Codename: Claw, adalah seorang Agent Assassin wanita muda yang berasal dari Asia Tenggara. kemampuan dan kekuatannya jauh diatas rata-rata Agent Assassin lain. walaupun ia bekerja sebagai Assassin, bukan berarti dia adalah seseorang yang jahat. ia bergabung kesebuah Organisasi Rahasia berskala dunia bernama "Balance Keeper", sebuah organisasi yang mementingkan dan menjaga keseimbangan dunia. namun itulah yang menjadi masalah, karena organisasi mereka ada sebuah Organisasi Rahasia lainnya yang ingin menghancurkan Balance Keeper. Mereka meneror anggota Balance Keeper lain dan terus-menerus merusak keseimbangan dunia. dan Claw sebagai Agent Assassin dari Balance Keeper, ingin mengungkap dan menghancurkan mereka. karena salah satu tujuan Claw, adalah membalaskan dendam Ayahnya yang telah dibunuh oleh mereka
ini adalah sebuah Light Novel atau Novel Ringan, yang semuanya spontan dari kepala saya. jadi mohon bantuannya ya!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EMiYA1, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CHAPTER 30: The Lurking Shadow
Beberapa menit telah berlalu, setelah Yohan menggunakan kemampuan matanya kepada Evelyn. Yohan masih terlihat meringkuk dan menutupi mulutnya, sedangkan Sebastian disampingnya untuk membantu Yohan menenangkan diri
"kau keterlaluan. membuat seseorang yang mempunyai kemampuan yang sama, untuk melihat kedalam seorang monster sepertimu" ucap Maria kepada Evelyn dengan nada sarkasme
Evelyn tertawa pelan setelah mendengar perkataan Maria
"lihat siapa yang berbicara. Aku masih ingat saat kita pertama kali bertemu, saat itu kau dipenuhi dengan kemarahan dan api balas dendam" ucap Evelyn
"dan sekarang lihat lah dirimu... Kau adalah perwujudan dari kematian itu sendiri, bahkan lebih kuat dari sebelumnya" ucap Evelyn lagi
Evelyn menghela nafas dengan pelan. sementara itu, ia mengambil cangkir teh nya lalu meminumnya. Dan setelah Evelyn meletakkan kembali cangkirnya, raut wajah Evelyn berubah menjadi serius
"mari kita kembali ke masalah utama, kenapa aku memanggilmu kemari" ucap Evelyn
"aku mendapatkan kabar yang menarik, setelah kau menyelesaikan misi pertamamu saat kau selesai liburan" ucap Evelyn lagi
Lalu setelah itu, Evelyn membuka laci mejanya dan mengeluarkan beberapa kertas yang sudah dijadikan satu dengan Klip. Evelyn langsung melempar kertas tersebut dengan akurasi yang akurat, tepat di meja depan Maria
Melihat kertas yang dilempar Evelyn, Maria langsung mengambil tumpukan kertas tersebut dan membacanya satu persatu
"CIA tiba-tiba bergerak dengan agak aneh, setelah mereka mendapatkan foto mu saat kau beraksi di kasino" ucap Evelyn
Maria membaca isi kertas tersebut sebari mendengarkan Evelyn. lalu Maria menemukan sebuah foto dirinya saat di kasino, seperti yang dikatakan Evelyn
"hah... Untungnya aku mengaktifkan Hologram di masker ku. aku sudah menyuruh penjaga di sana untuk mematikannya CCTV, tetapi ternyata ada kamera tersembunyi di sana" ucap Maria
"yang agak aneh adalah kedatangan Lorenzo ke Amerika. secara garis lurus, memang tidak aneh. Tetapi Mafia Amerika mempunyai koneksi dengan CIA" ucap Evelyn
