NovelToon NovelToon
CINTAKU MENTOK Di WANITA MALAM

CINTAKU MENTOK Di WANITA MALAM

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:26.9k
Nilai: 5
Nama Author: Aquarius97

YANG SUKA ROMCOM... MERAPAT SINI✨

PLAGIAT, BISULAN SEUMUR HIDUP YA ! 👊🏻

Restu Anggoro Wicaksono selalu menjadi bahan tertawaan ketiga sahabatnya lantaran di usianya yang hampir tiga puluh tahun, pria itu belum pernah menyentuh seorang wanita.

Jangankan menyentuh, menjalin hubungan asmara saja Restu belum pernah.

Karena itulah, ia mendapat julukan si pria beku tak tersentuh.

Sampai suatu malam, ketiga sahabatnya menyusun rencana gila. Mereka kesal melihat hidup Restu yang terlalu flat.

Akhirnya, mereka bertiga nekat mengirim Restu ke kamar VIP di sebuah klub malam.

Malam itu seharusnya hanya menjadi kenangan singkat Restu bertemu wanita sewaan ketiga sahabatnya. Tapi anehnya, wanita itu justru terus memenuhi pikirannya.

Sayangnya, wanita itu tiba-tiba menghilang tanpa jejak.

Sementara Restu terjebak dalam pencarian panjang di tengah tekanan keluarga yang terus menuntutnya untuk segera menikah.

Apakah Restu bisa menemukan wanita malam itu kembali? Yuk, ikuti terus kisahnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aquarius97, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak Mudah.

Bugh!

Oma Dania memukul bahu Restu, membuatnya sedikit terjingkat.

"Oma nih… tuman!" ujarnya sambil mengusap pelan bahunya yang baru saja kena tampol.

Oma terkekeh pelan. "Habisnya kamu ditanyain malah melamun sih, Res!"

Spontan, Restu menggaruk pangkal hidungnya yang sebenarnya tidak gatal, ia sedang berpikir sejenak, menimbang-nimbang sesuatu.

"Tuh kan, melamun lagi!" timpal Oma. "Sini duduk, cerita sama Oma," beliau menepuk sofa di sebelahnya.

"Oma nggak masalah kok, Nak. Kalau keluarga Min-min itu bukan dari kalangan berada, bahkan tidak sederajat dengan kita. Oma kan pernah bilang, kita nggak boleh membedakan manusia dari statusnya. Wong hidup itu yang penting andap asor, tahu tata krama, dan bisa jaga omongan. Status itu cuma terlihat di mata manusia, bukan di mata Gusti Allah."

Beliau menatap Restu dalam-dalam, seolah tahu ada keraguan di mata cucunya untuk bercerita.

"Walaupun Oma baru beberapa hari bersama Min-min, tapi Oma bisa merasakan… dia anak yang tulus," ucapnya sambil tersenyum lembut, mengingat wanita muda itu.

Restu mengangguk pelan, membenarkan setiap ucapan Omanya. Qiana memang baik dan tulus, ia pun merasakannya sejak awal.

Setelah dipikir-pikir, akhirnya Restu memutuskan untuk jujur. Ia menceritakan pertemuannya tanpa ada yang ditutup-tutupi.

"Namanya...Ameena Qiana Nur Azalea, Oma..." Setelah menarik napas panjangnya, kalimat itu yang pertama lolos dari bibir Restu.

"Nama yang cantik, secantik orangnya," Oma tersenyum lembut.

"Sebenarnya... pertama kali Restu ketemu dia itu di klub, Oma..." ucapnya pelan nyaris seperti bisikan.

Dada Restu berdegup, menanti bagaimana reaksi Oma Dania. Dan… keresahan itu makin menjadi ketika ia melihat wajah Omanya yang perlahan berubah datar. Bibir yang tadinya mengembang, kini mengatup rapat.

