NovelToon NovelToon
Istri Kecil Dosen

Istri Kecil Dosen

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Jenar

Pertemuan pertama yang tidak mengenakan di toilet cewek dimana seorang cowok bernama Revan Sanjaya tengah bersembunyi dari kejaran fans cewek yang memujanya tanpa dia sadari di toilet ada seorang gadis kecil yang bernama Kiara Putri, setelah menyadari ada seseorang dia meminta bantuannya karena tidak melihat reaksi apapun dari gadis itu dia yang ada malah sikap cuek yang diberikannya sehingga Revan merasa tertarik dengannya dan langsung mengajaknya menikah tetapi ditolah. Sehingga suatu kejadian yang mengharuskan mereka menikah. Apakah Kiara akan menerima pernikahannya dan belajar mencintai Revan? atau dia akan membencinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jenar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 31

Assalamu' alakum Wr. Wb

Jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan like, tekan gambar love, komen dan kasih vote agar authornya semangat buat up nya.

Selamat membaca.

----------

" Sayang kenap... " Ucap Revan terpotong dengan ciuman yang diberikan oleh Ara dibibirnya membuat Revan terkejut dengan reaksi yang diberikan Ara, tanpa membuang kesempatan dia membalas ciuman Ara, Revan yang lebih tinggi dari Ara agak kesusahan sehingga dia mengalungkan tangannya dan menjinjitkan kakinya.

Revan yang melihat istrinya kesusahan mengangkat tubuhnya dan Ara langsung melingkarkan kakinya dipinggang Revan sehingga tidak ada jarak di antara mereka, Revan berjalan menuju tempat tidur dengan terus melakukan ciuman panas dan menidurkan Ara. Ara yang sudah terbuai dengan sentuhan dari Revan tidak menyadari kalau mereka telah melakukan lebih dari ciuman dan terjadilah yang hanya mereka dan tuhan yang tau.

Pagi harinya Ara merasa badannya remuk semua, pinggangnya terasa ada sesuatu yang menimpanya dan dia membuka matanya perlahan melihat ke sebelahnya terlihat wajah tanpan laki-laki yang baru nikahinya beberapa hari yang lalu sedang memeluknya begitu erat. Ara tersenyum melihat pemandangan di pagi hari yang begitu menyejukkan hatinya, ketika dia membuka selimut dan betapa terkejutnya dia melihat dirinya tidak menggunakan sehelai benang pun.

" Aaaa... " Teriak Ara terkejut melihat keadaannya, teriakkan Ara membangunkam Revan yang sedang tertidur pulas.

" Ada apa sayang kenapa teriak-teriak?." Tanya Revan mencoba untuk mengumpulkan kesadarannya.

" Ini kenapa aku tidak memakai baju sama sekali hiks... hiks... hiks... apa yang sudah kakak lakukan kepadaku hiks... hiks... " Jawab Ara sambil menangis dengan memegang selimut untuk menutupi tubuhnya.

" Aduh gimana ya caranya gue harus jelasin ke dia biar ngerti kayaknya dia belum tau dengan apa yang telah kita lakukan tadi malam." Gumam Revan dalam hati bingung.

" Hiks... hiks... kenapa malah diam hiks... hiks... hiks... jawab." Ucap Ara masih dengan tangisannya yang melihat Revan tidak menjawab pertanyaannya.

" hm... gini kamu tau gak." Ucap Revan.

" Enggak." Ucap Ara cepat.

" Sayang kakak itu belum selesai bicaranya, jangan dipotong." Ucap Revan mengaruk kepalanya yang tidak gatal berusaha mencari kata-kata untuk menjelaskan kepada istrinya agar mengerti.

" Lagian bicara aja lama banget." Ucap Ara tak terima.

" Kalau bicara cepat sih gue bisa, cuman lunya aja mungkin gak akan mengerti dengan yang gue jelasin, untung cinta kalau gak udah gue buang ke tong sampah." Gumam Revan dalam hati kesel.

" Eh malah melamun lagi jelasin, bilangin aku yang hobby melamun ternyata dia sendiri yang punya hobby melamun." Ucap Ara kesel pertanyaannya tidak dijawab-jawab.

" Apa kamu tau bagaimana caranya membuat anak?." Tanya Revan berbicara hati-hati.

