NovelToon NovelToon
Tegarnya Wanita Becadar

Tegarnya Wanita Becadar

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Patahhati / Tamat
Popularitas:4M
Nilai: 4.6
Nama Author: Nona Cantik

sabarnya wanita penghuni syurga~
[][]
Aisyah adalah seorang gadis bercadar yang ta'at agama nya.

Hari hari bahagia di lewati oleh Aisyah si gadis bercadar tanpa tahu apa takdir nya dan siapa jodohnya.

Ketika di lamar oleh seorang pria muda tampan ia berharap jika ini adalah jalan yang benar dan takdir menuju ke bahagiaan yang di berikan Allah SWT untuk nya.

Tetapi siapa sangka sang pria tampan malah menghalal kan gadis lain di depan matanya.

Dan seorang yang Aisyah kira pria brengsek tak punya hati malah menolong nya dari keterpurukan dan membuatnya bangkit kembali.


pria yang dia kira brengsek tak punya hati malah membuatnya jatuh ke dalam pesona pria itu?

bagaimana kisah mereka?

Apakah pria tak memiliki perasaan itu hanya kasihan pada Aisyah yang di tinggal nikah ?

BUKAN KARENA DIA MEMILIKI PERASAAN PADA AISYAH?

atau malah dia memang punya maksud lain pada aisyah?,,,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Cantik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 31

Setelah Aisyah melaksanakan shalat sunnah wudhu serta shalat subuh , ia baru melihat hp nya yang hendak di isi daya. Ia terkejut melihat 34 panggilan tak terjawab dari Dinda. Ia baru ingat jika nada dering hp nya di diamkan saat rapat di kantor. Ia segera menghubungi balik dinda yang saat itu sedang menunggu jenazah Faiz siap dishalatkan.

"" Assalamualaikum din, ada apa dinda menghubungi kakak sebanyak itu kemarin sama semalam ?? Hp nya kala senyap jadi kakak tidak tau jika dinda ada menghubungi kakak "".

"" Wa'alaikumsalam kak.."" Jawab Dinda singkat dengan nada sedih.

"" Ada apa din ?? "". Tanya Aisyah penasaran

"" Mas Faiz sudah meninggal kak. Pesawat yang ia tumpangi kemarin jatuh di pegunungan.""

Bagai di sambar petir di siang hari , hp nya jatuh hingga kaca nya pecah. Mata nya memerah pertanda sang embun mata akan segera menyapa nya. Kaki nya kaku,wajah nya pucat. Tangan nya gemetar saat mencoba meraih remote tv yang ada di kamar nya. Ia menyalakan tv lalu melihat berita tentang pesawat yang jatuh itu. Saat melihat pengakuan dari pihak kepolisian yang mengatakan semua penumpang nya meninggal dunia di situ lah Aisyah baru menangis. Ia lari dari kamar nya menuruni satu persatu anak tangga itu dengan cepat. Ia tidak menghirau kan panggilan dari umi nya yang berada di ruang tamu. Ia terus berlari dengan kaki telanjang menuju ke rumah nya Faiz. Airmata nya seolah tidak ingin berhenti hingga cadar nya basah bak terkena hujan yang deras. Dengan cepat ia terus berlari. Ia tidak perduli dengan orang yang sedang berlalu lalang di jalan itu. Ia bahkan terjatuh saat kaki nya tersandung batu. Bagian baju nya yang di bagian lutut sobek akibat ia terjatuh itu, ia bangkit lalu berlari lagi tanpa menghiraukan rasa sakit itu. Beberapa orang di jalan mengira jika ia orang gila. Tapi Aisyah tetap tidak perduli dan terus berlari menyusuri jalan yang penuh dengan kerikil kecil. Telapak kaki nya terluka akibat menginjak batu kerikil yang tajam. Namun ia tetap berlari hingga akhirnya ia sampai di rumah nya Faiz. Rumah duka tampak sepi , ia mencoba bertanya pada seseorang yang masih berada di halaman rumah nya Faiz dan orang itu pun memberitahu jika jenazah dan keluarga sudah berangkat ke TPU yang tidak terlalu jauh dari rumah duka. Ia kembali berlari menuju ke pemakaman tersebut. Disana ia melihat beberapa orang berdiri mengelilingi sebuah lubang kuburan. Jenazah sudah tidak berada lagi di atas keranda. Ia berlari meminta agar jenazah Faiz jangan dikebumikan . Ia terjatuh di atas tumpukan tanah galian itu.