"dan itulah letak kejanggalan nya. Maria, kau mengirim informasi kepada kami, jika Lorenzo adalah Anggota dari Organisasi Bayangan. dan dengan begitu aku berani bilang, jika organisasi itu ingin membangun hubungan dengan CIA" ucap Evelyn lagi
Wajah Maria menjadi serius setelah ia mendengar apa yang Evelyn katakan. Maria mulai mempertanyakan dirinya, 'apakah pilihan terbaik pada saat itu adalah mengintrogasi Lorenzo?'. Tetapi nasi sudah menjadi bubur, Lorenzo telah Maria bunuh sebelum Maria tahu jika Lorenzo mempunyai hubungan dengan Organisasi Bayangan
"jadi itulah kenapa mereka membuat skema itu. tidak aneh organisasi itu memilih Amerika untuk dijadikan sekutu. Amerika masih lapar dengan kekuatan. Akan tetapi aku tidak sengaja menghancurkan rencana mereka dengan membunuh Lorenzo" ucap Maria sebari tertawa pelan
"jadi sekarang, CIA masih mencari identitas ku?" tanya Maria kepada Evelyn
"benar, tetapi yang mereka punya hanya foto itu. Jadi kurasa kau tidak perlu khawatir. Hal aneh lainnya adalah, saat kau mengirim permintaan untuk menghancurkan Iskra" ucap Evelyn
Mendengar itu Maria langsung mengalihkan pandangannya kearah Evelyn. Karena kehancuran Iskra, disebabkan karena mereka melanggar janji dan juga karena mereka telah membunuh kakak tersayang dari Maria, yaitu Yeonwha atau lebih dikenal sebagai The Needle
"kau sudah tahu bukan, Iskra mendapatkan informasi tentang kunci yang dibawa Yeonwha dari organisasi bayangan itu" ucap Evelyn
"tetapi masalahnya sekarang adalah Rusia. Mereka menganggap serangan ke Markas Iskra, itu berasal dari Amerika. Sedangkan Amerika, mengira kalau kau adalah agen dari Rusia dengan rambut putih bersih mu" ucap Evelyn lagi
Maria langsung menyenderkan tubuhnya, dan memegang dagunya dengan tangan kanan setelah mendengar apa yang dikatakan Evelyn
"ini menjadi agak rumit. itu berarti aku tidak sengaja mengadu domba Rusia dan juga Amerika" ucap Maria
"untuk sekarang kau tidak perlu khawatir dengan itu. Kejadian selanjutnya adalah kematian dari murid Katherina (Vampire), mereka sengaja mengincar nya karena dia sedang naik daun di dunia bawah" ucap Evelyn sebari meminum tehnya lagi
"hasil otopsi mengatakan, jika tubuhnya tidak terdapat racun. Itu berarti, pembunuhan murid Katherina memang sudah direncanakan oleh Eclipse untuk mengurangi kekuatan pihak kita" ucap Maria
"akan tetapi, Yohan dan dirimu adalah apa yang tidak mereka sangka. Dan akhirnya, mereka mencoba racun itu kepadamu" ucap Evelyn
Maria memejamkan matanya sebari menyenderkan kepalanya ke sofa, mencoba untuk mencerna semua informasi
"apa yang ingin kau coba katakan?" tanya Maria seakan ia mengetahui jika Evelyn mencoba mengatakan sesuatu
Mendengar itu, Evelyn membuka matanya dan melihat kearah Maria
"mereka mulai bergerak, dibalik semua kejadian ini. aku tidak tahu apa tujuan mereka, akan tetapi aku yakin. Mereka sedang merencanakan sesuatu" jawab Evelyn
"kita perlu petunjuk" ucap Maria dengan singkat
"Lorenzo... Atau seseorang.. yang dekat dengannya"
Maria langsung menoleh kearah dari asal suara tersebut yang berasal dari Yohan. Yohan yang sedari tadi berdiam diri, akhirnya bisa menangkan dirinya walaupun wajahnya masih terlihat pucat
"dari informasi yang kutemukan.... Eclipse, itu seperti The Execution. Mereka hanyalah algojo, dan jika mereka tertangkap oleh pihak kita. mereka akan bunuh diri secara langsung" ucap Yohan
