NovelToon NovelToon
Bukan Pengantin Pengganti

Bukan Pengantin Pengganti

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Pernikahan Kilat / Pengantin Pengganti / Tamat
Popularitas:447.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ni R

Dibandingkan sejak kecil, di anggap sebagai anak pembawa sial dan anak tak berguna membuat kehidupan Maheera sangat menderita. Orang tua yang seharusnya memberikan kasih sayang dan perhatian justru selalu menyalahkan Maheera atas meninggalnya sang kakak yang bernama Kinara.

Kehidupan Maheera semakin menderita di saat sang kakak memberinya amanah untuk menikah dengan calon suaminya yang bernama Shaka. Sekeras apa pun Shaka dan Maheera menolak, tapi tetap saja Kinara ingin adiknya menikah dengan Shaka sebagai pengantin pengganti dirinya.

Akankah Shaka mampu mencintai Maheera seperti ia mencintai kinara? Apakah rumah tangga mereka bisa bertahan atau hancur di tengah jalan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ni R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 31

Emir meremas undangan pernikahan yang tertulis nama lengkap Maheera dan Shaka. Pria ini tidak pernah menyangka jika Maheera akan menikah dengan Shaka padahal mereka baru beberapa hari putus hubungan.

Merasa terhina atas sikap Maheera, tapi Emir lupa jika sikap dirinya membuat Maheera merasa risih.

"Sialan!" Umpat Emir yang tidak terima. "Bisa-bisanya mereka mempermainkan aku. Awas saja kalian." Ucapnya penuh dendam.

Tapi, sebenarnya memang seperti ini. Bukan hanya Maheera, setiap kali Emir menjalin hubungan dengan wanita manapun, pria ini selalu mengaturnya mereka seperti itu.

Sementara itu, di tempat yang berbeda saat ini Maheera tengah mencoba gaun pengantin bersama Shaka dan bu Hesti. Di tatapnya pantulan diri di cermin, untuk beberapa saat Maheera termenung.

"Sekarang aku bukan pengantin pengganti kakakku, aku dan mas Shaka saling mencintai." Ucap Maheera dalam hati.

Tersadar dari lamunan saat bu Hesti memuji kecantikan Maheera.

"Kamu sangat cantik," puji bu Hesti. "Yuk buru lepas gaunnya sebelum Shaka melihat, nanti dia nggak bisa tidur lagi." Ucap bu Hesti setengah tertawa.

"Iya mah!" Jawab Maheera.

Di bantu seorang pelayan butik, Maheera melepas gaun pengantin yang akan ia kenakan besok malam. Sampai dengan hari ini, ia dan Shaka belum melakukan hubungan suami istri.

Maheera dan bu Hesti keluar, tentu saja hal ini membuat Shaka merasa bingung.

"Loh, kok nggak pake gaun. Kenapa?" Tanya Shaka yang merasa heran.

"Udah, kamu nggak usah lihat. Cukup mamah aja, biar jadi kejutan!" Jawab bu Hesti seketika membuat Shaka merasa kesal.

"Suka sekali seperti itu...!" Seru Shaka. "Yuk, makan siang!" Ajak Shaka.

Mereka pun bergegas pergi dari butik menuju restoran yang biasa Shaka dan Maheera makan siang. Menikmati makan siang sambil bercanda, nyatanya sekarang Maheera bisa lebih dekat dengan mertuanya yang ternyata suka sekali bercanda.

Tapi, tiba-tiba saja Shaka di kejutkan dengan kehadiran Emir yang langsung memukul diri sampai terjatuh ke lantai.

"Mas...!" Jerit Maheera yang langsung menghampiri suaminya.

"Aku pikir kau adalah teman baik, tapinya perebut pacar orang." Ucap Emir dengan nada tinggi sampai membuat semua orang menoleh ke arah mereka.

"Siapa yang kau sebut perebut?" Tanya Maheera yang tidak terima. "Sebelum aku menikah dengan mas Shaka, kita sudah putus." Ucapnya menegaskan.

