Mutia Syakila
Seorang gadis desa yang berparas cantik dan di juluki kembang desa, ia berumur 20 tahun, mempunyai adik perempuan satu , namun orang tuanya bercerai saat ia masih SMA. sesuatu yang sangat mengharuskan jika anak perempuan pertama pasti menjadi tulang punggung keluarga, apalagi ayahnya memiliki sakit jantung.
Ia bekerja siang malam untuk menhidupi keluarga dan pengobatan ayahnya. Dan cobaannya tidak sampai disitu, karena ia bertemu dengan sorang lelaki Yaitu Rangga aditiya yang membawa cinta sekaligus luka bagi mutia
Bagaimanakah kelanjutannya, ???
#Tinggalkan jejak setelah membaca yaa para readers tercintah🤗❤️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gadiss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
membalas dendam
Rasya menghapus air matanya, dan sedikit memoles nya dengan bedak agar tidak terlihat sehabis nangis.
Lalu berjalan dengan gontai menuju ayahnya.
"Ayahh" dengan senyuman mengembang
"Bagaimana nak?"
"Ayah jangan khawatir.. kak mutia sudah di temukan"
Mata yang sayu dengan seketika berubah berbinar, senyuman terukir jelas di wajah ayah.
"Benarkah nak, lalu dimana sekarang kaka mu?"
"Kak mutia sedang di kota Z. nanti insa allah kak mutia akan pulang kalau situasinya sudah membaik"
"Alhamdulilah ya allahh.."
Rasya yang melihat kebahagiaan ayahnya tak kuasa menahan air mata, kini bulir bening itu lolos begitu saja .
"Maafin rasya yah., rasya gak bilang yang sejujurnya, rasya takut kebahagiaan ayah menghilang dan keadaan ayah memburuk, semoga kak mutia di beri kekuatan dan cepet pulih. Aaminnn" gumam rasya
"Nak kamu kenapa.. ko nangis?"
"Rasya gak kenapa-napa yah, rasya cuma bahagia. akhirnya kak mutia di temukan, kak mutia adalah sosok kakak yang paling aku sayang dan yang paling aku banggakan"
"iyah nak, kakakmu memang wanita yang kuat, ia selama ini bekerja banting tulang untuk membiayai pengobatan ayah, ayah sungguh merasa gagal menjadi ayah yang terbaik untuk kalian" ucap ayah dengan sendu.
"Ayah jangan ngomong gitu, bagi kami ayah adalah ayah yang terbaik. ayah bisa menjadi ayah sekaligus ibu untuk kami. terimakasih ayah" ucap rasya lalu memeluk ayahnya
...🥀🥀🥀 🥀...
Rangga melihat mutia di balik kaca jendela, menyandarkan tangannya untuk menjadi tumpuan tubuhnya, memandang mutia yang tertidur lelap akibat suntikan obat, karena ia histeris.
rangga sedikitpun tidak pernah meninggalkan mutia, walaupun ia rnggan untuk masuk karena takut mutia histeris lagi.
Pakaian yang selalu rapih kini terlihat kusut, rambut poni yang selalu mengkilat kini terlihat kusam, ia sudah tidak memperdulikan penampilannya, apalagi kesehatannya
tiba-tiba ponselnya berdering, dan ia langsung merogohnya di kaontong jeans yang ia pakai.
ketika melihat nama yang tertera rangga mengepalkan tangannya dengan wajah yang merah padam. ia sangat membenci kakeknya.
" Untuk apa dia menghubungiku lagii!!"
rangga menatap layar ponsel dengan tajam. sampai tangan kekar rangga membanting ponsel itu hingga hancur .
ia ingin sekali meluapkan amarahnya, namun apalah daya, ia tetaplah kakek yang selama ini membesarkannya.
"Kenapa kek... kenapaaaa!!!! Aku tidak pernah menyangka kakek akan berbuat sejauh ini untuk memisahkan aku dengan mutia, aku tidak pernah sama sekali menolak keinginan kakek dari kecil hingga sekarang, namun sekali ini aja biarkan aku memilih wanita yang aku cintai" gumam rangga sambil menjambak rambutnya prustasi
"Persetan dengan perjodohan ini!!!! Hahhhhhhh" rangga berteriak untuk meluapkan segala emosi nya, bahkan ia tidak menghiraukan orang lain yang berlalu lalang di koridor rumah sakit.
semua orang menatap rangga dengan heran dan ada rasa iba.
Setelah emosinya reda, rangga memutuskan untuk ke musola, ia ingin berdoa dan meminta petunjuk atas cobaan yang menimpanya
...🥀🥀🥀🥀...
Sementara mutia yang telah sadar dari tadi hingga ia mendengar jeritan rangga, mutia menagis tersedu-sedu, semua terasa buntu.
ia bingung di sisi lain ia sangat mencintai rangga dan ingin bersamanya, namun banyak sekali faktor yang mengharuskan mutia melepaskan rangga.
Terlebih dirinya sudah tidak suci lagi. itulah yang membuat mutia merasa sangat terpukul. ia akan terus mengingat wajah si brengsek itu sampai ia mati. ia berjanji akan membalaskan dendamnya pada pria itu.