"dan dari sini, bisa ku simpulkan. Morian dan Whisper, hanyalah bidak sekali pakai. Mereka adalah rekrutan baru dan Itulah kenapa mereka diberikan senjata racun prototipe itu, untuk digunakan untuk Vera sebagai uji coba. Dan hasilnya Racun tersebut efektif, dan hampir membuat Vera terbunuh karena efeknya" ucap Yohan lagi
"itu berarti, pertarungan ku di Kowloon tidak ada sangkut pautnya dengan rencana mereka" ucap Maria
"ini gawat.... Membuatku tak sadarkan diri selama 3 hari adalah pencapaian terbesar mereka. Dengan hasil itu, mereka akan bergerak dengan lebih agresif." ucap Maria lagi
Dengan wajah serius, Maria meletakkan kertas yang ia pegang lalu menyilangkan kedua tangannya dibawah dadanya
"Yohan, kau tadi bilang orang yang dekat dengan Lorenzo bukan? Hanya ada 1 orang yang ku pikirkan, yaitu Raphael. Paman dari Lorenzo, yang kemungkinan dia mengetahui sesuatu tentang kedatangan Lorenzo ke Amerika. Setelah Lorenzo terbunuh, kemungkinan besar Raphael akan menyelidiki tentang kebenarannya" ucap Maria
Sebelum Maria akan menentukan tujuan berikutnya, tiba-tiba Evelyn langsung menyela nya
"aku tak ingin membuatmu kecewa, tetapi itulah masalahnya. Don Raphael Sanchez... telah terbunuh kemarin. Dia terbunuh di kediamannya, dan tidak ada yang selamat disana" ucap Evelyn
Mendengar itu, Maria langsung mendecakkan lidahnya dan menghela nafas panjang
"haaah.. Sialan... Ini skenario terburuk. Kita terlambat satu langkah dari mereka" ucap Maria yang terlihat frustasi
"aku sudah mengirim seseorang kesana, tetapi dia tidak menemukan apapun. Bahkan rekaman CCTV pun tidak ada" ucap Evelyn
"aku merasa malu, padahal kejadian itu terjadi di negara ini. Tetapi malah tidak menemukan apapun" ucap Evelyn lagi
Sebastian yang telah memahami keseluruhannya, langsung berjalan keluar dari ruangan sebari menelpon seseorang
"jadi apa rencananya? Kita harus bergerak sebelum sesuatu terjadi" tanya Maria
"jika soal racun itu, kita bisa menyuruh anggota lain untuk menyelidikinya. Yang ku khawatirkan adalah CIA, di hari saat kau tak sadarkan diri aku mendapatkan kabar jika salah satu agen CIA sedang menemui seseorang yang kemungkinan berasal sisa-sisa Mafia milik Lorenzo" jawab Evelyn
"aku ingin kau menyelidiki mereka, mungkin kita bisa mendapatkan sesuatu" ucap Evelyn
Setelah dirasa percakapan mereka sudah menemui titik akhir, Maria langsung berdiri dari sofa diikuti dengan Yohan
"baiklah, kurasa itu sudah semuanya. Kalau begitu, akan pergi menyiapkan diri" ucap Maria
Dan tanpa bicara panjang, Maria dan juga Yohan langsung berjalan menuju pintu keluar
"Maria"
Panggil Evelyn, yang membuat langkah Maria terhenti dan menengok kearah Evelyn
"jangan terlalu sering menggunakan itu" ucap Evelyn sebari menunjuk kearah rambutnya sendiri
"aku mengerti, kau tenang saja" jawab Maria dengan singkat
Dan dengan begitu, Maria dan juga Yohan berjalan keluar dari ruang kantor milik Evelyn yang dimana pintunya telah dibukakan oleh Sebastian yang tadi telah keluar duluan untuk menelpon seseorang.
Walaupun informasi yang mereka dapat sangatlah sedikit, akan tetapi itu bukanlah alasan untuk mereka berhenti mengungkap sesuatu yang bersembunyi dari balik bayangan dunia ini