NovelToon NovelToon
MELLY DAN JHONY

MELLY DAN JHONY

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:7.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: akos

Kisah seorang gadis mengejar cinta seorang pria yang berhati batu. Dalam menemukan cintanya banyak kejadian yang hatus mereka berdua lewati. Mampukah Melly meluluhkan hati Jhony? dan mampuka Jhony membalas dendamnya pada mereka yang telah menyakiti Ibu dan juga dirinya?. Ayo ikuti terus kisah mereka dalam novel ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon akos, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30. TERTUSUK BELATI.

Setelah Melly menyudahi kata sambutanya. Perempuan cantik itu maju kedepan kemudian merapatkan kedua kaki serta tangannya sambil menundukkan kepalanya sebagai penghormatan dan juga rasa terima kasihnya karna para tamu undangan menerima baik apa yang dia sampaikan tentang produk terbaru yang dia bintangi.

Jhony pun ikut maju kedepan diikuti Tety yang membawa sebuah nampan berisi gunting diatasnya.

Jhony berdiri tepat di depan pita yang dihiasi dengan bunga-bunga.

Bunyi sirene menandakan peluncuran produk baru itu akan segera mulai.

"Potong...potong...poton..," sorak-sorai para tamu undangan sambil bertepuk tangan.

Jhony mengambil gunting diatas nampan yang sedari tadi di oleh pegang Tety.

Sebelum memotong pita yang ada di depanya, tampak bibir Jhony bergetar membaca sesuatu.

'Cek ..res....' kira-kira seperti itulah bunyi gunting saat Jhony memotong pitanya.

Kembali gemuruh teputangan di sertai semburan kembang api memenuhi ruangan itu, tanda produk terbaru dari perusahaan DYANA grus resmi di luncurka.

Dari arah kerumunan para tamu undangan yang sedang bergembira menyambut resminya peluncuran produk baru itu.

Seorang pria berjaket kulit maju kedepan mimbar dan mencabut sebuah belati yang di selipkan pada pinggan celananya.

Pria itu menbuka sarung sarung belatinya dan mengarahkannya kearah Melly yang saat itu sedang mempromosikan produk baru mereka kepada konsumen.

Jhony yang melihat gerakan dari pria berjaket itu segera berlari dan berteriak.

"Meong awas........." teriak jhony dan mendorong tubuh Melly cukup kuat sehingga

Melly terpental dan jatuh di lantai mimbar.

Melly selamat dari bidikan pria berjaket itu. Tapi bagaimana dengan Jhony?.

Belati itu menembus jas milik Jhony dan tertancap masuk kedalam lenganya.

Suasana yang tadinya gembira kini berubah menjadi ke panikan.

Orang-orang berlarian menjauh dari pria berjaket itu yang masih tetap berdiri di depan mimbar.

Melly yang melihat keadaan Jhony sedang terluka parah segera berdiri dan berlari mendekatinya.

"Jho apa kamu baik-baik saja,?" Melly dengan wajah paniknya memegangi lengan Jhony yang sudah bersimbah darah.

"Iya, Aku baik baik saja," Jawab Jhony sedikit tersenyum walau keadaannya saat tidak mungkin baik-baik saja.

Melly Memalingkan pandanganya dan mencari siapa pelaku pelemparan belatih itu.

Tiba-tiba seorang pria berlari menuju kearah pintu keluar. Melly yang Melihat itu segera melompat dari atas mimbar yang cukup tinggi dan mengejarnya.

Pria berjaket itu terus berlari dan sesekali dia menabrak tamu undangan yang sedang berkerumun disana, Membuat Melly dengan Mudah mendekatinya.

Ketika Melly sudah mendekat ke pria itu, Melly tidak membuang-buang kesempatan, kakinya yang jenjang diarahkan sekuat mungkin ke punggung pria tersebut sehingga pria itu terjatuh dan mencium lantai.

Pria berjaket itu mencoba bangun dan menyerang Melly membabi buta. Dengan gesit Melly menghindar dan memberi serangan balik.

Kembali para tamu undangan di beri tontonan gratis dengan aksi Melly yang tak kalah seperti seorang pria.

Pria itu begitu kewalahan menghadapi Melly yang selalu saja bisa menghindari pukulanya.

Kembali pria itu mencoba untuk lari tapi dengan sigap Melly menarik jaketnya dan membantingnya keatas kelantai lalu menguncinya.

Aldo yang Melihat kelakuan Melly itu hanya bisa menggeleng-geleng kepalanya. Dia tidak percaya kalau perempuan se bar-bar Melly memiliki ilmu bela diri yang mempuni.

"Cepat katakan siapa yang menyuruhMu," gertaj Melly sembari terus mengunci tangan serta menginjak leher pria tersebut.

"Aaa........aaaa......aaa."

Pria itu tidak menjawab sama sekali, dia hanya mereingis kesakitan karna kedua tanganya di kunci dengan keras oleh Melly.