Restu menelan ludah dengan susah payah. Mau tak mau, ia kembali melanjutkan ceritanya entah bagaimana akhirnya nanti. Ia sudah terlanjur membuka semuanya pada Oma. Lagipula, Oma adalah sosok yang paling dekat dengannya dibanding Nyonya Emma, ibunya sendiri.

Baginya, restu dari Oma Dania adalah yang paling utama demi kelancaran hubungannya dengan Qiana alias Azalea.

Perlahan, ia mulai bercerita lagi tentang malam itu, bagaimana teman-temannya mengajaknya ke klub, dan bagaimana seorang wanita di booking untuk menemaninya.

Oma masih tetap diam, wajahnya datar tanpa sedikit pun perubahan ekspresi.

Restu melanjutkan ceritanya panjang lebar, bagaimana Min-min memberinya pengalaman pertama berciuman, hingga bagaimana gadis itu justru memberikan wejangan di tengah suasana yang seharusnya berujung pada hal yang salah.

Ia juga mengatakan bahwa alasannya belum mau menikah karena menunggu Min-min.

"Omaa... tapi percayalah, Restu dan Min-min tidak sampai melakukannya. Itupun karena Min-min yang mencegah. Dia bilang, Restu harus melakukannya dengan istri Restu kelak," suaranya pelan tapi penuh penyesalan.

Oma Dania memijat pelipisnya yang mulai berdenyut. "Kenapa kau bodoh sekali, Res... Tujuh tahun kau menyia-nyiakan waktu hanya untuk menunggu seorang wanita malam?" suara Oma datar, tapi begitu menusuk relung hati Restu.

Beliau merasa kecewa kepada cucunya. Tidak masalah jika Qiana anak dari seorang tak berada, tapi apa ini??? Qiana pernah menjadi wanita malam?

"Bukan menyia-nyiakan waktu Oma... Tapi ini masalah hati, dan tujuh tahun hati Restu cuma terpaut dengan Min-min, Oma...mengertilah." Restu menarik napasnya sejenak. "Mungkin banyak yang lebih cantik dan lebih segalanya dari Min-min, bahkan Mama pun selalu menjodoh-jodohkan Restu, tapi hati Restu tidak bisa Oma...." baru kali ini Restu mengutarakan semua yang di rasakannya.

Tangan Oma mengepal. "Awas saja kalau Oma sampai ketemu dengan ketiga sahabatmu yang pada nggak waras itu ya! Akan Oma pukul pantat mereka satu-satu ! Berani-beraninya menjerumuskan cucuku ke hal-hal negatif!!!" Ia mengangkat kepala, matanya melotot marah.

Hening sejenak. Tanpa menjawab, Restu hanya memandang Omanya dengan tatapan sendu.

"Min-min sudah berubah, Oma," ucap Restu pelan namun penuh keyakinan. "Dia bukan lagi perempuan yang dulu. Sekarang dia pekerja keras, mandiri, dan menjaga dirinya."

Ia menatap wajah Oma Dania, mencoba meyakinkan dengan sungguh-sungguh.

Oma Dania menarik napas panjang berulang kali, lalu berkata, "Cobalah move on, Res! Oma yakin kamu bisa. Apa kata papamu kalau tahu kamu menyukai wanita malam, ha!"

Restu menggeleng. "Tidak bisa. Tidak semudah itu, Oma," ujarnya pelan. "Oma, kenapa berubah? Tadi aja nggak mau pulang karena mau terus sama Min-min. Kenapa sekarang minta Restu move on?" suaranya sedikit kesal. "Kalau gitu, besok Restu bakal nikahin Min-min sesuai permintaan Oma tadi!"

"TIDAK BOLEH!!" seru Oma spontan.

"Loh, kenapa? Bukankah itu kemauan Oma? Kenapa jadi mencla-mencle?!"

"Mencla-mencle kepalamu, Res! Kurang ajar ya kamu ngatain Oma kayak gitu!"

