Novel ini bercerita tentang seorang gadis yatim piatu, yang selama ini tinggal dipanti asuhan, lalu jatuh cinta dengan seorang pemuda kaya, dan rencananya mereka akan segera menikah, namun karna ia bukan dari kalangan orang berada,membuat kedua orangtua suaminya tak merestui pernikahan mereka, akan kah mereka bisa hidup bahagia meski tanpa restu orang tua?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahutia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ayah, Bunda Apa Yang Sedang Kalian Lakukan?
Masih dalam posisi yang sama, Aisyah terus menikmati setiap sentuhan tangan Jaka di pipinya, Jaka yang melihat reaksi Aisyah yang tidak menolaknya tentu saja senang, bahkan pria itu merasa tidak puas jika hanya membelai wajah nya, rasanya ia ingin mencicipi bibir tipis yang selama ini selalu menggoda imannya, hingga akhirnya ia memberanikan diri untuk melakukannya dan...
Cup
Jaka berhasil menyatukan bibir keduanya, membuat Aisyah yang tadinya memejamkan mata, langsung membuka matanya, menatap mata Jaka yang saat itu juga menatap kepadanya dengan tatapan yang sama seperti tiga tahun yang lalu.
Tatapan ini, sudah lama aku tidak melihatnya, ini adalah tatapan suamiku, apa bang Jaka sudah mengingatku? apa dia melakukan ini karna sudah tau jika aku ini adalah istrinya?
Batin nya merasa senang
Aisyah pun kembali memejamkan matanya menikmati setiap sesapan bibir kenyal Jaka dibibirnya, bahkan ia memberi akses pada lid*ah Jaka untuk menerobos masuk kedalam rongga mulutnya, mengabsen setiap inci yang ada didalam nya. Mereka terus berciu*man untuk melampiaskan rasa yang ada didalam hati masing-masing, Aisyah yang merasa rindu pada suaminya , sedangkan Jaka merasa mulai memiliki perasaan pada kekasih dari abangnya tersebut.
Biarkan aku egois untuk kali ini, karna ingin memiliki kekasih dari abangku sendiri, karna mungkin setelah ini aku tak akan bisa lagi menyentuhnya, bahkan merangkul tubuhnya seperti ini
Batin Jaka, yang semangkin mengeratkan pelukan nya di pinggang Aisyah, bahkan tubuh keduanya sudah menempel sempurna, dengan posisi Aisyah yang ada diatas pria itu, bahkan keduanya tak sadar jika saat ini mereka ada ditempat terbuka, yang bisa saja dilihat oleh Lala atau pun Bu Tami disana. Jaka membalikan tubuh Aisyah tanpa melepas pangutan mereka, dan kini posisi wanita itu ada dibawah kukungan nya. Jaka melepas sejenak ciu*man mereka, saat merasa keduanya sudah mulai kehabisan nafas, pria itu kembali menatap wajah Aisyah membuat wanita itu tersipu.
'' Aku mencintaimu Aisyah, dan aku ingin memiliki mu seutuhnya.'' ucap Jaka yang terlihat serius, membuat Aisyah yang mendengarnya menelan ludah berkali-kali, bahkan ia merasa tak ada lagi air liur yang dapat ia telan didalam sana, sangkin keringnya tenggorokannya tersebut karna ucapan Jaka.
'' Ayah bunda apa yang sedang kalian lakukan??'' tiba-tiba terdengar suara Lala dari pintu kamar, membuat keduanya langsung bangkit dan menjaga jarak satu sama lain, bahkan kedua wajah mereka terlihat panik, karna kepergok oleh sang anak.
Lala melangkah berjalan mendekati Jaka dan Aisyah yang saat itu duduk diatas sofa, bahkan jarak mereka saling berjauhan, dengan dahi berkerut Lala melangkah menuju keduanya lalu duduk ditengah-tengah mereka. Lala menatap Jaka dan Aisyah secara bergantian, membuat keduanya berasa sedang ketahuan mencuri dirumah sendiri.
'' Sayang kok kamu sudah bangun sayang? ini kan masih malam.'' ucap Jaka mencoba untuk mengalihkan pertanyaan putrinya tadi
'' Lala kebangun yah karna haus, terus waktu Lala gk lihat bunda disamping Lala, akhirnya Lala keluar untuk mencari bunda, eh gk tau nya Lala lihat bunda ada disini sama ayah.'' jelasnya membuat Jaka dan Aisyah bisa menghela nafas sejenak, mereka berpikir mungkin putri kecil nya itu tidak akan lagi mempertanyakan perbuatan mereka tadi, tapi sepertinya dugaan mereka salah, nyatanya Lala kembali bertanya tentang apa yang barusa mereka lakukan tadi.
