Bagaimana jadinya jika ada seorang gadis yang menyukaimu dan ternyata dia adalah anak dari seorang wanita yang pernah kau cintai bahkan hingga saat ini.
Darius Antonie Gilbert, harus berurusan kembali dengan keluarga wanita yang masih bertahta di hatinya. Bahkan setelah dia menjadi duda dia tetap mencintai wanita itu.
Winter Alexander Smith, 18 tahun tergila-gila Dengan pria yang berstatus duda dan lebih parahnya lagi ternyata pria itu pernah mencintai Mommy-nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tessa Amelia Wahyudi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 31. Kaget
Darius sudah kembali ke hotel telat di mana dia berada dan betapa kagetnya dia saat kembali ke hotel sudah tidak mendapati keberadaan Winter di sana.
"Secepat itu kah kerja keluarga Alexander? Mereka bisa menemukan apa pun dalam waktu sekejap." ucap Darius yang beru menyadari kehebatan keluarganya Winter.
Tidak, bukan baru menyadari karena dia sudah sejak dulu mengetahui hal itu. Tapi rasanya masih saja kaget ketika merasakan sendiri memiliki masalah atau terlibat langsung dengan keluarga menyeramkan itu.
"Astaga, kepala ku menjadi pusing." ucapnya lagi yang merasakan sakit di sekujur tubuhnya akibat pukulan dari Raina yang bertubi-tubi, lalu tambahan dari Brandon dan terakhir dari sang penguasa Eropa. Siapa lagi jika bukan Alexander.
"Aku tidak percaya jika Raina bisa memukul sebanyak itu. Astaga,"
Darius benar-benar merasa frustrasi dengan masalah yang di hadapinya saat ini. Dia teru saja berpikir apakah dia bisa melewati semua masalah ini?
Apakah dia bisa mempertanggungjawabkan semua perbuatannya terhadap Winter walau bukan dirinya yang memaksa, tapi tetap saja dia bersalah karena sudah menikmatinya.
***
Di saat Darius sedang memikirkan apa yang akan dilakukannya setelah ini, Winter baru saja sadar dari tidur panjangnya salah melewati malam panas bersama Darius. Awalnya dia tidak mengingat apapun yang telah terjadi padanya, Tapi setelah dia sadar dan merasakan sakit di sekujur tubuhnya lebih tepatnya lagi pada inti tubuhnya, Winter baru sadar bahwa dia telah melewatkan malam panjang dan dia sangat ingat dengan jelas bahwa yang terakhir kali bersamanya adalah Darius.
"Oh my God! bagaimana ini?" tanya Winter saat dia sadar jika dirinya telah melakukan kesalahan besar. Bukan hanya besar saja, tapi ini kesalahan yang sangat luar biasa. Benar-benar luar biasa karena dia akan mendapatkan masalah besar jika dia kembali ke rumahnya.
"Apa yang harus aku lakukan saat ini?" tanya Winter yang merasa takut untuk menghadapi semua masalah yang telah di buatnya sendiri.
Setelah dia merasa tenang, dia melihat ke sekeliling tempat ini dan menurutnya tidak asing. Winter terus saja menatap tempat di mana dia berada saat ini sampai ada seorang wanita cantik masuk ke dalam kamarnya di sana lah Winter baru sadar jika ini rumah pamannya.
"Kamu sudah bangun sayang?" tanya Starla ketika melihat Winter yang sudah bangun dari tidurnya.
Sontak saja apa yang Winter dengan membuatnya shock dan seperti tekena serangan jantung.
"Oh God! Masalah apa lagi yang kau kirim kan padaku?" tanya Winter yang semakin gelisah karena saat ini dia berada di rumah pri bernama Galaxy Sky Alexander. Mengerikan memang, Tapi mau bagaimana lagi dan itu artinya semua keluarganya sudah mengetahui semuanya.
"Kenapa sayang?" tanya Starla saat melihat Winter terlihat gelisah seperti itu.
"Aku-"
"Tinggalkan di kami berdua Starla!"
Winter langsung memejamkan kedua matanya ketika mendengar suara menyeramkan itu. Demi Tuhan rasanya dia tidak siap untuk semua ini.
"Tapi sayang-"
"Tinggalkan kami Starla!" ucap Sky pada istrinya.
Jika Sky sudah menyebut namanya seperti itu, Maka Starla sudah tidak bisa melawan lagi. Dia tidak bisa melakukan apa pun lagi selain menuruti keinginan suaminya.
"Baiklah," jawab Starla dengan pasrah.
Dia memeluk Winter dan mencium kening keponakannya lebih dulu sebelum pergi meninggalkannya di sana bersama Sky.
Setelah kepergian istrinya, Sky baru menghampiri Winter yang masih saja menundukkan wajahnya karena tidak berani menatap ke arahnya.
"Aku tidak menyangka jika Raina memiliki putri yang bodoh seperti mu!" ucap Sky yang langsung menghancurkan hati dan perasaan Winter saat itu juga.
"Sekarang katakan apa yang terjadi sebenarnya hingga kau bisa melakukan semua ini?" tanya Sky hingga membuat Winter hanya berani menggelengkan kepalanya saja karena dia tidak tah harus menjawab apa saat ini.
"Apa tiba-tiba kau menjadi bisu dan tidak bisa bicara?" Winter memberanikan diri untuk melihat ke arah pamannya lalu kembali menundukkan wajahnya. Tapi, sedetik kemudian dia mulai berani menatap wajah pamannya karena memang mereka harus berani bicara sambil menatap wajah lawan mereka di depannya dan itu lah peraturannya.
"Aku tidak tau paman, Karena aku hanya ingat untuk pergi menghadiri acara pesta teman ku dan setelahnya-"
"Aku tau! Ini pasti ulah seseorang!" potong Sky karena dia paham betul ulah siapa ini.
***
dugaan lu benar, ? inter emang ansk ny Ruana, hujan terindag ny kkan Alexander