NovelToon NovelToon
GORESAN LUKA

GORESAN LUKA

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:9.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: noona

Ini karya pertama aku semoga kalian suka!

"Apa kau yakin akan bahagia dengannya,apa cintamu untuknya sungguh besar,jika kau yakin akan bahagia dengannya aku siap melepasmu" Ayrin berkata dengan menahan sesak di dadanya.

Lelaki yang di cintai bertahun tahun lamanya mengatakan dengan mudahnya bahwa dia mencintai wanita lain.

"Ya aku sangat mencintainya dan aku yakin aku akan bahagia dengannya, aku akan segera urus perceraian kita"

Bagaimana kelanjutan kisahnya, marii kita simak!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noona, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 30

Di pagi hari Ayrin terbangun saat merasakan sesuatu menimpa jari nya, Saat membuka mata Ayrin melihat seseorang masih tidur dengan nyenyaknya. "Kenapa dia masih disini, Aku fikir dia tidak kembali lagi" Batin Ayrin.

Merasakan ada pergerakan yang mengganggu tidurnya Rey perlahan membuka matanya, "kau sudah bangun" Tanya Rey saat melihat Ayrin sudah bangun dari tidurnya.

"Tuan....kenapa anda masih disini" Bukanya menjawab pertanyaan Rey, Ayrin malah memberikan pertanyaan.

"Tentu saja aku masih di sini, Mana mungkin aku meninggalkan wanitaku sendiri" Ucap Rey santai.

Ayrin memutar bola matanya jengah menatap lelaki di hadapannya itu, "A....." Ayrin kembali menutup mulut nya saat ponsel Rey berbdering.

Rey mendekatkan ponsel di telinga nya "Ya"

"Ya..aku akan segera kesana" Rey menutup panggilan.

"Aku harus pergi, Ada pekerjaan yang harus aku selesaikan, Aku akan kembali nanti malam" Ucap Rey setelah berdiri.

"Tuan tidak perlu mengatakan itu semua, Hubungan kita hanya sebatas manusia yang saling tolong menolong tidak lebih"

"Aku akan memanggil suster untuk membantu mu membersihkan diri dan membantumu makan" Ucap Rey dengan tangan yang terulur ingin mengelus puncak kepala Ayrin namun Ayrin menggeser kepalanya sehingga Rey tidak bisa menyentuhnya.

Rey tersenyum tipis melihat penolakan Ayrin, Setelah itu Rey keluar ruangan dan pergi meninggalkan Rumah Sakit, ia harus kekantor ada Rapat penting yang harus ia hadiri, Sebelum benar-benar pergi Rey menemui suster.

"Jaga wanitaku baik-baik , jika sesuatu terjadi padanya, kau tau sendiri akibatnya" Ucap Rey Arogan.

"Ba...ba..baik Tuan" Dengan tergagap suster menjawab perintah Rey.

Setelah itu Rey melanjutkan tujuannya nya untuk ke kantor, tapi sebelum itu Rey akan ke apartemennya untuk mandi dan mengganti pakaiannya.

"Selamat pagi nona" Sapa Suster setelah masuk keruangan Ayrin.

"Pagi sus" jawab Ayrin.

"Nona,, anda ingin sarapan atau membersihkan diri terlebih dahulu" Tanya suster sopan.

"Saya ingin membersihkan diri dulu sus"

"Mari saya bantu nona" Jawab suster sembari membantu Ayrin untuk duduk.

Selesai membersihkan diri dan memakan makanan nya Ayrin meminta tolong untuk mengambilkan ponselnya, Setelah menerima ponselnya Ayrin mengucapkan terimakasih, Suster kemudian keluar dari ruangan Ayrin.

Ayrin memeriksa ponselnya yang sejak kemarin tidak di periksanya, Banyak panggilan tak terjawab dan pesan dari Sella, Ayrin juga mengecek beberapa email yang masuk ke ponselnya, Salah satunya dari Perusahaan VICTORI GLOBAL yang isinya Panggilan Interview untuk nya.

Meletakan kembali ponselnya Ayrin berfikir untuk keluar dari Rumah Sakit hari ini, Karena tidak mungkin jika ia keluar besok, Sebab Interview di Perusahaan Victori Global di laksanakan pukul 09:00 pagi, Dengan cepat Ayrin bangun dan ingin mengganti pakaiannya, Namun ia langsung tersadar jika pakaiannya sudah rusak karena terkena belati waktu itu.

"Ahh bagaimana aku bisa pulang jika aku tidak memiliki pakaian ganti" Ucap Ayrin pada dirinya sendiri.

Saat sedang bingung memikirkan bagaimana cara nya untuk pulang, Pandangan Matanya tertertuju pada paper bag yang cukup besar berada di sofa, Ayrin berjalan menuju sofa mengambil paper bag tersebut dan membukanya, Ternyata isinya pakaian perempuan, Dengan segera Ayrin membawa pakaian itu kedalam kamar mandi dan memakainya.