"Kau memutuskan hubungan kita hanya karena kau ingin menikah dengan bajingan ini, iyakan?" Tuduh Emir yang masih belum menyadari kesalahannya.

"Kita putus sebab kamu terlalu mengatur hidup. Baru pacaran seminggu udah sok ngatur mengalahi tahanan." Ucap Maheera yang geram pada sikap Emir.

"Emir, asal kau tahu sebenarnya aku dan Maheera pernah menikah tiga tahun yang lalu. Kami bercerai karena ada kesalahpahaman dan sekarang kami rujuk. Apa salahnya hah?" Ujar Shaka memberitahu Emir sampai membuat pria itu terkejut.

"K-kalian pernah menikah?" Tanya Emir yang tidak percaya.

"Iya. kenapa?" Maheera bertanya balik.

"Awalnya kupikir saat aku menjalin hubungan denganmu bisa membuat aku melupakan mas Shaka. Tapi, setelah aku tahu sifat aslimu, aku mendadak risih." Ucap Maheera kemudian wanita ini mengajak Shaka dan bu Hesti pergi dari sana.

Berdiri seperti orang bodoh, entah kenapa Emir merasa sangat di bohongi oleh Maheera dan Shaka.

Maunya Emir memiliki seorang pasangan yang bisa di atur, tidak banyak protes dan selalu mengikuti apa kata dirinya tapi, sampai dengan hari ini ini belum pernah menemukan perempuan seperti itu.

Aaaaargh..... "sialan!" Umpatnya kesal. "Apa yang harus aku katakan pada papah dan mamah jika aku gagal lagi mencari calon istri?"

Tanpa memiliki rasa malu dan bersalah, Emir pergi dari sana.

Di rumah, Maheera merasa kesal sekali pada Emir bahkan ia tidak mau lagi bertemu dengan pria itu. Pria yang awalnya ia anggap sebagai laki-laki yang suka bercanda dan selalu membuat ia tertawa nyatanya sekarang Maheera sangat membencinya.

"Kamu itu loh mas, kok nggak bilang sama aku kalau sifat Emir seperti itu?"

"Kalau mas bilang sama kamu dan melarang kamu dekat dengan dia, apa kamu akan percaya?" Tanya Shaka membuat Maheera terdiam. "Yang ada kamu beranggapan jika mas melarang kamu dekat dengan laki-laki lain. Mas tidak seegois itu." Ucap Shaka.

"Seumur-umur, baru ini aku temui laki-laki seperti dia." Kata Maheera yang menyesal.

"Udahlah, nggak usah bahas dia. Pergi mandi sana, buruan!"

Maheera mendengus kesal, wanita ini puna bergegas pergi ke kamar mandi untuk sekedar meredam emosi.

Singkat cerita, acara pesta pernikahan akhir tiba, Maheera tampil sangat cantik sekali malam ini begitu pula dengan Shaka yang terlihat sangat tampan.

Maheera sangat grogi, karena ini yang pertama kali begitu piala dengan Shaka. Persiapan yang sangat singkat, membuat mereka tidak banyak mengundang orang.

"Kalau seperti ini, itu artinya kita udah sah dalam segala hal, iya nggak sih?" Bisik Shaka.

"Biar semua orang tahu kalau kita sudah menikah?" Jawab Maheera.

"Besok, mas punya hadiah untuk kamu." Ujar Shaka memberitahu.

"Apa?" Tanya Maheera yang penasaran.

"Adalah, intinya di sanalah kita akan memulai semua kehidupan cinta kita." Jawab Shaka.

Semakin penasaran Maheera, kejutan seperti apa yang akan di berikan oleh Shaka pada dirinya.

Sedangkan Emir, pria ini tidak menghadiri acara pesta pernikahan Shaka dan Maheera, pria ini justru pergi ke salah satu clubs malam untuk mencari wanita yang pengganti Maheera.

