NovelToon NovelToon
Terpaksa Menjadi Ibu Pengganti

Terpaksa Menjadi Ibu Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Nikah Kontrak / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: ainuncepenis

Nasib Kyarra, Kakanya yang meninggalkan suami dan juga putrinya. Kyarra harus menikah dengan kakak iparnya demi keserakahan ibunya.
Kyarra melakukannya demi keponakannya yang membutuhkan kasih sayang seorang ibu. Tetapi banyaknya pertentangan dalam pernikahan mereka, belum lagi Kakak iparnya menganggap bahwa dia menerima pernikahan itu semata-mata hanya ingin memeras.
Kyarra benar-benar terjebak dalam pernikahan yang seharusnya tidak terjadi dan apalagi kontrak yang pasti pengetahuannya antara ibunya dengan Kakak iparnya.
Lalu bagaimana Kyarra yang awalnya hanya menjalankan peran sebagai seorang tante yang menyayangi keponakannya dan saat ini harus menjadi istri dari mantan Kakak iparnya, di tengah banyaknya mimpi yang ingin dia tuju?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ainuncepenis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 4 Pernikahan

Kyarra berada di dalam kamar, yang duduk di meja rias menghadap ranjang dengan posisi Mega yang saat ini duduk di depannya, sedang merias wajah Kyarra.

Kyarra memakai gaun putih muslimah, bagaimana tidak, hari ini adalah hari pernikahannya, Kyarra tidak punya pilihan lain untuk mengikuti semua keinginan ibunya.

"Mama pikir, makeupnya sudah cukup!" ucap Mega yang menjadi hair styles putrinya sendiri.

"Mama kenapa melakukan semua ini kepada Kyarra. Kyarra seperti tidak ada harganya, Kyarra juga memiliki impian pernikahan, memiliki impian gaun pernikahan, siapa yang merias Kyarra dan tidak diperlakukan seperti ini," ucapnya mengeluh.

"Kamu keberatan dengan gaun yang Mama pilihkan, keberatan jika mama yang merias wajah kamu?"

"Pernikahan kamu hanya sebentar saja dengan Alvino, jadi untuk apa juga harus membeli gaun mewah-mewah dan juga harus menyewa perias, kamu seharusnya bersyukur, karena Mama memiliki ide seperti ini, kamu mengerti!" tegas Mega.

"Jadi maksud Mama setelah pernikahan ini dan setelah apa yang telah Mama dapatkan dan maka Kyarra akan diceraikan?" tanyanya memastikan.

"Bukankah memang harus hal seperti itu yang dilakukan?" sahut Mega dengan santai.

"Lalu kita tidak akan bertemu dengan Kelly lagi?" tanyanya memastikan.

"Sudahlah untuk urusan Kelly tidak terlalu penting dibandingkan kita tidak menjadi miskin dan nanti kalau kondisi ekonomi kita sudah kembali memilih juga kita akan memikirkan cara untuk Kelly kembali kepada kita, lagi pula jika Melani pulang tidak akan mungkin biarkan putrinya bersama mereka," sahut Mega.

"Tetapi ini sungguh tidak masuk akal, rencana Mama tidak bisa diterima begitu saja," ucap Kyarra.

"Kyarra, stop. Kamu berhenti protes ini dan itu, Kamu turuti saja kemauan mama, lagi pula selama ini kamu tidak pernah membantu keluarga ini, jadi apa salahnya kali ini kamu harus berkorban!" tegas Mega tidak ingin mendengar keluhan apapun yang dilontarkan Kyarra.

"Sudah sekarang kamu senyum dan jangan memperlihatkan wajah cemberut kamu, pernikahan akan segera dilaksanakan!" tegas Mega yang kemudian langsung berdiri dari tempat duduknya.

Wajah Kyarra terlihat begitu sendu, tidak ada kebahagiaan seperti pasangan calon pengantin seperti biasanya.

*****

Kyarra menuruni anak tangga yang didampingi oleh Mega dengan orang-orang yang menjadi saksi pernikahannya sudah berada di ruang tamu yang duduk di atas lantai diberi karpet, benar-benar pernikahan sederhana, seolah-olah Kyarra tidak ada harga dirinya.

Alvino sudah ada di sana bersama dengan keluarganya.

"Lihatlah mereka benar-benar tidak memperlihatkan Kelly kepada kita," ucap Lina geleng-geleng kepala.

Alvino menghela nafas, menurutnya bagaimana agar acara ini cepat selesai.

"Maaf jika kalian sudah menunggu lama," ucap Mega tersenyum lebar.

"Kalau begitu langsung saja, kita lanjutkan pernikahan," sahut Alvino yang memang menjadi orang yang tidak sabaran dan bukan karena tidak sabar menikah dengan Mega.

Tetapi karena dia hanya ingin membawa putrinya untuk pulang ke rumah.

"Ayo Kyarra!" Mega benar-benar terlihat mendesak putrinya untuk duduk di samping Kyarra yang sudah berhadapan dengan penghulu.

Kyarra pasrah, dia hanya mengikut saja yang kemudian duduk di samping Alvino dengan jantungnya berdebar kencang.

Ujung kelopak matanya melihat Alvino yang sama sekali tidak tertarik untuk menoleh ke arahnya.

"Baiklah apa sudah bisa kita mulai?" tanya penghulu.

"Silahkan," sahut Hari.

"Baiklah kita mulai saja," sahut penghulu.

"Saya nikahkan engkau Alvino Erlangga dengan Kyarra Putri Anggraini Binti Hartono dengan Mas kawin seperangkat alat shalat dan emas 25 gram dibayar tunai,"

"Saya terima nikahnya Kyarra Putri Anggraini Binti Hartono dengan mas kawin tersebut dibayar tunai,"

"Bagaimana saksi sah?"

