NovelToon NovelToon
Angel!!

Angel!!

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Teen Angst / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:141.3k
Nilai: 5
Nama Author: Dfe

Persahabatan yang dibumbui rasa cemburu! Apakah itu cinta atau hanya suatu rasa karena terbiasa bersama?!

Ndis, Jo, dan Fajar, ketiga manusia yang dipertemukan dari kecil, menjadi teman dari SD sampai beranjak dewasa mereka selalu bersama.

Hingga perasaan aneh itu muncul diantara ketiganya saat salah satu diantara mereka memutuskan untuk bersolo karir! Hah?? Apa??

Simak kelanjutan kisah mereka di sini! Angel!!

❤️KARYA INI DICIPTAKAN OLEH DFE, DILARANG PLAGIAT, MARI KITA BERKARYA BERSAMA, MENGHIBUR DAN MEMBAGIKAN KEBAHAGIAAN BERSAMA DI SINI! SALAM MENGSAD😌 ❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dfe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26. Penampilan yang sia-sia

Selesai perform, Neta sangat bersemangat untuk langsung menghampiri Fajar, dia berharap Fajar akan memujinya dengan mata berbinar dipenuhi cinta. Itu yang ada di ekspetasi Neta.

"Lho.. Paijooooooo, ayangku mana??" Neta menghentakkan kakinya karena saat kembali ke meja tempat Fajar makan tadi, dia tidak menemukan Fajar di sana.

"Mana aku tahu. Makanya kalau nyanyi enggak usah merem terus, ditinggal kan jadinya! Hahahaha..." Neta mengambil sendok di depan Jo dan memasukkan sendok itu ke mulut Jo yang tertawa mengejeknya.

"Dia kemana Paijo? Aku tanya serius ini!!" Sangat kesal, Neta sampai meletakkan kedua tangannya di pinggang.

"Waktu kamu nyanyi, aku ke toilet, pas balik ke sini Fajar sama Ndis udah ngilang. Coba tadi kamu jangan merem-merem nyanyinya, kan bisa tahu kalau ditinggal pergi Fajar." Jo menjelaskan kepada Neta, tapi Neta malah memukul pundak Jo,

"Apa sih Net, kok ngamuk sama aku??" Jo mengusap pundaknya karena terasa perih juga tabokan Neta tadi.

"Harusnya kamu cegah dia dong! Ini pasti si linggis itu yang maksa ayangku buat pergi dari sini, dasar cewek pecicilan!! Hiiiiih!!"

Terang saja Neta kesal, dia merasa apa yang tadi dia lakukan sia-sia aja.

"Heh Net, kamu kira kamu aja yang mumet karena Fajar minggat? aku aja bingung ini mereka main kabur, mana makanannya belum dibayar lagi! Kamu mau bayarin Net? Itung-itung amal,"

"Ogah!!!" Neta mendengus kesal.

"Terus ini gimana dong?? Aku bayarnya gimana?" Jo seakan memelas ingin dikasihani.

"Ya mana aku tahu!! Ngapain aku peduli sama kamu Paijo!! Jual aja ginjal mu buat bayar makanan itu!!" Neta pergi meninggalkan Jo yang hampir ngakak oleh ocehan cewek berambut panjang sepundak itu.

Yang terjadi beberapa menit sebelumnya adalah..

Fajar melihat ekspresi tak suka yang nyata di wajah Ndis. Bukan tak tahu alasannya apa, Fajar sangat tahu.

"Jo, ini buat bayar yang kita pesan. Aku bawa Ndis keluar dulu." Ucap Fajar berbisik.

Jo mengerutkan kening. Tapi, langsung mengangguk aja. Urusan paham atau enggak belakangan aja.

"Keluar yuk!" Fajar berucap pada Ndis.

"Kenapa? Kan kita belum makan? Udah santai aja, biarin kelabang itu nyanyi.. Aku santai kok." Di mulut bilang santai di hati gondoknya bukan main.

Fajar enggak mau banyak bicara, setelah Ndis menyelesaikan ucapannya Fajar lalu menarik tangan Ndis keluar cafe. Mau tak mau Ndis mengikuti kemana Fajar akan membawanya.

"Kita mau kemana? Itu Jo ditinggal sendiri..?" Ndis bertanya saat udah di atas motor. Angin malam sangat dingin saat ini. Suara Ndis sampai bergetar.

"Ke tempat lain aja, Jo aman kok. Aku udah kasih tau dia buat nyusul kita nanti,"

Tahu kalau Ndis kedinginan, Fajar menghentikan sebentar motornya.