Sekarang Ayrin berada di depan tempat Administrasi, Menanyakan biaya perawatannya, Namun suster mengatakan bahwa ia tidak perlu membayar biaya tersebut, Karena sudah di di tanggung pemilik Rumah sakit. Ayrin yang enggan menanyakan lebih lanjut akhirnya memutuskan untuk segera pergi dari rumah sakit dan pulang ke apartemennya.

Di kantor Rey sedang memimpin Rapat tiba-tiba ponselnya berdering, Rey mendapat Telfon dari Rumah Sakit memberitahukan bahwa wanita yang di bawanya waktu itu telah pergi dari Rumah sakit. Rey meninggalkan Rapat dan segera ke Rumah Sakit

"Apa kalian tidak becus menjaga satu pasien saja ha !!!" Ucap Rey emosi kepada Dokter dan para suster di depannya.

"Maaf Tuan atas kelalaian kami" Ucap Dokter Toni dengan gemetar.

"Apa maaf mu bisa membawanya kembali kesini, JAWAB"" Ucap Rey membentak Dokter Toni di akhir kalimatnya.

"Kalian semua akan menerima akibatnya Karena tidak becus menjaga pasien" Jari Rey menunjuk semua orang di depannya. Setelah itu Rey meninggalkan Rumah Sakit untuk mencari Ayrin.

Memasuki mobil Rey menghubungi Zayn.

"Zayn.. Cari wanita yang bernama Ayrin, Cari tau di mana tempat tinggalnya Aku ingin secepatnya kau menemukannya" Rey mengatakan keinginan nya setelah Zayn menjawab panggilannya.

"Apa tuan memiliki Fotonya" Tanya Zayn di sebrang telfon.

Rey terdiam sesaat "bagaimana ini, aku tidak memiliki fotonya sama sekali, kenapa kemarin aku tidak mengambil fotonya" Ucap Rey dalam hati pada dirinya sendiri.

"Tuan.."

"Aku tidak memiliki fotonya, Lakukan apapun untuk bisa menemukannya" Ucap Rey Tegas tanpa ingin di bantah. kemudian mematikan tlfonya.

"Baik Tuan" Jawab Zayn pasrah, Bagaana caranya mencari seseorang tanpa memiliki fotonya

Zayn hari ini akan kembali le tanah air setelah menyelesaikan pekerjaannya, Rencana setelah sampai di tanah air Zayn akan istrirahat sebentar sebelum besok kembali ke Perusahaan, Namun lagi-lagi rencananya hanya tinggal angan-angan, Tugas sudah menanti dirinya bahkan sebelum dirinya menginjakkan kaki di tanah air. Rasa berterimaksihnya pada Rey yang dulu menolongnya dalam keadaan antara hidup dan mati membuatnya tidak bisa menolak apapun keinginan Rey, Walau hal itu harus menguras semua tenaga dan waktunya, Namun itu tak sebanding dengan apa yang dulu di lakukan oleh Rey untuknya. Zayn segera berjalan menarik kopernya memasuki pesawat saat penggilan pemberitahuan memberitahukan bahwa pesawat yang akan membawanya ke tanah air segerara berangkat..

Nex kita bakal liat kebucinan si Tuan Rey ya, jadi terus ikutin cerita ini ya, Terimakasih.

1
Enih Rustini
mewek aku bacanya ...
Enih Rustini
nyesek banget
RisaRio
baguss
RisaRio
halllo otthor kita sama2 EXO-L
we are one EXOSaranghaja 😍
noona: Hallo EXO-L👋
total 1 replies
Suci Dava
Ayrin msh masa iddah
nurneni karim
Luar biasa
Tasya
Bagus se x ceritamu Thorr..
gak bosan aku membacanya..
cerita mu Menyentuh Hati dan Menceritakan Kehidupan Dunia yg Nyata...
Dewa Dewi
😭😭😭😭😭
Dewa Dewi
kok Caterine engga dpt karma apa2 thor? enak amat udh buang anak malah hidup bahagia
Modish Line
nih ibu2 tukang gosip blm pernah dijejalin cabe sekilo ya di mulutnya?
Bahrul Ulum
yah, Tuhan tg maha membolak balikkan hati manusia, begitu jg apa yg d katakan dokter, dokter menfonis tdk bs mempunyai keturunan, tp klo Allah sdh berkata" kun fayakun... " maka jadilah yg yg d kehendak Allah
YULIA cute: lllllllllll
total 1 replies
Bahrul Ulum
tuh kan, baru sj berganti setatus, sudah ada yg mau mendekati, mungkin karena ayein orang yg berhati baik.
Bahrul Ulum
baru mampir thor...
menarik ceritanya
Modish Line
akhirnya Albiyan hidup bahagia 👏👏
Modish Line
harusnya engga usah dikasih duit aja ..... keenakan bgt udh buang & telantarin anak kok enak amat malah dpt duit
Nadia
Dava sama Bima kenapa hidupnya ayem" aja,
Dewa Dewi
Happy wedding Ray & Ayrin🎉🎉🥳🥳🍷🍷🍾🍾
Santi Rizal
thanks for story
Santi Rizal
horang kaya mah bebas
Santi Rizal
semoga bahagia Rey dan ay
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!