“Lanjutan dari The World Emperor System....”
Baca dulu cerita TWES kalau ingin, hehehe...
°°°
Menceritakan perjalanan Reinar dan para istrinya di Dunia Surgawi, dan menjadikan Dunia Surgawi menjadi pijakan untuk menjadikan Reinar sebagai Penguasa Galaksi.
Kisah dan petualangan baru akan Reinar lalui di Dunia SurgawiSurgawi. Banyak rintangan akan menjadi penghambat tujuannya. Kisah cinta dan pengkhianatan akan menjadi bumbu dalam perjalanannya.
Sanggupkah Reinar mencapai tujuannya menjadi seorang Penguasa Galaksi?.... Ikuti terus jalannya cerita Novel Galaxy Sovereign System yang akan update setiap hari.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SiPemula, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ancaman Dari Para Penguasa
“Saudara Rei, mau kita apakan mereka?....” Tanya Sun Mo yang ingin sekali melenyapkan tiga orang kultivator yang berasal dari Benua Tengah.
“Aku rasa saudara Mo tau apa yang harus dilakukan pada mereka....” Balas Reinar yang tentunya dapat dimengerti oleh Sun Mo.
“Kalau begitu, serahkan mereka semua padaku!....” Kata Sun Mo lalu dia menyeret ketiga orang itu ke tempat yang agak jauh dari Reinar.
Melihat Sun Mo pergi menjauh dengan menyeret ketiga kultivator yang berasal dari Benua Tengah, dia tahu apa yang akan terjadi pada mereka bertiga, dan yang pasti tak akan ada lagi hari esok untuk ketiganya.
Tek butuh waktu lama, Sun Mo telah kembali, dan dari kejauhan, Reinar dapat melihat kobaran api yang cukup besar.
“Mereka sudah aku bereskan....” Ujar Sun Mo sambil tersenyum.
“Kalau seperti itu, bagaimana kalau sekarang kita menghabiskan waktu malam dengan bersenang-senang di pusat kota?....” Kata Reinar.
“Itu sebuah ide yang sangat baik, dan tentu aku tidak akan menolaknya....” Balas Sun Mo bersemangat.
Reinar menganggukkan kepalanya saat mendengar balasan Sun Mo. “Apa aku juga harus mengajak mereka bertiga?....” Pikir Reinar.
Dia ingin mengajak Ibu dan kedua kakaknya. Namun setelah mengingat kembali apa yang terjadi pada orang yang mengganggu waktu istirahat mereka, dengan cepat dia urungkan niatnya untuk mengajak mereka.
Sun Mo yang tidak tahu apa yang sedang dipikirkan Reinar, dia dengan santainya terus mengikuti Reinar dari belakang. Tak lama akhirnya mereka sampai di pusat Kota Laut. Saat baru sampai di pusat kota, Reinar dapat melihat keramaian sebuah kota besar yang sangat jauh dari apa yang diingatnya.
“Hah, kenapa tempat ini semakin malam justru semakin ramai?.... Setelah jutaan tahun berlalu, tempat ini ternyata sudah jauh berubah....” Kata Reinar dalam hati lalu dia dan Sun Mo pergi ke kedai minuman untuk membeli minuman terbaik di tempat itu.
Dari beberapa minuman yang dia beli, Reinar cukup menyukai minuman jenis anggur langit. Walau memiliki kadar alkohol sangat tinggi, tapi minuman itu belum cukup kuat untuk membuatnya mabuk.
Reinar membeli sekitar seratus botol minuman anggur langit, lalu dia menyimpannya di cincin penyimpanan miliknya. Di sisi lain, Reinar dapat melihat Sun Mo yang sudah mabuk berat, bahkan dia tak lagi sanggup berjalan. Jangankan berjalan, berdiri pun dia roboh.
“Kalian antarkan saudara Mo ke kamar penginapan!....” Perintah Reinar pada dua prajurit yang dia panggil keluar dari ruang dimensi kalung miliknya.
Kedua prajurit yang dipanggil Reinar menganggukkan kepalanya, lalu mereka segera melakukan apa yang diperintahkan Reinar.
Setelah melihat kepergian dua prajurit yang membawa Sun Mo, Reinar pergi meninggalkan pusat kota, dan hanya dalam satu kedipan mata dia kini sudah berada di sebuah bukit yang tak jauh dari kota Laut.
“Suamiku, apa yang sedang membebani pikiran mu?....” Tanya Qinyu yang muncul dan langsung berdiri di samping Reinar.
“Aku sedang memikirkan seluruh dunia yang dulu menjadi wilayah kekuasaan ku....” Balas Reinar sambil mendongak menatap keindahan langit malam yang bertaburan bintang.
“Apa suamiku merasa ada yang salah dengan berbagai dunia yang dulunya masuk dalam wilayah kekuasaan kita?....” Kata Qinyu.
Perlahan Reinar menganggukkan kepalanya.
“Dari ribuan, sekarang aku hanya bisa merasakan ratusan dari mereka yang masih setia menanti kebangkitan ku. Untuk sisanya, mereka telah diambil alih oleh penguasa yang lain....” Balas Reinar dengan menunjukkan raut wajah khawatirnya.
