yang terparkir di pinggir, Galih risih melihat cowok itu becanda dengan ayya dan Kania dengan begitu akrab.

Seketika itu Galih melajukan motor menghampiri mereka bertiga.

" Udah dijemput kan? Ayo pulang sekarang, ga liat hujan mulai turun?" Ucap Galih tegas.

Ketegasannya itu mengejutkan revandra, ia menoleh dan terkejut melihat kehadiran vokalis LNGSHOT yang tengah viral namanya.

" Bang Galih ya? Vokalis LNGSHOT bukan? gue fans lu bang.."

Begitu antusiasnya revandra membuat Galih berusaha menahan sabar, pasalnya ia sangat lelah sekarang.

Ayya sangat peka sehingga ia langsung mengalau revandra agar tak mendekati Galih.

" Ah, maaf ya revandra.. Lanjut lain waktu buat meet fans nya, kak galih capek banget jadi harus segera pulang.. udah gerimis juga takutnya nanti kalian kehujanan, hihi.."

Oke, revandra dapat memahami itu, saat itu juga ia pamit dan mengantar Kania pulang.

" Bye ayya! Chatt gue kalo udah sampe rumah!" Seru Kania melambai.

" Siap Kania! kamu juga, kabarin kalo udah sampe.." Balas ayya melambai.

Keduanya pun melaju dengan arah yang berbeda, Galih mengendarai motor membonceng ayya menuju jalan rumah mereka.

Hening tak ada obrolan apapun, sepertinya mereka berdua sudah kehabisan energi.

Begitu sampai di rumah, ayya turun di rumah eyang anna, tak lupa ia mengucap terimakasih pada Galih sebelum berlalu pergi ke rumahnya sendiri.

_

Hari libur pun dimulai.

Espektasi hari pertama libur di bandung, ayya tak menaruh espektasi besar karena ia masih ingin memuaskan diri dengan tidur seharian.

Seharian? Mana bisa, pagi ini saja ayya sudah menahan kesal saat mendengar dentuman suara lagu versi demo yang akan band Galih rilis esok hari.

Lagunya enak, di pagi hari seperti ini cukup bagus untuk memacu semangat orang-orang untuk beraktifitas.

Kecuali ayya, iya sedari tadi menutup telinganya dengan kesal, bergulung kesana-kemari melampiaskan kekesalannya.

" Hufff, inikah rasanya bertetangga sama anak band?? Mana lagunya jj semua, semangat sih semangat, tapi aku pengen tidur woy!"

Ayya pun bangkit dari tidur, lalu membuka balkon dan melihat ke rumah eyang anna di sampingnya.

Namun saat ayya sudah di depan, ia langsung disambut oleh eyang anna bersama beberapa teman arisannya sesama sosialita.

Anjaylah! Ayya tersenyum kikuk membalas mereka, dan anehnya mereka para eyang malah tak terganggu dengan suara lagu band Galih, bahkan disana terlihat Galih bersama 3 member, yakni Louis, willy, dan roy yang tengah bermain konser-konseran dengan para eyang yang menjadi fans nya.

" Aishhh... Ternyata sama aja!" Ucap ayya menepuk kening.

1
Firamissyu
coba aja dibaca, pasti seru!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!