NovelToon NovelToon
Battle Of Gods (Pertempuran Dewa)

Battle Of Gods (Pertempuran Dewa)

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Action / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:105.9k
Nilai: 4.5
Nama Author: JOSEPH AL-IQBAL WANG

Yi Xing dikirim bibi Ning kepada guru Mo untuk mempraktikkan keterampilan saint dewa. Namun di sisi lain, ada rahasia yang disembunyikan bibi Ning. Rahasia itu berkaitan dengan kedua orang tua Yi Xing. Untuk mengetahui rahasia itu, Yi Xing harus memenuhi syarat utama, yaitu mempraktikkan ilmu saint dewa. Dengan belajar menjadi kuat, Yi Xing bisa mengetahui apa yang sebenarnya disembunyikan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JOSEPH AL-IQBAL WANG, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

31 — Harus Lebih Kuat

Hari masih sama.

Siang itu Yi Xing dan Wei Lin masih melaksanakan latihan, di halaman luas belakang rumah guru Mo. Padang rumput itu cocok untuk berlatih. Rumah guru Mo berbatasan dengan hutan desa. Pohon lebat tumbuh liar. Sejauh mata memang terlihat hijau.

“Tehnik pertama, pedang cincin bulan!” Yi Xing memutar tangannya, formasi portal muncul di depannya.

Remaja itu terbang rendah di atas permukaan tanah. Pedang cincin bulan keluar. Tehniknya kini berganti nama. Pedang cincin bulan berputar cepat di depan Yi Xing. Jika saja menyentuhnya, maka dipastikan tangan mereka akan terputus.

Yi Xing memainkan jarinya, mengontrol tehnik pedang bulan dengan pikiran. Pedang itu melepaskan penyatuan dengan senjata tehnik hujan pedang. Pedang cincin bulan yang berbentuk lingkaran nyaris sempurna itu berputar ke sana-kemari. Mengitari tubuh Yi Xing berkali-kali.

“Tehnik pertama, pedang guntur kupu-kupu.” Wei Lin menarik senjatanya keluar dari formasi portal. Dia memutar tangannya, membentuk sebuah gerakan khusus.

Pedang guntur keluar, bersamaan dengan kupu-kupu hasil kultivasinya. Wei Lin mengibas pedang itu, siap menerima tantangan Yi Xing atas perintah guru.

“Serang!” pekik Yi Xing.

Pedang cincin bulan bergerak menyerang Wei Lin. Tubuh remaja itu tidak bergerak dari posisinya. Dia berhasil mengontrol dengan pikiran. Wei Lin terbang ke sana-sini, mencoba menghindar.

Sayang sekali, pergerakannya terkunci. Ke manapun dia berada, senjata terbaru Yi Xing berhasil menemuinya. Suara denting pedang beradu. Wei Lin melawan. Sekali-dua dia menepis ketajaman pedang yang nyaris merobek kulitnya.

“Tehnik kedua, pedang guntur.” Wei Lin mempercepat gerakannya. Ini selaras dengan kelincahan remaja perempuan itu.

Wei Lin berhasil mendorong mundur pedang cincin bulan. Senjata itu kembali kepada Yi Xing, tapi kemudian kembali bergerak. Wei Lin dibuat kewalahan. Dia tidak bisa membalas serangan. Senjata itu sangat cepat, pedangnya saja tidak mampu bertahan lebih lama. Gesekan api tercipta. Sungguh tehnik pedang tiada tandingan sama sekali di benua ini.

“Kemampuan sebenarnya pedang cincin bulan jauh lebih besar dari hari ini. Yi Xing berhasil mengontrolnya. Dia tidak hanya mengontrol dengan pikiran, tapi juga dengan perasaan. Seakan pedang itu adalah tubuhnya yang bergerak.” Guru berkata pelan. Dia menatap dari bawah dua pertarungan anak muridnya.

Wei Lin menahan sekuat tenaga. Meski tidak bisa memukul mundur senjata kuat itu, tetapi Wei Lin berhasil membuat pedang itu terjatuh di tanah. Menancap kuat. Wei Lin menyeringai. Ini kesempatannya. Dia akan sulit mengalahkan Yi Xing jika pedang itu kembali bergerak.

“Tehnik ketiga, serangan dewi malaikat!” Wei Lin mengayunkan senjatanya, tepat di belakang punggung Yi Xing. Dia sudah berada di sana, kurang dari sekejap mata.

Yi Xing belum bergerak. Matanya terpejam. Jemarinya lincah mengontrol. Wei Lin tidak menyadari kalau serangannya akan gagal. Cincin bulan muncul sangat cepat, tiba-tiba saja sudah memblokir tebasan tehnik terkuat dari serangan dewi malaikat.

