NovelToon NovelToon
YOU'RE MINE ADIK NAKAL

YOU'RE MINE ADIK NAKAL

Status: tamat
Genre:Teen Angst / Diam-Diam Cinta / Romansa / Tamat
Popularitas:940k
Nilai: 4.8
Nama Author: weni3

Sekuel dari cerita "one night with duda"
"Gue nggak akan biarin loe jadi milik siapapun!"
"Egois loe kak! loe pikir loe siapa?"
Mencintai sepupu sendiri adalah tantangan terbesar dalam hidup Rafkha. Penolakan jelas ia dapatkan, apa lagi pihak keluarga yang menentang keras. Hingga mereka berusaha untuk memisahkan keduanya.
Tapi bagaimana jika hanya dirinya lah yang di takuti oleh Tiara, gadis nakal yang banyak tingkah hingga membuat kedua orang tuanya kewalahan.

Ig : weni0192

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon weni3, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Stop Kak!

"Ada paket penting untung Papah!" Brian memberikan sebuah map coklat yang tertutup rapat. Beliau mengernyitkan dahi, heran dengan apa yang dia terima. Dia bukan CEO seperti Raihan yang kadang kala mendapatkan dokumen atau surat kontrak penting dari klien.

Urusan rumah sakit tak seribet itu, dia pun tak ada masalah ataupun apapun yang membuatnya harus mendapatkan surat. Dengan ragu Bayu meraih map tersebut, kemudian menimang-nimang memikirkan apa isinya.

"Dari siapa?" tanyanya pada Brian.

"Nggak tau, tapi katanya penting. Coba buka dulu aja Pah, biar nggak penasaran." Saran Brian di pikirkan oleh Bayu, tapi mengingat ada acara yang tak kalah penting membuatnya ingin menunda. Bayu menatap kedua sahabatnya dan segera ingin meletakkan map tersebut di atas meja, tetapi Raihan dan Andika pun tampaknya penasaran dan memberi waktu untuk Bayu membukanya lebih dulu.

"Buka aja dulu, loe punya masalah kali sama orang. Kan nggak lucu lagi acara lamaran eh rumah loe di gerebek polisi. Auto panik geng....!" ledek Andika.

"Mulut loe! loe kata gue penjahat!" sewot Bayu dan kembali menatap Map tersebut. "Tapi kok gue horor ya, seumur-umur jadi dokter nggak pernah gue Nerima paket beginian. Kalo paket makanan dari mantan pasien mah sering, apa lagi dari mantan kekasih, bukan cuma makanan pengaman juga."

Cika yang mendengar ucapan absurd dari suaminya segera memukul pahanya membuat Bayu meringis dengan mengulum senyum.

"Beneran sayang, aku jujur...."

"Iya mantan buaya!" ketus Cika dan mendapat kekehan dari yang lain.

"Udah lah kak dari pada penasaran, buka aja. Siapa tau ada yang berbaik hati ngasih loe tiket pesawat ke surga," Andini tak kalah antusias karena dia pun penasaran dengan isinya. Sedangkan anak-anak mereka tampak sabar melihat tingkah para orang tua mereka yang heboh jika sudah kumpul bersama.

"Loe mau nyumpahin gue mati Ndin? bini loe Rai, loe kasih apa sich tuh mulut makin lincah kayak belut!" Bayu menghela nafas berat dan segera membuka Map yang begitu rapat terbungkus aman.

"Cepat Om bukanya! durasi nich, kita udah laper....!" Aara pun yang sejak tadi anteng akhirnya bersuara, perkara paket saja harus menunggu lama. Apa tidak ingat jika saat ini ada acara inti dan makan malam yang hampir terlewatkan.

"Oke....oke....gue buka dulu." Bayu pun akhirnya mengalah dan membuka dengan perasaan yang penasaran, sama halnya dengan yang lain mereka ingin sekali tau isi dari map tersebut.

"Flashdisk?" Bayu melihat lagi isi dari Map itu tetapi tak ada apapun di sana, hanya ada satu flashdisk dan lembaran tebal yang polos.

Bayu pun menatap sang istri dan kedua sahabatnya yang lain, setelahnya tanpa di beri aba-aba seperti tadi ia segera berlari menuju ruang kerja dan kembali dengan membawa laptop. Semua yang ada di sana pun semakin penasaran, bahkan Aara, Lily, Tiara, Brian dan Gibran sudah berdiri di belakang sofa yang diduduki orang tua mereka.

Bayu segera menekan tombol play saat flashdisk sudah terpasang. Dan dalam hitungan ke tiga semua tampak tercengang dengan isi yang ada di dalamnya. Yang mana sebuah Video dengan durasi lima menit. Cukup lama dengan menampilkan kedua remaja yang sedang bercumbu di atas ranjang bahkan bagian atas tampak tak berbusana dan hanya di tutupi oleh selimut putih tebal.

"Damn!"

Raihan mengusap kasar wajahnya, begitupun dengan kedua sahabatnya yang lain dan Erna segera menutup laptop dengan air mata yang sudah runtuh membasahi pipi. Andini dan Cika pun tak menyangka dengan apa yang mereka lihat.

Tiara yang perlahan melangkah mundur dengan kasar di tarik oleh Zea dan kembali memberikan tamparan di kedua pipinya membuat Rafkha segera beranjak dari duduknya dan menarik Tiara ke dalam pelukan. Tapi belum sempat Tiara sampai di pelukannya, dari belakang ada yang menarik lengan Rafkha hingga pemuda itu berbalik.

"Anjing!"

Bugh

Bugh

Bugh

"Aaakkkkkhh......." jeritan para perempuan di sana menambah suasana semakin memanas dan Brian segera menarik Gibran yang menyerang Rafkha sedangkan Tiara segera berlari mendekati Rafkha yang masih syok dengan serangan mendadak yang pemuda itu terima.