Sejak ingatan dan kekuatannya kembali, Reinar dapat merasakan keberadaan dunia yang belum memutus hubungan dengannya.
“Suamiku, apa penguasa lainnya juga ingin merebut dunia yang saat ini masih setia kepada kita?....” Ujar Qinyu.
“Bukan hanya ingin merebut dunia yang masih setia kepada kita, tapi para penguasa itu juga menginginkan Istana Surgawi milik kita....” Balas Reinar.
Mendengar balasan Reinar, Qinyu merasa geram dengan para penguasa yang terlalu gila akan kekuasaan. “Suamiku, apa perlu kita meminta bantuan dari Ayah dan para saudaraku?....” Ujarnya.
Reinar tersenyum mendengar itu. “Kita tidak perlu meminta bantuan mereka. Selagi kita terus bersama, aku sangat yakin dapat menghancurkan seluruh musuh kita....” Katanya sambil membelai lembut rambut panjang Qinyu.
“Setidaknya kita semua harus meningkatkan kekuatan ke tingkat Maha Dewa Menengah untuk dapat mengalahkan mereka....” Kata Qinyu yang tak lama ini baru mendapatkan sebuah terobosan kekuatan.
“Jangankan Tingkat Maha Dewa Menengah, kalau perlu aku akan membuat kekuatan kalian meningkat sampai ke puncak tertinggi tingkatan kultivasi yang bisa kita capai....” Kata Reinar, lalu dia memberikan cincin penyimpanan yang penuh dengan sumber daya kepada Qinyu.
Qinyu yang menerima cincin penyimpanan dari Reinar, dia dapat merasakan energi luar biasa dari banyaknya sumber daya yang berada di dalam cincin pemberian Reinar. Walau sangat penasaran dengan asal banyaknya sumberdaya yang dimiliki oleh sang Suami, Qinyu memilih diam dan tak bertanya.
Reinar masih merahasiakan keberadaan sistem di dalam tubuhnya. Karena itu, sampai detik ini hanya dia dan Lilia lah yang tahu akan keberadaan sistem yang ada di dalam tubuhnya.
Dari banyaknya sumber daya yang dia simpan dalam cincin penyimpanan yang saat ini berada di tangan Qinyu. Setidaknya ada puluhan botol pil peledak kultivasi tingkat sempurna yang dapat dengan cepat meningkatkan kekuatan orang yang mengkonsumsinya.
“Istriku, gunakan apa yang ada di dalam cincin itu untuk meningkatkan kekuatan seluruh orang yang berada di ruang demensia cincin....” Kata Reinar dengan senyum lembut di wajahnya.
Qinyu menganggukkan kepalanya. “Aku pasti melakukan semua sesuatu dengan apa yang suami katakan....” Katanya.
“Istriku, apa kamu ingin kembali atau menemaniku menghabiskan malam di tempat ini?.... Atau mungkin istri cantik ku ini ingin menemaniku bermalam di kamar penginapan?....” Kata Reinar yang tangannya mulai nakal dengan meraba area sensitif milik Qinyu.
“Suamiku, bagaimana kalau ada yang melihat kita bermesraan di tempat ini?....” Protes Qinyu tapi dia tak sedikit pun melakukan penolakan dengan apa yang dilakukan oleh suaminya.
“Kalau begitu, bagaimana kalau kita bisa pergi ke salah satu penginapan dan menyewa sebuah kamar di tempat itu?....” Kata Reinar yang langsung mendapatkan penolakan dari Qinyu.
Qinyu tersenyum genit lalu membisikkan sesuatu ke telinga Reinar. “Cukup membuat array pelindung, dan kita akan bebas melakukannya di tempat ini....” Bisiknya lalu dia menarik Reinar ke sebuah batu dengan permukaan rata.
Dengan cepat Reinar membuat array pelindung serta array penyamaran. Walau tak ada dinding penghalang di sekitar mereka, orang-orang yang berada di luar array tak akan dapat melihat apa yang tengah terjadi di dalam array buatan Reinar.
Setelah semua persiapan selesai, Reinar dan Qinyu segera melakukan pemanasan, dan setelahnya mereka berdua melewati malam dengan bermandikan keringat. Barulah mereka berhenti dan merasa puas saat matahari mulai menunjukkan wujudnya.
“Suamiku, saudari yang lain sepertinya akan meminta hak mereka setelah tahu apa yang baru kita lakukan....” Kata Qinyu sebelum dia kembali ke dalam ruang dimensi cincin milik Reinar.
“Kala satu wanita setiap malam, dengan senang hati aku akan melayaninya....” Kata Reinar dalam hati sambil membayangkan kejadian terakhir saat dia harus memberi hak secara langsung kepada seluruh istrinya.
“Uh, itu sangat melelahkan....” Keluh nya lalu dia segera kembali ke penginapan.
°°°
Jangan lupa like, vote, dan komentarnya setelah selesai membaca, terimakasih....