di sini menceritaka tentang sebuah balas dendam seorang wanita yang keluarga nya di bunuh oleh geng mafia . dan di saat dewasa dia memutuskan untuk membelaskan dendam semua keluarga yang di bunuh , tapi siapa sangka , di tengah pembalasan nya dia malah jatuh cinta dengan seorang pria tampan yang dingin dan tak lain adalah anak dari musuh nya.
seperti apa kelanjutan nya .. akankah dia melanjutkan membalas dendam kematian keluarga nya atau malah dia akan memilih cinta dan melupakan dendam nya.
simak terus kelanjutan nya ya..😊😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ikromatul Fasila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 31
Damian sangat terkejut saat mendengar ucapan Briana tentang Callista. Antara percaya dan tidak percaya .
Di satu sisi dia mempercayai Briana sebagai sebagai salah satu anak buah yang sangat setia pada nya , Briana tidak pernah berbohong atau pun membuat Damian kecewa.
Tapi di satu sisi lagi , Damian tidak percaya jika Callista membohongi nya.
"Siapa yang harus aku percaya ?? . Jika Briana, aku yakin dia tidak mungkin berbohong pada ku . Tapi apakah Callista benar benar membohongi ku" ucap Damian dalam hati sambil berfikir keras
Damian langsung menatap Briana dengan tatapan tajam , meskipun dia buta . Tapi aura dingin nya sangat terlihat saat diri nya tampak serius.
''Apa kau memiliki bukti , bahwa Callista melakukan semua nya??'' tanya Damian
''Maaf Tuan . Untuk saat ini aku memang tidak memiliki bukti , Tapi aku akan berusaha untuk mencari tau tentang Callista , dan membuktikan nya pada Anda Tuan'' ucap Briana
''Jika kau tidak memiliki bukti , maka jangan berbicara sembarangan . Karena jika ucapan mu sampai tidak terbukti , maka kau akan menerima akibat nya'' ucap Damian sedikit mengancam pada Briana
Briana ketakutan saat mendengar ancaman dari Damian .
''Baik Tuan . Saya akan segera membawakan bukti nya pada anda Tuan'' ucap Briana dan pamit untuk keluar dari kamar Damian
Briana pun keluar dengan perasaan kesal , karena Damian benar benar tidak membela nya.
''Sial. Lihat saja Callista , cepat atau lambat aku akan membongkar siapa kau sebenar nya . Dan saat itu juga kau akan di tendang dari kediaman Tuan Damian'' ucap Briana dengan nada kesal
Sedangkan saat ini Damian menunggu kedatangan Callista , dia menjadi kepikiran tentang ucapan Briana .
Bukan nya Damian tidak mempercayai Callista , hanya saja . Dia tau , bahwa diri nya adalah seorang ketua Mafia dan pasti sangat banyak orang di luaran sana yang mengincar nyawa nya.
" Aku harus membuktikan nya sendiri" ucap Damian dalam hati
Hari pun kembali berganti. Saat ini Callista menatap keluar jendela dengan perasaan bahagia , dia bahagia dengan rasa cinta ini .
Dia tidak menyangka , bahwa dia akan merasakan cinta karena Callista pikir hidup nya hanya akan di penuhi dengan rasa benci dan dendam .
Tapi saat ini , dia merasakan keindahan dunia . Dia bahagia , hingga terkadang dia tidak ingin kebahagian ini cepat berakhir .
''Aku tidak menyangka bahwa aku akan merasakan cinta. Tapi apakah aku bisa bersama dengan Damian , menghabiskan sisa umur ku bersama nya'' ucap Callista kembali teringat dengan balas dendam nya.
Benar . Dulu Callista sangat takut untuk merasakan jatuh cinta , karena fikir hidup nya tidak seperti wanita lain nya .
Callista di kelilingi oleh para musuh nya yang siap membunuh nya kapan saja . Jadi untuk apa dia merasakan cinta , jika pada akhir nya dia akan mati tanpa bisa bersatu dengan orang yang di cintai nya.
''Apa yang harus aku lakukan sekarang?? . Aku tidak mungkin menceritakan semua nya pada Damian . Aku tidak bisa mengatakan tentang jati diri ku yang sebenar nya pada Damian , dia pasti akan sangat membenci ku karena telah membohongi nya'' ucap Callista sambil menatap ke arah mentari yang bersinar
Tiba tiba suara ketukan pintu menyadarkan Callista .
''Maaf Nyonya. Tuan menyuruh Anda untuk segera turun kebawah , Tuan mengatakan agar Nyonya sarapan bersama dengan Tuan'' ucap salah satu pelayan
''Baik lah . Aku akan segera turun'' ucap Callista
lnjutt💪💪👍🙏