NovelToon NovelToon
Kamulah Pilihanku

Kamulah Pilihanku

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:4.8M
Nilai: 5
Nama Author: Yuni Maryuni

lanjutan novel "CINTA YG SALAH"
hanya saja disini lebih banyak bercerita tentang kehidupan pernikahan roman dan
tania..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuni Maryuni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 30

Tengah malah Tania terbangun begitu merasakan tenggorokannya kering dan ingin minum, namun saat melihat gelas diatas mejanya kosong dengan gerakan malas ia menuruni ranjangnya dan keluar kamar membawa gelas kosong berbuat mengambil air.

Tania membuka kulkas dan menuangkan air tapi gerakannya terhenti saat mendengar suara pintu dibuka

Tania berjalan keluar ingin tahu ada siapa yang telah membuka pintu

"kamu dari mana aja jam segini baru pulang? " langsung mencecar dengan pertanyaan begitu melihat adiknya lah yang baru saja pulang di jam yang sudah lumayan malam untuk ukuran seorang gadis pulang kerumah

"terserah aku dong mau pulang jam berapa, mbak bawel amat! " menjawab tak suka pertanyaan kakaknya

"kamu disini tuh numpang, jadi jangan seenaknya sendiri" kesal mendengar jawaban adiknya

"Loh ini kan rumah kakak ipar aku" masih saja menjawab dengan muka tanpa dosa

"iya rumah kakak ipar kamu, bukan rumah kamu " Sentak Tania makin tak suka Selfi membawa-bawa suaminya untuk membenarkan kelakuannya

"kamu kalo nggak mau dengerin aku lebih baik kamu ngekost aja sana" berkata seraya menatap tajam adiknya yang malah seakan menantang dan tidak merasa takut sama sekali

"mbak jangan mentang-mentang punya suami kaya ya terus jadi sombong, nanti juga suami mbak bakal ninggalin mbak kalo tahu kelakuan mbak saat pacaran sama kak Imran" berkata sinis seraya berjalan ke kamarnya

Tania mengernyit tak mengerti dengan apa yang baru saja dikatan adiknya

"memang apa yang aku lakuin? " menggumam bertanya pada dirinya sendiri

Roman yang mendengar ribut-ribut dari ruang tamu gegas keluar kamar dan mendengar semua yang dikatakan oleh Selfi pada istrinya

Roman menghembuskan napas dengan kasar

"kenapa gue mesti denger nama tuh makhluk gak jelas lagi siih" geram Roman saat tahu Selfi menyebut nama Imran

Tania melihat Roman berdiri di depan pintu yang terhubung keruang tengah

"berisik ya a? maaf ya"merasa tidak enak karena sudah mengganggu tidur suaminya

Roman berjalan mendekati Tania yang masih berdiri ditempatnya dengan perasaan masih sangat kalut karena merasa suaminya melihat pertengkarannya dengan sang adik

" udah malem kita tidur ya, ada baby disini aku nggak mau kamu kurang tidur" mengelus perut Tania yang masih datar dan mengajaknya masuk kamar

"aku ambil minum dulu" kata Tania berniat kembali ke meja makan tempat dimana tadi ia meninggalkan gelasnya

"aku aja " Roman mendahului Tania dan mengambil segelas air yang ada dimeja

Tania terus melihat suaminya yang melangkah ke meja makan yang berada di dekat dapur

Roman keluar dengan membawa segelas air dan tersenyum melihat istrinya yang ternyata masih menunggunya

mereka masuk kedalam kamar dengan beriringan

sambil mulut Roman tak hentinya menasehati Tania agar jangan terlalu sering marah karena bisa mempengaruhi kehamilannya

"tapi aku nggak suka Selfi seenaknya kayak gitu a, aku nggak enak sama kamu" sahut Tania kemudian, meski Roman suaminya dia sangat malu melihat tingkah Selfi yang seolah dialah sang pemilik rumah

"udah nggak apa, aku lebih mikirin kamu sama calon anak aku" imbuh Roman menenangkan perasaan istrinya

"kita tidur aja sekarang, kamu nggak usah musingin adek kamu terus, jangan lupa minum vitaminnya" kata Roman tadi setelah pulang kerumah dia memang langsung memberikan vitamin pada sang istri agar jangan sampai lupa untuk meminumnya

Tania tersenyum tipis mendengar betapa perhatiannya sang suami pada dirinya yang kini tengah mengandung buah cinta mereka

Tania merebahkan badan diranjang dan sigap Roman menyelimuti dan ikut tidur disisi Tania

****

Begitu keluar dari kamar mandi Aditya naik keatas ranjang dengan begitu bersemangat tangannya mulai bergerak kesana sini menyentuh area yang menjadi favoritnya

