cewek kere, apes, mulut pedas ketiban rejeki nomplok karena ketabrak CEO ganteng
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fira Lmj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Draft
Di bawah terik matahari kini Dimas melajukan mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata, bahkan di saat terjebak macet pun Dimas uring-uringan karena takut Azizah akan di embat pria lain.
" Woi! Buruan!! " teriak Dimas sambil menekan klakson mobilnya
" Huuuu kenapa lama amat sih, ngapain coba orang-orang ini semua pada keluar rumah bikin macet saja" gerutu Dimas
Setelah 30 menit kemudian para mobil di depan Dimas kini sudah mulai berjalan tetapi pelan-pelan karena ternyata di depan ada sebuah kecelakaan yang mengakibatkan gangguan lalu lintas karena badan mobil yang ringsek dan berhenti di tengah jalan.
Nampak banyak warga yang berkerumun sekedar melihat dan memvideo kejadian kecelakaan tersebut, padahal yang menolong pun hanya sedikit tapi yang melihat bejibun.
Setelah melewati tempat kejadian kini mobil Dimas mulai bisa berjalan dengan cepat menuju kawasan pusat perbelanjaan terbesar di kota Surabaya.
Tepat saat Dimas akan memarkirkan mobilnya, ternyata mobil Casandra yang kini ada Azizah di dalamnya nampak keluar dari area parkir.
Dimas yang melihat mobil mamanya telah pergi, kini Dimas kembali uring-uringan karena Dimas tak sempat bertemu dengan Azizah sang pujaan hati.
" Aiisshh mama ini sudah di bilangin tunggu sebentar tapi kenapa gak nungguin aku sih, malah cabut gitu aja" ucap Dimas sambil menjalankan kembali mobilnya dan mengejar mobil Casandra yang sudah nampak jauh
Sedangkan Casandra yang memang telah melihat mobil Dimas mulai dari parkiran tadi kini nampak tersenyum menatap mobil Dimas dari pantulan kaca spion.
" Zizah sepertinya kita kedatangan tamu yang tak di harapkan lagi kehadirannya" ucap Casandra sambil sesekali melihat dari pantulan kaca spion
" Memangnya siapa ma?" tanya Azizah yang belum mengetahui akan kedatangan Dimas yang kini mengikutinya dari belakang
" Anak curut" ucap Casandra
" Ha! Maksutnya mobil mama ada sarang curutnya?" tanya Azizah yang panik karena takut jika sewaktu-waktu curut tersebut akan muncul
" Bukan curut tikus Azizah, tapi nooh lihat mobil siapa yang kini berada di belakang mobil mama" ucap Casandra
Azizah yang mendengar ucapan Casandra segera menoleh ke belakang dan melihat dengan jelas bahwa mobil dimaslah yang kini mengikutinya.
" Itukan mobilnya mas Dimas ma, kok mama bilang curut sih, kalau mas Dimas itu curut berarti mama ibunya curut dong" ucap Azizah sambil menatap wajah Casandra yang kini melotot menatap wajahnya
" Apa kamu bilang? Mama ibunya curut?" ucap Casandra dengan hidup kembang kempis menahan emosi
" Ya kan curut juga punya ibu mama, kalau mas Dimas curut berarti mama ini ibunya curut kan mas Dimas anaknya mama" ucap Azizah sambil nyengir kuda
" Hahahahhaaa mama di bilang curut" ucap Arofik di sela-sela tawanya
Casandra yang kini nampak marah, seketika menghentikan laju mobilnya dan kini parkir di pinggir jalanan yang lumayan sepi.
" Kok berhenti di sini ma? Kita kan belum Sampek rumah mama, katanya tadi mau masak bareng di rumah mama?" tanya Azizah yang ketar ketir takut Casandra akan mengusirnya dari dalam mobil
" Kamu ke rumah mama bareng Dimas saja mama ngambek sama kamu" ucap Casandra dengan bibir cemberut
" Oh jadi mama ngambek, acara masak-memasaknya gak jadi nih, padahal aku mau bikinin mama bakso Loh, bakso mercon pakek isian daging cincang plus sambal yang aduhai, bakso telur, bakso beranak pakek kuah panas beehh mantap" ucap Azizah sambil menaik turunkan alisnya
Mendengar tawaran yang begitu menggiurkan membuat senyum Casandra mulai terbit kembali, Dimas yang kini melihat mobil mamanya yang kini berhenti di pinggir jalan membuat Dimas berniat ingin mengajak Azizah sang calon istri untuk satu mobil dengannya.
Tetapi sebelum niatnya terkabul, kini mobil Casandra telah melaju dengan kencang meninggalkan Dimas yang kini telah berdiri di samping mobilnya.
" Woooii tunggu!! Mama ini malah Ngeprank aku, awas saja kalau nanti ketemu di rumah aku akan culik Azizah dan kekepin dia di kamar biar mama gak kebagian" ucap Dimas sambil menghidupkan kembali mesin mobilnya.