" Tau." Jawab Ara.

" Tau, sejak kapan kamu tau cara membuat anak?." Tanya Revan terkejut juga penasaran.

" Sejak sd." Jawab Ara.

" Hah sejak sd?." Tanya Revan masih terkejut dengan jawaban yang diberikan oleh Ara dan dia ingin memastikan.

" Iya." Jawab Ara seadanya.

" Kenapa jadi dia yang banyak tanya bukannya gue hanya menanyakan 1 pertanyaan, ada apa dengan dia." Gumam Ara dalam hati bingung.

" Tau dari mana kamu?." Tanya Revan serius menyelidik.

" Ibu-ibu." Jawab Ara seadanya.

" Emangnya apa yang dikatakan oleh ibu-ibu itu?. "Tanya Revan serius penasaran.

" Kalau mau mempunyai anak.... " Ucap Ara mengantung sambil melihat wajah Revan yang penasaran membuatnya ingin tertawa.

" Aduh lucu banget wajahnya kalau lagi serius begini, dosa gak ya kalau ngerjain suami ah gak lah kerjain sedikit aja gak apa-apa hehehe." Gumam Ara dalam hati menahan tawanya.

" Iya terusin bicaranya kalau mau mempunyai anak harus apa?." Tanya Revan mulai kesel karena dibuat penasaran.

" Iya kalau mau mempunyai anak harus... " Ucap Ara diperlama.

" Kamu ingin mengerjai suami ini ya?." Ucap Revan kesel.

" Enggak " Jawab Ara mengelak.

" Kalau enggak cepat katakan." Ucap Revan kesel.

" Ya harus menikahlah emang apa lagi." Jawab Ara dengan wajah polosnya membuat Revan membuang nafasnya kasar, lalu mengusap wajahnya kasar.

" Ya ampun dia sudah membuat gue penasaran dan jawabannya cuma harus menikah, anak kecil saja tau kalau jawabannya itu." Jawab Revan mengacak-ngacak rambutnya.

" Kakak kenapa sih kayak orang frustrasi aja." Ucap Ara.

" Iya gue memang frustrasi itu semua gara-gara lu." Gumam Revan dalam hati.

Ara tidak menjawab lagi ucapan Revan karena merasa seluruh badannya lengket ingin ke kamar mandi untuk memberikan dirinya dan ketika dia ingin berdiri, dia merasakan sakit dibagian intimnya.

" Aawww.... " Rintih Ara kesakitan dan Revan yang mendengarnya langsung terbangun.

" Sayang kenapa? apa masih sakit?." Tanya Revan khawatir.

" Iya kak, sakit banget. Apa yang kakak lakukan tadi malam? kenapa begitu sakit? tidak seperti ciuman yang sering kita lakukan sebelumnya tidak terasa sakit, apa yang kakak masukkan ke dalam tubuhku?." Tanya Ara dengan beberapa pertanyaan.

" Yaiyalah masa ciuman sakit baru dengar gue, ada-ada aja dia kalau bicara." Gumam Revan dalam hati dengan mengelengkan kepalanya pelan.

" Apa kamu benaran tidak tau sayang, apa yang kita lakukan tadi malam?." Tanya Revan dan Ara langsung mengeleng tanda tidak tau, Revan yang melihatnya menghembuskan nafasnya kasar ternyata istrinya masih begitu polos.

" Kita tadi malam sudah melakukan malam pertama, maaf ya sayang telah membuatmu sakit karena ini buat kamu makanya terasa sakit. Tapi kalau kita melakukannya berulang kali tidak akan terasa sakit lagi, ayo kita ulangin lagi." Ucap Revan menjelaskan dan Ara yang mendengar melototkan matanya ke Revan, lalu langsung mencubit pinggangnya.

" Aawww... sakit sayang, kenapa malah dicubit." Ringkis Revan kesakitan.

" Berarti aku gak perawan lagi dong kak?." Tanya Ara dengan wajah polosnya.

" Iya sayang kamu gak perawan lagi." Jawab Revan gemes dengan pertanyaan Ara.

" Aku gak mau kembali kan keperawatanku sekarang." Ucap Ara dengan wajah tanpa dosa yang membuat Revan terkejut.