'' Ayah, bunda, kok gk jawab pertanyaan Lala sih?'' ucap gadis kecil tersebut, membuat Jaka dan Aisyah langsung saling pandang, seketika wajah keduanya memerah karna mengingat kembali perbuatan mereka tadi.
'' Pertanyaan yang mana sayang?'' ucap Jaka seolah tidak tau, sedangkan Aisyah lebih memilih diam, dan membiarkan Jaka yang akan menjawab pertanyaan Putri mereka itu.
'' Itu tadi kenapa bunda tidurannya seperti itu diatas tubuh ayah? terus kenapa bunda cium ayah dibibir ayah?'' ucap Lala dengan pertanyaan polosnya, mendengar pertanyaan Lala sontak saja wajah Aisyah langsung merona, dan Jaka yang melihat itu semangkin gemas, pria itu tersenyum, lalu ia pun mulai menjawab pertanyaan putrinya satu persatu dengan sabar, dan menjelaskan pada Lala dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh anak tersebut.
Hampir tiga puluh menit Jaka mencoba untuk membuat gadis kecil itu mengerti, walaupun terkadang ada beberapa pertanyaan yang membuat Jaka sulit menjawabnya.'' Oh jadi itu hanya boleh dilakukan oleh orang dewasa saja ya yah?'' ucapnya kembali bertanya
'' Tidak sayang, itu hanya boleh dilakukan oleh sepasang suami istri, suami istri itu, orang yang sudah menikah dan hidup bersama.'' jelas Jaka
'' Oh, berarti ayah dan bunda ini sepasang suami istri ya? makanya boleh melakukan yang tadi itu?'' tanya Lala lagi, membuat Jaka seketika merasa bersalah dan berdosa, karna sudah melakukan hal tersebut pada Aisyah, kenapa ia baru menyadarinya sekarang, pikirnya
Ya Tuhan, kenapa aku bisa melakukan hal memalukan seperti tadi? bahkan tadi aku sempat berpikir ingin mengga*uli nya
Batin Jaka sambil mengusap kasar wajahnya, Aisyah melihat perubahan raut wajah Jaka, yang penuh penyesalan
Apa bang Jaka menyesali semua yang telah terjadi tadi?
Batin Aisyah sambil menundukkan pandangannya.
'' Lala bisa gk Lala tinggalkan ayah dan bunda sebentar? soalnya ada yang mau ayah bicarakan sama bunda, dan anak kecil gk boleh dengar sayang.'' ucap Jaka mencoba memberikan pengertian pada gadis kecil tersebut.
'' Benar begitu bunda?'' tanya Lala pada sang bunda yang sejak tadi lebih banyak diam
'' Iya sayang.'' jawabnya sambil tersenyum
'' Baiklah, kalau begitu Lala akan kekamar dulu, tapi jangan lama-lama ya yah?
'' Iya sayang, ayah dan bunda tak kan lama.'' jawab Jaka sambil membelai rambut sang putri
Setelah memastikan Lala masuk kedalam kamarnya, barulah Jaka kembali menggeser duduknya, dan sedikit merapatkan nya dengan Aisyah, membuat wanita itu sedikit merasa heran, sebab ia berpikir Jaka akan langsung menjaga jarak dengannya karna menyesali perbuatan yang tadi sempat mereka lakukan diluar batasan.
'' Aisyah maaf atas apa yang tadi aku lakukan padamu, aku tau itu salah, sekali lagi aku minta maaf.'' ucapnya
'' Jangan membuatku merasa malu bang, karna aku yang memulainya, aku merasa jika aku sangat hina didepan kamu, dan mungkin setelah ini kamu akan berpikir jika aku bukanlah wanita yang baik.'' ucapnya lagi
'' Tidak, kamu jangan pernah berkata seperti itu, aku yang salah karna jatuh cinta pada kekasih abangku sendiri, maaf karna aku sudah mencintaimu, aku juga tidak tau kenapa aku tidak bisa mengontrol perasaanku padamu.' ucapnya dengan suara lirih
'' Perasaanmu tidak salah bang Jaka, karna sesungguhnya aku juga mencintai kamu.'' ucap Aisyah membuat Jaka sedikit kaget karna pengakuan wanita yang ada didepannya saat ini.
Next
kesel liatnya
gak bisa comen di setiap bab nya...
jaka bisa kecelakaan itu krn menyelamatkan ibunya yang tak tau diri itu🤧😢😢😢....