NovelToon NovelToon
Ketulusan Suami Pengganti

Ketulusan Suami Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengantin Pengganti Konglomerat
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: nur danovar

Aurora sudah terlihat cantik dengan riasan wajah natural flowles dan glowing. ia mengenakan gaun pengantin impiannya rancangan sahabatnya sendiri Vera.

Di sudut ruangan rias Maxime yang tak lain sahabat Aurora berdiri mengamati kecantikannya dengan takjub.

Tiba-tiba sebuah kabar buruk datang jika pengantin pria yaitu Andre tidak datang melainkan pergi tanpa kabar sejak semalam. kepanikan seketika melanda terutama Aurora sampa jatuh pingsan dan harus di tenangkan oleh teman dan keluarganya. hingga waktu yang di tentukan Andre tak juga datang. demi menyelamatkan nama keluarga besar akhirnya Maxime bersedia menikahi Aurora.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nur danovar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 4 Usai Resepsi

Maxime dan Aurora bersanding begitu serasi di pelaminan. wajah Max terlihat menawan dengan sesekali tersenyum ke arah tamu undangan. sementara Aurora dengan mata sedikit sembab yang berhasil di tutupi oleh riasan lebih memilih diam. memaksa seulas senyum saat foto bersama keluarga dan beberapa tamu penting.

Selesai resepsi keduanya sudah mendapatkan kamar paling istimewa di hotel terbaik tempat mereka menggelar pernikahan. kamar yang di dekorasi khas untuk pengantin baru. wangi kamar sesuai kesukaan Aurora. tadinya Aurora pikir ia akan memasuki kamar pengantin dengan Andre pria yang di cintainya. mereka akan memulai hari bersama dengan romantis tapi Aurora salah besar Andre pergi entah kemana di hari pernikahan. bukannya menebar kebahagiaan untuk Aurora justru Andre menikamnya dengan kesedihan yang kejam.

Di kamar pengantin yang seharusnya bertabur cinta dan kebahagiaan dari dua insan justru kini kelam karena Aurora terus diam dan bersedih.

"Minum ini, sejak pagi kau tidak makan apapun" Max mengulurkan segelas susu hangat untuk Aurora.

Aurora memalingkan wajahnya. ia masih bingung dan perlu waktu karena saat ini ia justru menjadi istri dari sahabatnya sendiri yaitu Maxime. rasa canggung tak terelakan, Aurora bahkan bingung harus apa. ia tidak mencintai Maxime, ia juga hanya menganggap Maxime sebagai sahabatnya, tapi pernikahannya dan Max terlanjur terjadi.

"Baiklah sebenarnya aku ingin bicara nanti setelah semua kondusif tapi sepertinya aku harus memberi pengertian padamu sekarang juga" Max meletakan segelas susu di atas meja lalu duduk di samping Aurora.

"Kita memang sudah suami istri sekarang dan aku tahu kau tidak mencintaiku karena itu sampai semua tenang dan aman kita akan berpisah. jangan khawatir aku tidak mengikat mu dengan pernikahan ini" kata Max sembari menyingkirkan helaian rambut yang menutupi mata Aurora.

Aurora menatap Maxime dengan mata berkaca-kaca lalu ambruk dalam pelukan Maxime.

"Kau bisa tidur di ranjang ini aku akan tidur di sofa"

Arora hanya diam ia tidak tahu harus dengan apa membalas kebaikan Maxime.

Saat akan melepas gaun pengantin Aurora mengalami kesulitan karena Zipper berada di bagian belakang. Maxime tanggap membantu, ia tidak memandang punggung Aurora sebaliknya Maxime memejamkan matanya menjaga pandangannya. Aurora yang mengetahui hal itu tersenyum tipis. memang saat ini sungguh aneh dan canggung sekali antara dirinya dan Maxime.

"Hmmm sudah" Maxime bergegas keluar kamar membiarkan Aurora mandi dengan tenang. ia pergi ke cafe lantai satu hotel untuk menemui Wisnu.

"Sudah ada kabar dimana bajingan itu berada?" tanya Max.

"Norwegia bos mereka pergi ke sana"

Max tersenyum sinis, sebaiknya ia diam tidak memberitahu pada Aurora keberadaan Andre.

"Jangan katakan pada siapapun tentang keberadaannya termasuk pada Aurora"

"Baik bos"

"Pesankan aku Americano" kata Maxime sembari mengeluarkan sebatang rokok. di saat seperti ini ia ingin sekali merokok. Aurora benci kalau Maxime merokok dan sering memarahinya. tapi Max sedang kalut dan ia ingin sekali menghisap rokok.

"Kenapa bos malah disini?"

"Memang saya harus dimana?" Maxime memantik api dan menyulut ujung rokoknya.

"Di kamar, bukannya ini malam pertama bos dan mba Aurora?"

Maxime melirik tajam ke arah Wisnu seolah gemas ingin menyundut Wisnu dengan rokoknya.

"Maaf bos maksud saya bukan begitu..." merasa terancam karirnya Wisnu segera pamitan dan berjalan pergi secepatnya sebelum kata pemecatan keluar dari mulut Maxime.

Wisnu lupa jika bosnya hanya pengantin pengganti. tentu malam pertama juga tidak akan terjadi.

Max kembali ke kamar pengantin ia melihat Aurora duduk termenung menatap pemandangan malam dari balik jendela kamar hotel. alunan musik khas Bali terdengar di telinga Aurora. seharusnya malam ini ia dan Andre menikmati kebahagiaan sebagai pengantin baru.

"Mau makan sesuatu?"

Aurora tersadar dari lamunannya ketika mendengar suara khas dan berat milik Maxime. ia menggeleng perlahan lalu menatap kembali pemandangan di luar sana.

"Besok kita jalan-jalan ya? setidaknya mumpung kita ada disini"

Aurora hanya diam tidak bergeming. rasa canggung dan sikap dingin Aurora membuat Maxime sedikit kecewa.

Mungkin menjadi temanmu lebih baik daripada menjadi suami mu Ra, kau bersikap dingin padaku membuatku sedih.

1
Dew666
💟💟💟💟
StAr 1086
mampir... kayaknya seru cinta segitiga...
Dew666
💄💄💄💄
Dew666
💝💝💝
Dew666
☀️☀️☀️
Dew666
😍😍😍😍
Dew666
💃💃💃
Dew666
💄💄💄
Dew666
🔮🔮🔮🔮
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!