"Ada apa lagi?" Tanya Ndis. Fajar melepas jaketnya, helmnya juga, dia pakaikan helm itu untuk Ndis. Helm full face sekarang sudah bertengger di kepala Ndis.

"Eh apa ini? Kan aku udah pakai cardigan, pakai aja jaket mu. Kamu kan di depan, anginnya kenceng ini.. Enggak usah sok kuat. Badan cungkring gitu juga," Ndis berusaha menolak saat Fajar meletakkan jaketnya di pundak Ndis. Membentangkan jaket itu agar pundak Ndis terlindungi oleh terpaan angin malam.

"Pakai ya." Hanya dua kata yang keluar dari mulut Fajar. Dia lalu kembali menaiki motornya.

Ndis memandang punggung itu dari belakang, sering Ndis berboncengan dengan Fajar tapi sepertinya malam ini ada yang beda. Perasaan berbeda yang dia sendiri tidak mengerti itu apa.

Ditempat lain, Neta berjalan cepat menuju tempat parkir. Laki-laki yang bersamanya tadi buru-buru mengejar Neta sebelum Neta meninggalkan cafe itu.

"Enggak usah dikejar!" Cegah cowok itu tegas.

"Apa sih?! Mau aku kejar apa enggak bukan urusanmu tahu enggak!!" Neta udah kesal malah ditambah makin emosi dengan cowok yang berada di samping motornya sekarang ini.

"Karena aku enggak ngijinin kamu ngejar dia! Cowok brengsek yang enggak pernah melihat semua usahamu, pelet apa yang dia gunakan sampai kamu enggak bisa melihat ke arah lain? Ada aku Net... Ada aku.." Memegang tangan Neta.

"Kamu gila ya?!! Lepasin!! Aku enggak suka sama kamu, dan kamu tahu itu! Aku sih enggak nyalahin kamu kalau kamu tergila-gila sama aku, jelas aku patut digilai, dipuja, disanjung! Aku cantik dan punya segalanya!! Tapi, bukan kamu yang aku mau!! Ngerti enggak sih??" Neta menatap dengan pandangan kesal ke arah cowok yang dari tadi menemaninya.

"Kamu akan nyesel saat kehilangan semuanya Net, enggak dapatin semuanya, enggak aku.. ataupun cowok brengsek itu.." Ucap Rama. Cowok yang memandang kepergian Neta dengan hampa.

1
Erni Sasa
oh GOSH kenapa smw kata"nya si ulet keket kaya gua bangeet sih pas mau di tinggalin sma DIA😫😫
Dfe: Sabar... mungkin cuma kebetulan
total 1 replies
Triana Oktafiani
terus berkarya kak 👍
Diandra Kirana
sebentar ya thor...aku cariin tabung oksigen buat napasmu....Ben legaaaa oksigennya buanyak...kalo dah lega gek ndang nulis lagi ( definisi readers akhlakless )
Diandra Kirana
Akhirnya aaa Haka Tarub bisa menaklukan sailor moon...eh bidadarinya...duh bahagianya, mo ikutan Bagas minta PJ tapi takut Jo jatuh kere gak bisa beli jeans baru yang udah robek sedengkul- dengkul sampe kek pameran tulang dinosaurus gitu
Diandra Kirana
duh si suster kek jailangkung datang tak diundang...tunggu undangan dong...
Susi Susanti
wajah e bule Kabeh Thor,,,tp bosone jowo
piyol🤸🤸
kak otor aku mampir lagi 😁😁
salie
lada lede=santuy..🙄😂😂😂 owalaahh
salie
visualnya dewa tukeran lah sama fajar 😌
salie
aduh aduhh pak gurune lintang itu keny austin ,, jodohnya siapa yak kira2
salie
kok ada ya cwe modelan netaa,,ya ampuuunnn fajarr nasibmu piyeee🤦🤣
salie
galfok sama noda neraka🤣🤣
salie
mana visual jo jatmiko ma gendhis nih😍
salie
diieh bapakmu ndiss wes tua tapi masih romatiss aja🤭.. ndis yang bar2 gimana ya kalau jadi guru paud? jadi penasaran😂😂
🇮  🇸 💕_𝓓𝓯𝓮ྀ࿐
mulutnya bukan gendis/Facepalm/
palupi
maturnuwun, sudah dibikin menghappy dengan karyanya 🙏💕💐
Dfe: sami2 nggeh
total 1 replies
palupi
Luar biasa
novita setya
laaah tenan tow..pokomen sing bau2 firasat kui wes apal q
novita setya
koq ky berbau firasat2 ngunu yaaa..gek2 nganuuu...🤔
novita setya
romantis ora..masuk angin iyaaa..durung meneh ngewel katisen
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!