"Sah!"

"Alhamdulillah!"

Kyarra menghela nafas berat, tidak menyangka dia sekarang telah menjadi istri dari kakaknya, meski adanya perpisahan di antara pasangan suami istri itu tetapi setahu Kyarra perpisahan itu belum resmi.

Alvino menghela nafas dan mendapat arahan dari penghulu untuk Kyarra menghadap Alvino dan mencium punggung tangan Alvino untuk pertama kali.

Kyarra terlihat begitu gugup, tetapi melakukan hal tersebut karena memang dia sudah sah menjadi istri dari pria yang sampai saat ini bahkan tidak sedih untuk melihat dirinya dan tidak ada senyum sedikitpun di wajahnya.

"Ya Allah, ternyata takdir hamba seperti ini, hamba tidak tahu bagaimana setelah ini pernikahan ini, apakah benar pernikahan ini hanya akan sementara, tetapi bagaimana dengan Kelly, bagaimana dia bisa tumbuh besar tanpa seorang ibu?" batin Kyarra saat ini yang dia pikirkan hanyalah keponakannya yang masih berusia 5 tahun.

"Akhirnya aku tidak jadi miskin," batin Mega sebagai orang tua memang terlihat begitu serakah harus mengorbankan putrinya untuk menjadi istri dari menantunya yang belum bercerai dengan putri pertamanya.

*****

Karena Kyarra sudah menjadi istri dari Alvino, mau tidak mau Kyarra harus ikut ke rumah Alvino. Kyarra sudah mengganti pakaiannya, yang saat ini menuruni anak tangga bersama dengan Kelly.

"Papa!" Kelly begitu merindukan sang ayah yang sudah tidak terhitung berapa bulan tidak bertemu, menuruni anak tangga berlari.

"Kelly pelan-pelan!" tegur Kyarra.

Alvino berdiri dari tempat duduknya, keluar dari area sofa ruang tamu dan kemudian berlutut di hadapan putrinya yang membuka tangannya lebar-lebar dan memeluk putrinya dengan penuh kerinduan.

"Papa ke mana saja? Kenapa tidak pernah datang?"

"Mama kemana, pa?"

"Mama kenapa tidak pernah menjemput Kelly?"

Anak sekecilnya memang bertanya-tanya dengan apa yang terjadi, tetapi tidak mungkin dijelaskan oleh Alvino.

"Papa tidak akan pernah meninggalkan kamu, Papa akan terus mendampingi kamu sampai kapanpun. Kamu adalah putri papa satu-satunya," ucap Alvino.

Kelly melepaskan pelukan itu, Kyarra juga sudah sampai di anak tangga terakhir yang saat ini berdiri di hadapan Kelly. Kyarra menunduk saat pertama kali mendapat tatapan tajam dari Alvino.

"Kelly sekarang kita pulang ya? Kamu pasti sudah merindukan kamar kamu," sahut Lina.

"Mama ada di rumah?" tanyanya.

"Kamu jangan tanya Mama kamu di mana, dia tidak pernah....."

"Ayo sekarang kita pulang!" Alvino memotong kalimat ibunya karena menurutnya putrinya tidak pantas untuk mendengarkan apapun.

"Lalu kenapa ada koper? Apa Tante Kyarra akan ikut pulang bersama kita?" tanya Kelly.

"Benar Kelly, Tante Kyarra akan pulang bersama kalian," sahut Mega.

Kelly melihat Kyarra, Kyarra tidak merespon kamu.

"Ayo kita langsung pulang saja," Alvino sepertinya sudah bosan berlama-lama di rumah itu dan memilih untuk menggenggam tangan putrinya yang membawanya untuk pergi.

"Semoga setelah ini urusan kita akan selesai dan Putri kamu akan dikembalikan!" ucap Lina menegaskan kepada Mega.

Mega tidak merespon apapun, justru mendesak Kyarra ikut bersama mereka.

******

Kyarra duduk di kursi belakang, bersama dengan Kelly yang ternyata tertidur di pangkuannya dan sementara Alvino menyetir, tidak lama perjalanan mereka akhirnya mobil itu berhenti di sebuah apartemen yang membuat Kyarra kebingungan melihat di sekitarnya

"Kenapa berhenti di sini?" tanyanya melihat di sekitarnya.

Dia menyadari bahwa itu bukanlah tempat tinggal kakak dan kakak iparnya. Mobil yang sudah memasuki area parkir tersebut. Alvino mematikan mesin mobil itu dan kemudian keluar dari mobil yang langsung membuka pintu mobil bagian putrinya dan membawa putrinya dengan menggendongnya.

Kyarra kesulitan menelan ludah, sejak tadi pria yang sudah menjadi suaminya itu tidak menegurnya, tidak mengajaknya berbicara dan bahkan hanya ada keheningan di dalam mobil ketika Felly banyak mengoceh dan tertidur.

Bersambung....

1
Oma Gavin
gimana alvino mau kamu bunuh kelly kamu dan ortu mu memang goblok oon sok paling bener dan pinter malah mau bikin kelly mati
Herman Lim
ga mungkin ga jatuh cinta u nanti Alvino yg ada mah bucin bgt sama kharra
Oma Gavin
keluarga toxic bikin gendeng mega matre goblok alvino psikopat gila, melani pasti kabor sama selingkuhan
Ma Em
mampir Thor semoga sukses , Melani pasti menyesal karena sdh meninggalkan suami dan anaknya , semoga setelah kyyara menikah dgn Alvino , Alvino nya baik dan akan jatuh cinta pada kyyara .
Anonim
Lwnjut
Anonim
Menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!