"" Astaghfirullah ,, Bu , saya mohon ijin kan saya melihat mas Faiz. Tolong biar kan saya melihat nya ... "" Pinta Aisyah menangis.

Beberapa orang terlihat berada di dalam lubang tanah kuburan sambil memangku jenazah Faiz yang hendak di tidurkan. Sang ibu mulai mengambil tanah galian itu lalu meremas2 nya dan menjatuhkan tanah itu. Aisyah semakin histeris saat suara nya tidak di perdulikan oleh siapapun . Ia pun bangkit dan menghampiri Bu Dina lalu memeluk erat kedua kaki bu dina. Sementara Dinda berusaha membangunkan Aisyah namun Aisyah tidak mau melepaskan pelukan itu.

"" Bu saya mohon. Kasihani lah saya ! Izin kan saya melihat mas Faiz bu. Beri saya kesempatan untuk melihat jenazah nya bu..."". Pinta Aisyah kembali yang semakin tersedu2.

Tidak tega melihat Aisyah memohon , akhirnya Bu Dina meminta pada keempat pria yng berada di dalam kubur itu untuk kembali di angkat jenazah itu ke atas.

Sejenak Aisyah membisu kala jenazah itu terbujur kaku di hadapan nya. Airmata nya tida henti membasahi wajah nya. Ia ingin menyentuh jenazah itu namun tangan nya gemetar hebat.

"" Mas, kenapa seperti ini ?? Kamu sudah berjanji akan secepatnya pulang dan melamar saya. Kamu sudah berjanji akan menikahi saya , bangun mas dan nikahi saya. Aisyah mohon mas jangan biarkan saya menderita. Bangun mas dan bawa saya kemana pun mas pergi . Saya akan membujuk abi saya untuk mau menikah kan kita. "" Gumam Aisyah dalam tangisan nya membuat semua orang yang berada di pemakaman itu ikut menetes kan airmata nya terlebih lagi sang ibu dan juga Dinda yang terlihat sangat bersedih.

"" Mas Faiz bangun lah mas. Kita bertemu sama abi sekarang , abi pasti akan mendengar kan permintaan Aisyah , abi pasti mau menikahkan kita mas. Abi pasti menerima mas tanpa ada syarat mas. Bangun mas "". Tangis Aisyah tak mampu menahan kesedihan nya.

"" Pak,tolong lanjutkan pemakaman putra saya "". Perintah Bu Dina membuat Aisyah memeluk jenazah itu dan tidak mau melepaskan nya.

Dinda berusaha untuk melepaskan pelukan Aisyah dari jenazah nya Faiz namun Aisyah tetap tidak ingin melepaskan nya hingga beberapa wanita yang berada di pemakaman itu ikut membantu dinda memegangi Aisyah.

Jenazah Faiz pun kembali di turun kan ke dalam tanah itu yang kemudian di azan kan oleh seorang pria. Mendengar suara azan berkumandang di dalam tanah itu membuat Aisyah jatuh pingsan yang kemudian di pangku oleh Dinda.

Setelah beberapa menit kemudian ia pun tersadar dan melihat tanah galian itu sudah tertutup dengan rapi oleh tanah yang bertaburan bunga serta potongan daun. Ia kembali bersimpuh di kuburan itu. Rasa kehilangan membuat nya lupa jika tangisan yang meraung2 di larang keras dalam ajaran islam. Tanpa di duga seseorang menggenggam erat tangan nya dan mulai menarik nya menjauh dari pemakaman tersebut. Aisyah berusaha meronta namun genggaman itu terlalu kuat untuk ia lepaskan. Pak Habib tampak marah saat Aisyah berusaha meronta hingga dengan emosi ia melayangkan sebuah tamparan keras ke wajah putri nya itu. 