Setelah pria itu benar-benar lumpuh, Jhony turun dari atas mimbar dan melangkah mendekati Melly yang masih terus mengunci tangan dan menginjaki leher pria tersebut.

Jhony berjalan sempoyongan sambil memegangi lenganya yang bersimbah darah dan belati masih mencap disana.

"Siapa yang menyuruhmu mengacaukan acara kami." bentak Jhony sambil duduk dengan satu lutut senagai tumpuan tepat di telinga pria itu.

Pria itu tak menjawab juga, iya hanya terdiam walau Jhony sudah mengertaknya.

"Baiklah, kalau kamu masih bungkan, mungkin dengan cara ini Kamu Akan dengan senang hati mengeluarkan isi hatimu" Jhony mencabut belati yang tertancap di lenganya sehingga membuat orang-orang yang ada disana menutup mata mereka menggunakan telapak tangan sakin ngerinya melihat itu.

"Kenarikan tangan kananya." pinta Jhony pada Melly.

Melly memberikan tangan kanan pria itu pada Jhony sedangkan tangan kirinya masih Melly kunci.

Jhony Meletakkan tangan pria itu keatas lantai dan mengarahkan belati itu ke telapak tangan pria tersebut.

"Au....iee..uuuu...." Pria itu berucap tanpa ada arti dengan kaki meronta-ronta dan mencoba untuk melepaskan diri sakin takutnya.

"Jangan Jho dia ini bisu." cegah Melly karna mendengar dari gaya bahasa pria tersebut.

"Sial" Jhony menghempaskan belati itu keatas lantai hingga terbantul dan menghilang di bawah meja.

"Pengawal, bawah dia ke tahanan bawah tanah dan siksa dia sampai dia mengaku siapa yang menyuruhnya." perintah Jhony pada dua bodyguard yang berdiri di dekatnya.

Setelah kepergian pria itu bersama dua bodyguard yang menyeretnya, Jhony mencoba berdiri tapi tiba-tiba kepalanya terasa pusing.

Melly yang melihat itu segera menangkap tubuh Jhony dan mendapati wajah pria pucat dan hitam kebiru-biruan.

"Bu Tety, Ayo kita bawah Tuan Jhony ke rumah sakit sebelum semuanya terlambat." ucap Melly pada Tety dan mengangkat tubuh Jhony yang sudah tidak berdaya karena pengaruh racun yang di baluri pria tadi pada belatinya.

Kembali untuk kesekian kalinya orang-orang dalam ruangan itu terperaga melihat Melly yang mengangkat tubuh Jhony yang sedikit lebih besar dari ukuran tubuhnya.

"Dia itu sebenarnya perempuan apa laki-laki si!. Kenapa tenaganya melampaui perempuan pada umumnya," tanya seorang pria berjas pada temanya.

"Kamu periksa sendiri saja sana. Siapa tau dia perempuan jadi-jadian," balas temanya sambil Cengegesan.

"Kamu saja yang kesana. Kalau kamu sudah bosan hidup," balas pria berjas tadi.

Sementara itu Melly terus melangkah membawa tubuh Jhony keluar dari gedung itu dan di ikuti oleh Tety yang berlari kecil tepat belakangnya.

👉Selamat hari natal dan tahun baru bagi saudara-saudaraku di manapun kalian berada....

1
Mazree Gati
heran setiap novel pasti ada cerita ganti baju,,padahalkan gausah di ganti ga apa apa bikin masalah aja
Lisa Maria
Luar biasa
Noeyfen Chabhy
Thor ga di lanjutin bikin cerita anak2 Aldo dan Gisel ,sama Joni dan melly
Itin
anggap aja the power of kepepet.

kayak ibu² yang rumahnya kebakaran tiba² bisa ngangkat kulkas 2 pintu.. padahal biasanya juga untuk ganti air galon nunggu suami pulang kerja🤭✌️
Itin
Kayaknya nanti si Melon aka Meong pekuburan 🤭✌️✌️
Nunik
ada sj 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Aslinda Linda
ceritanya sangat luar biasa, pokoknya mantap deh authornya.
Isli Herlina
masih banyak orang baik di sekitar mu jhony, semangat
Isli Herlina
semangat jhony, roda kehidupan berputar suatu saat ayahmu akan butuh dirimu, untuk bapak satpam sehat selalu
Ekin Quen Linzyu Pioh
kayanya si Lina tukang ojek deh itu yg bar2 jodoh nya dokter😀
Ekin Quen Linzyu Pioh
neneknya meong yha,,😂
Purvideeshida Shida
❤️❤️❤️❤️
Supartini
ayo ayah gantian jaga
Supartini
sopo maneh
Supartini
la gisel piye snaknya juga perempyan kan
Supartini
gak terasa ya mau ada anggota baru
Supartini
hahaha melly panjat pohon mangga
Supartini
wah beneran hebat ya mereja orang orang kaya
Supartini
ha ha ha tidak nolak iya rindu piye sakiki kbre
Supartini
hahaha melly bisa aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!