" Gimana caranya mengembalikan keperawanan seseorang? yang gue tau hanya cara mencetak gol, emang bisa ya kalau sudah mencetak gol di kembalikan lagi seperti semula?." Gumam Revan bertanya-tanya dalam hati.

" Maaf sayang kakak belum tau caranya mengembalikan keperawanan seseorang, kalau entar kakak tau bakal kakak kembalikan, tapi gak janji." Jawab Revan dengan wajah polos tanpa dosa memamerkan deretan giginya.

" Iya kalau sudah ketemu caranya, tapi bukannya kamu yang minta ya buat melihat adik kecilku dan kakak langsung kasih plus ngerasainnya." Ucap Revan membuat Ara menjadi bingung.

" Adik kecil? adik kecil yang mana?." Tanya Ara tidak mengerti dan Revan menganbil tangan Ara, lalu meletakkannya ke adik kecilnya Ara

langsung melototkan matanya saat merasakan benda kenyal yang sedang dia sentuh masih ditutupi dengan selimut.

" Apa ternyata yang membuat gue sakit begini ada di balik celananya yang mengembang waktu itu dimobil." Gumam Ara dalam hati memberanikan diri untuk melihat bentuk dari yang telah membuatnya sakit, Revan yang melihat tatapan Ara yang aneh menuju adik kecilnya menjadi was-was.

" Apa yang ingin kamu lakukan sayang?." Tanya Revan.

" Melihat apa yang kakak sembunyikan dibalik selimut yang telah membuatku menjadi sakit begini." Jawab Ara tanpa dosa membuka dengan paksa selimut karena Revan yang menolak dan jreng selimut pun terbuka, Ara terkejut melihatnya matanya melotot dengan mulut mengangak.

----------

Maaf jika author tidak membuat MP sesuai dengan kemauan kalian, authornya masih polos belum menemukan pasangan yang halal. 😂😂 kalian bisa membayangkan sendiri bagaimana cara Revan memperlakukan Ara hingga terbuai dan lupa diri, oh iya kalau ada yang tau cara mengembalikan keperawanan bantuin Revan menjawabnya. 😅😅

1
Riskiya ahmad
masa si arA hamil ga ada tanda nya,imang perut ara gak bunjit thor,ko bisa lahiran😗
Nayla Azizah
bhs'n tvlalu baku d berbelit-belit
Nolis Hasanah
main singkat aja... wooy thor bgaimana dengan ortu nya si revan
MissHaluuu ❤🔚 "NingFitri"
sippp ini jejakq thor 🤭
Unn Handa
penulis nya kayak bernostalgia sendiri dlm pikiran nya,,kita yv baca kena imbas jdi nya kan kita pusing
Herta Siahaan
heran tapi katanya dia punya genk tapi gampang tertangkap dan g ada rasa waspada dan peka
Unn Handa
berbelit belit ceritanya,kosa kata yg berubah ubah
Evi Yuliana Rinjani
maksudnya apa?
Evi Yuliana Rinjani
sebenarnya yg jadi tokoh utamanya siapa sih ? temen²nya ato ARA sih ?
Evi Yuliana Rinjani
sepertinya cerita tentang pertemanan merek di skip aja deh thor, atao dipertengahan cerita di flasback aja beberapa kenangan gitu. jgn hal² yg g penting juga di ceritain.
Adi Prasetya
terlalu banyak ngobrolnya dan terkesan bertele2.padahal ceritanya bagus
Yuni Shopia
ceritanya bagus thor, tapi maaf bahasanya tlg di perhatikan. klo mau lu gua atau aku kamu hrs di tetapkan 🙏🙏🙏
bunda khairy
baru mampir semoga seru
Bunga Blivers
kayak nya ara engidam dah oalnya berbeda hamil nya cengeng
Bunga Blivers
itu semua rencana anak sendiri karena mau membuat dedi nya bersatu sama ibu nya
Bunga Blivers
pasti dosen nya refan
Bunga Blivers
ya ketemu kan dong thor
Bunga Blivers
guuut thor ara harus di lindungi soal nya ada musuh
Bunga Blivers
ara mendapatkan pesen dari pak dokter
Bunga Blivers
akurasa ara hamil soalnya pak dosen mual2 pasti lagi engidam
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!