bacanya dari awal sampai akhirnya ya biar gak salah faham sama ceritanya😌
Vans pria kejam dipertemukan dengan Zahira seorang wanita yang dia anggap hanya sebagai pelacur yang dijual oleh keluarganya.
Tapi sedikitpun dia tak pernah anggap Zahira sebagai istrinya melainkan pembantu ( art )
Pernikahan yang di idamamkan oleh banyak wanita dengan seorang pangeran tampan sabar dan hubungan harmonis tidak didapatkan oleh Zahira.
Bak tinggal dineraka Zahira sedikitpun tak pernah merasakan apa itu cinta dari pernikahannya.
bagaimana kisah kehidupan mereka selanjutnya apakah akan tumbuh rasa cinta antara mereka ?
atau justru perpisahan akhir dari kisah cinta mereka ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dea alexia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
talak 1
" Benar kita emang gak pernah tidur bersama " ucap Aditya yang baru saja datang
" Kamu dengar Vans " ucap Zahira sambil tersenyum senang
" Tapi apa yang kita lakukan 4 jam di villa Zahira mungkinkah bermain catur? " Tanya Aditya sambil melirik ke arah Zahira
" Brengsek " ucap Vans dan langsung memukul Aditya dengan sangat keras hingga hidungnya berdarah
" Kata kan Aditya kita gak ngapa ngapain di villa " ucap Zahira sambil memukul tubuh Aditya kecil
" Iyah Vans kita gak ngapa ngapain di sana. Kau senang Zahira " tanya Aditya pada Zahira membuat Zahira kesal
" Aku benar benar gak sudi melihat mu Aditya. Pergi " bentak Vans dan mengusir Aditya dari rumahnya
" Baik lah aku pergi. Makasih malamnya sayang " ucap Aditya sambil memberikan Zahira ciuman jarak jauh
" Vans dia bohong aku gak pernah tidur dengannya aku masih suci " ucap Zahira dan menghapus air matanya.
" Diam dan tinggalin aku sendiri " bentak Vans sambil menatap tajam ke arah Zahira.
" Baik lah aku akan pergi dari rumah ini mas "
" Gak bisa kontrak pernikahan kita masih 2 bulan dan kamu gak bisa pergi gita aja Zahira "
" Baik lah " ucap Zahira tak bisa menjawab hanya bisa diam dan menangis
" Aku talak 1 kamu Zahira " ucap Vans sambil menunjukan jari telunjuknya ke arah Zahira dan mata seakan menahan air mata
" Baik makasih aku mengerti. aku menyesal mengorbankan diri untuk mu mas harusnya aku biarin kamu mendekam di dalam sel " ucap Zahira
" Siapa yang suruh kamu bebasin aku ? " ucap Vans sambil mencekram lengan Zahira dan Vans jatuh pingsan karna terlalu banyak minum bir
...****************...
Yah dan akhirnya mengorbananku sia sia kata talak 1 terucap dari mulut Vans. sungguh salahkah aku jika aku menyelamatkan suami ku dari penjara ya Allah.
Ya Allah buat dia mengerti bahwa aku tak pernah tidur dengan Aditya.
Apa aku salah membuat ke putusan tanpa izin darinya.
Aku memang bodoh harusnya aku izin dulu padanya dia gak mungkin marah jika aku izin.
Gumam Zahira dari hati seraya mengguyurkan air sower ke tubuhnya.
Ahaha talak satu hebat Aditya rencana mu berjalan dengan lancar hati ku terasa sangat bahagia ketika Vans ke hilangan cinta pertamanya.
Itu belum seberapa Vans tunggu hidup mu akan jauh lebih menderita daripada di siksa di neraka.
Hati Aditya terasa sangat senang ketika mendengar ucapan talak dari mulut Vans saat dia di taman tadi.
Jam menuju pukul 7 pagi ketika Zahira selesai mandi air di rambut masih basah Zahira mengering kan rambutnya menggunakan handuk.
Vans melihat Zahira dengan terpesonanya.
Tak bisa berbuat apapun hatinya terasa sakit saat dia mengingat ke jadian malam itu.
" Ah kok macet sih " ucap Zahira kesal karna resleting bajunya agak rusak
" Lesleting mu gangguan biar aku betulin " ucap Vans seraya menggigit resleting Zahira yang agak bengkok.
" Pakai baju baru baju ini itu udah jelek. rusak " titah Vans pada Zahira
" Baik lah " jawab Zahira singkat.
" Pakaian ini masih bagus mas " batin Zahira kesal dengan titah suaminya itu
" Makasih " ucap Zahira sambil tersenyum
...hening...
Vans teringat berkataan talaknya pada Zahira dan kemudian ingin pergi tapi Zahira mencegahnya
" Aku mohon jangan talak aku "
" Baik lah buktiin kalau kamu masih suci " tegas Vans sambil melepaskan tangannya dari genggaman Zahira
" Baik dalam waktu 48 jam aku akan buktiin ke kamu kalau aku gak bersalah " tegas Zahira sambil tersenyum pada Vans
Tak menjawab Vans hanya mengangguk dan pergi tanpa menatap Zahira sedikit pun.
setidaknya kamu tak perlu melayani laki² hidung belang diluar sana😣😣