"Habisnya... tahu gitu Restu tadi nggak bakalan cerita sama Oma!" bibirnya mengerucut.

"Hah, sudah-sudah! Antar Oma ke kamar sekarang, Oma pusing!"

Mereka pun beranjak, menuju ke kamar Oma yang berada di lantai bawah. Restu membantu, merangkul pundak wanita tua itu dengan bibir yang masih cemberut.

"Pokoknya mulai sekarang, kamu nggak boleh temuin Min-min! Awas kamu kalau nekat, Oma bakal kirim Min-min keluar negeri!" ancamnya.

Seketika Restu menghentikan langkahnya, menatap Omanya tidak suka. "Apa maksud Oma? Restu gak bakalan terima ya, bakal Restu cari Min-min dimanapun dia berada!"

"Halah, dasar bocah omdo! Kemarin-kemarin aja nyari Min-min sampai tujuh tahun, di bela-belain gak pernah keluar dari Surabaya! Padahal nyatanya dia ada di Jakarta!" Oma melengos lalu melanjutkan omelannya. "Makanya, jangan cuma stuck di satu kota aja, Res! Katanya CEO pintar, tapi pengalaman mu nol, huuh!"

Restu menunduk malu, apa yang di katakan Omanya memang benar. Selama ini ia hanya fokus mencari Azalea di satu kota, tempat terakhir mereka bertemu.

Setelah sampai di kamar, Restu membantu Omanya merebahkan tubuhnya perlahan.

...ΩΩΩΩΩΩΩ...

Waduh… sepertinya jalan Restu untuk mendapatkan restu Oma Dania tak akan mudah. Oma kecewa, dan masa lalu Qiana kini jadi penghalang besar di antara mereka.

Tapi… apakah Restu akan menyerah begitu saja? Yok, kita bantu doa! 🤗

Noted :

Sekalian belajar bahasa Jawa yok 😆

Tuman : Kebiasaan.

Andap asor : rendah hati, tidak sombong, atau bersikap sopan terhadap orang lain.

Mencla-mencle : plin-plan, tidak konsisten, berubah-ubah pendirian.

1
Filan
Restu, ga yakin nih si Nadine ga ganggu lagi.
Filan
terlalu penasaran atau obsesi
Filan
Dia udah kesambet sih ya...
Miu.Nuha
masa lalu gk usah dibuka lagi...
Miu.Nuha
ber oh ria /Facepalm/
oh ah oh eh oh uh...
Miu.Nuha
akal2an Oma 😅
Miu.Nuha
ih kenapa pula ini Oma 🤭
apa oma kecewa Restu gk nikah2, hehe...
Miu.Nuha
hahaha ngelawak mulu neneknya 😭😭
Miu.Nuha
hilih, giliran nama cucuny aja gk mau nyebut, lupa apa niat ngelupa lagi nih 😫
Miu.Nuha
apa itu mendiang suami 🤔
Miu.Nuha
Omamu tau2 ketemu sama qiana, Res...
entah apa yg terjadi sama Oma, malah jadi akting jadi nenek pikun 😭
Miu.Nuha
mahal pak beli susu 😭😆
Miu.Nuha
mungkn saatny pk restu tampil 👍
gk mau kalah sama Angga
Miu.Nuha
calon istriku sholihah bngt, batin restu ❤
Miu.Nuha
stalker cucunya donk 😆😆😆
Miu.Nuha
takut ketauaann 😭
astagaa... bestiemu msh setia bngt Res smpe inget sama gadis yg bikin kamu gk bisa mupon...
Miu.Nuha
siap2 jadi Angga terus kamu Res kalo smpe nikah sama Qiana 😆😆
Miu.Nuha
untung bisa boong
Mingyu gf😘
heh justru itu bagus, karena se*s bebas sarang penykit
Mega Siregar
janganlah dipaksa...
jika buru2 tanpa mengenal baik pasangan yang ada hanya menimbulkan ketidakbahagiaan dalam rumah tangga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!