Lagi-lagi Wei Lin dibuat harus mengeluarkan tenaga ekstra. Gerakannya dipercepat lagi. Muncul di depan, di kiri, di samping, di atas dan di bawah. Sayang, lagi-lagi Wei Lin gagal. Pedang cincin bulan melindungi pemiliknya. Berputar cepat, tak bisa ditembus.

“Tehnik keempat, pedang raksasa dewi malaikat!” Wei Lin berseru. Setengah frustasi. Dia tidak bisa mendominasi pertarungan seperti sebelum-sebelumnya.

Hanya dengan pedang cincin bulan, Wei Lin dibuat kewalahan. Sementara itu, cincin dewa malaikat muncul. Raksasa roh itu mengibaskan pedangnya dari atas. Menghantam dengan kekuatan penuh. Angin besar berhembus kencang. Mengibarkan anak rambut.

Yi Xing sadar, ini adalah kekuatan sesungguhnya dari Wei Lin. Dia kalah jika tidak menghindar. Remaja itu cepat-cepat menarik cincin bulan. Kali ini ia mengeluarkan tehnik lainnya.

“Tehnik kedua, pedang cincin bulan raksasa. Muncul!” Yi Xing memutar tangannya. Lalu diayunkan ke atas.

Portal formasi tercipta. Cincin bulan muncul, sangat besar. Ukurannya seluas lapangan arena pertandingan. Senjata raksasa itu berputar cepat. Dua pedang besar saling bertabrakan.

Guru Mo memandang takjub. “Cincin bulan raksasa dan pedang raksasa dewi malaikat adalah dua kekuatan besar. Meski battle ranking Yi Xing di bawah Wei Lin, tetapi jika adu pedang seperti ini, Yi Xing jauh lebih unggul. Pertarungan ini akan sangat menarik jika mereka bertemu di final turnamen saint nanti.”

Tangan guru Mo mengusap dagunya pelan. Matanya awas memandang. Mengawasi pertarungan adil ini. Dia akan mencatat apa saja yang baru dilihat.

Boom!

Ledakan besar tercipta. Kilatan menyilaukan menusuk mata, membuat lingkungan di sana ditutupi sinar putih. Angin kencang berhembus cepat, meniup pepohonan dan rumput.

“Akhiri pertarungan kalian.” Guru Mo memerintah.

Wei Lin dan Yi Xing sama-sama terdorong mundur. Dua anak itu mengangguk. Keduanya menarik pedang masing-masing, lalu disembunyikan. Guru menatap bukunya sebelum membuka percakapan baru. Wei Lin dan Yi Xing mendekati guru mereka.

“Pedang cincin bulan ternyata sedahsyat ini. Dia mampu bertahan dibawah tekanan tehnik keempat Wei Lin. Itu adalah tehnik terkuatnya.”

“Guru, aku merasa bahwa pedang cincin bulan memiliki kekuatan lain yang belum kita ketahui. Untuk tehnik keempat Wei Lin, aku cukup terkesan. Cincin dewa itu semakin perkasa dan tangguh. Takutnya calon saint yang tidak siap menerima serangannya bisa mati di tempat.” Yi Xing menjawab.

Guru Mo mendeham pelan. “Benar. Tetapi hanya dengan tehnik pertama, tehnik keempat Wei Lin masih tidak bisa menaklukkan ketangguhan pedang cincin bulan. Guru ingin kau tidak sesering mungkin mengeluarkan tehnik kedua pedang itu.”

“Baik guru, aku mengerti.” Yi Xing mengangguk.

Latihan hari ini berakhir. Seharusnya saat libur tahunan akademi, mereka menikmati liburan yang menyenangkan. Tapi di mata seorang master Mo, tidak ada kata itu. Libur artinya bekerja lebih keras. Jika ingin menjadi juara di kekaisaran Guiyang dan menjadi juara dalam pertempuran balai dewa, waktu seperti ini harus dikorbankan. Tidak ada seorang juara yang menikmati hari liburnya. Karena setiap hari hanya akan diisi dengan berlatih, meningkatkan kultivasi dan mencari ilmu baru.

“Selamat, kau jauh lebih kuat hari ini berkat tehnik pedang cincin bulan.” Wei Lin berkata pelan. Mereka berjalan beriringan. Guru Mo sudah jauh di depan sana berjalan.

“Terima kasih atas pelajarannya hari ini. Tanpa tehnik keempat serangan dewi malaikat, aku tidak akan tahu seberapa kuat tehnik pedang cincin bulan.” Yi Xing menyatukan kedua tangannya.

Wei Lin salah tingkah. Yi Xing dengan sikapnya ini membuat Wei Lin jadi aneh. Bukan seperti dirinya yang dia ketahui selama ini. Wei Lin kehilangan sifat arogan dan sombongnya saat menatap mata cokelat Yi Xing yang indah.

