NovelToon NovelToon
Penjara Cinta Tuan Muda

Penjara Cinta Tuan Muda

Status: sedang berlangsung
Genre:Fanfic / Contest / Nikah Kontrak
Popularitas:5.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: AngelKiss

Erika yang merupakan gadis cantik dan baik, harus menikah kontrak dengan pria yang sudah merebut kesuciannya.

Perjanjian mereka hanya sampai Erika melahirkan seorang anak untuk Bima.

Tanpa di duga Erika melahirkan bayi kembar, tapi Erika tapi dia merahasiakan dirinya mengandung bayi kembar. Dan setelah lahir, Erika mengambil salah satu dari bayinya, dan satunya lagi di ambil oleh Bima.

Akankah Erika bisa bertemu lagi dengan bayi kembarnya yang bersama Bima, dan apakah Bima dan Erika bisa menjadi keluarga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AngelKiss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tertukar

Kini hari sudah mulai menjelang sore, dan Erika pun sudah pulang ke rumah.

"Bunda.." Panggil Daffa.

"Iya sayang?" Tanya Erika sambil menghampiri anaknya.

"Bunda pasti cape, ini Daffa buatkan es jeruk." Ucap Daffa sambil memberikan segelas es jeruk untuk ibundanya.

"Makasih sayang." Jawab Erika sambil meminum es jeruk pemberian anaknya.

"Bunda, Daffa ingin beli makanan nanti malam."

"Ya udah, nanti bunda anter yah."

"Makasih bunda."

"Iya sayang, Bunda mandi dulu yah."

"Iya, badan bunda bau acem.."

"Uh, kamu tuh yah. Kecil-kecil udah ngeledek Bunda." Dan Daffa pun tertawa sambil meminta maaf.

Kini hari sudah menjelang malam, seperti janji Erika pada Daffa, dia mengajak putranya ke pusat perbelanjaan yang masih buka.

"Ramai banget yah, Bunda." Ucap Daffa.

"Iya, nak. Kamu mau beli apa? Nanti Bunda beliin."

"Daffa mau beli makanan." Jawabnya.

"Ya udah, kita ke sana dulu yah."

Lalu Erika pun segera pergi menuju restoran yang ada di mal tersebut, tak jauh darinya ada seorang anak kecil bersama dengan beberapa bodyguard dan juga ibu pengasuhnya.

"Bibi, aku mau beli makanan itu aja." Ucap Davit.

"Baik tuan muda, kita ke sana sekarang." Jawab bibi pengasuhnya.

Erika yang sedang makan bersama dengan anaknya, merasakan ada sesuatu di hatinya tapi entah apa itu.

"Bunda kenapa?" Tanya Daffa.

"Gak papah kok." Jawab Erika.

"Bunda, Daffa mau ke toilet dulu yah."

"Bunda anter yah, sayang."

"Gak usah, Daffa udah gede kok. Bunda tunggu aja di sini."

"Ya udah, Bunda tunggu di sini."

Lalu Daffa pun segera pergi ke toilet, tapi dia heran saat melihat beberapa pria berpakaian hitam menunggu di depan toilet.

Daffa yang memakai topi pun langsung masuk ke dalam toilet, dia melihat seorang anak kecil dengan pakaian yang warnanya sama dengannya.

Tapi Daffa tak memperdulikan anak kecil itu, dia langsung masuk ke salah satu toilet yang ada di sana.

Davit yang sedang mencuci tangannya pun, kembali merasakan sakit di perutnya dengan cepat di kembali masuk ke dalam toilet.

Daffa yang baru beres langsung keluar tapi dia lupa dengan topinya, topi nya masih tertinggal di dalam toilet. Dan saat Daffa keluar datang seorang wanita paruh baya menghampirinya.

"Tuan muda, mari pulang. Tadi tuan besar menelpon dan menyuruh kita pulang?"

Daffa melihat ke kanan dan ke kiri, dia tak mengerti apa yang di ucapkan oleh wanita itu.

Saat Daffa hendak pergi, wanita itu langsung menarik tangannya.

"Lepaskan." Teriak Daffa yang panik.

"Tuan muda ada apa?" Tanya wanita tua itu.

