NovelToon NovelToon
Skandal CEO Playboy

Skandal CEO Playboy

Status: tamat
Genre:CEO / Romansa / Playboy / Tamat
Popularitas:302.3k
Nilai: 5
Nama Author: Dee_K

Barra sengaja mengirim seseorang untuk bekerja di kantor putranya sebagai seorang asisten, agar ia bisa terus mengawasi gerak-gerik Nabil yang sering sekali terlibat skandal dengan beberapa wanita.

Bukannya berhenti membuat skandal, Nabil justru terlibat skandal dengan asistennya itu. Parahnya lagi, perempuan itu masih memiliki hubungan keluarga dengannya.

"Kamu tahu bukan, kalau aku sama sekali tidak suka terikat hubungan dengan siapapun. Kamu pilih mana, buat surat pengunduran diri atau aku buatkan surat pemecatan?" Tanyanya pada sosok wanita yang sejak tadi tertunduk dengan pakaian yang hampir terkoyak.

Yuk simak kisah perjalanan cinta si Playboy yang hoby sekali buat skandal!
Happy Reading‼️🤗
Follow akun ig author @dee_k9191

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dee_K, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31 ~ Tak Percaya

Shanum tidak menyangka kalau hari ini adalah hari pertunangan Nabil. Pria yang telah menjadi cinta pertamanya sekaligus orang pertama yang mematahkan hatinya. Jika Shanum masih merasakan sakit ang teramat dalam sampai saat ini, bukankah itu tandanya bahwa perasaannya masih sama. Yaitu masih mencintai Nabil. Entah sampai kapan Shanum bisa mengikhlaskan itu semua. Bahkan antara rasa benci dan cinta dia sulit untuk membedakannya.

Beberapa hari setelah mendengar kabar pertunangan Nabil, keadaan Shanum semakin memburuk. Bukan hanya hatinya saja, melainkan fisiknya yang ikut lemah, lantaran sampai saat ini dia masih sering merasakan mual yang tiba-tiba muncul.

Berulang kali Bi Asih memaksanya untuk periksa ke dokter, Shanum selalu menolak. Dia selalu beralasan dengan meminum obat pasti rasa mual dan pusing itu hilang.

Hari ini Shanum sudah bersiap untuk pergi pemotretan. seperti biasa, ia akan mengemudikan mobilnya sendiri. Kali ini Shanum ada job untuk iklan produk skincare dari perusahaan terkenal yang sedang membuka outlet baru di mall yang ada di kota.

Shanum baru saja mengemudikan mobilnya keluar dari halaman rumahnya. Tanpa dia sadarai, mobil Andra yang sejak tadi menunggu Shanum, akhirnya mengikuti kemana Shanum akan pergi. Perjalanan dari rumah Shanum menuju tempat pemotretan hanya ditempuh selama kurang lebih dua puluh lima menit. Di sana juga sudah ada beberapa crew yang menunggu kedatangan Shanum. Andra masih berada di sana ikut memantau aktivitas perempuan itu.

“Ternyata dia seorang model. Pantas saja, saat pertama kali bertemu dengan Shanum, aku seperti tidak asing dengan wajahnya.” Gumam Andra menatap takjub Shanum yang sedang beribteraksi dengan beberapa crew-nya.

Andra sangat menyayangkan perbuatan Nabil yang telah menyia-nyiakan Shanum. Harusnya ia bersyukur mendapatkan wanita cantik dan baik hati seperti Shanum. Mau memberikan masukan pada temannya itu juga rasanya sangattidak mungkin, karena hubungannya dengan Nabil sedang tidak baik-baik saja. bahkan nomornya sudah diblokir oleh Nabil.

Andra rela menunggu Shanum sampai selesai melakukan pemotretan. ia harus kembali bicara dengan Shanum agar mau memaafkan kesalahannya. Dia rela berbuat apa saja agar Shanum memaafkannya. Setidaknya itu sebagai cara untuk menebus keslahan yang telah dia perbuat.

Pukul setengah tiga sore Shanum baru selesai melakukan pemotretan. Andra melihat Shanum yang sudah rapi dengan pakaian awalnya tadi sedang berjalan menuju mobilnya. Dia yakin pasti Shanum akan pulang. akhirnya Andra menghampiri Shanum.

Shanum sangat terkejut saat melihat Andra kembali menemuinya. Namun saat ia ingin menghindar, tiba-tiba saja kepalanya berdenyut dan padangannya menjadi sedikit kabur. Shanum kebingungan untuk mencari pegangan atau tempat untuk bersandar. Akhirnya…

Bruk

“Shanum!!!”

Andra langsung berlari menghampiri Shanum yang sudah tergeletak tak berdaya. Beberapa crew yang masih ada di sana juga terkejut saat mendengar suara teriakan Andra dan disusul dengan melihat Shanum sudah tak sadarkan diri.

Andra segera mengangkat tubuh Shanum dan membawanya masuk ke dalam mobil. Namun salah satu teman Shanum mencegahnya, karena tidak mengenal Andra.

“Hei, Mas mau bawa Shanum kemana? Mas ini siapa?” seorang perempuan seusia Shanum berhasil mencekal tangan Andra yang sedang menggendong Shanum.