"Kakak..." seru Tiara mendekati dengan air mata yang mulai mengalir. Rafkha pun hanya tersenyum dan mengusap pipi Tiara, menandakan jika ia baik-baik saja dan tak ada masalah.

Gibran memberontak bahkan para orang tua yang ingin segara mendekat tak keburu sampai di saat Gibran kembali melayangkan pukulan.

"Kak Gibran stop!" teriak Tiara yang segara menutupi dan menghalangi tubuh Rafkha. Entah mengapa Rafkha tak melawan, dia menerima dengan senyum tipis di wajahnya. Tiara saja di buat geregetan dengan sikap Rafkha yang hanya diam menerima. Walaupun ia tau jika Rafkha yang salah. Rafkha yang nekat dan kini membuat masalah semakin besar.

"Brengs3k loe! kalo loe nggak mau tunangan sama Zea bukan berarti loe harus ngerusak Tiara! Gue dari dulu udah percaya sama loe! gue percaya kalo kasih sayang loe tulus sebagai kakak. Ternyata loe bangsaat!"

"Kak stop kak, cukup!"

"Cukup loe bilang? loe pikir gue bakal terima? Nggak!" sentak Gibran kemudian segera menarik Tiara kedalam pelukannya. Dan Rafkha pun tampak pasrah karena kemarahan Gibran wajar, kemarahan seorang kakak kepada pria yang telah merusak adiknya.

"Kak!"

"Diem!" sentak Gibran lagi kemudian melepaskan Tiara dan maju mendekati Rafkha yang sejak tadi diam tak melawan.

"Jangan loe pikir gue diem gue terima atas kedekatan loe yang melampaui batas! dan loe udah ngerusak semaunya, ngerusak kepercayaan gue dan ngerusak calon istri gue!" sentak Gibran.

deg

Tiara terpaku di tempat, begitupun dengan Rafkha yang menatap Gibran dengan lekat mencari kebohongan di matanya tetapi tak ia temukan, hingga ia menarik kerah kemeja Gibran karena butuh penjelasan.

Para orang tua yang ada di sana pun menundukkan kepala tak menyangka akan secepat ini semua terungkap. Begitupun dengan Erna yang sudah terisak di pelukan Andika. Ini bagai bom atom yang meledak tiba-tiba, bertahun-tahun mereka sembunyikan dan akhirnya terbongkar juga. Bahkan di waktu yang kurang tepat.

"Apa maksud loe, hah!" Rafkha benar-benar sudah emosi, bukan hanya dia yang memberi kejutan tetapi dirinya juga di beri kejutan yang tak kalah mencengangkan bahkan membuatnya seketika gila.

"Jawab! apa maksud loe!" bentak Rafkha dan melepas cengkeraman di baju Gibran hingga tubuhnya terbentur di dinding.

"Sejak bayi Tiara udah di jodohin sama gue!"

Tiara menutup mulutnya dengan kedua tangan, dadanya begitu sesak hingga sempoyongan beruntung Lily dan Aara segera mendekat.

"Dan perjodohan kalian hanya untuk memisahkan karena yang benar-benar di jodohkan itu gue dan Tiara!" ucapnya dengan nada tinggi membuat Rafkha merasa di bodohi oleh keluarganya sendiri dan segera melayangkan tinjuan.

Bugh

Bugh

Bugh

Tinjuan yang membuat darah bercucuran di lantai, tinjuan di dinding tepat di samping wajah Gibran. Ia tak perduli rasa sakit di tangannya sementara hatinya lebih sakit dari apapun. Kemudian dia memejamkan mata saat dengan jelas ia mendengar kepiluan dari wanita yang ia cinta.

"Lalu aku anak siapa?"

1
Diny Julianti (Dy)
tiara ngeselin
Grace Lee
bagus ceritanya. saya suka. semngat thor
Fina Nilna
mesun si om dika
Fina Nilna
jangann ydek ya.masih skolh
Fina Nilna
waduh ketahuan g yah
Fina Nilna
wow skarang udah brani terus trang
Nurwana
ini Tiara bego bin bodoh... pacaran itu yang sehat... mau maunya diajak bolos... mau dipake aja mau mau aja. dijebol baru kapok. kalau sudah kejadian baru nangis nangis. bego kok dipiara. maaf thor baper saya.
Juniarsih Hariany
Luar biasa
Ima Kristina
sebenarnya apa alasan dibalik perjodohan Rafka dan zea jadi penasaran
Ima Kristina
apapun alasannya tapi gak seharusnya urusan ortu dibebankan pada anaknya....iya gak
Ima Kristina
jaman modern masih aja ada acara menjodohkan anak ...ya kalau anaknya saling suka gak papa tapi malah suka yang lain gimana
Ima Kristina
kenapa sich orang tua suka sekali menjodohkan anak2 nya yang masih kecil nanti kalau sudah besar Yach kalau saling suka kalau malah suka sama yang lain gimana
Ima Kristina
untungnya Daddy Rai sudah tau perasaan Rafka jadi gak akan memaksakan perjodohan dengan Zee
Ima Kristina
next kakaaa
Ima Kristina
masa2 SMA memang masa yang paling menyenangkan apalagi datangnya rasa pada lain jenis makin mengesankan
Ima Kristina
waduh siapa itu Thor muga Tiara gak dijahatin orang
Ima Kristina
makin seru ceritanya Thorr lanjutttt kakaaa
Ima Kristina
Rafka gimana sich katanya cinta Tiara tapi bikin salah paham lagi
Ima Kristina
Tiara memang minta dihukum sama Rafka
Ima Kristina
astaga Nagasaki itu mulutnya mommy Andin masih aja sama kayak mulut Andika
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!