Lalu bibi pengasuhnya pun menyuruh salah satu bodyguard untuk memangku Daffa karena mereka mengira jika anak yang mereka bawa adalah Davit.

Davit yang baru beres pun segera keluar dari toilet tapi dia kebingungan karena tak melihat bibi pengasuhnya dan juga bodyguard yang mengikutinya.

"Bibi.." Panggil Davit.

Lalu seorang wanita cantik langsung memeluk Davit, Davit pun langsung kaget.

"Kok kamu lama banget sih, sayang. Bunda khawatir takut kamu kenapa-kenapa." Ucap Erika pada anak yang dia kira Daffa.

Davit hanya bisa diam membisu, dia kaget kenapa wanita itu langsung memeluknya.

"Sekarang, ayo kita pulang." Ucap Erika.

Lalu Erika langsung menarik tangan Davit secara lembut, entah kenapa kaki Davit hanya bisa mengikuti langkah wanita itu tanpa ingin memberontak sedikit pun.

Sesampainya di rumah.

"Assalamualaikum." Ucap Erika memberi salam kepada ibunya yang ada di rumah.

"Wa'alaikum Salam, kok udah pulang." Jawab ibunya.

"Udah malem Bu, kan besok Erika kerja." Jawab Erika.

Davit yang tak kenal mereka semua hanya bisa diam mematung.

"Daffa kok kamu diem aja sih nak, kamu sakit?" Tanya Erika yang melihat putranya tak banyak bicara.

"Daffa? Apa dia menyangka jika aku anaknya. Memangnya aku dan anaknya sangat mirip." Pikir Davit.

"Daffa, kamu kenapa nak? Kok diem aja. Kamu sakit, jangan bikin Bunda khawatir." Ucap Erika sambil menatap khawatir putranya.

Dan Davit hanya menggelengkan kepalanya, "Ya udah, sekarang kamu tidur yah." Ucap Erika sambil menarik tangan Davit.

Di dalam kamar, Davit melihat banyak foto anak kecil yang sangat mirip dengannya.

"Sini tidur sayang, bunda bacain dongeng kesukaan kamu." Ucap Erika pada putranya.

Davit pun tersenyum, dia sangat senang bisa merasakan kasih sayang seorang ibu. "Iya bunda." Jawab Davit.

Tapi Erika mengerutkan keningnya saat melihat pakaian Daffa. "Kok Bunda baru tahu kamu pakai pakaian itu, kapan Bunda beli yah?" Tanya Erika karena dia tak ingat pernah membelikan Daffa pakaian seperti itu.

"Ini sudah lama, mungkin Bunda lupa." Jawab Davit, dia takut jika wanita di hadapannya tahu jika dirinya bukanlah putranya.

"Oh, iya. Maklum Bunda udah tua. Jadi suka lupa." Jawab Erika sambil tersenyum.

Lalu Davit pun berbaring di samping Erika, sementara Erika membacakan dongeng sebelum tidur untuk anak yang dia kira Daffa.

"Aku harap hari ini tak pernah berakhir." Doa Davit.

1
ayu cantik
bagus
Tining Revi
kenapa yg mual dan muntah bukan bima aja sih thor.
Adawiyah Bulia
Luar biasa
Safa Almira
karin tak sleding kamu
Safa Almira
yey
Dewi Soraya
nah gt smoga karin berubah g sombong lg
Dewi Soraya
hais sdr kembar ko yg 1 sifatny kyk pelacur
Dewi Soraya
oon sih jd org.rmh ko g da cctv
Dewi Soraya
org kaya rmh g da cctvny.oon bngt itu bima g tw pp jk istriny disiksa m pelakor
Dewi Soraya
mati aj loe karin mg u dilecehkan org2 dg memvabi buta
Dewi Soraya
klo hima dh bucin tinggal aj kelakuan kyk binatang
Yudi Jebaru
Kecewa
Yudi Jebaru
Buruk
Reni
ne ceritanya gak ada kelanjutannya ya Thor🥹
aira aira
lucu
Mer Merry
bagus cerita nya
Tarmi Widodo
bagus y karin di culik di gilir sana preman😊
Tarmi Widodo
pengen tonjok si bima
Nurhayati Nia
thor aku singgah di karyamu
cipaa ✨
sedih lo ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!