Meskipun tidak banyak tamu yang datang, tapi acara pesta pernikahan cukup meriah. Terpantau jelas jika bu Hesti dan pak Angga menikmati acara malam ini. Begitu juga dengan Maheera yang sangat jelas terlihat oleh Shaka jika ia melepas semua beban di dalam dada berjoget bersama kedua mertuanya.

"Belum tunai janjiku untuk membahagiakan dirimu, Maheera. Mas tahu hatimu masih begitu sakit jika mengingat masa lalu, tapi mulai sekarang sebisa mungkin mas akan buat kamu bisa melupakan kepedihan di masa lalu secara perlahan." Ucap Shaka dalam hati.

"Entah salah atau benar langkah yang aku ambil untuk menikah lagi dengan mas Shaka. Tapi, hatiku begitu keras memaksa diriku untuk menerima mas Shaka. Aku ikuti pengaturanmu, Tuhan. Sebab aku yakin jika rencanamu lebih indah dari pada rencanaku." Ucap Maheera dalam hati.

Sesekali ia melirik ke arah Shaka,wajah laki-laki yang sempat membuat ia trauma untuk mengenal pria lain nyatanya sekarang justru kembali lagi bersama Shaka.

"Haduh, sudah. Mamah lelah!" Ucap bu Hesti dengan nafas ngos-ngosan.

"Udahlah mah, nggak usah joget lagi. Nanti sakit pinggang lagi." Ujar Shaka.

"Kamu, kenapa kamu nggak ikut joget mas? padahal lagunya sangat asyik." Ujar Maheera.

"Sengaja menyimpan tenaga untuk perang yang sesungguhnya!" Jawab Shaka lalu pria ini tersenyum lebar penuh arti.

1
Safitri Agus
terimakasih Thor 🙏🥰
Anonim
Saka laki2 bajungan, semoga semua diana , banu, dan saka kena karmanya lbh sakit dan tolong thor jgn buat mahera cepay kasih maaf biar mereka merasa bagaimana luka hatinya
Anonim
Pak banu, itu isi celana ya di potong aja kok anaknya di siksa diam, kalau emang anak kandung bela dong kasih peringatan sama istrinya kecuali itu anak kandubg tapi ibu sambung , biasa lebih sayang istri dari pada anak😁🤬
Rita Juwita
luar biasa...
my_
ᎪՏᏞᏆ.. ini cerita pertama yg bikin sy jd mewek bacanya... 😭😭
Andhista
💯
🧟‍♂️🧟‍♂️
banyak drama sekali ini cerita
🧟‍♂️🧟‍♂️
aneh sekali perempuan satu ini, bapaknya memohon untuk tinggal sok soan nolak, Hilih mati sok juga menangis puki lahh
Fi Fin
lah aneh ya Saka kan tau gimana jahat nya Mama Diana ke Mahira looh kok jadi ikut2an jahatin Mahera
Halimatus.s
Luar biasa
antha mom
makasih thor ceritanya bagus 👍👍
antha mom
jelas maheera kecewa ayah yang seharusnya tempat berlindung untuk anaknya tapi malah mengecewakan anaknya, dihina di caci maki sama ibu sambung nya yang notabene maheera tdk tau kalo itu ibu tiri nya, tapi pak banu TI berani membela anaknya 😭
antha mom
sayang sayang,,kau salam satu yang membuat istri mu kabur sekali pun tidak ada cinta kalau sudah menikah ya saling menerima takdir dan cinta akan tumbuh dengan berjalan nya waktu,
antha mom
ngatain pak banu dan Diana gila.
lah kamu Sakha sebutan apa yang pantas untuk mu
antha mom
Diana apa ada seorang ibu seperti mu,, orang tua yang jahat,
INtan.C.H
ceritanya kerennn,padat,singkat dan jelas
Dyah Oktina
menyelakai # menceritai thor
Dyah Oktina
maksut piala di sini apa ya thor???
Dyah Oktina
ngapain kasih kabar ya heera.. sakit hatimu dah sedalam jurang tak bertepi.. 🤭
Dyah Oktina
pengunjung thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!