Aisyah di seret hingga ke dalam mobil hingga sampai di rumah pun aisyah tetap di seret dan di dorong ke kaki nya umi.

"" Ini hasil dari didikan mu !!!"". Kurung dia di kamar hingga sebulan. Paham !!!"". Kata Pak Habib dengan suara yang keras hingga terdengar oleh pembantu nya di dapur. Lalu ia pun kembali pergi ke kantor nya dan membiarkan Sang istri mengurus putri nya itu.

"" Bangun lah nak, jangan seperti ini . Maafkan abi mu . Jangan menangis lagi "". Ucap sang umi.

"" kenapa jadi seperti ini Mi. Kenapa nasib Aisyah begini ?? Kenapa semua yang Aisyah sayang tidak bisa Aisyah miliki. Kenapa kebahagiaan tidak mau berpihak pada Aisyah. Apa kesalahan Aisyah hingga penderitaan ini menghampiri Aisyah mi..."". Tanya Aisyah di pangkuan sang umi.

Mendengar pertanyaan itu membuat sang umi terdiam. Airmata nya jatuh berlinang hingga mengenai wajah sang putri. Sadar jika umi nya ikut bersedih karna diri nya Aisyah pun bangkit dari pangkuan umi dan berjalan tertatih2 menaiki tangga. Umi nya hanya bisa melihat dan menangis pelan saat Aisyah mulai hilang dari pandangan nya.

Aisyah terus menaiki tangga itu dengan tatapan kosong. Ia tidak lagi menangis tersedu2 , namun airmata nya tetap mengalir tanpa bisa ia hentikan. Jejak kaki nya yang berbekas noda darah itu menghiasi tiap anak tangga hingga ke kamar nya.

1
Ranny
kok bisa ya Aisha sampai mendekati jendela pesawat 🤦🏻‍♀️
Ranny
cepat banget ya jadi kaya si pak Habib padahal dia itu baru bekerja itu pun cuma jadi pimpinan doang sampai punya ajudan lagi hebat...
Ranny
bodoknya dikau Aisha sampai percaya begitu saja sama orang yg baru di kenal 🤦🏻‍♀️
Ranny
sepertinya tempat itu berbahaya ya
Ranny
mungkinkah pria ini yg akan menjadi suaminya Aisha kelak???
Ranny
cepat sekali ya Aisha dapat pekerjaan baru
Ranny
sungguh mulia hati mu Aisyah 👍
Maulida Hayati
Aduh bagaimana ini Aisyah. Aku inginnya kamu menikah sama Faiz
Maulida Hayati
lanjut Thor
Maulida Hayati
Luar biasa
Maulida Hayati
Kenapa tidak dibaca tanda tangan kontraknya Aisyah?
Muhammad Kevin
cihhh murahan kaya gitu bangga gk merasa ya Thor coba deh cek
Muhammad Kevin
Thor jngn. ngarang cerita lagi ya terlalu jalang di sini lu biluat pemeran utama sosok yang Alimah yang tau tentang agama tapi kok kayak jalang gk cocok tau lu itu bodoh atau idiot
Muhammad Kevin
jalang gk akan bahagia bnr kn Thor Thor aja mendukung apa lagi gua
Muhammad Kevin
astaga lu murahan bngt Thor upss maklum jaman sekarang itu hal biasa ya🤭
Muhammad Kevin
Thor jika kekurangan ilmu agama jngn di sini curhat nya di situ banyak pasantren benah diri lu ya Thor untuk menjadi lebih baik jngn kaya gini malu 🤭
Muhammad Kevin
begini cerita lu apa lu gk ada ilmu agama sedikit pun murahan banget apa lu gk pernah baca novel romantis islami murahan tau Thor makanya sebelum di promosikan di baca dulu 🤭
Muhammad Kevin
cihh suci tapi rasanya kayak jalang gitu
Gandi
Luar biasa
Rusiani Ijaq
jd orang tuh hrs pinter jd biar td tersesat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!