"aku mau ya? " bertanya pada Sang istri begitu tangannya menyentuh kedua dada Rianti

"apa sih mas?! " mulai kesal jika suaminya sudah bertingkah seperti anak kecil

"mau ini" menusuk-nusuk benda kenyal yang begitu bulat

"punya Daren" sahut Rianti meledek suaminya

"sebelum punya Daren juga ini punya aku duluan" tak mau kalah malah tangannya meremas makin kencang

"mas ih" Rianti berusaha menyingkirkan tangan Aditya dari dadanya

"apa? " dengan tangan yang terus kembali meremas meski sang istri sudah berulang menyingkirkannya

"jangan gitu, nanti Daren bangun" Rianti menengok boks dimana anak keduanya itu sedang tertidur pulas

"makanya kamu diem aja, jangan berisik" jari telunjuknya menepuk-nepuk bibir Rianti memberi isyarat agar diam saja

"tadi kan kata kamu iya" mengingatkan kembali bahwa tadi istrinya itu sudah menyetujui permintaannya

mendengar pernyataan suaminya Rianti hanya mengangguk lemah dia pasrah saja dengan apa yang akan dilakukan oleh suaminya asalkan tidak sampai melakukan hubungan badan

"nah gitu dong " ucap Aditya senang seraya mengecup wajah sang istri

"cuma sebentar kok" janjinya kemudian

Rianti benar-benar diam saja menerima perbuatan Aditya meski ia sedikit merasa ada sengatan ditubuhnya namun ia berusaha menahannya agar mereka tidak kelepasan berhubungan

tangan Aditya terus memainkan kegiatannya yang ternyata sudah berada didalam baju istrinya

bahkan kini ia mulai terlihat tak sabar dan akhirnya mengeluarkan benda bulat milik istrinya dari dalam sarangnya lalu mengecupnya bergantian seraya tangan kiri membimbing tangan Rianti untuk menyentuh kepunyaannya yang sudah sangat siap

si istri pun begitu sigapnya melakukan apa yang diinginkan si suami yang sudah teramat tinggi

tangannya terus bergerak begitu ahlinya hingga membuat mata suaminya terpejam merasakan gejolak yang hampir sampai

"terus sayank" bisiknya kepada si pemilik tangan yang tengah menyentuh kepunyaannya

Rianti menuruti perkataan dari suaminya dia membuat gerakan tangannya makin cepat, sampai akhirnya keluar lah apa yang seharusnya keluar diiringi dengan tarikan napas lega dari Aditya..

"makasih sayank" ucapnya pada Rianti yang sedang sibuk membersihkan cairan yang keluar dengan tissu

Rianti mengangguk dengan senyum manisnya membuat aditya langsung mengecup bibir tipisnya

"aku sayank kamu " bisiknya kemudian..

****"

1
Mochamad soleh Soleh
bagus banget ceritanya
Tuti Handayani
ka bikin cerita tentang Anah ka
Ari Rahmad
Q baca berapa kali masih tetep ketawa🤣🤣👍
Homsiah
ga sampe lahiran thor?kayaknya ga ada bosen nya deh kalo cerita ini lanjut
Homsiah
udah cinta mati semati matinya tuh si aditya/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Homsiah
wah daren intingnya kuat bgt ya selalu menjaga jarak ama sherin karna dia tau permana suka ama sherin
Homsiah
bener kan permana udah suka ama sherin dari dulu
Homsiah
mungkin sherin nurunin sifat papa nya makanya dia masih bisa jadi baik ga kaya mak nya ga sadar" masih aja jahat/Awkward//Awkward/
Homsiah
mungkin aslinya sherin tuh baik cuman dia salah punya temen kaya nella
Homsiah
bisa gitu ya/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Homsiah
jangan" ntar si tyo beneran jadian ama si kyla lagi/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Homsiah
ya masa mau ngajak calon anak lo begadang ren kasihan masih bayi satu kali cukup lah/Facepalm//Facepalm/
Homsiah
si kyla ya bener" kamu mah si rendy plyboy kampus di bilang kaya curut/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Homsiah
udah sadar aja awas ntar macam" ama rona tambah habis kamu
Homsiah
makanya jadi orang jangan sombong begini kan jadinya
Homsiah
kaya bayi ren minta di mandiin/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Homsiah
yang di incar itu rona awas daren jangan sampe lengah jagain rona nya
Homsiah
yah harusnya si aji jangan jauh" buat jaga"
Homsiah
oh aslinya daren tau toh kalo permana suka ama sherin
Homsiah
udah banyakin setok sabar nya aja mba desi/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!