“Terima kasih juga untuk latihan hari ini. Berkatmu, aku berhasil menembus battle ranking lima puluh ribu. Aku akan menembus tehnik kelima menuju tehnik pertama level saint.” Yi Xing melanjutkan ucapannya.

Wei Lin mengangguk. Pura-pura cuek saat itu sikapnya. “Kau salah satu murid yang cepat menguasai sesuatu yang baru—yang pernah aku lihat. Aku merasa senang karena bisa ikut andil dalam meningkatkan kekuatan pertempuranmu.”

“Kau ada rencana apa hari ini?” tanya Yi Xing. Menggiring Wei Lin ke arah topik pembicaraan lain. Mereka sampai di dekat rumah guru Mo.

“Entah.”

“Ingin mencoba ke suatu tempat yang baru?” Yi Xing menawarkan.

“Tempat apa?”

“Ikut saja. Ayo.” Yi Xing menarik tangan Wei Lin. Mereka berlari cepat, menjauhi rumah guru Mo.

Wei Lin hanya menurut. Dia tidak banyak protes. Selama berada di desa saint jiwa ini, Yi Xing telah membawa Wei Lin berkeliling ke penjuru tempat. Itu mereka lakukan saat selesai mengikuti kelas latihan dari guru Mo.

“Tempat ini ....”

“Guru pernah bilang, ini adalah tempatnya berlatih mengendalikan fokus. Selain itu, dia juga pernah menggunakan tempat ini untuk melatih pikiran kebijaksanaan.” Yi Xing memberitahu.

Wei Lin menelan ludah. Yi Xing mengepakkan sayap kupu-kupu roh. Terbang pertama, turun ke bawah tebing bebatuan. Di bawah sana ada air terjun dan kolam batu. Ada pohon besar, bunganya merah muda.

“Kau sedang apa?” tanya Wei Lin.

Yi Xing telah ambil posisi, duduk bersila di atas batu besar, dekat pohon. Pas sekali dipinggir air.

“Melakukan meditasi. Aku ingin belajar mengendalikan pikiran supaya lebih tajam.”

Wei Lin mendengus. Senyum tipis tercipta. “Kau orang yang gigih. Seharusnya lebih sedikit santai saat menikmati waktu libur.”

“Aku harus segera kuat. Dengan menjadi kuat, aku tidak akan dihina oleh siapapun. Jika ingin dihormati, aku harus selangkah lebih hebat dari siapapun. Tidak ada pengorbanan ringan untuk hal yang ingin kau capai. Semuanya memberatkan. Itulah yang disebut pengorbanan. Di mana kita menyerahkan apa yang paling berharga dalam hidup kita.” Yi Xing menjawab. Matanya sudah terpejam.

Wei Lin ambil posisi, hendak melakukan hal yang sama dilakukan oleh remaja di samping ini.

1
mengapa begitu banyak jeda iklan???
bikin malas baca novelnya.
Sejoph: Jeda iklan itu dari aplikasi, penulisnya gak tau apa-apa kak. Iklan yang kakak lihat juga keuntungan buat pihak aplikasi, bukan buat penulis. Di sini penulis cuma dapet hikmahnya doang. Trims
total 1 replies
Angga Hu Wijaya
semangat thor
Sigit Mardianto
Luar biasa
Ari Anto
lanjutkan boss Q
AKBAR JAYASASMITA
Lumayan
Mashudi Alwindra
mana min katanya mau dibikin op, malah sekarat gak bangun², mana jalan ceritanya gada mc nya sma sekali
yos helmi
Luar biasa
Mashudi Alwindra
bagus, cuma banyakin di aksi mc, sma di op in wkwk
Mashudi Alwindra
ayolah min, mc nya jgn lemah² amat, masak mc dari awal terseok² mulu
Sejoph: oke, terimakasih atas masukannya. Selesai episode yang ada, nanti bakal kubuat dia beneran OP 🔥
total 3 replies
Raysonic Lans™
update keleussss... ceritanya sudah bagus,harus sampai tamat..
Raysonic Lans™
baru kali ini ada pertandingan dinovel pakai racun..., Authornya memang beracun.. lama updatenya gak baca2 komen..
Sejoph: Gimana ya, yang bacanya sepi. Males jadinya update. Semangat update kan kalau banyak yang baca.
total 1 replies
Raysonic Lans™
coba di update lagi Thor.. jgn menghilang...
Raysonic Lans™
kreteeekk.. kreeeteeekk..
Raysonic Lans™
ceritanya bagus hanya belum kepublikasi pembaca fantim..
jgn lupa di update crazy up sampai selesai novelnya
Raysonic Lans™
kekuatan kultivasi ganda Thor...
update weeeeee...
Raysonic Lans™
di update sampai selesai gak novelnya?
Raysonic Lans™
malam... hampir pagiii...
Widya Wati
wei gila
Widya Wati
lanjutkan
Widya Wati
Masih anak2 tapi licik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!