“Aku mau bawa Shanum ke rumah sakit.” Jawab Andra lalu kembali melanjutkan langkahnya.

“Hei tunggu! Kamu siapanya Shanum? Jangan-jangan kamu beralasan karena ingin menculik dia. Biar aku saja yang membawa Shanum ke rumah sakit.” Perempuan yang bernama Kayla itu tetap bersiskukuh mencegah Andra membawa Shanum pergi.

“Aku temannya Shanum. Kalau kamu tidak percaya, lebih baik ikut aku ke rumah sakit. Shanum harus secepatnya mendapatkan pertolongan.” Jawab Andra dengan kesal.

Akhirnya Kayla setuju dengan usulan Andra. Dengan mengendarai mobil Andra, Shanum dibawa ke rumah sakit. Dalam perjalanan, Shanum masih belum sadarkan diri. Wajahnya juga terlihat sangat pucat. Baik Andra maupun Kayla sangat cemas melihat keadaan Shanum seperti itu.

Sesampainya di rumah sakit, Andra kembali menggendong Shanum dan membawanya masuk ke IGD. Dokter dan beberapa perawat yang berjaga di sana langsung tanggap dan segera menangani Shanum. Andra terus berada di sisi Shanum saat dokter sedang memeriksanya. Sedangkan Kayla lebih memilih pergi ke kantin untuk membeli minuman, karena sejak tadi ia sangat kehausan.

“Bagaimana dok hasil pemeriksaannya?” tanya Andra dengan cemas.

“Selamat ya, Tuan! Istri anda sedang mengandung. Di usia kandungannya yang masih sangat muda, memang sangat rentan. Lebih baik jaga istri anda untuk tidak melakukan aktivitas berat dan melelahkan.” Tutur dokter panjang lebar.

Andra hanya terdiam. Dia sama sekali tidak mendengarkan penjelasan dokter setelah mengetahui kalimat pertama yang diucapkan dokter tadi. yaitu saat ini Shanum sedang hamil.

Ada rasa bersalah yang begitu mendalam dalam diri Andra. Akibat perbuatannya, berujung dengan kehamilan Shanum.

Setelah memberikan beberapa nasehat pada Andra, dokter meninggalkan ruangan itu, karena Shanum juga masih belum siuman. Mungkin setelah keadaannya membaik, dokter akan memperbolehkannya untuk pulang.

Beberapa saat kemudian Shanum mulai mengerjapkan matanya. hal pertama yang dia lihat adalah Andra. Karena Andra sejak tadi terus berdiri menunggui Shanum di samping brankar.

“Kenapa kamu di sini?” tanya Shanum lalu membuang mukanya.

“Maafkan aku, Num. tolong beri aku kesempatan untuk menebus kesalahanku.” Jawab Andra dengan wajah sendu.

Shanum masih diam. dia juga baru sadar kalau saat ini dirinya sedang terbaring di atas brankar rumah sakit. Memang apa yang terjadi dengannya.

“Kenapa aku ada di sini?” tanya Shanum lalu ia bergegas bangun.

“Jangan banyak gerak dulu! Kasihan nanti janin kamu.” Cegah Andra dengan memegang lengan Shanum.

Mata hanum membulat sempurna. “Janin” apa maksud ucapan Andra baru saja. apakah dirinya saat ini sedang hamil. Lebih tepatnya hamil anak Nabil. Shanum mengggelengkan kepalanya tak percaya dengan air mata yang terus mengalir.

“Kamu sedang mengandung, Shanum.” Lirih Andra penuh penyesalan.

Bugh

Bugh

Bugh

“Dasar pria berengsek! Baj***an!!!”

.

.

.

*TBC

Happy Reading‼️

1
Mer Merry
Luar biasa
Erni Fitriana
kita bacaaaaaa
Surati
bagus
Ainie Mahryan Jaya
Luar biasa
Toko Bagas
wah hamidun ini mh.... ko kasian shanum sih thor
Toko Bagas
kayak nya itu rencana andra deh....
Baiq Muliati
dia jatuh cinta👇👉👈❤ dan cemburu
Baiq Muliati
na apa ku bilang, mulai sdh, membayangkan
Baiq Muliati
lambat laun kau akan bertekuk lutut, cowok cuek
Baiq Muliati
jadi laki laki tdk boleh sombong
Ana
😎keren mengulang aku bacanya 😁👍
Sari Kumala
gregetan aku lihat perempuan kayak shanum gini laki laki nya mau tanggung jawab eh dia nya yg mau pergi 😡
Sari Kumala
hehehe...ketawa aku bacanya
Aih AOH
d
Aih AOH
gggg(g((g)kangenkk:vvbvvmmnn+ n?? myy6yiyiìy
Yayuk Indaryanti
giod
Felycia Fernandez
udah baca kk author... 😆😆
Felycia Fernandez
harus yah... dimana mana si istri harus ikut suaminya walaupun harus pindah negara.. masak iya suami kita ditinggal ntar mendatangkan valakor lagi...
Felycia Fernandez
akhirnya... kata kata keramat itu keluar juga dari mulut mu bil... semangat bil...
Felycia Fernandez
omg....ada kelainan ternyata...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!